Riana

177 posts

Riana banner
Riana

Riana

@fovunded

another side of @divbne which contains ramblings and for promotion purposes

Katılım Ocak 2026
138 Takip Edilen141 Takipçiler
Riana retweetledi
Mas Gres
Mas Gres@erlanishere·
Berat atmosfer Bumi itu sekitar 5,15 × 10¹⁸ kilogram (5,15 kuintiliun kg), setara dengan sekitar 5,5 kuadriliun ton. Walaupun seberat itu, atmosfer gak jatuh ke bumi. Yang lebih mencengangkan itu berat udara di atas kepala kita sampe batas atmosfer, itu beratnya di antara 300-500 kg. Kita ga penyok karena tekanan dari dalam tubuh kita punya tekanan yang sama dengan atmosfer. Jadi keinget ayat Al-Quran ini: "Apakah kamu tidak memperhatikan bahwa Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan kapal yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya? Dan Dia menahan (benda-benda) langit agar tidak jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya? Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia. (QS Al-Hajj: 65)"
jakartalk@Jakartalk

apa aja fakta dunia yang sukar dipercaya

Indonesia
1
65
353
8.8K
Riana retweetledi
💬
💬@translatingTXT·
txt’s day off set log (but it’s stitched into one vlog)
English
52
2.1K
9.6K
169.1K
Riana retweetledi
7th year: Astronomoa
TXT ANNOUNCED THEY ARE PREPARING A JP ALBUM AT MOACON 😭😭😭 BUT HAVE WE EVEN MOVED ON FROM THIS QUEEN
English
5
671
3.9K
27.9K
Riana retweetledi
Avelino Guido
Avelino Guido@AvelinoGuido28·
Nggak. MBG sama Kopdes bukan yang bikin rupiah ambruk secara langsung. Tapi dua program ini turut bikin keuangan negara makin kepepet, dan itu berefek ke rupiah. Prosesnya gini: kalau pengeluaran negara jauh lebih gede dari pemasukannya, pemerintah harus ngutang lebih banyak lewat surat berharga. Investor asing yang pegang surat itu mulai ragu, karena makin gede defisitnya, makin mereka khawatir negara susah bayar utang. Makanya mereka jual, tukar ke dolar, cabut. Permintaan rupiah turun, dolar naik. Mereka kan pantau terus berita kita, defisit APBN per April 2026 udah tembus Rp164,4 triliun, jauh lebih parah dibanding April tahun lalu yang cuma Rp4,3 triliun. Belum lagi dokumen APBN final 2026 tegas bahwa hampir sepertiga anggaran pendidikan, tepatnya Rp223,5 triliun dari total Rp769 triliun, digeser buat MBG. Yang pasti bikin mereka tambah heran, tentang Kopdes. 80 ribu koperasi desa dikasih pinjaman dari bank BUMN buat modal usaha. Normalnya kan koperasi yang nyicil utang itu tiap bulan. Tapi di aturan terbaru, yang bayar cicilan pokok plus bunganya adalah negara, bukan koperasinya. Jadi koperasinya minjem, tapi yang nanggung utangnya APBN. Koperasinya rugi atau males pun, utangnya tetap kebayar. Beban itu nempel tiap bulan, dari 80 ribu koperasi sekaligus. Apa ga geleng-geleng kepala itu investor dan ekonom global. Pemerintah udah gerak sih, hanya dinamikanya tetap belum meyakinkan (bahkan lucu). Purbaya udah bilang bakal motong anggaran MBG, ga sampe seminggu dibantah sama BGN. BI juga udah naikin suku bunga, rupiah tetap tembus 17.845. Tapi tetap gw apresiasi 2 upaya itu, khususnya MBG kalau bisa diturunkan lagi dananya, atau kalau tidak mau, fokus arahkan ke sekolah-sekolah di pelosok yang muridnya benar-benar membutuhkan. Terus apa yang selanjutnya pemerintah harus lakukan? Menurut keyakinan saya ada tiga hal. Pertama soal defisit. Yang perlu dilakukan: tunda ekspansi Kopdes ke daerah yang belum siap, daripada maksa jalan tapi malah nambahin defisit baru. Yang lebih penting, buktiin ke pasar bahwa defisit nggak akan jebol 3% sampai akhir tahun. Investor nggak butuh janji, mereka butuh lihat konsistensinya. Kedua soal cadangan devisa. Per April kata BI, cadangan devisa kita tinggal $146,2 miliar, turun dari $156,5 miliar di awal tahun. Artinya dalam 4 bulan BI udah habiskan $10 miliar buat jual dolar langsung di pasar supaya rupiah nggak makin nyungsep. Masih ada lumayan banyak sih, tapi kalau terus dikuras dengan laju segini, ruang geraknya makin sempit. Yang harusnya dilakukan bukan cuma jual dolar terus, tapi genjot dolar masuk: tarik investasi asing langsung. Dan ini butuh lebih dari sekadar Prabowo keliling dunia. Kalau kita lihat, dalam 18 bulan Prabowo udah 49 kali keluar negeri, hampir setara 4 bulan penuh hari kerja, dan selalu pulang bawa "komitmen investasi" triliunan. Tapi investor terbesar Indonesia sampai sekarang tetap Singapura, Hong Kong, China, bukan negara-negara yang dikunjungi. Komitmen bukan realisasi. Yang bikin investor beneran masuk adalah kepastian hukum, kemudahan izin usaha, dan konsistensi kebijakan, bukan foto bareng pemimpin dunia. Ketiga, dan ini yang paling kontroversial, tentang gimana caranya mendorong jumlah ekspor kita. Mulai 1 Juni 2026 eksportir CPO dan batu bara wajib simpen 100% devisa hasil ekspornya di bank BUMN selama 12 bulan. Ekspor komoditasnya juga mulai masuk masa transisi lewat BUMN baru bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia. Untuk saat ini eksportir masih boleh pakai mitra/sistem lama sih, tapi dokumentasinya sudah harus lewat DSI. Baru mulai 1 Januari 2027 nanti seluruh transaksi ekspor sepenuhnya diambil alih DSI, sebagai eksportir tunggal batu bara, sawit, dan ferro alloy. Tujuannya mulia: supaya dolar dari ekspor nggak kabur ke luar dan kebocoran devisa lewat transfer pricing bisa ditekan. Tapi gw tetap khawatir melihat proses eksekusi dan kecepatannya. DSI dibentuk dalam 3 hari: akta notaris 18 Mei, SK Kemenkumham 19 Mei, diumumkan Presiden 20 Mei, tanpa satu pun rapat publik, tanpa DPR, tanpa asosiasi pengusaha. Lalu sekarang satu entitas ini pegang seluruh hak jual komoditas strategis Indonesia ke luar negeri, tanpa audit independen, tanpa mekanisme pengawasan yang jelas. Ironisnya, ini persis modus transfer pricing yang mau diberantas, tapi sekarang yang melakukannya adalah negara sendiri. Kalau badan ini tidak transparan, kita tidak nutup pintu korupsi, kita cuma mindahin lokasinya ke satu titik yang lebih susah diawasi. Jadi balik ke pertanyaan awal tadi: emang kalau MBG dan Kopdes dihentikan rupiah bisa menguat? Jawaban singkatnya nggak, karena memang tidak sesimpel itu. Dan gw berharap pemerintah bisa notice tiga saran gw diatas. Karena selama defisit terus bengkak, cadangan devisa terus dikuras, dan kebijakan besar kayak DSI dibentuk dalam 3 hari tanpa kajian publik, pasar akan terus ragu. Yang akhirnya menghasilkan rupiah yang lemah, cerminan dari pemerintah yang juga kelihatan ragu-ragu...
Chart Investor Saham IHSG,USA,Crypto@TradingDiary2

Emang kalau MBG dan kopdes dihentikan rupiah bisa menguat? Kan 2 program ini paling banyak diprotes baik dalam negeri atau lembaga rating luar negeri?

Indonesia
2
68
200
7.1K
Riana
Riana@fovunded·
Ga akan pernah bosen rekomendasiin black butler ke orang orang
Indonesia
0
0
0
5
Riana
Riana@fovunded·
Bahkan 4 tahun kuliah, ga hafal siapa ketua bem nya
ndaa 𐙚@bbarbieie

@dukongzism “ketua bem cakep” ternyata cuman ada di au dan wetped, in reality hapal seluruh nama temen dikelas aja butuh 1 semester penuh 😭

Indonesia
0
0
0
4
Riana retweetledi
vyooo
vyooo@vyowiz_·
Unpopular opinion: kadang "bad people" lebih cepat berhasil karena mereka gak terlalu sibuk jadi people pleaser. Mereka berani ambil risiko, enakan sama diri sendiri, dan gak takut dibilang jahat. Sementara banyak "good people" malah capek sendiri karena terlalu sering ngalah, gak enakan, dan takut mengecewakan semua orang.
Jejak Rasa@jejakrasa27

Pernah terpikir gak? Kenapa bad people malah rejekinya ada aja dibandingkan good people? Hayoo karena apa?

Indonesia
8
229
1.1K
27.2K
Riana
Riana@fovunded·
@bermuara_sayang Hai, karena besok aku libur jadi aku masih akan bangun sampai jam 1 nanti karena memang mau puas-puasin main game Sebagai pembuka, barangkali bisa jadi topik pembicaraan kita nanti. Menurut kamu, dari mbti, golongan darah, zodiak & weton, manakah paling akurat?
Riana@fovunded

senjabataskala.carrd.co

Indonesia
0
0
0
19
BERMUARA.
BERMUARA.@bermuara_sayang·
Sayang! Hey, ada yang masih bangun dan kemungkinan melek agak lama? Untuk romantic (BxB or BxG) atau platonic. I’m 25, disesuaikan saja yaa. I’m also dominant if it’s matter. I’ll wait ‘till 22.30 okay? See ya!
Indonesia
16
0
1
1.2K
Riana
Riana@fovunded·
Makasih admin sayang, akhirnya kabar baik setelah kelahap 🍈 terus 😭 @bermuara_sayang
Riana tweet mediaRiana tweet media
Indonesia
1
1
1
334
Riana retweetledi
ジャカルタ日報 公式Xアカウント
【給食拠点詐欺、警察とBGNが追跡】 警察と国家栄養庁(BGN)は、無料栄養食事業に関わる栄養充足サービス拠点(SPPG)の設立を装った詐欺について、各地の通報を受けて捜査を進めている。
ジャカルタ日報 公式Xアカウント tweet media
日本語
17
889
1.3K
104.5K