
Everyone has their own struggle, fuck struggle
1.9K posts

Everyone has their own struggle, fuck struggle
@getbetterlyfe


TOO EZ 😎



Kejadian penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal kembali terjadi, korbannya Tri Wibowo , Warga Tambun, Bekasi. Polisi masih mendalami kasus ini.

I often wonder - Has the guy who just replaced the $200k/yr finance executive with an agent ever hired a $200k/yr finance executive? Has the tech bro with a Mac Mini doing the jobs $100k/mo worth of payroll ever managed $100k/mo of payroll? Has the guy bragging he can replace your entire CS team with a chat bot ever owned CS at a real company? With customers? And customer support? No. He just discovered automation 90 days ago and now he’s posting about it for clout.

Aku pernah mengajar di KELAS PRAKERJA. Itu kan GRATIS ya. Tahu gak POV-ku sebagai pengajar gimana? Sebagai gambaran: Tiap kelas berlangsung 5 hari. Tiap sesinya 3 jam. Itu aku berasa bicara dengan tembok 🥲 Hampir semuanya OFF CAM dan PASIF. Buka sesi tanya jawab, gak ada yang nanya. Lalu, pas dikasih tugas tahu gak apa yang kudapat? Anggap ada 15 peserta. Itu bisa 10-12 nya ngerjain asal-asalan. Bahkan ada yang kelihatan banget pake chatGPT 😭 Ya, kelas gratis sering yang datang MENTAL GRATISAN. Mau cerita lain dari contoh ilmu yang dikasih GRATIS? Aku punya grup menulis. Terbuka dan gratis untuk umum. Semua bisa diskusi dan belajar di situ. Tapi, KALAU MAU ✨ Karena yang kudapat banyak banget SILENT READER. Tiap aku sharing materi, sepi dari tanggapan. Padahal yang "seen" itu banyak banget. Sementara itu, di balik materi webinar hingga komunitas, ada effort yang kucurahkan. Ada waktu yang kugunakan buat nyiapin materi. Ada pengalaman yang kubagi cuma-cuma. Di situ aku punya kesimpulan: MENTAL GRATISAN dan MENTAL SIAP BAYAR itu berbeda ✨ Contoh: Aku beberapa kali itu bootcamp berbayar. Di sana suasananya aktif sekali. Sesi tanya jawabnya hidup. Tugas dikerjain sungguh-sungguh. ILMU BERBAYAR ternyata jauh lebih dihargai dari ILMU GRATISAN. Nah, kalau ada yang bilang "Kok ujung-ujungnya jualan kelas?" Ya, buat menyaring siapa saja yang siap dengan ilmu. Termasuk menghargai yang membagikan ilmunya ✨



sekalian wkwkwkw



Pak @aniesbaswedan ini loh yaaa:


What if I told you the best, highest-paying job in the world, ga ada lowongan kerjanya Dulu diinterview sebagai senior React Native engineer, gaji paling $150k, no stock Obviously, I absolutely killed the interviews (yes they shared the feedback): - 10/10 coding interview - 8/10 React Native basics - 10/10 system design - 10/10 behavior Diajak ngobrol sama VP dan CTOnya langsung. Ku bilang aku ga mau jadi manager, maunya jadi IC, dan maunya remote dari Indo They literally created a new level for me, L10, dmn level tertinggi saat itu di sana cuma sampe L8. And created the opportunity to work from Indo, dmn semua yang lain harus onsite di US Key takeaway: at some level, at some point you gotta create your own job Spoiler: ga aku ambil offernya, karena aku mau growing engineering landscape di Indo. Jadi maunya kerja sama engineer Indo buat ngerasain seampas apa talenta kita

ancaman yang diterima petugas :(


@hanmula Waktu itu pernah baca disuatu media, ada tulisan "Jika Pria sudah punya segalanya, apa yg wanita bisa tawarkan selain sex? " Apa ya om kira2 ?






@abayysickkvnt ya beda. kalo isi pikiran lo selalu disangkutin sama sex, ngewe sana sini, ya susah. padahal milih pasangan seiring berjalannya usia itu way more than just sex. cowok ataupun cewek berhak begitu. jd ga apple to apple sama opini yg lo blg.












