🍉

415 posts

🍉 banner
🍉

🍉

@gdguywannabe

No information given.

Katılım Mart 2025
35 Takip Edilen0 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
🍉
🍉@gdguywannabe·
What youre not changing, youre choosing.
English
8
0
0
4.2K
🍉 retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Izinkan ikut berpendapat tentang situasi belakangan ini…
Indonesia
3.4K
64.2K
156K
10.2M
🍉
🍉@gdguywannabe·
Satu-satunya cara untuk menyelamatkan ekonomi bangsa saat ini adalah potong habis2an anggaran mbg dan tiadakan anggaran kopdes. Semoga anda bisa berhenti denial dear bapak @prabowo yang terhormat.
Indonesia
0
0
0
3
🍉 retweetledi
Not into Finance
Not into Finance@notintofinance·
Capital market itu kan ngga bergerak by absolute numbers, tapi spread. Global fund manager itu biasanya mantau spread SBN 10 Tahun (INDOGB) sama US Treasury 10 Tahun. Spread = Yield INDOGB - Yield US10Y Asing biasanya butuh spread minimal 200 - 250 basis poin (bps), sekitar 2% - 2,5% buat nutup risk invest di Indonesia, itu udh termasuk currency risk, liquidity risk, dll. Kalo US10Y naik ke 4.6% tapi SBN nya di 6.5%, spread nya kan mengecil jadi 190 bps. Di titik ini algo trading institusi otomatis langsung sell di IHSG sama domestic bonds. Kalo asing cabut sebenernya bukan satu satunya alasan IHSG turun. Kalo secara fundamental, naiknya US Treasury yields ngerusak valuasi perusahaan lewat teori Discounted Cash Flow. Kalo yield US Treasury naik kan berarti BI terpaksa naikin BI Rate biar Rupiah ngga turun dalem. Nah BI Rate yang lebih tinggi naikin Cost of Equity sama Weighted Average Cost of Capital (WACC) buat emiten di IHSG. Nah sekarang kita liat 3 data real time ini, US10Y (4,597%), SBN 10 Tahun (6,851%), dan CDS 5 Tahun (86,80), ini confirm mengenai capital outflow yang sedang menghantam domestic market. Global fund managers’ maths is very simple yet deadly, dari data itu kita bisa menghitung yield spread antara Indonesian bonds dan US bonds. 6,851% (SBN) - 4,597% (US10Y) = 2,254% atau 225 basis poin (bps). Angka 225 bps ini ada di psychological threshold yang sangat tipis. Historically, investor asing butuh spread ideal di atas 250 - 300 bps buat merasa aman megang aset Rupiah. Ketika spread menurun ke kisaran 225 bps, return compensation itu dianggap ngga sesuai sama currency risk. Hal ini secara otomatis memicu algoritma institusi asing buat ngelepas kepemilikan SBN mereka. Coba kita perhatikan persentase kenaikan harian di SBN dan CDS. Keduanya naik secara bersamaan. Yield SBN naik +2,12% ke 6,851%. In the bond market, yield yang naik tajam berarti harga obligasi lagi turun karena dibuang (sell off) secara masif ke market. CDS naik +2,03% ke 86,80. Indonesian debt default risk insurance costs naik secara proporsional. Korelasi positif antara naiknya yield SBN dan CDS ini membuktikan kalo penurunan market bukan cuma karena technical correction, tapi karena adanya kenaikan Risk Premium di mata asing. Kenaikan risiko ini ngga cuma berasal dari tekanan The Fed (faktor eksternal), tapi juga merupakan gambaran kekhawatiran investor terhadap potensi naiknya defisit anggaran pemerintah atau risiko fiskal domestik lainnya yang dapat menekan stabilitas makroekonomi ke depannya. Intinya, karena US10Y bertahan di level 4,59% akibat inflasi US yang tinggi. Ditambah yield spread 225 bps terlalu kecil dan risiko fiskal CDS naik ke level 86,80, asing ngejual SBN yang endingnya membuat yield domestik naik ke 6,851%. Uang hasil penjualan obligasi bernilai triliunan Rupiah ini ditukar ke USD buat dibawa keluar. Aksi borong USD ini membuat nilai tukar Rupiah turun. Liquidity mengering dari sistem perbankan. Yield SBN di 6,8% bakal naikin Cost of Funds perbankan dan emiten di IHSG, pressuring profitability, dan secara valuasi langsung nurunin target harga saham saham di IHSG. — Koboy Gurun, NiFi Team
Not into Finance tweet mediaNot into Finance tweet mediaNot into Finance tweet media
Indonesia
17
234
773
60K
🍉
🍉@gdguywannabe·
Perhaps i should stop blaming on government, it was all my mistakes after all.
English
0
0
0
12
🍉
🍉@gdguywannabe·
@Uniliswara0 58% skrg beralasan ga bakal tau hasilnya skrg begini, hey tolol dari debat capres aja semua sudah jelas, makanya nonton full dan baca janji2 kampanyenya, bukan liat dari clip2 tiktok atau reels, gegara u pada yg ga milih juga skrg jadi susah goblok.
Indonesia
27
590
4.5K
61.2K
Uni liswara
Uni liswara@Uniliswara0·
Masih ga habis pikir, kenapa ada orang yang pilih wowo di pilpres kemaren. Lihatlah saat wowo jawab pertanyaan Pak Anies, semua dilandasi rasa dendam dan kebencian! Jahat sekali mulutnya
Indonesia
751
8.8K
35.2K
971.1K
🍉 retweetledi
F1 Speed Indonesia
F1 Speed Indonesia@f1speed_indo·
Pagi di Nurburgring = syahdu 😌
Indonesia
6
152
744
11.4K
🍉
🍉@gdguywannabe·
Sama persis ketika ihsg jeblos april tahun lalu, katanya orang di desa ga main saham dan saham itu judi. Punya presiden asli goblok, 58% yg milih juga tolol
TxtdariHI@TxtdariHI

Wallahi we are finished

Indonesia
0
0
0
60
🍉
🍉@gdguywannabe·
Your laziness is disrespectful to the people who believe in you.
English
0
0
0
19
🍉
🍉@gdguywannabe·
What youre not changing, youre choosing.
English
8
0
0
4.2K
🍉
🍉@gdguywannabe·
Kok ga nongol di media ya
Indonesia
0
0
0
17
🍉
🍉@gdguywannabe·
Dibuang sayang
Indonesia
1
0
2
318
🍉 retweetledi
🍉
🍉@gdguywannabe·
Rakyat X yg dulu dibilang kritis skrg dipenuhi buzzerp atau memang sama aja dengan rakyat tiktok? Karena ga jauh beda isinya. Terlihat di postingan sebuah gerakan ataupun postingan oposisi maupun kontra dengan pemerintah, dipenuhi dengan komentar2 bodoh dan penuh dgn kebencian.
Indonesia
0
1
0
37
🍉
🍉@gdguywannabe·
@beyoumf Allah, only Allah
English
0
0
0
10
by
by@beyoumf·
who saved you when you were at your lowest?
English
215
74
408
34.9K
🍉
🍉@gdguywannabe·
@priest_099 Election vote in Indonesia
Español
0
0
0
9
♤
@priest_099·
Name a scam
English
3.3K
265
3.5K
1.7M
🍉
🍉@gdguywannabe·
@beyoumf Iman (faith)
English
0
0
0
10
by
by@beyoumf·
name one thing more valuable than money.
English
1.6K
121
1.5K
214.3K