zun.

28.8K posts

zun. banner
zun.

zun.

@hahabede

hi :3

csui20 Katılım Ağustos 2018
992 Takip Edilen1.3K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
zun.
zun.@hahabede·
welcome back
English
1
0
0
0
zun. retweetledi
 Hansip 
 Hansip @han_dycam·
#Anabel (Analisis Gembel): Besok pas prabowo pidato di DPR (20/05), mungkin dia akan bahas: - Dollar menguat & rupiah melemah karena Rakyat kurang kompak. - Cara menguatkan ekonomi negara dengan Koperasi Desa Merah Putih (??). - Semua butuh pengorbanan (Rakyat yang disuruh berkorban tapi aokwokw) - Bawa-bawa tokoh besar terdahulu yang menyukseskan koperasi. - Tiba-tiba bahas alutsista (si nyambung tuh). - Bahas ketahanan pangan nasional, jadi kalau negara bangkrut gak perlu impor lagi. - Yapping harga bahan pokok tapi gak napak tanah akibat manipulasi orang sekitarnya. - Tiba-tiba nyindir Rakyat & Warganet yang berisik masalah orang desa gak pake dollar kemarin. - Menegur pihak BI selaku rem fiskal karena pelit (tapi dia pengen nyabut REM darurat tersebut bjir). - Nyuruh warga jangan investasi di saham luar negeri (yang pakai dollar). Mending duitnya buat belanja di Kopdes Merah Putih. - Bilang asing akan ketar-ketir kalau kopdes dan swasembada pangan berhasil. - Ngancem DPR kalo gak koperatif presiden bakal ngeluarin PERPU untuk program dia yang jelek itu. - NYALAHIN RAKYAT LAGI DAN KAGAK ADA MINTA MAAF MAAFNYA SI GENDUT INI AOKWOKWOKWK
Ardianto Satriawan@ardisatriawan

Dikasih mic dan jadwal yapping lagi guys. Besok ada berita konyol apa lagi???

Indonesia
153
2K
7.1K
256.8K
zun. retweetledi
The Reds Indonesia
The Reds Indonesia@The_RedsIndo·
SBY buruk, Jokowi buruk. Tapi mereka sama sekali gapernah ngomong kayak gini dalam forum resmi. Seorang presiden, pemimpin negara bicara dengan kapabilitas yang cuma seperti ini. Orang-orang yang memilih dia karena kasihan atau karena apapun, kalian berdosa sekali untuk seluruh manusia di negeri ini. Bajingan kalian dan pilihan kalian. Bedebah.
txtdaripodcast@txtruangpodcast

"mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa desa ga pake dolar, yang pusing yang sering keluar negri" guys, boleh nyerah jadi WNI ga sih kalo pemimpinnya aja kyk gini???😭😭

Indonesia
635
25K
52.3K
1.3M
zun. retweetledi
marvin
marvin@tertamvan_·
ANJING LU SEMUA YANG PILIH PRABOWO.
Indonesia
219
10.6K
31.3K
356.3K
zun. retweetledi
Si Ransel
Si Ransel@siransel24·
Dicritain sama temen yg kerja di bank internasional 3 huruf (depannya bukan B) as economist Salah satu penyebab turunnya idr karena banyak bgt uang panas dan gajelas yg jumlahnya besar (disinyalir uang korupsi) dalam idr itu dibelanjain ke sgd dan usd Beneran org cuma cari duit gak halal di negara ini trus memperlemah mata uangnya
Riz@rizkidwika

Pecah rekor. Terlemah sepanjang sejarah.

Indonesia
301
7.4K
24.1K
1.3M
zun. retweetledi
Path of Men
Path of Men@PathOfMen_·
Top male canon events - grandma dying - 18yr old summer - fumbling a 8/10 who really loved you - teenage love - getting into a fist fight - solo trip - getting fired from your 9-5 - buying your first car
English
98
1.2K
26K
721.7K
zun.
zun.@hahabede·
so that's just the fraction of my entire family
English
0
0
0
341
zun. retweetledi
INFOMITIGASI
INFOMITIGASI@infomitigasi·
GEMPA SKALA VII
INFOMITIGASI tweet media
Indonesia
19
217
878
36.9K
zun. retweetledi
Bayu Aji Bandoro
Bayu Aji Bandoro@bayuajibandoro·
Izin saya menambahkan konteks biar diskusinya lebih tajam. Kasus ini bukan cuma soal "jasa editing dihargai Rp 0." Itu memang bagian paling mencolok dan bikin emosi, tapi masalah strukturalnya lebih dalam. Amsal Christy Sitepu itu videografer yang bikin video profil untuk 20 desa di Kabupaten Karo, masing-masing Rp 30 juta. Videonya jadi, sudah tayang di YouTube, dan 20 kepala desa yang jadi saksi di persidangan bilang tidak ada masalah dengan pekerjaannya. Satu pun tidak ada yang komplain. Yang bikin masalah adalah, auditor Inspektorat Karo menetapkan harga wajar cuma Rp 24,1 juta per video. Selisih Rp 5,9 juta dikali 20 desa, jadilah "kerugian negara" Rp 202 juta. Dan di dalam perhitungan RAB versi auditor itu, lima komponen pekerjaan kreatif, yaitu penciptaan ide/konsep, cutting, editing, dubbing, dan penggunaan mic/clip-on, semuanya dipatok Rp 0. Nol. Alasannya? Tidak ada kwitansi fisik pembelian dari pihak ketiga. Karena proses editing itu terjadi di kepala dan di depan layar komputer, bukan beli semen yang ada notanya. Nah, ini yang perlu kita lihat lebih jernih. Logika auditor itu memang cacat, tapi cacatnya bukan karena orangnya bodoh. Cacatnya karena Standar Harga Satuan di hampir semua pemda di Indonesia memang tidak punya acuan untuk menghargai kerja kognitif. Pemda fasih menghitung harga semen per sak, aspal per ton, konsumsi rapat per orang. Tapi tarif per jam kerja editor video? Biaya amortisasi lisensi software editing? Tidak ada pedomannya. Jadi ketika auditor dihadapkan pada komponen yang tidak bisa dibuktikan dengan nota belanja fisik, mereka ambil jalan paling "aman" secara birokrasi, yaitu menolkannya, daripada dianggap subjektif oleh BPK di atasnya nanti. Tapi bukan berarti itu bisa dibenarkan Yah. Menolkan nilai editing sama saja bilang bahwa raw video bisa langsung jadi video koheren tanpa campur tangan manusia. Menolkan ide kreatif sama saja bilang storyboard, konsep visual, dan narasi itu muncul dari udara kosong. Ini penyangkalan total terhadap kekayaan intelektual. Dan ada masalah hukum yang mungkin luput dari perhatian publik. Amsal didakwa pakai Pasal 3 UU Tipikor, yang intinya soal "menyalahgunakan kewenangan karena jabatan." Masalahnya, Amsal itu vendor swasta. Dia tidak pegang jabatan di pemerintahan, tidak punya akses untuk mencairkan dana APBDes, tidak punya wewenang administratif apa pun. Yang punya wewenang otorisasi pencairan dana itu justru kepala desa. Tapi 20 kepala desa itu cuma dijadikan saksi, bukan tersangka. Yang ditahan justru penyedia jasanya. Agak aneh kalau dipikir, ya. Saya nggak bilang Amsal pasti benar seratus persen. Bisa saja ada selisih harga yang perlu dipertanyakan. Tapi kalau memang ada kelebihan bayar, mekanisme koreksinya seharusnya lewat jalur administrasi atau perdata, bukan langsung dilompati jadi pidana korupsi. Apalagi dengan nominal yang kalau dipecah per desa cuma selisih kurang dari Rp 6 juta. Besok, 30 Maret, Komisi III DPR akan gelar RDPU soal kasus ini. Dan vonis dijadwalkan 1 April. Semoga majelis hakim punya keberanian untuk melihat bahwa ada yang salah dengan cara kita menghargai kerja kreatif di negara ini. Karena kalau preseden ini dibiarkan, siapa yang berani ambil proyek pemerintah lagi? Ini perspektif saya yah, bisa jadi ada sudut yang belum saya lihat.
Indonesia
181
3.9K
7.5K
326.7K
budhe icha
budhe icha@bejirmomen·
Satwa liarr rawrrr
budhe icha tweet mediabudhe icha tweet media
Polski
28
4
431
15.9K