Geger Riyanto

6.6K posts

Geger Riyanto banner
Geger Riyanto

Geger Riyanto

@gegerriy

Always in the liminal zone between paper-writing and meme-making | Department of Anthropology, Universitas Indonesia

Indonesia Katılım Nisan 2009
914 Takip Edilen14.2K Takipçiler
Geger Riyanto retweetledi
fahri salam
fahri salam@fahrisalam·
Bagi yang salat Id nanti pagi, kasih tahu ke teman sebelahmu, juga ke saudara-saudaramu saat silaturahmi: Percobaan pembunuhan berencana ke Andrie Yunus adalah operasi intelijen besar yang melibatkan BELASAN PELAKU.
fahri salam tweet media
Indonesia
44
14.4K
27.4K
523.5K
Geger Riyanto retweetledi
Indonesian Poop Base
Indonesian Poop Base@iPoopBased·
Dedek Uki reportedly gets a new tattoo of George Soros’s face on his right chest. “This is my main obsession. He lives in my mind every second. I can’t let go,” he said.
Indonesian Poop Base tweet mediaIndonesian Poop Base tweet media
English
24
167
986
71.3K
Geger Riyanto retweetledi
LBH JAKARTA
LBH JAKARTA@LBH_Jakarta·
Halo teman-teman. Betul, kejadian tersebut memang pernah dialami oleh LBH Jakarta. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 2017 lalu. Semoga peristiwa tersebut jadi pembelajaran untuk kita bersama. Tetap jaga keselamatan dan berhati-hati di mana pun berada ya teman-teman 😊 Terima kasih juga kepada mbak @gitaputrid yang sudah berbagi cerita. Mari kita saling jaga 🫂 #KamiBersamaAndrieYunus
gitaputrid@gitaputrid

Beberapa pengajar @jentera saling koordinasi agar bisa mengeluarkan mahasiswa2 (termasuk Andrie) agar tidak terkurung di gedung LBH semalaman. Saya jalan dari arah Megaria kira2 jam 8 malam dan massa (sebagian berjubah) sudah ramai depan gedung @LBH_Jakarta teriak-teriak anti PKI. #KitaBersamaAndrie

Indonesia
1
82
337
18.4K
Geger Riyanto
Geger Riyanto@gegerriy·
Surat utang bunga rendah Danantara jelas-jelas ekstorsi (dan, gosipnya, memang demikian). Tapi, mereka juga sudah melihat langkah ekstrem yang bisa dilakukan rezim bedil ini.
Indonesia
0
3
15
1.3K
Geger Riyanto
Geger Riyanto@gegerriy·
Belum lagi langkah Prabowo kemarin mencabut izin usaha perkebunan dan tambang di Sumatra. Langkah ini tampak seperti kebijakan populis, tapi persoalannya adalah... lantas pengelolaannya dialihkan ke siapa? Kabarnya negara. Jadi, agendanya bukan restorasi ekosistem sama sekali.
Indonesia
2
0
29
1.4K
Geger Riyanto
Geger Riyanto@gegerriy·
Para taipan terbesar kita kaya karena konsesi kebun, tambang, hutan—karena negara mengizinkan mereka, bukan karena membangun industri yang kompleks. Penertiban kawasan hutan (baca: perampasan kebun sawit) tempo hari mengingatkan mereka, mereka ada di bawah belas kasihan negara.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys Danantara mau terbitkan surat utang lagi. Rp7 triliun. Tenor 5 dan 7 tahun. Bunganya 2%. Gw ulangi. Dua persen. Deposito bank digital sekarang kasih 4 sampai 6%. SBN ritel kuponnya 6 sampai 7%. US Treasury yield-nya 4 sampai 5%. Dan Danantara mau jual surat utang dengan bunga 2%. Secara logika investasi paling dasar ini tidak masuk akal untuk investor retail biasa. Kenapa lo mau kasih duit ke Danantara dengan bunga 2% kalau opsi lain kasih dua sampai tiga kali lipatnya dengan risiko yang lebih jelas? Tapi sebelumnya Patriot Bond Rp50 triliun dengan bunga yang sama kata mereka terserap 100%. Yang beli siapa? Hampir pasti bukan ibu-ibu yang baca brosur di bank. Bukan anak muda yang scroll TikTok soal investasi. Yang beli besar adalah konglomerat Indonesia. Grup-grup besar yang punya kas besar dan punya kepentingan besar untuk tetap baik-baik sama pemerintah. Dan itu bukan filantropi. Itu kalkulasi bisnis yang sangat dingin. Kalau lo konglomerat Indonesia lo punya izin usaha, konsesi tambang, kontrak pemerintah, akses proyek infrastruktur yang semua bergantung pada hubungan baik dengan penguasa. Beli Patriot Bond Rp1 triliun dengan bunga 2% itu bukan rugi itu biaya politik. Lo bayar diskon dari return pasar demi akses dan proteksi yang nilainya jauh lebih besar dari selisih bunganya. Sekarang pertanyaannya apakah konglomerat mau beli lagi di putaran kedua ini. Kondisinya jauh berbeda. IHSG sudah turun lebih dari 20% dari puncak. Rupiah di 17 ribu. Perang Iran belum selesai. Rating outlook Indonesia sudah diturunkan Moody's dan Fitch. Saham-saham konglomerat sendiri sedang kena pressure MSCI free float. Kas mereka tidak sebebas dulu. Dan kalkulasi politiknya mungkin sudah berubah. Tapi ada satu hal yang tidak berubah. Selama pemerintah masih pegang kunci izin dan konsesi konglomerat tidak bisa benar-benar bilang tidak. Mereka mungkin tawar. Mungkin minta porsi lebih kecil. Mungkin minta konsesi lain sebagai kompensasi. Tapi keluar dari game ini sepenuhnya terlalu berisiko untuk bisnis mereka. Dan itulah yang paling menarik dari seluruh skema ini. Danantara tidak perlu jual produk yang kompetitif secara pasar. Mereka jual sesuatu yang jauh lebih berharga dari bunga 2% akses dan aman. Kalau lo investor retail biasa ini bukan untuk lo. Return-nya tidak masuk akal. Kalau lo konglomerat dengan kepentingan bisnis yang bergantung pada pemerintah ini bukan investasi. Ini iuran. Ibarat preman di pasar cuk Dan bedanya tipis sekali.

Indonesia
3
311
606
32.3K
Geger Riyanto retweetledi
Erasmus Napitupulu
Erasmus Napitupulu@erasmus70·
Jangan lagi bilang ini penyerangan atau penganiayaan Kemarin dalam surat laporan, Polisi masih menyebutkan ini penganiayaan berat. Kami menolak, ini adalah Percobaan Pembunuhan Berencana Semua penjahat yang terlibat harus diproses hukum! icjr.or.id/penyerangan-te…
Indonesia
8
1.2K
2.3K
23.6K
Geger Riyanto retweetledi
🍉iwin🍉
🍉iwin🍉@niwseir·
Ngeri banget orang ini, di hari yang sama ada orang vokal mengkritik diserang dan disiram air keras, dia koar-koar bilang "menertibkan". Mengerikan.
Jejak digital.@ARSIPAJA

Indonesia
390
17.7K
38.4K
596K
Geger Riyanto retweetledi
Kalis Mardiasih
Kalis Mardiasih@mardiasih·
Selain menjadi saksi ahli gugatan uji formil materiil UU TNI, Andrie Yunus juga anggota Komisi Pencari Fakta demo Agustus 2025 yang baru saja meluncurkan laporan Februari 2026 kemarin. Kita semua wajib berdiri bersama pemberani seperti Andrie Yunus.
Kalis Mardiasih tweet mediaKalis Mardiasih tweet media
Indonesia
4
1.5K
2.2K
39.1K
Geger Riyanto retweetledi
Mikael Dewabrata 📊
Mikael Dewabrata 📊@MikaelDewabrata·
Air keras jadi senjata intimidasi yang mengerikan. Tidak langsung membunuh, tapi jelas mengisakan bekas permanen. Jika korban tetap hidup, visual lukanya jadi peringatan buat orang lain. Bahan juga mudah dibeli, sulit dilacak. Ketika disiram ke wajah, selain amat menyakitkan, luka permanen di wajah tidak hanya menyerang fisik tapi juga psikologis. Korban akan semakin berat tampil ke publik. Kerusakan bisa kena ke kulit, risiko buta, kena ke saluran nafas kalau kehirup, belum kalau tidak sengaja masuk mulut. Teror model ini tidak hanya kejam, tapi juga pengecut.
Indonesia
118
6.1K
14.8K
386.1K
Geger Riyanto retweetledi
Taman Buku Bebasari
Taman Buku Bebasari@tb_bebasari·
Andri Yunus dari @KontraS diserang dg siraman air keras tadi malam. Ia mengalami luka bakar sekitar 24 persen meliputi bagian mata, tangan dan dada.
Indonesia
383
15.3K
26.3K
1.5M
Geger Riyanto retweetledi
#DiriUntukNegeri
#DiriUntukNegeri@LPDP_RI·
Satu lagi program beasiswa yang dibuka!✨ 🚨 Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research‼️ LPDP bersama BRIN membuka kesempatan bagi talenta Indonesia untuk menempuh studi doktor berbasis riset sekaligus berkontribusi pada penguatan ekosistem riset nasional.🕵🏼‍♂️👩🏻‍🔬 Program ini mendorong lahirnya lebih banyak doktor yang tidak hanya menghasilkan publikasi, tetapi juga solusi nyata bagi berbagai sektor strategis seperti: ⚡ Energi 🌾 Ketahanan Pangan 🧬 Kesehatan 💻 Digitalisasi ⚙️ Material & Manufaktur 🌊 Maritim 🛡️ Pertahanan 🏭 Hilirisasi industri. 📅 Pendaftaran dibuka: 6–27 Maret 2026 Simak kilas informasinya di sini 👇🏼 #BeasiswaLPDP #BergerakBerdampak
#DiriUntukNegeri tweet media#DiriUntukNegeri tweet media
Indonesia
2
28
120
12.4K
Geger Riyanto retweetledi
Cal !
Cal !@HidsalJ·
Ijin ikut nimbrung Pak @gegerriy, Gerakan open access sudah ada dan berkembang seperti arXiv, bahkan jadi kebijakan mandatori dari banyak lembaga penyandang dana penelitian. Masalahnya bukan "tidak ada solusi", tapi penerapannya lambat karena sistem insentif akademik kita (mulai dari akreditas sampai poin kenaikan pangkat) masih terikat pada jurnal-jurnal terindeks Scopus/WoS yang sebagian besar berbayar.
Indonesia
1
9
64
3.4K
Geger Riyanto
Geger Riyanto@gegerriy·
Karena ini, saya tak malu kalau ada tab scihub saat bagikan layar di kelas. Tentu saja, kalau naskahnya dari penerbit Indo aktif (biasanya @marjinkiri), pendekatan saya beda. Saya tahu peran mereka mengomunikasikan riset. Dan mereka melakukannya dengan cashflow yang kelojotan.
Indonesia
0
12
100
2.8K
Geger Riyanto
Geger Riyanto@gegerriy·
Itu dia kenapa dosen dan peneliti nggak akan ragu untuk melangkahi penerbit akademik, entah dengan membagikan atau diam-diam mengunggah artikel atau buku mereka ke bank data terbuka.
Indonesia
1
6
65
2.9K
Geger Riyanto
Geger Riyanto@gegerriy·
Yang menulis, menyunting, mereview, dosen dan peneliti. Mereka juga yang merawat dan membesarkan jurnal. Tidak dapat sepeser pun. Kalau mau tulisannya bebas diakses, bayar puluhan juta. Penerbit? Layout dan proofread seadanya. Ratusan kampus bayar miliaran ke penerbit.
Jey@koucilok

@LiterasiFess Bahkan di tingkat university aja dosen-dosen ngebagiin pdf bajakan. Lu knp dah min? Bacaan itu buat semua kalangan manusia. Ga ada siapa yang lebih berhak.

Indonesia
6
473
1.8K
62.4K