Extra Time Indonesia@idextratime
Mesut Ozil saat jadi pembicara di Universiti Teknologi Malaysia 27 April lalu, ia menceritakan bagaimana rasanya terpinggirkan dari skuad Arsenal karena speak-up mengenai isu Uyghur di China pada 2019 lalu.
🗣️"Sebagai seorang bintang, saya memiliki suara, dan saya tahu saya harus menyuarakan hal-hal tertentu. Jika saya mengunggahnya, saya tahu saya akan mendapat masalah dengan Arsenal. Namun saya tidak peduli, saya tetap mengunggahnya dan saya merasa bahagia."
"Namun setelahnya mereka menutup pintu untuk saya. Mereka tidak membiarkan saya bermain lagi. Saya juga mengerti posisi rekan-rekan setim saya, karena jika mereka berhubungan dengan saya, mereka juga akan kena masalah! Mereka harus menjaga keluarga mereka sendiri."
"Tentu saja saya mengalami masa-masa sulit karena, Anda tahu, saya sangat menikmati bermain sepak bola. Lalu mereka merampasnya begitu saja."
"Saya bahagia karena ada istri di samping saya dan juga anak saya, karena itu benar-benar masa yang sangat, sangat sulit bagi saya. Saya dikeluarkan dari skuad, saya berlatih sendiri selama delapan bulan tapi saya tidak pernah menyerah. Orang-orang terkuat yang bisa Anda miliki adalah keluarga Anda. Jika mereka mendukung Anda, pintu-pintu lain akan terbuka untuk Anda."