Sabitlenmiş Tweet
bila
49.7K posts

bila
@filwmbae
girl just here to fangirl and random talk 🍀 #아이콘 #비아이 #트레저 #방예담
Tegal, Jawa Tengah Katılım Şubat 2022
907 Takip Edilen905 Takipçiler
bila retweetledi
bila retweetledi
bila retweetledi
bila retweetledi

gak ada planning yang penting kerja halal
ra ᡣ𐭩@matychayou
jujur kalian masih ada planning nikah ga sih?
Indonesia
bila retweetledi
bila retweetledi
bila retweetledi
bila retweetledi
bila retweetledi

#iKON FOUREVER WORLD TOUR JAKARTA
📆 21 Agustus 2026
📍 Istora Senayan
Kapasitas 7.000
See you soon @bobbyranika!!
#BOBBY #바비 #バビ


Eesti
bila retweetledi

bila retweetledi

ADA KAK!!
Gampangnya gini: Perut tuh punya "otak kedua"yang sensitif banget sama perasaan kita.
Pas lagi buru-buru, otak panik. Nah, otak langsung ngirim sinyal "Darurat!" ke perut lewat kabel saraf. Ini yang terjadi di dalam sana:
> Tombol "Ngebut" Dipencet
Normalnya, usus kita gerak pelan buat nyerna makanan. Tapi pas kamu buru-buru, hormon stres (adrenalin) keluar dan mencet tombol "Fast Forward". Usus jadi gerak cepat banget dan kontraksi. Inilah yang kamu rasain sebagai mules melilit.
> Buang Muatan biar Ringan
Ini sisa insting purba manusia. Dulu, kalau manusia mau lari dari singa, tubuh bakal otomatis pengen buang air supaya badan lebih ringan buat lari. Sekarang, "singa"-nya ganti jadi absen kantor atau jam masuk sekolah wkwk, tapi respon tubuhnya masih sama: pengen ngosongin perut secepatnya.
> Saluran Komunikasi Langsung
Antara otak dan perut itu ada jalur khusus (namanya Gut-Brain Axis). Begitu kita mikir "Aduh, telat nih!", perut langsung dapet notifikasinya saat itu juga. Karena panik, usus jadi "rewel" dan pengen segera dikeluarin isinya.
Analoginya:
Bayangin usus itu kayak selang air. Pas kamu tenang, airnya ngalir santai. Begitu kamu buru-buru (panik), selangnya kayak dikocok-kocok dan diperes kenceng sama tangan raksasa. Makanya, rasanya pengen langsung lari ke kamar mandi!
Sumber:
1. Neurogastroenterology & Motility Journal mengenai dampak stres pada pola motorik usus.
2. American Journal of Physiology tentang peran CRF terhadap kontraksi kolon.
3. Journal of Clinical Investigation mengenai hubungan antara sistem saraf pusat dan sistem saraf enterik (usus).
ram@bakburnr
ada studinya ga sih kenapa kalo buru buru bikin perut mules?
Indonesia
bila retweetledi





















