pais

654 posts

pais

pais

@faizrdisy

dari faucet mrai, xrb/nano, moderator airdrop, bikin media, ke p2e axie+stepn, learn solidity dev + degen evm & solana. sekarang belajar indonesian stock.

Katılım Şubat 2020
459 Takip Edilen3.7K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
pais
pais@faizrdisy·
hampir 10 tahun di kripto/capital market. banyak sekali cerita pahit, manis dan bahagia di industri ini. terimakasih buat semua orang yang pernah hadir dan bantu dalam bentuk apapun sehingga saya banyak berkembang sampai saat ini.
Indonesia
0
0
2
34
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Kenapa sekarang banyak driver gabisa jemput, tapi minta kita yg cancel yaa kelakuan driver mu @grabid cc:threads
txt keresahan WNI tweet mediatxt keresahan WNI tweet media
Indonesia
19
14
152
22K
pais
pais@faizrdisy·
RT @TradingDiary2: Untuk yg butuh screener @stockbit hanya q1 2026 mana eps naik mana eps turun Ini udah difilter tanggalnya yg lk terbaru…
Indonesia
0
1
0
1
pais retweetledi
Cal !
Cal !@HidsalJ·
Setuju M0 naik karena policy Purbaya. Tapi itu bukan penyebab, itu hanya satu gejala dari masalah yang lebih fundamental. Logika di thread itu punya lubang besar. Inject Rp100T ke Himbara itu kecil secara order of magnitude. Di periode yang sama, foreign portfolio outflow Indonesia sudah sekitar US$14 miliar atau setara Rp237T sepanjang 2025 hingga Q3, rekor satu dekade. Kalau mau bicara likuiditas, net flow-nya sudah negatif jauh sebelum SAL disuntik. M0 naik tidak otomatis menutup lubang itu. Tapi masalah sebenarnya bukan di sini. Masalah sesungguhnya adalah stance "growth-first" yang agresif tanpa fiscal anchor yang kredibel secara langsung menaikkan sovereign risk premium Indonesia di mata investor asing. Dan ini yang menggerakkan rupiah paling dalam. Datanya, jatuh tempo utang 2026 Rp833,96T, tertinggi satu dekade. Beban bunga Rp599T sudah melampaui 22% dari total penerimaan pajak, jauh di atas threshold aman internasional 10%. Artinya lebih dari seperlima pajak yang kita bayar habis hanya untuk bayar bunga utang, belum pokoknya. Ruang fiskal untuk belanja produktif yang bisa menarik investor semakin sempit. Ketika sovereign risk premium naik, ada mekanisme yang bekerja otomatis. Yield SBN harus naik supaya pasar mau menyerap. Tapi ketika yield naik di tengah rupiah yang sudah terdepresiasi, total return investor asing dalam USD justru tidak kompetitif dibanding emerging market lain. Mereka tidak tunggu efek domino M0. Mereka kalkulasi expected return dalam mata uang mereka sendiri, angkanya tidak menarik, dan mereka exit. Jadi model yang benar bukan "M0 naik lalu growth lalu investor masuk lalu rupiah kuat." Sequence itu hanya bekerja kalau fiscal credibility terjaga. Kalau tidak, sequence-nya berbalik: risk premium naik, capital outflow terjadi, rupiah melemah, biaya refinancing utang dalam USD makin mahal, fiscal space makin sempit, lingkaran setan. Rupiah Rp17.289 hari ini bukan sinyal pasar salah baca policy. Ini sinyal pasar sudah baca full balance sheet-nya dan tidak suka apa yang mereka lihat.
Arvin Honami | Investor Pakai Data Bukan Drama@ArvinHonami

Menurut gua siapapun yang ngerti ekonomi (dan gak perlu punya gelar PhD) tau kenapa Rupiah kita melemah sangat signifikan.. 🤣 Dan coba gua jelasin pakai bahasa sesederhana mungkin ⬇️ (A Thread)

Indonesia
25
257
1K
80.4K
pais retweetledi
Cal !
Cal !@HidsalJ·
satu hal lagi yang luput dari analisis tadi. Semua orang fokus ke M0 dan likuiditas. Tapi jarang sekali yang bicara tentang mengapa rupiah melemah bahkan ketika growth story-nya masuk akal secara teori. Jawabannya ada di Impossible Trinity. Sebuah negara tidak bisa punya ketiganya sekaligus. Kurs stabil, free capital flow, dan kebijakan moneter independen. Harus pilih dua. Indonesia memilih free capital flow dan kebijakan moneter independen. Konsekuensinya sudah dikunci sejak awal, kurs harus rela dibuat fluktuatif. Nah di sinilah letak masalah fundamentalnya. Ketika pemerintah inject likuiditas agresif dan sinyal growth-first tanpa fiscal anchor yang kredibel, pasar tidak membacanya sebagai optimisme. Pasar membacanya sebagai naiknya sovereign risk. Dan karena kapital bebas keluar masuk, investor tidak perlu rapat dulu untuk memutuskan. Mereka langsung exit sebelum efek domino M0 sempat bekerja. Trilemma menjelaskan mengapa mekanisme transmisinya berbalik. Normalnya likuiditas naik lalu growth naik lalu investor masuk lalu rupiah menguat. Tapi ketika fiscal credibility dipertanyakan, sequence itu tidak jalan. Yang terjadi justru sebaliknya. Ekspansi fiskal dibaca sebagai loosening, sovereign risk premium naik, yield SBN harus naik untuk tetap menarik, tapi total return dalam USD tetap tidak kompetitif karena rupiah sudah keburu melemah, investor exit lebih dalam, rupiah makin tertekan. Lingkaran ini tidak bisa dilawan dengan narasi growth. Trilemma hanya bisa dikelola dengan pilihan kebijakan yang jujur dan konsekuen terhadap trade-off-nya. Rupiah Rp17.289 bukan pasar yang salah baca. Ini pasar yang membaca Trilemma lebih cepat dari pembuat kebijakannya.
Cal !@HidsalJ

Setuju M0 naik karena policy Purbaya. Tapi itu bukan penyebab, itu hanya satu gejala dari masalah yang lebih fundamental. Logika di thread itu punya lubang besar. Inject Rp100T ke Himbara itu kecil secara order of magnitude. Di periode yang sama, foreign portfolio outflow Indonesia sudah sekitar US$14 miliar atau setara Rp237T sepanjang 2025 hingga Q3, rekor satu dekade. Kalau mau bicara likuiditas, net flow-nya sudah negatif jauh sebelum SAL disuntik. M0 naik tidak otomatis menutup lubang itu. Tapi masalah sebenarnya bukan di sini. Masalah sesungguhnya adalah stance "growth-first" yang agresif tanpa fiscal anchor yang kredibel secara langsung menaikkan sovereign risk premium Indonesia di mata investor asing. Dan ini yang menggerakkan rupiah paling dalam. Datanya, jatuh tempo utang 2026 Rp833,96T, tertinggi satu dekade. Beban bunga Rp599T sudah melampaui 22% dari total penerimaan pajak, jauh di atas threshold aman internasional 10%. Artinya lebih dari seperlima pajak yang kita bayar habis hanya untuk bayar bunga utang, belum pokoknya. Ruang fiskal untuk belanja produktif yang bisa menarik investor semakin sempit. Ketika sovereign risk premium naik, ada mekanisme yang bekerja otomatis. Yield SBN harus naik supaya pasar mau menyerap. Tapi ketika yield naik di tengah rupiah yang sudah terdepresiasi, total return investor asing dalam USD justru tidak kompetitif dibanding emerging market lain. Mereka tidak tunggu efek domino M0. Mereka kalkulasi expected return dalam mata uang mereka sendiri, angkanya tidak menarik, dan mereka exit. Jadi model yang benar bukan "M0 naik lalu growth lalu investor masuk lalu rupiah kuat." Sequence itu hanya bekerja kalau fiscal credibility terjaga. Kalau tidak, sequence-nya berbalik: risk premium naik, capital outflow terjadi, rupiah melemah, biaya refinancing utang dalam USD makin mahal, fiscal space makin sempit, lingkaran setan. Rupiah Rp17.289 hari ini bukan sinyal pasar salah baca policy. Ini sinyal pasar sudah baca full balance sheet-nya dan tidak suka apa yang mereka lihat.

Indonesia
3
23
128
17.7K
pais retweetledi
Mario Nawfal
Mario Nawfal@MarioNawfal·
🇮🇩🇺🇸🇨🇳 The Iran war is teaching Indonesia a lesson, and the implications could reshape Asian trade forever... Indonesia's Finance Minister just floated the idea of imposing a toll on ships transiting the Strait of Malacca, explicitly citing Iran's Hormuz strategy as the inspiration: "If we split it three ways between Indonesia, Malaysia, and Singapore, it could be quite substantial. Our stretch is the largest and the longest." The Malacca Strait is the most important chokepoint in the world for East Asia. Middle Eastern oil reaches China, Japan, and South Korea through it. Global supply chains depend on it. And China gets 80% of its energy imports through this waterway. Singapore and Malaysia immediately rejected the idea. But the genie is out of the bottle. Iran demonstrated that a single country with coastal missiles and small boats can hold global shipping hostage. Every nation bordering a chokepoint is now doing the math on whether they could do the same thing. The strategic picture is clearer than most people realize. The U.S. signed a cooperation deal with Indonesia during the Iran war. American military cooperation in the region is expanding. The first island chain of Japan, Taiwan, and the Philippines gives Washington the tools to restrict Chinese access to the Malacca Strait if needed. Control the chokepoints and you control who gets what resources. That's the logic Trump is operating on, and Indonesia is watching carefully. China's dependence on foreign energy through narrow waterways is its greatest strategic vulnerability. If tensions with the U.S. ever escalate, Washington doesn't need to attack Beijing. It just needs to control Malacca. And Indonesia has just publicly signaled it's open to being part of that leverage structure for the right price. The Iran war may end up reshaping the financial architecture of every global chokepoint, from Hormuz to Malacca to Panama. Source: CNA, Fanack
Mario Nawfal tweet mediaMario Nawfal tweet media
Mario Nawfal@MarioNawfal

🚨🇮🇷 BREAKING: IRGC Navy released footage of seizing the MSC Francesca and Epaminondas container ships in the Strait of Hormuz.

English
227
455
1.6K
415.1K
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 aku harus gimana ya? minta ke ortu juga gak bakalan di kasih + aku males di nasehatin
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
8.8K
272
6.8K
2.2M
pais retweetledi
listyantidewi
listyantidewi@listyantidewi·
Halo :) Ini aku ada kode program buat everyday tasks seperti convert PDF, resize PDF, split PDF, generate QR code, remove image backrgound, unit converter, dll (bisa lihat di referensi screenshots terlampir). Kamu bisa unduh kode programnya di github.com/listyantidewi1… dan jalanin secara lokal di komputer kamu, supaya data-data kamu nggak bocor ke mana-mana.
listyantidewi tweet medialistyantidewi tweet medialistyantidewi tweet media
Indonesia
244
3.1K
11K
934.3K
pais retweetledi
Twips | AI & Crypto
Twips | AI & Crypto@TwipsX·
Dulu lapor SPT pajak harus ke konsultan, bayar Rp500rb-2 juta. Sekarang Claude bisa pandu kalian step-by-step gratis, dalam bahasa yang mudah dipahami, dan langsung sesuai kondisi pribadi kalian. Gue kasih 8 prompt biar lapor SPT kalian beres. Jangan lupa di-save 🧵
Twips | AI & Crypto tweet media
Indonesia
15
547
2.4K
115.8K
pais retweetledi
Rudiyanto
Rudiyanto@Rudiyanto_zh·
Saham yang masuk dalam indeks global seperti MSCI, FTSE, GDX/GDXJ biasanya akan dibeli oleh ETF Dengan 39 Klasifikasi Investor, kini kepemilikan saham oleh ETF bisa dilihat Berikut 75 Saham Indonesia yang kepemilikan oleh ETF di atas Rp 100 M BUKAN REKOMENDASI BUY SELL HOLD
Rudiyanto tweet media
Indonesia
9
134
611
37.4K
pais retweetledi
salsabila
salsabila@sliceofsals·
Kasus BNI Suster Natalia sebagai mantan banker, ak mau kasih perspektif yang lebih jernih. Ini bukan sistem BNI yang jebol. Ini fraud oknum yang pakai nama & fasilitas institusi untuk menipu korban selama 7 tahun. Modus yang rapi dan terencana. Soal bilyet yang “diserahkan” Suster Natalia bukan naif. Beliau dimanipulasi oleh seseorang yang sudah dipercaya bertahun-tahun. Itu beda. Tapi BNI juga ga bisa lepas tangan sepenuhnya. Oknum pakai jabatan & nama BNI. Ada prinsip hukum Vicarious Liability korporasi ikut bertanggung jawab atas tindakan pegawainya. Soal ajakan tarik dana massal aku ngerti emosinya, tapi ini berbahaya. Ada UU ITE Pasal 28 yang bisa jerat penyebarnya dengan pidana 6 tahun. Lebih penting lagi, rush money itu senjata yang balik nyakitin rakyat kecil bukan petinggi bank. Yang bisa kita lakuin: desak transparansi BNI, kawal proses hukum Andi Hakim, dorong OJK audit internal. Share kasusnya bukan kepanikannya. Suster Natalia berhak dapat keadilan penuh. Tapi jalan ke sana lewat sistem hukum, bukan chaos.
Indonesia
125
1.6K
5.6K
361K
pais
pais@faizrdisy·
@DeItaone @grok with this news futures oilus will dump or pump
English
0
0
0
401
*Walter Bloomberg
*Walter Bloomberg@DeItaone·
TRUMP: I AM PROUD TO ANNOUNCE THAT AMERICA FIRST REFINING IS OPENING FIRST NEW U.S. OIL REFINERY IN 50 YEARS IN BROWNSVILLE, TEXAS
English
116
143
1.7K
276.9K
Hoteliercrypto
Hoteliercrypto@hoteliercrypto·
Nanti malam ada Existing Home Sales, ini adalah data untuk jumlah rumah yang sudah ada bukan rumah baru. Jika rumah banyak laku maka inflasi naik dan ekonomi baik. Sebenci-bencinya sama inflasi, inflasi adalah bentuk pertumbuhan. Maka itu kalau GDP naik inflasi naik. Jika existing home sales naik maka DXY naik, jika Existing home sales turun maka DXY turun. Ini adalah fundamental data sehari-hari. Misalnya hotel gitu, yg dihitung adalah basic occupancy, yaitu tingkat hunian dasar bukan one time event seperti Lebaran, Tahun Baru, Liburan sekolah, bukan itu yg dipikirkan tetapi saat hari-hari ga ada event. Perang memang bikin DXY naik, tapi fundamental datanya memang mengatakan ekonominya resesi. Sehingga perang adalah puncak resesi, alasannya orang kalau perutnya kosong pasti banyak kerusuhan. Perut dan otak, lebih penting perut, misalnya MBG, kalau ga makan ya ga bisa mikir, gitu argumennya 😂😂😂 Forecast Existing home sales turun. Tapi DXY belum akan turun, karena minyak masih akan naik. Yang mau saya bilang adalah, fundamental dasarnya terus berkembang dan solid. Sisanya adalah one time event yang tak bisa diprediksi. Jadi minggu ini Bitcoin masih akan kekanan. Lebaran keatas.
Hoteliercrypto tweet media
Indonesia
1
2
29
2.2K
Kepala Warga Tai.
Kepala Warga Tai.@handierawan·
IHSG daily, mulai rebound ke 6900an
Kepala Warga Tai. tweet media
Indonesia
19
8
124
29.3K
pais retweetledi
Kiyan Abhinaya Azkalif | Si Paling Wibu dan Math
Ini Trivia unik di Al-Qur'an Mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (Q.S Al-Kahfi/18 : 25) Kepikiran nggak, kenapa ada "9 tahun gitu", kan angkanya jadi ganjil. Tau nggak sih, ternyata 309 Tahun itu cuma dalam ukuran Tahun Qomariyah.
Indonesia
28
691
8.2K
803.4K
pais retweetledi
i-Pop HQ
i-Pop HQ@iPopHQ·
Vidi Aldiano has sadly passed away at the age of 35.
i-Pop HQ tweet media
English
0
33.6K
115.6K
9.5M
pais retweetledi
Gilang
Gilang@mgppap·
Screening saham di Stockbro.id Login dulu di stockbro.id/login cek valuation undervalued cek filter&range pilih sesuai style trade masing2 pilih verdict pilih kategori :)
Gilang tweet media
Indonesia
8
173
1.1K
39.3K
Stockbit
Stockbit@Stockbit·
Di umur berapa kamu tahu kalau di Stockbit sekarang udah bisa lihat data Ultimate Beneficiary Owner (UBO)?👀
Stockbit tweet media
Indonesia
20
30
379
34.7K
pais retweetledi
Kepala Warga Tai.
Kepala Warga Tai.@handierawan·
Pagi ini: Akan rebound kuat jika: Opening Gap Down, dan muncul buying pressure di 5 menit, watch saham-saham market cap gede gimana mereka rebound dan perhatiin VWAP apakah ikut meningkat jika saat rebound. Akan mengalami penurunan lagi jika: Opening stay atau gap up, lalu saat mendekati jam 10 malah mulai ada buangan yang perlahan tapi signifikan di 5 menit pada saham-saham market cap gede. Akan rebound juga jika: opening naik, dan bertahan di sekitaran areanya jika mendekati jam 10 masih tetap kuat. Kuncinya: Perhatikan jam-jam krusial seperti menjelang jam 10, menjelang dan setelah jam 11an. dan saat sesi 2 di jam-jam 2an dan stgh 4. jika di saat ini terjadi outflow atau inflow, maka nextnya masih berlanjut. Semoga bisa membantu kalian di sini..
Indonesia
11
84
637
26.1K