siapa dimana
4.9K posts

siapa dimana
@halfprincesss
hai gais! https://t.co/Tu2nSMGtwH
Katılım Kasım 2019
292 Takip Edilen23.2K Takipçiler

Selamat lebaran semua! Mohon maaf lahir dan batin!
Kita lebaran duluan guys di Arab @hasanalattaas
Menu for today: Ketupat rice cooker + sayur godog betawi + semur kambing made by me 😎


Indonesia
siapa dimana retweetledi

Dari meneduh di kolong beton pinggir jalan, sekarang neduh dari misil di Qatar 😂
Dulu, gw kemana2 cuma pake beat street karna kemampuan ekonomi cuma segitu. Nah di hari itu, gw ngajak anak dan istri main ke rumah temen di serpong.




Indonesia Gawuat@gawuat
@yorayemyu Ceritain coba, mas. Awal mula dari meneduh di kolong jembatan, terus bisa kerja di Qatar? Seru kayaknya
Indonesia
siapa dimana retweetledi

hasilnya:
• ribuan anak-anak keracunan
• 13 orang meninggal karena 1312 (selama aug-sep)
• hampir 1000 orang dijadikan tersangka
• tni masuk posisi sipil
• banyak satwa endemik mati
• banjir bandang di sumatra, ratusan meninggal tapi nggak ditetapkan sbg bencana nasional
tempo.co@tempodotco
Indonesia
siapa dimana retweetledi
siapa dimana retweetledi

BREAKING ⚠️ the Indonesian islamic organization PBNU is trying to silence the facts presented by the national television TRANS 7 about bad habits in spreading Islam (bullying, child labor exploitation, behaviors against Islamic law) and this is PBNU (Nahdlatul Ulama) looks like
Nahdlatul Ulama@nahdlatululama
Karena sudah berulang, karena sudah keterlaluan, karena bernada sinis. Bahkan cenderung menghina nilai-nilai pesantren.
English
siapa dimana retweetledi
siapa dimana retweetledi
siapa dimana retweetledi

My filo moots, i'm with you because we have the same enemies: our governments 🥹
jow 🧸 #1 bambi defender@kseulgijjang
BOO-YA !!!! we've finally got a PH version 😭😭😭😭😭😭
English
siapa dimana retweetledi
siapa dimana retweetledi
siapa dimana retweetledi
siapa dimana retweetledi
siapa dimana retweetledi
siapa dimana retweetledi
siapa dimana retweetledi
siapa dimana retweetledi
siapa dimana retweetledi

"Pada tahun 1998, teman seumuran saya dibunuh aparat. Pada tahun 2025, Affan, yang sebaya dengan anak saya, dibunuh aparat.
Dia tidak seberuntung para polisi muda, yang ayahnya, dan mungkin ibunya, punya sawah untuk dijual.
Ada otak di kepala. Bukankah para polisi itu bisa menggunakannya? Jika ada otak, apakah jadi polisi?
Tahukah kalian bahwa semua keputusan politik di negara ini adalah hasil pilihan kalian? Kalian bilang, "Kami rakyat kecil. Kami ini bisa apa?" Kalau kalian tidak berarti bagi mereka, tidak mungkin mereka akan datang mengemis suara kalian.
Anda, Pak Polisi, Ibu Polisi, mau sampai kapan kalian menggunakan kekerasan untuk menghadapi rakyat? Kami ini bukan musuhmu, Pak. Kami ini tangan kosong. Kami ini hanya menyuarakan suara kami.
Kami yang tertindas, kami yang bekerja hari ini, tanpa tahu besok apakah masih ada lapangan pekerjaan untuk kami. Kami yang setiap hari harus berpikir, "Budget apa lagi yang harus kami bayar?" Biaya UKT kuliah anak kami lagi yang akan naik. "Berapa lagi yang harus kami cari?"
Kalian kemana? Kalian membela anggota Dewan yang berjoget dengan pendapatan 100 juta per bulan. Tapi kalian memukuli kami yang di luar sini.
Kalian bisa bersikap manis pada para anggota Dewan, pada para pejabat. Tetapi mengapa kalian beringas terhadap rakyat?
Tolonglah, balikkan badan kalian, berjuanglah bersama kami rakyat. Apakah kami harus mengadu ke Damkar? Apakah kalian tidak malu ketika kalian sedikit demi sedikit kehilangan fungsinya?
Ketika kalian diperolok bahwa kalian hanya bisa merazia. Ketika ada pencurian, masyarakat meminta bantuan Damkar. Ketika ada kekerasan dalam rumah tangga, masyarakat larinya ke Damkar. Apakah kalian tidak malu?
Kalian berseragam coklat untuk menegakkan keadilan. Untuk membantu kami yang tidak mengerti hukum!"
Ibu Nana
Warga Kotawaringin Barat
Kalimantan Tengah
30 Agustus 2025
Indonesia






![[yesa]](https://pbs.twimg.com/profile_images/1963013401044779008/tsIZLkov.jpg)
![[yesa] tweet media](https://pbs.twimg.com/media/Gz0KTWaaoAUyO7W.jpg)











