프라찬98

14.2K posts

프라찬98 banner
프라찬98

프라찬98

@frachan98

JCW // 98Line // Proud to be iKONIC, especially Changu // 🆔 // Nwoorungji // Centiner // Jars

Katılım Mart 2021
298 Takip Edilen179 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
프라찬98
프라찬98@frachan98·
For cinoki who asked for RPP in Take Off JKT, here is dongi's answer.. My sign: RPP+금+BY as "Encore Setlist" for TAKE OFF in JKT Dongi: RumPumPum? Hmm OK i will ask.. i will ask😏 Thanks to ka @dduljunbi__ for record this and thanks for noticing my sign dongiyaa @D_dong_ii 💙
프라찬98 tweet media
English
1
90
208
13K
프라찬98 retweetledi
Ahmad Arif
Ahmad Arif@aik_arif·
Narasumber bukan entitas yang statis. Mereka bisa berubah. Bisa menarik pernyataan. Bisa menyangkal juga. Dan perubahan itu tidak selalu berarti bahwa mereka sejak awal berbohong. Ada banyak kemungkinan, bisa jadi mengalami tekanan, mendapat ancaman hukum, mengalami intimidasi fisik atau digital, atau mungkin ada tawaran lain. Karena itu, dalam jurnalisme atau dalam hal ini film dokumenter, perubahan sikap narasumber tidak otomatis dibaca sebagai bukti bahwa laporan sebelumnya salah, dan Papua baik-baik saja. Tetapi juga tidak boleh diabaikan begitu saja. Justru di situlah pentingnya verifikasi berlapis dan prinsip informed consent. Narasumber adalah manusia yang berada dalam relasi kuasa. Semoga Mama Yasinta sehat selalu.
Andreas Harsono@andreasharsono

Mama Yasinta laporkan LBH Merauke ke Polda Metro Jaya, siapa dia dan apa kaitannya dengan film #PestaBabi bbc.com/indonesia/arti…

Indonesia
15
2K
5.9K
140.2K
프라찬98 retweetledi
Avelino Guido
Avelino Guido@AvelinoGuido28·
Jujur gw baca tweet ini lebih dari 2 kali. Ngerti sih maksudnya, tapi ada yang ngganjel dan gw ga bisa langsung tunjuk apanya. Jadi gw iseng cari: negara lain ngomong apa waktu mata uangnya juga lagi lemah? Ternyata cara sebuah negara merespons pelemahan mata uangnya bisa tunjukkin banyak hal tentang kondisi ekonomi yang sebenarnya. Dan bedanya jauh. Di 2021, lira Turki anjlok 44% terhadap dolar AS dalam satu tahun. Bayangin uang tabungan lo tiba-tiba cuma bisa beli separuh dari yang bisa dibeli tahun lalu. Itu yang terjadi ke warga Turki. Respon Presiden Erdogan bukannya kebijakan strategis, malah fokus cari kambing hitam. Di depan parlemen, dia berulang kali bilang ekonomi Turki sedang diserang "asing." Sambil terus menekan bank sentral Turki untuk tidak menaikkan bunga pinjaman, padahal itu salah satu alat terkuat untuk meredam harga barang yang terus melonjak akibat lira yang melemah. Dalam 2 tahun, dia pecat tiga kepala bank sentral berturut-turut karena ga mau ikut arahannya. Hasilnya tentu bukan lira yang menguat, tapi harga-harga yang meledak. Harga listrik naik 50-125%. Gas untuk pemanas rumah dan kompor naik 25-50%. Puncaknya di Oktober 2022: harga-harga di Turki naik rata-rata 85% dibanding setahun sebelumnya. Artinya barang yang tahun lalu harganya Rp100.000, sekarang jadi Rp185.000. Lebih dari dua pertiga warga Turki kesulitan beli makanan dan bayar sewa. Setelah menang pemilu 2023, Erdogan akhirnya ubah arah dan mulai naikkan bunga pinjaman. Harga-harga sempat mereda. Tapi efek dari keputusan lamanya belum selesai. Per April 2026, harga-harga di Turki masih naik 32% dibanding setahun sebelumnya menurut TurkStat, lembaga statistik resmi pemerintah Turki. ENAG, kelompok riset inflasi independen yang dibentuk akademisi Turki, memperkirakan angka sebenarnya tembus 55%. Dan sejak 2018 sampai hari ini, lira sudah kehilangan lebih dari 80% nilainya terhadap dolar. Pindah ke Jepang, kontrasnya tajam. Antara 2021 sampai 2024, yen melemah lebih dari 50% terhadap dolar AS, lebih besar dari Turki. Tapi pemerintah Jepang tidak menyalahkan siapapun. Mereka jelaskan ke publik kenapa yen melemah: bunga pinjaman di AS jauh lebih tinggi dibanding Jepang, jadi banyak uang investor mengalir ke sana. Ketika yen melemah itu, pemerintah Jepang tidak berhenti di satu langkah. Selain turun tangan langsung beli yen pakai cadangan dolar sendiri, mereka juga dorong perusahaan naikkan upah karyawan supaya rakyatnya kuat menanggung beban harga yang naik, dan alokasikan anggaran puluhan triliun yen untuk tarik investasi industri semikonduktor dan energi hijau ke dalam negeri. Mereka juga jujur soal dampak buruknya ke warganya sendiri: kalau yen terus lemah, rata-rata keluarga Jepang harus bayar sekitar 90.000 yen lebih banyak per tahun untuk kebutuhan sehari-hari, beban yang paling berat ditanggung keluarga yang penghasilannya paling kecil. Di sisi lain, yen yang lemah berefek langsung ke pariwisata. Di 2024, Jepang kedatangan rekor 36,87 juta turis asing, naik 47% dari tahun sebelumnya. Uang yang dibawa turis-turis itu tembus 8,14 triliun yen, rekor tertinggi dalam sejarah Jepang. Di 2025, rekor itu dipecahkan lagi: 42,7 juta turis asing masuk. Pemerintah Jepang ga cuma senang dan pamer dengan angka itu. Mereka juga keluar anggaran khusus untuk menangani masalah baru yang muncul: terlalu banyak turis di satu titik sampai warga lokal terganggu. Mereka batasi pengunjung di tempat yang sudah sesak, pasang sistem pantau keramaian, dan kampanye agar turis mau menyebar ke daerah yang lebih sepi. Situasi Jepang hari ini juga masih berat. Per Mei 2026, yen masih lemah di kisaran 159 per dolar, jauh dari level 106 per dolar lima tahun lalu, dan pemerintah Jepang masih gelontorkan puluhan miliar dolar untuk menstabilkan mata uangnya. Pertumbuhan ekonominya diperkirakan hanya 0,5% tahun ini. Jepang masih berjuang. Tapi cara mereka berjuang berbeda: dengan tindakan nyata, komunikasi yang jujur ke warganya, dan mau mengakui masalah baru yang muncul sambil tetap mengelolanya. Sekarang ke Indonesia. Minggu ini, Kementerian Pariwisata bilang pelemahan rupiah adalah daya tarik buat wisatawan asing. Wisatawan Malaysia dan China diklaim naik signifikan, bahkan China disebut naik 25%. Itu mungkin benar. Tapi ada yang tidak disebut dalam pernyataan itu: biaya operasional hotel dan restoran yang bergantung pada bahan baku impor ikut naik. Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Bali bahkan terang-terangan minta izin agar bisa jual paket wisata dalam dolar, bukan rupiah, supaya kualitasnya bisa dijaga. Artinya pelemahan rupiah justru melukai bisnis pariwisata dari dalam, sementara narasi resminya merayakan efek luarnya. Ini bukan soal siapa yang paling jujur. Semua pemerintah punya kepentingan untuk menjaga ketenangan publik. Tapi ada perbedaan besar antara tiga model ini. Turki pilih kambing hitam dan tutup mata, warganya yang bayar dengan harga-harga yang meledak selama bertahun-tahun. Jepang pilih jujur, akui masalah, alokasi uang dengan "strategis", dan akhirnya ubah kelemahan yen menjadi mesin turis terbesar dalam sejarahnya. Indonesia berada di tengah: tidak menyalahkan siapapun, tapi juga belum sampai ke tahap mengelola sisi buruknya secara serius di depan publik. Itu yang bikin gw ganjel dari awal. Ada yang sengaja tidak diomongkan, dan itu justru bagian yang paling penting. Negara yang berhasil lewatin tekanan mata uang bukan yang paling optimis di depan kamera. Tapi yang paling realistis kebijakannya.
tirtoid@TirtoID

Kemenpar: Pelemahan Rupiah Jadi Daya Tarik Wisatawan Asing tirto.id/kemenpar-pelem…

Indonesia
6
286
955
52.5K
프라찬98 retweetledi
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
✅ Berikut rangkuman singkatnya.. kasus prihatin dkk 1). Ada dugaan kuat sekelompok orang Indonesia melakukan pemalsuan riset secara terorganisir untuk mengikuti konferensi ilmiah internasional, terutama demi mendapatkan travel grant alias biaya perjalanan gratis ke luar negeri. 2). Kasus ini terungkap di konferensi ISPPD tentang pneumonia di Kopenhagen, Denmark, dan ramai dibahas karena berpotensi besar mencoreng nama ilmuwan Indonesia di mata dunia. 3). Pelaku utama yang disebut adalah Prihantini (alumni Matematika UNY angkatan 2015 dan S2 Matematika ITB jalur LPDP), bersama Rifaldy Fajar, Shahnaz (adiknya), serta beberapa orang lain dalam tim. 4). Mereka membuat banyak paper dengan topik kedokteran yang sangat spesifik seperti pneumonia, kanker hati, transplantasi hati, dan penyakit lainnya, padahal latar belakang mereka matematika, bukan kedokteran. 5). Riset mereka diduga hampir sepenuhnya dibuat menggunakan AI, data dipalsukan, tidak ada penelitian lapangan asli, dan tidak melibatkan dokter atau ahli medis sama sekali. 6). Cara lolos seleksi adalah dengan hanya mengirim abstrak pendek (200-300 kata), bukan full paper. Proses review blind, jadi reviewer tidak tahu identitas penulis dan hanya menilai abstrak yang sengaja dibuat sangat meyakinkan. 7). Abstrak mereka selalu terlihat wah karena memakai data dari berbagai negara, metode machine learning, deep learning, dan kesimpulan ilmiah tinggi, sehingga sering lolos dan bahkan mendapat penghargaan Outstanding Abstract. 8). Di konferensi mereka hampir selalu memilih tipe Poster Presentation, bukan Oral. Poster yang dibawa hanya ukuran kertas A4 biasa (bukan standar A0 besar), dengan alasan “poster ketinggalan di pesawat”. 9). Banyak kesaksian dari peserta konferensi lain menyebut pola yang sama berulang: poster kecil, sulit menjelaskan riset saat ditanya, dan cenderung menghindar diskusi mendalam. 10). Mereka sering memasukkan nama keluarga (ibu dan adik Shahnaz) sebagai co-author, padahal tidak ada hubungannya dengan riset medis. Afiliasi yang dicantumkan juga sering dipalsukan. 11). Contoh afiliasi palsu: Departemen Bedah Transplantasi Hati UNY, Health Management Lab Universitas Terbuka, bahkan afiliasi Papua Nugini. Prihantini di beberapa paper disebut sebagai Medical Doctor. 12). Strategi mereka adalah mengirim banyak judul paper dalam satu konferensi (bisa 5 sampai 20 judul) untuk memperbesar peluang diterima dan mendapat travel grant. 13). Tujuan utama tampaknya adalah jalan-jalan ke luar negeri gratis sambil mempercantik CV dengan banyak publikasi dan konferensi internasional. 14). Mereka masih punya jadwal padat: Rifaldy dan tim dijadwalkan ikut kongres di Korea Selatan (29 Mei), Jepang (Juni), dengan total 7 judul paper hanya di acara Korea saja. 15). Data riset mereka diduga 100% palsu, lokasi studi di negara aneh seperti Peru, Ethiopia, Guatemala, tapi semua peneliti dari Indonesia tanpa ethical clearance yang benar. 16). Afiliasi lembaga seperti “Al-BioMedicine Research Group” atau “IMCDS-BioMed Research Foundation” ternyata tidak ditemukan keberadaannya. 17). Prihantini sempat mengirim pesan pribadi ke whistleblower (Mba W.O.D.D) mengakui dan meminta maaf, tapi kemudian akun Instagramnya menghilang sebelum dibalas. 18). Ada klarifikasi dari akun yang diduga milik Rifaldy, tapi banyak yang meragukan keasliannya karena akun lamanya dikabarkan kena ban. 19). Banyak dokter dan peneliti Indonesia ahli di bidang tersebut mulai angkat bicara dan membongkar kejanggalan riset mereka satu per satu. 20). Kasus ini sangat merugikan peneliti Indonesia yang jujur karena sekarang riset dari Indonesia lebih mudah dicurigai oleh komunitas internasional. 21). UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) langsung merespons karena Prihantini dan Rifaldy adalah alumni mereka. Wakil Rektor menyatakan sedang melakukan penelusuran mendalam dan akan dibawa ke komite etik.
Ardianto Satriawan@ardisatriawan

Ada yang lagi rame: DUGAAN Beberapa orang Indonesia melakukan pemalsuan riset terorganisir dan TERUNGKAP di Konferensi ilmiah di Denmark?? Masih menunggu kesimpulannya. Karena ini berpotensi mencoreng nama baik ilmuwan Indonesia di mata internasional.

Indonesia
20
164
359
51.2K
프라찬98 retweetledi
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
just in. prihatin dan rifaldy diseret ke komisi etik UNY. hayo tebak.. mekanisme pencabutan gelar akademik, diatur dikti atau masing-masing kampus? tapi masih mending ke komisi etik, ketimbang di gesper petugas bakamla kayak admin @TheKerupuk kemarin, pas di muara angke.
archeerl@archeerl

Rifaldy fajar balas atau angkat telpon bpk/ibu dosenmu itu !! UNY menyatakan persoalan ini akan membawa ke pimpinan dan komite etik !!

Indonesia
14
68
274
17.6K
프라찬98 retweetledi
ᶜⁱᶜᵃᵍ ᵈⁱ ᴰⁱⁿᵈⁱⁿᵍ
Kecewa dengan putusan peradilan militer yg hanya memvonis anggotanya 10 bulan penjara. Kasus yg terjadi sejak Oktober 2025 membuat seorang ibu berlanjut mengajukan yudicial review ke mahkamah konstitusi demi mendapatkan keadilan bagi anaknya seorang pelajar SMP berusia 15 th yg dianiaya oknum TNI. Di Deli Serdang - Medan. Capek ngga sih liat rakyat selalu tidak mendapatkan keadilan, keadilan hanya dimiliki segelintir manusia yg dekat dgn kekuasaan serta oligarki
Indonesia
27
262
361
27.7K
프라찬98 retweetledi
Nathan
Nathan@NathanNahGut·
Erasmus mundus baru saja mengeluarkan klarifikasi bahwa RF bukan resipien beasiswa erasmus mundus Tapi, benar yang bersangkutan merupakan mahasiswa S2 University of L’Aquila, Italia dan Karlstad University, Swedia, bagian dari Intermaths Network 2021-2023 Erasmus mundus menghubungi dosen supervisor ybs dan konfirmasi bahwa RF tidak mengikuti sidang thesis dikarenakan tidak memenuhi syarat kelulusan program S2 nya (diduga tidak menyelesaikan keseluruhan matkul prasyarat sidangnya atau tidak mencapai kredit minimum) Source: IG @/erasmusplus.id
Nathan tweet mediaNathan tweet mediaNathan tweet mediaNathan tweet media
Ardianto Satriawan@ardisatriawan

UPDATE! Pernyataan resmi UM Bulukumba pasca kedatangan dan klarifikasi Ibu E! Intinya mereka menyambut sikap kooperatif Ibu E. Dan mereka tetap menunggu ditariknya kembali semua publikasi yang menggunakan afiliasi UM Bulukumba, dan menunggu RF datang sendiri untuk klarifikasi.

Indonesia
37
629
2.1K
131.2K
프라찬98 retweetledi
Reza Sudrajat
Reza Sudrajat@penduduk_lokal_·
Dibalik pemilik dapur SPPG yang makin kaya raya... Ada puluhan ribu siswa yang keracunan dan jutaan guru yang kehilangan pekerjaannya
Vicky arianto@Vickyarianto16

@penduduk_lokal_ Kalau semua program pemerintah ditelan mentah sama buzzer panik, ya pantes timeline penuh hoaks. MBG fokus kasih makan bergizi, bukan ngusir guru dari sekolah. #LanjutkanMBG

Indonesia
17
1.2K
3K
35.8K
프라찬98 retweetledi
SHA
SHA@ikonicsha·
INI SCAM YA GUYS. HATI HATI. UDAH ADA KORBANNYA!!
Indonesia
0
11
16
683