pipi 🍓

6.7K posts

pipi 🍓 banner
pipi 🍓

pipi 🍓

@floppykentang

(kayaknya) bukan buat ngewibu.

Indonesia Katılım Mayıs 2014
512 Takip Edilen672 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
pipi 🍓
pipi 🍓@floppykentang·
頑張ろう
pipi 🍓 tweet media
日本語
3
0
27
2.4K
pipi 🍓 retweetledi
sarah ayu
sarah ayu@sibiwl·
hanya karena aku nggak nuntut banyak, bukan berarti aku pantas dapat yang seadanya. aku cuma nggak ribet, bukan nggak punya standar.
sr ʚଓ@winidepuw

need tamparan.

Indonesia
163
15.7K
35.4K
745K
pipi 🍓 retweetledi
Arie Agung
Arie Agung@arieagung·
Guys... ini lebih buruk dari diperkirakan... Penguasa + buzzernya berusaha menutupi masalah ini dengan menyalahkan antek asing, operasi soros, dll... Masalahnya adalah sampai kapan realita buruk ini bisa ditutupi? Satu hal paling mematikan adalah kenaikan suku bunga. Ekonomi negara ini dipenuhi oleh HUTANG, mulai dari pemerintah sampai rakyat terkecil semuanya terlilit HUTANG. Kalau suku bunga naik, maka seluruh bunga hutang akan naik berkali-kali lipat. Ini bisa jauh lebih buruk dan brutal dari krisis ekonomi 98. Brace for impact....
🇺🇸 Ronald Carter@USronaldcarter

INDONESIA JUST PUBLISHED THE EXACT PROOF THAT THE GLOBAL CURRENCY FREEFALL IS ALREADY HERE Not vague warnings. Not "emerging market pressure." NAMED CURRENCIES. SPECIFIC RATES. Country by country. 🇮🇩 Indonesia — rupiah at 17,775 per USD → ALL-TIME record low → Bank Indonesia intervening and FAILING 🇦🇷 Argentina — peso in freefall → successive record lows through 2026 → capital controls not holding 🇪🇬 Egypt — pound collapsing → import costs surging → food inflation accelerating 🇳🇬 Nigeria — naira hitting new lows → fuel and import costs spiraling → central bank reserves draining 🇵🇰 Pakistan — rupee at record weakness → IMF program the only thing holding the floor 🇹🇷 Turkey — lira continuing its multi-year collapse → 2026 adding to years of destruction 🇵🇭 Philippines — peso joining the 2026 worst-performers list → remittance purchasing power GONE 🇮🇩 Rupiah moved from ~17,000 earlier in 2026 to 17,775 → successive records, NOT a one-off 💀 8 named developing-country currencies flagged as 2026 worst performers 💀 ALL showing repeated record lows — not isolated events 💀 ZERO of these central banks have successfully stopped the slide 💀 100% of these countries are high import-dependent — meaning every collapse hits living costs DIRECTLY Every currency on this list keeps ordinary people fed, housed, and employed. Not speculators. Not hedge funds. CIVILIANS. And everyone already knows what happens next when this many currencies freefall at the same time. I'll keep you updated. Turn on notifications. 🚨

Indonesia
61
5K
12.2K
325.3K
pipi 🍓 retweetledi
Trend Asia
Trend Asia@TrendAsia_Org·
BREAKING! Warga Papua Selatan hari ini resmi gugat Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, yang keluarkan Surat Keputusan (SK) No. 591 berisi rencana mengubah 486 ribu hektare tanah adat mereka jadi PSN Pangan dan Bioenergi. Gugatan ini jadi bukti bahwa “Pesta Babi” adalah realita yang terjadi di Papua Selatan hari ini. Di mana kebijakan negara jadi alat legitimasi pemusnahan ruang hidup masyarakat. Kenapa warga menggugat?
Trend Asia tweet mediaTrend Asia tweet media
Indonesia
102
17.3K
34.7K
520.5K
pipi 🍓 retweetledi
miw.
miw.@lilaccountz·
Al Insyiroh + laa haula wa laa quwwata illaa billaah + hasbunallah wa ni’mal wakiil = combo maut. semua auto terasa mudah. ada aja pertolongan Allahnya AMPUH TOP MARKOTOPPPPPPP😭🫶
fifa@nevergoeslower

AL INSYIRAH AMPUHHHH GAISSS KALO KALIAN NERVOUSSSS, aku beneran spam baca al insyirah tiap solat, tiap bengong, tiap lagi santai, setiap apapun disambil baca alam nasyrah + pegang hati nya pakai tangan kanan.....semoga works di kalian karena di aku works banget alhamdulillaah 🥺

Indonesia
67
12.2K
51.6K
726.8K
pipi 🍓 retweetledi
tahun ini ralaya s. h.
tahun ini ralaya s. h.@gambinofilms·
salah satu alasan kenapa menurut gue dosa suharto sangat immeasurable. karena dia mengeliminasi satu generasi intelek di indonesia yg bikin sdm kita punya gap dan smp sekarang affecting how we develop. demi Allah jahat banget.
ᗷᗩS 😼@hi_bbash

Ribuan habibie lain dikriminalisasi pasca G30S, gabisa pulang ke Indonesia cuma karena mereka kuliah di negara blok timur. It was one of the biggest brain drain in Indonesian history.....

Indonesia
77
12.3K
38.9K
609.7K
pipi 🍓 retweetledi
pipi 🍓 retweetledi
Aida Greenbury
Aida Greenbury@AidaGreenbury·
There’s a spotted cuscus in the tree! My goodness! 📍Merauke, Papua 📹 bobyyy___6
Aida Greenbury tweet media
English
145
8.1K
19.5K
420.1K
pipi 🍓 retweetledi
TXT DARI JAKARTA
TXT DARI JAKARTA@txtdrjkt·
stay safe jaks🥹🥹
TXT DARI JAKARTA tweet mediaTXT DARI JAKARTA tweet mediaTXT DARI JAKARTA tweet mediaTXT DARI JAKARTA tweet media
English
195
3.7K
7.8K
575K
pipi 🍓 retweetledi
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
>Mumpung gabut saya rangkumin isi videonya (khususnya buat buzzer) >Anies bilang kondisi Indonesia sekarang tuh lagi ga baik-baik aja. Rupiah jatoh ke titik terendah sepanjang sejarah, harga barang naik, lapangan kerja makin dikit, daya beli masyarakat melemah. >ke depan jg tantangannya masih panjang. Dunia lagi panas gara-gara geopolitik ama konflik Timur Tengah, ditambah El Nino kuat. Jadi masalah datengnya barengan, bebannya rakyat jadi dobel >yg paling dibutuhin sekarang itu kepastian bukan sekadar narasi tenang aja atau masalah dianggap ga ada. Kepastian muncul kalo pemerintah transparan, buka semua data, kasih arah yg jelas, dan keliatan negara ini mau dibawa ke mana >Masalahnya yg kejadian malah kebalikannya. Data yg ditampilin cuma yg bagus-bagus, yg jelek disimpen. Pejabat jg sering becanda atau terlalu enteng ngomongin masalah serius. Kebijakan hari ini beda ama besok, akhirnya pada bingung >Padahal warning udah dateng dari banyak pihak. Dari ekonom dalam negeri, lembaga keuangan dunia, sampe media dalam dan luar negeri >Solusi dia: berhenti kasih obat tidur ke rakyat. Buka semua data apa adanya, jujur ama kondisi, bikin kebijakan yg jelas dan konsisten, terus pemerintah harus beneran serius dari atas sampe bawah
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan

Izinkan ikut berpendapat tentang situasi belakangan ini…

Indonesia
126
11.7K
36.3K
905.6K
pipi 🍓 retweetledi
The Japan Times
The Japan Times@japantimes·
Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. ebx.sh/zikbcA
English
582
20.7K
29.2K
2.2M
pipi 🍓 retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Sebenernya belasan tahun yang lalu, dosen saya pernah bilang, Indonesia itu memang sengaja dibuat ga boleh maju, karena negara Indonesia dengan jumlah penduduknya dan kekayaan alamnya, memang diset sebagai negara “konsumen”. Rakyat Indonesia jadi marketnya produk teknologi, bukan produsen. Sementara bahan baku dan segala sumber daya alam juga agar bisa dijual murah keluar negri. Misalnya saja silikon diexpor. Lalu setelah jadi chip dan elektronik, dijual lagi ke Indonesia dengan harga mahal. Nyambung juga dengan bahasan ini dimana bagi kelompok atas tertentu, rakyat bodoh lebih mudah dikendalikan dibanding rakyat yang teredukasi. Masyarakat bodoh dan miskin jadi santapan utama agar suara mereka mudah dibeli.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir. Dan dia ngomongnya bukan sebagai pembela Nadiem. Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja. Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah: Ahok bilang dengan sangat tegas: pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika. Chromebook itu bukan laptop biasa. Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus. Harganya jauh lebih terjangkau dari laptop konvensional. Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau. Ahok kasih contoh nyata. Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar. Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia. Itu bukan mimpi. Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada. "Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan. Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia." Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat: Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang: "Saya pikir ini sengaja." Logikanya sederhana dan sangat keras. Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai. Lebih sulit dibohongi. Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu. Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa. Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan. MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama. Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana. "Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus, kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?" Yang paling menohok soal survei dan legitimasi: Ahok tidak berhenti di situ. Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas. Pemerintah melakukan survei. Rakyat bilang mereka suka makanan gratis. Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG. Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan. Tapi Ahok membaliknya: kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata. Itu bukan preferensi yang genuine. Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi. "Mereka juga pintar. Dia survei, Pak. Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi." Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun: Ahok tidak membela Nadiem secara personal. Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah: Menteri itu tidak pernah menyentuh anggaran secara langsung. Menteri membuat kebijakan. Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya. Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah: apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit? Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri? PPATK sudah menjawab: tidak ada. Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun. "Saya pikir ya ini soal profesionalisme. Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya." Ahok tidak sedang bicara soal Chromebook sebagai produk. Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa: apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa? MBG memberikan makan hari ini. Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup. Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan. Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.

Indonesia
122
4.3K
11.4K
415.6K
pipi 🍓 retweetledi
Kr
Kr@karirfess·
Yg 'males' baca artike di bawah, intinya gini..👇 - Prabowo Subianto terlalu boros (spendthrift) dan terlalu otoriter (authoritarian), sehingga membahayakan stabilitas ekonomi dan demokrasi Indonesia. - Prabowo punya sifat mercurial (mudah berubah-ubah): kadang terlihat ramah & menerima kritik, tapi sering marah-marah dan menuduh kekuatan asing mendanai LSM untuk mengganggu stabilitas. - Masalah Ekonomi: Program-program populis yang sangat mahal (terutama makan bergizi gratis) menekan anggaran negara, melemahkan rupiah, dan mengancam stabilitas makroekonomi. - Masalah Demokrasi: Tendensi sentralisasi kekuasaan, pembungkaman kritik, dan gaya kepemimpinan yang semakin otoriter. - Latar belakang: Prabowo mantan jenderal yang punya masa lalu “thuggish” (kasar), kini berubah image jadi kakek penyayang kucing, tapi watak aslinya masih muncul dan mengkhawatirkan sekutu sendiri. - Inti kritik dari Economist: Prabowo sedang membawa Indonesia ke jalur berbahaya dengan kombinasi pengeluaran berlebihan + gaya kepemimpinan yang kurang demokratis.
The Economist@TheEconomist

Prabowo Subianto is too spendthrift and too authoritarian economist.com/briefing/2026/…

Indonesia
139
28.3K
58.9K
1.1M
pipi 🍓 retweetledi
mel
mel@GERWANIDYKE·
More attack on press freedom in Indonesia: a journalist in medan was kidnapped by alleged soldiers due to his reporting
Indonesnews@pendapatpribumi

WARTAWAN DI MEDAN DIDUGA DI CULIK ANGGOTA TNI Dunia pers di Sumatera Utara kembali diguncang kabar duka terkait keselamatan jurnalis. SP, salah satu pimpinan media online, diduga menjadi korban penculikan dan intimidasi oleh oknum anggota TNI AD pada Selasa (12/5/2026) malam. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah media tersebut menayangkan laporan investigasi mengenai dugaan praktik ilegal kondensat dan judi meja tembak ikan di wilayah Kabupaten Langkat.​Kronologi Penjebakan: Modus Informasi Narkoba​Aksi dugaan penculikan ini bermula dari upaya penjebakan yang rapi. Kepada awak media, SP menceritakan bahwa dirinya awalnya dihubungi oleh seorang oknum wartawan berinisial FK. Dengan dalih ingin membagikan informasi terkait peredaran narkoba di daerah Binjai, FK mengajak SP untuk bertemu di sebuah kafe di Kota Medan.​Namun, setibanya di lokasi yang disepakati, situasi berubah drastis. SP tidak mendapati diskusi yang dijanjikan, melainkan intimidasi fisik.​“Setelah saya datang ke lokasi, tiba-tiba saya didatangi dua pria tak dikenal. Saya dipaksa masuk ke dalam mobil dengan dalih harus memberikan klarifikasi atas berita yang saya tulis,” ujar SP dengan raut wajah trauma, Selasa malam.​Di dalam kendaraan tersebut, situasi semakin mencekam. SP mengaku melihat sosok pria mengenakan seragam loreng yang diduga kuat merupakan anggota TNI AD. Di bawah tekanan dan ancaman, SP dipaksa untuk menyangkal kebenaran produk jurnalistik yang telah diterbitkannya.​“Saya ditekan untuk membuat video klarifikasi. Isinya, saya harus menyatakan bahwa berita soal kondensat dan judi tembak ikan itu tidak benar. Saya tidak punya pilihan di bawah ancaman seperti itu,” tegas SP.​Lebih ironis lagi, para terduga pelaku mencoba menutup-nutupi aksi mereka dengan pesan yang tak masuk akal. Jika ada rekan sejawat atau keluarga yang bertanya mengenai keberadaan SP, ia diperintahkan untuk berbohong.​“Mereka bilang, kalau ada wartawan lain bertanya, bilang saja ada acara ulang tahun atau surprise,” ungkapnya menirukan ucapan oknum tersebut

English
14
9.7K
16.2K
231.2K