Gina Namira

28.1K posts

Gina Namira

Gina Namira

@gnamira

Petite psych student. So much into art. And the sea.

Katılım Aralık 2009
205 Takip Edilen275 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Gina Namira
Gina Namira@gnamira·
Today’s quotes i should never ever forget:
English
1
0
0
0
Gina Namira retweetledi
DiscussingFilm
DiscussingFilm@DiscussingFilm·
‘The Powerpuff Girls’ creator Craig McCracken has released a tribute to the late Tom Kane. “I grew up without a dad, so it was important to me that the girls had the best one I could give them and that was Tom.”
DiscussingFilm tweet media
English
215
12.6K
93.9K
1.1M
Gina Namira retweetledi
Anish Moonka
Anish Moonka@anishmoonka·
In 1935, two American doctors examined seven women's ovaries and saw small lumps. They called them cysts and named the disease after them. They were wrong. It took 91 years to fix. What we called PCOS is now Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome (PMOS), announced today in The Lancet by an international panel of doctors and patients. The renaming followed more than a decade of consensus work and 22,000 patient and clinician survey responses. The lumps Stein and Leventhal saw were never cysts. Modern imaging shows they were follicles, the tiny sacs inside the ovary that grow and release an egg each month, frozen partway through by a hormonal imbalance. PMOS is a multi-system disorder centered in the endocrine system, the body's network of glands that produces hormones like insulin (controls blood sugar), cortisol (the stress hormone), and thyroid hormones (set the body's metabolism). The ovary trouble flows downstream from there. The naming choice is not academic. When doctors hear "ovary" in a diagnosis, they look at the ovary. "Metabolic" and "endocrine" send them to the whole body. PMOS affects roughly 1 in 8 women worldwide, more than 170 million people. The WHO estimates 70% have never been diagnosed. Among those who do, 1 in 3 wait more than 2 years, and nearly half see 3 or more doctors first. The CDC reports more than half of women with PMOS develop type 2 diabetes by age 40, a risk 5 to 10 times higher than women without the condition. Around 37% have clinically significant depression, compared with 14% in women without it. Anxiety runs at 42% versus 8.5%. A label born from a 1935 look at seven ovaries is finally going away. The new diagnostic guidelines roll out fully in 2028. By then, a woman walking into a clinic with these symptoms should hear questions about her blood sugar and her mood alongside her cycle. Those are the parts of the disease the old name hid for 91 years.
Pop Base@PopBase

PCOS is being renamed to PMOS. (Polyendocrine metabolic ovarian syndrome) The change comes from experts that say the old name was misleading, stating that it inaccurately suggested ovarian cysts as a defining feature.

English
112
8K
25.3K
1.7M
Gina Namira
Gina Namira@gnamira·
Me 👩 Ponakan 8 taun 👶 👩 hhhh *menghela nafas* 👶 emang *sambil roblox* 👩 emang apa? 👶 emang hhhh Anak sekecil itu🎶🎶
Indonesia
0
0
0
52
Gina Namira
Gina Namira@gnamira·
👨 Kamu suka buah apa? 👦 Mangga 👨 Biasanya kalau mangga dapat darimana? Beli? 👦 (dengan mantap) Mencuri. Biasa ambil di pohon orang. — Overheard Ora Beach👏
Indonesia
1
0
0
87
Gina Namira
Gina Namira@gnamira·
Today’s quotes i should never ever forget:
English
1
0
0
0
Gina Namira
Gina Namira@gnamira·
One of my biggest achievements🥹🥹🥹🥹
Gina Namira tweet media
English
0
0
0
17
Gina Namira retweetledi
soothsayer
soothsayer@iamasoothsayer·
2023: Corona ended 2026: Hantavirus
Català
30.1K
93.1K
413K
0
Gina Namira retweetledi
Jesus H Christ!
Jesus H Christ!@ThatBloke_Jesus·
Sorry for the inconvenience but I will be dead till Sunday Have a nice weekend Love J
English
247
1.3K
14.3K
490.4K
Gina Namira retweetledi
Dr Helen Ingram
Dr Helen Ingram@drhingram·
Shout-out to Judas for the long weekend 👍
English
68
1.3K
8.2K
253.7K
A.K.I
A.K.I@ranggarila·
Pernah first date ketemuan di sebuah kafe di Bandung, gw pake motor. Pulangnya dia gak masalah gw anterin motoran doang. 👨: rumah kamu dimana? 👩: daerah Turangga Gw pikir komplek yg nama jalannya dari nama2 alat musik itu kan. Pas mau nyampe.. 👩: Nanti didepan belok kiri ya 👨: (perasaan mulai gak enak, belok kiri mah komplek militer). Serius? 👩: Iya, ini rumahnya yang depan. Rumah pas paling depan dan ada pos jaganya, ternyata dia anak jendral bintang ⭐⭐ 😂😂😂 Long story short, kita jalan sekitar 6 bulan dan setiap gw ketemu nyokapnya, dia selalu memandang rendah gw yg cuma rakyat jelata ini 🙃🙃🙃
Rahasia.Remaja@Rahasiaremajaaa

FIRTS DATE VERSI COWO 😅😅

Indonesia
131
408
8.5K
1.8M
Gina Namira retweetledi
Leo Naldi
Leo Naldi@naldileo·
@kamto_adi Ngomong2 soal mengeksplorasi, itu di sangihe ada perusahaan kanada udah ngerusak lingkungan pulau kecil itu, ndan. Tp nampaknya, elit politik diem aja, yaa. Takut disusupi sama asing lewat bantuan bencana, tp gapapa disusupi asing yg ngerusak lingkungan. Xixixi.
Indonesia
1
92
479
15.7K
Gina Namira retweetledi
SuaraAkal
SuaraAkal@dodisegrovee·
@taufikahmd ➡️ Buruh perempuan pabrik sarden Muncar kerja 10–13 jam ➡️ Upah di bawah UMK ➡️ APD minim: Jari putus karena tangan kebas saat potong ikan ➡️ Banyak tak terdaftar BPJS ➡️ Mayoritas ibu2 usia 45–75 tahun ➡️ Terjadi puluhan tahun 🗣️ Sarden murah, dibayar mahal oleh buruh perempuan
Indonesia
58
2.8K
8.4K
1.5M
Gina Namira retweetledi
Lemma the Optimist
Lemma the Optimist@DoctorLemma·
In 2005, Russian acrobat Anna Gosudareva performed with the Rodion Troupe at the International Circus Festival of Monte-Carlo. She became the first woman to successfully complete a quadruple somersault on the Russian bar. The troupe won the Gold Clown award for their act.
English
242
2.5K
39.3K
3.9M
Gina Namira retweetledi
𝐄𝐧𝐢𝐠𝐦𝐚
𝐄𝐧𝐢𝐠𝐦𝐚@AboutManID·
Satu juta. Angka itu bukan statistik. Itu adalah 1.057.482 tatapan kosong di tenda pengungsian, bau basah dari pakaian yang tak sempat diselamatkan, dan 961 kursi kosong di meja makan yang takkan pernah terisi lagi. ​Kau tahu apa yang paling menjijikkan dari data 961 nyawa melayang dan hampir seribu orang hilang ini? Estimasi biaya pemulihan. ​BNPB bilang, butuh Rp51,82 triliun untuk memulihkan Aceh, Sumbar, dan Sumut. Bayangkan. Kerugian yang disebabkan oleh kelalaian sistematis pembalakan liar, tata ruang abal-abal, dan penegakan hukum tumpul terhadap korporasi perusak kini harus ditanggung negara. Uang kita. ​Pejabat datang, pasang wajah prihatin di depan kamera, bilang "Indonesia Mampu Atasi Musibah". Mereka memastikan APBN cukup (Kata Mensesneg 3 Des 2025). Tentu saja cukup! Anggaran untuk event pencitraan, studi banding, atau food security project yang tiba-tiba muncul, angkanya jauh lebih berani. ​Lihat kontrasnya: ​Biaya pemulihan: Rp51,82 Triliun. ​Bantuan yang diserahkan Menag tahap awal: Rp155 Miliar (fakta, 2 Des 2025) – mayoritas dari donasi Baznas dan lembaga lain, bukan murni kucuran APBN Penuh. ​Korban meninggal hampir 1.000 jiwa, tapi Pemerintah Pusat TIDAK MAU menetapkan status Bencana Nasional (fakta, dikritik ekonom karena membatasi ruang fiskal darurat - 1 Des 2025). Kenapa? Karena menetapkan Bencana Nasional berarti pejabat harus kerja, bukan pencitraan. Itu berarti membuka dompet sebesar-besarnya, bukan sekadar mengirim 3-4 pesawat Hercules berisi mi instan. ​Sementara anak-anak di pengungsian merindukan satu piring nasi hangat, elite di Jakarta sibuk berdebat: Apakah lebih penting kerja lapangan atau administrasi? (fakta, alasan belum ditetapkan Bencana Nasional - 3 Des 2025). ​Jutaan nyawa terancam. Ribuan hilang. Puluhan triliun rupiah ludes karena keserakahan yang dilegalkan. Dan kita, yang kehilangan saudara, hanya bisa melihat mereka beradu argumen di podium. ​Kita menabur kemanusiaan, yang kita tuai hanya lip service dan angka kerugian yang membengkak.
Kitabisa - Aplikasi Warga Bantu Warga@kitabisacom

🥀 Data Korban Bencana di Aceh, Sumbar, Sumut, hingga 8 Desember 2025 pukul 20.00 WIB 🥀 Total Korban - 961 orang meninggal dunia - 293 orang hilang - 5.000 orang luka-luka - 1.057.482 pengungsi Detail Korban per Wilayah Sebagai Berikut 📍 Aceh - 389 orang meninggal dunia - 62 orang hilang - 4.300 orang luka-luka 📍 Sumatera Barat - 234 orang meninggal dunia - 95 orang hilang - 113 orang luka-luka 📍 Sumatera Utara - 338 orang meninggal dunia - 136 orang hilang - 650 orang luka-luka Data mengutip BNPB pada 8 Desember 2025 pukul 20.00 WIB Deretan angka ini bukan sekadar statistik. Di balik tiap angkanya ada sosok manusia. Sosok yang dicinta keluarganya sepenuh hati. Sosok yang tak akan pernah terganti. Lukanya abadi 🥀

Indonesia
97
19.9K
33.9K
1.1M
Gina Namira retweetledi
meki
meki@mekitron·
perspektif ttg banjir dan penghancuran lingkungan yg sistemik, sadar kelas, dan punching vertically dr sutradara dokumenter (negeri di bawah kabut, pesantren, etc) shalahuddin siregar🧵
meki tweet mediameki tweet mediameki tweet mediameki tweet media
Indonesia
3
656
1.4K
492.7K
Gina Namira retweetledi
Gina Namira retweetledi
LBH👊 - Lembaga Baku Hantam👊
Ini bakal agak ke mana-mana, but Orang Indo kaga pada karoshi (過労死) soalnya pada ga dpt kerja/kerja tp low income 😭 Bundirnya gegara himpitan ekonomi either krn kaga dpt kerja/ga mampu menuhin kebutuhan hidupnya 😭 Aplg idup kita tuh ga aman: tingkat kejahatan tinggi dgn...
Indonesia
5
465
1.4K
325.3K
Gina Namira retweetledi
Wholesome Side of 𝕏
Wholesome Side of 𝕏@itsme_urstruly·
Different animals getting CT scans
English
42
690
4.9K
395.7K
Gina Namira retweetledi
Jamal Hinton
Jamal Hinton@Jamalhinton12·
Wanda and I are excited to partner with Green Giant for our 10th Thanksgiving. Make sure to follow along!
Jamal Hinton tweet mediaJamal Hinton tweet media
English
571
12.5K
151.3K
19.6M