cape

10K posts

cape banner
cape

cape

@gasihges

lctr prospective rscr

mdn Katılım Temmuz 2023
184 Takip Edilen184 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
cape
cape@gasihges·
chasing stories, one page at a time 📚 —a thread
English
1
0
0
4.9K
cape retweetledi
K. S. Denta
K. S. Denta@sdenta·
Kalo kamu sehat trus ada waktu dan rejeki, pergi lah ke poli Sp.KO, minta cek up fisik dan vo2max, minta diresepin latihan fisik yang sesuai hasil pemeriksaan. Lakuin paling gak 3 bulan/sesuai arahan dokternya, terus evaluasi. Thank me later. 😎
K. S. Denta tweet media
Indonesia
46
447
2.6K
63.2K
cape retweetledi
Lune Noire
Lune Noire@ssouslesoleil·
@karirfess Gue udah najis sebenernya ama drama cenblu twitter ni, twitter udah gak asik parah semenjak ada cenblu kek gini, cuma gue udah ketergantungan ama twitter jadi kek gimana lagi but fuck you lah cenblu elon dan semua antek anteknya.
Indonesia
13
12
194
23K
cape retweetledi
Kai 海
Kai 海@sorejhvi·
Justru karena gue ngelihat ortu gue struggle sampai mau mampus, makanya gue benci banget dngn orang susah lalu enteng untuk menikah. Menikah ga cuma soal mental, tapi finansial yg matang. Gue ngelihat nyokap mati-matian berjuang, gue ga terharu, gue marah dan sedih.
ega@fluoxetan

statement “jangan nikah atau punya anak kalau miskin” itu classist dan dehumanizing. kekhawatiran dan standar pribadi lo gak seharusnya dipaksakan ke orang lain, apalagi dalam hal yang halal. definisi “mampu” juga beda-beda, gak bisa diseragamkan dan gak ada titik akhirnya, rezeki juga gak selalu stabil. kebayang ada keluarga sederhana bonceng tiga naik motor, main ke alun-alun, makan batagor di rumput sambil ketawa-tawa. lalu anaknya mulai besar dan baca kalimat “orang tuamu seharusnya tidak punya anak karena miskin” atau “bapak lo seharusnya gak nikahin ibu lo” di internet. selama ini dia punya prasangka baik dan kenangan hangat, tapi beberapa kalimat bisa meruntuhkan itu semua, bahkan mengubah cara dia memandang orang tuanya sendiri. hati orang tua mana yang gak hancur, seakan yang dihitung cuman uang, bukan cinta, usaha, dan pengorbanan mereka selama ini. yang gue percaya, any sane parent would want the best for their child, life also doesnt always go according to human plans, there are things beyond our control that cant be reduced to rigid standards. semua ini bukan berarti kita menolak ikhtiar perencanaan yah, tapi menyederhanakan nilai manusia hanya dari finansial itu gak adil buat buat gue. so please, maybe we can be more careful with our words, cobalah lebih berempati. di balik setiap keluarga, pasti ada usaha, cinta, ceritanya masing-masing yang gak keliatan buat lo, jangan lah direduksi jadi duit, duit, duit

Indonesia
52
1.3K
5.1K
73.2K
cape retweetledi
frances 🏒
frances 🏒@IlyasCigarette·
i lost 63lb (about 29kg) last year and honestly the most upsetting realisation for me was how much easier life is as a skinny person. not because of anything to do with my weight, but because of how society treats me. now, i can walk into a shop and immediately find something that fits and is flattering. before it was a constant struggle. even if it fit, it wasn’t designed to flatter a bigger body. people are nicer to me. people don’t seem surprised when i say ive been to to gym or ask if im on a diet when i eat fruit. the world is cruel to people in bigger bodies and i didn’t even realise it was happening to me until it wasn’t anymore.
Nathan@OIuwatosin

My friend lost about 30kg and is crashing out because he just realized how superficial people really are. Folks are suddenly nicer to him, and he's become more visible at work.

English
54
1.5K
21.2K
1.1M
hilgardé
hilgardé@Aegerchaos·
@piyopikavet dia tuh konten makanannya mostly bener2 ga lazim bgt. dari mulai tembiluk, tupai, sampe uler dan ini monyet donggg😭🫵🏻 iye tau ini fokus kontennya hidup back to nature di Kalimantan tp masa iyaa segitunya 🫠
Indonesia
6
7
184
22.8K
cape retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, gua punya tante sebut aja Tante Anita yang nikah di umur 32 tahun dan sampai sekarang masih jadi bahan obrolan di arisan keluarga. Bukan karena ada yang salah dengan hidupnya. Tapi justru karena tidak ada yang salah sama sekali dan itu yang bikin beberapa anggota keluarga tidak bisa berhenti kasih komentar yang tidak diminta. Waktu teman-teman seangkatannya sudah ramai kondangan dan upload foto hamil di Instagram, Tante Anita lagi solo trip keliling Lombok dan Labuan Bajo sendirian dengan carrier 40 liter dan itinerary yang dia susun sendiri. Waktu sepupu-sepupunya sibuk hunting furnitur rumah baru, dia lagi negosiasi salary untuk posisi yang dia impikan sejak awal karir. Waktu orang-orang sekitarnya mulai panik dengan usia dan tekanan sosial yang makin kencang, dia lagi menikmati weekend di warung kopi favoritnya di Bandung dengan buku dan es kopi susu tanpa harus izin atau laporan ke siapapun. Dan dia melakukan semua itu bukan karena tidak ada yang mau. Bukan karena tidak mampu lebih awal. Tapi karena dia sadar betul satu hal yang banyak orang baru menyadarinya setelah sudah terlanjur bahwa waktu untuk benar-benar menjadi diri sendiri itu punya batas dan tidak bisa diputar ulang. Gua pernah nanya langsung ke Tante Anita suatu malam waktu kami lagi ngobrol santai di teras rumah neneknya. Tante dulu tidak takut dibilang telat nikah? atau jadi perawan tua gitu ?? Dia senyum. Minum tehnya dulu. Baru jawab. Telat dari jadwal siapa coba hahahahah?? Dan gua diam cukup lama karena gua sendiri tidak bisa jawab. Jadwal itu dibuat oleh siapa sebenernya? Orang tua? Tetangga? Algoritma Instagram yang terus-terusan rekomendasikan konten wedding dan baby shower setiap kali gua buka aplikasi tengah malam? Tante Anita sekarang sudah menikah. Dengan seseorang yang dia bilang worth untuk mengubah seluruh ritme hidup yang sudah dia bangun pelan-pelan selama bertahun-tahun. Dan yang paling menarik adalah dia tidak menyesal sedikit pun menunggu selama itu. Justru sebaliknya. Dia bilang justru karena dia pernah hidup sepenuhnya sebagai individu yang mandiri dan utuh punya penghasilan sendiri, punya circle sendiri, punya goals dan rutinitas dan cara menikmati hidup yang benar-benar miliknya sendiri dia masuk ke pernikahan tanpa membawa kekosongan yang butuh diisi oleh orang lain. Dia tidak menikah karena takut kesepian. Tidak menikah karena tekanan keluarga yang sudah tidak bisa ditahan lagi. Tidak menikah karena merasa waktunya hampir habis. Dia menikah karena dia ketemu seseorang yang hidupnya genuinely lebih baik kalau orang itu ada di dalamnya. Tapi Tante Anita juga sangat jujur soal satu hal yang jarang dibicarakan orang dengan terbuka. Setelah menikah semuanya berubah. Bukan buruk. Tapi berbeda secara fundamental. Mau pergi ke mana harus dikomunikasikan. Mau ambil keputusan besar harus dipertimbangkan berdua. Mau spontan harus mempertimbangkan kondisi dan perasaan orang lain yang haknya sama besarnya dengan hak kamu. Kebebasan yang dulu seratus persen miliknya sendiri sekarang punya dimensi baru yang namanya tanggung jawab bersama. Dan itu bukan keluhan. Itu kenyataan yang dia terima dengan sadar dan dengan siap karena dia masuk ke sana bukan dalam kondisi kosong yang butuh diisi tapi dalam kondisi penuh yang siap untuk dibagi. Tante Anita tidak menunda pernikahan karena takut atau karena tidak ada pilihan. Dia menunda karena dia tahu ada hal-hal yang hanya bisa dilakukan dengan sepenuh hati waktu kamu masih sendiri. Dan waktu itu tidak bisa dikembalikan oleh siapapun begitu sudah berlalu. Jalan jauh sendirian keliling Indonesia. Kerja keras untuk sesuatu yang murni kamu mau tanpa harus mempertimbangkan impact-nya ke orang lain. Buat keputusan yang sepenuhnya milik kamu sendiri. Salah dan belajar dan jatuh atas nama diri sendiri saja tanpa ada yang ikut menanggung konsekuensinya. Bukan karena hidup berkeluarga tidak indah. Tapi karena ada fase dalam hidup yang kalau dilewatkan terburu-buru tidak bisa diganti dengan apapun setelahnya. Dan menikmati fase itu sepenuhnya sebelum melangkah ke fase berikutnya bukan sesuatu yang perlu dimintakan maaf kepada siapapun.
Kang Defor🇮🇩@dewafortunaa

to all perempuan cantik, please take note. main yang jauh dulu, kerja sampe capek dulu, nikmatin, temuin diri lo sendiri sampe akhirnya lo bakal temuin yg setara. stop mikir nikah kalau lagi cape, stop mikir berhenti kalau lagi berat bgt. semua harus dilewati sampai selesai.

Indonesia
27
738
2.4K
147.5K
WORK
WORK@worksfess·
Reply post ini dengan hastag #CariTeman untuk memperluas jaringan pertemananmu!
WORK tweet media
Indonesia
135
12
136
16K
CalcuLose
CalcuLose@calculose_1·
@worksfess #CariTeman Haloo, saya M27 domisili Bandung. Kesibukann lebi banyak ngajar dan nutorr. Kalau ada yg mau berteman, jd temen ngobrol dan diskusi, bole reply atau DM aja yaa. Makasihh.
Indonesia
9
0
11
1.2K
cape
cape@gasihges·
@haymput @radenrauf selamat ulang tahun kak putri, panjang umur sehat selalu yaa, semoga segera bertemu di tahun ini 🌻💞
Indonesia
1
0
1
34
Raden Rauf AM
Raden Rauf AM@radenrauf·
DEAR X ALIAS TWITTER, PLEASE DO YOUR MAGIC! Biro Jodoh Love Story dimulai!!! Temukan jodoh untuk jomblo yang reply dengan foto dan caption lucu dan menggemaskan. Jangan lupa RT dan Pakein hestek #LoveStory yaa. GOOD LUCK GAES!
Raden Rauf AM tweet media
Indonesia
248
31
231
35K
cape retweetledi
𝙠𝙚𝙧𝙞𝙩𝙞𝙣𝙜𝙧𝙖𝙢𝙗𝙪𝙩 𐂂
KALIAN PERLU TAU‼️ Otak kalian tuh pas lagi naksir seseorang, reaksinya sama kayak lagi konsumsi kokain. Dopamin meledak, jantung deg-degan, susah fokus! itu bukan bucin, itu literally neurologi. Jadi next time kalo nge-ghosting orang, inget: kamu basically bikin mereka jadi sakau. Jahat banget sih? 🫵🏻 No wonder move on tuh sesulit rehab 💔
Indonesia
38
550
3.9K
83.1K
cape retweetledi
A.
A.@bleednectar·
-gaji di bawah umr -kualitas udara buruk -tata kota bobrok -fasum gak memadai (beberapa daerah) -keluarga konservatif -akses fasilitas rekreasi minim -tekanan kerja gila-gilaan gaji kayak tai baca buku adit, nanti uang hasil cenblunya beliin buku ya, udah aku bantu qrt soalnya
adit , jfb!@rofmeov

ALASAN KENAPA HIDUP LU STRESS 1. Ga olahraga 2. Kurang kena matahari 3. Makan sembarangan 4. Jarang doa or meditasi 5. Suka nunda-nunda 6. Jam tidur berantakan 7. Kebanyakan scroll sosmed 8. Ga punya hobi or passion 9. Manajemen waktu yang buruk 10. Jauh dari diri sendiri

Indonesia
41
5K
14.2K
194K
cape
cape@gasihges·
cape, pengen punya pacar, tapi malam aja (hehe)
Indonesia
3
0
5
150
cape
cape@gasihges·
ges emang bener, kalau kelen nangis, terus mau berhenti nangis secepat mungkin, ambil foto deh wkwk. dari nangis banget jadi ngekeh awokawok.
Indonesia
0
0
0
13
cape retweetledi
Setyo D. Andi
Setyo D. Andi@Setyo_D_Andi·
Funfact Kuliner Indonesia itu hasil kreativitas akamsi mengolah daging/ikan sisa, karena bagian daging/ikan yg enak buat londo. Contoh: kepala ikan, tengkleng, gule, dan makanan2 yg disebut di bawah
Makan Binals!@epicurina

Unpopular opinion: Kuliner daging Indonesia paling oke itu justru yang pakai bahan secondary cuts, atau jeroan: Rendang (Gandik), Rawon (Sandung Lamur), Babat Gongso, Tumpang Koyor (Otot), Konro Bakar (Short ribs), Soto Madura (Jeroan), Sate Padang (Lidah).

Indonesia
78
1.6K
8.5K
402.5K