Haniful Hakim

4.4K posts

Haniful Hakim banner
Haniful Hakim

Haniful Hakim

@hanifhakim

kuli (agak) modern

Katılım Ağustos 2011
321 Takip Edilen218 Takipçiler
Haniful Hakim retweetledi
intinyadeh
intinyadeh@intinyadeh·
#intinyadeh seorang ibu di Kalideres, Jakarta Barat, tewas terlindas kendaraan iring2an TNI yg melintas. Di CCTV terlihat motor yg diboncengi korban ditabrak truk TNI dr belakang, korban jatuh, terlindas. Meninggal di tempat. Saksi: udh berusaha minggir, truk kecepatan tinggi.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Kasih tau kekuatan netizen Guys, lu pada tau gak ini kejadian bener-bener bikin miris… Seorang ibu meninggal dunia setelah terserempet iring-iringan truk TNI di jalan. Dari kesaksian warga di lokasi, kronologinya cukup jelas dan bikin geleng kepala. Awalnya korban lagi naik motor seperti biasa. Tiba-tiba dari belakang ada iring-iringan truk tentara (sekitar 3 sampai 5 unit) yang melaju cukup cepat sambil klakson terus. Korban sudah berusaha minggir ke pinggir jalan, bahkan saksi bilang posisi mereka sudah ngalah. Tapi masalahnya, iring-iringan ini seperti lagi ngebut atau ngejar kendaraan di depan. Salah satu truk akhirnya nyenggol motor korban dari samping/belakang, bukan sekadar mepet tapi sampai bikin korban jatuh. Begitu jatuh: Korban langsung terpental dan nyungsep di jalan Posisinya masih dekat motor Kondisinya langsung mengenaskan di tempat Saksi yang juga ikut jatuh bilang kalau kejadian itu cepat banget mereka udah minggir tapi tetap kena. Yang bikin makin nyesek: - Ini bukan satu kendaraan, tapi iring-iringan besar (beberapa truk sekaligus) - Korban itu cuma pengendara biasa yang udah berusaha ngalah - Tapi tetap jadi korban karena situasi di jalan yang nggak terkendali Kalau ditarik garis besar: Ada iring-iringan kendaraan besar (militer) Jalan dipakai dengan kecepatan tinggi Pengendara sipil sudah mengalah Tapi tetap terjadi senggolan fatal Dan sampe sekarang belum ada kejelasan kasusnya gimana media juga kagak ada yang beritain cuma liputan 6 doang nih yang angkat

Indonesia
553
15.8K
38.9K
1M
Haniful Hakim retweetledi
UN Human Rights
UN Human Rights@UNHumanRights·
#Indonesia: Deeply concerned by horrific acid attack on Andrie Yunus, the Deputy External Affairs Coordinator of the Commission for Missing Persons and Victims of Violence (@KontraS). Those responsible for this cowardly act of violence must be held to account. HRDs must be protected in their vital work & able to raise without fear issues of public concern. - @volker_turk
English
476
25.7K
37.5K
2.8M
Haniful Hakim retweetledi
S. B. Yudhoyono
S. B. Yudhoyono@SBYudhoyono·
HARI-HARI YANG MENENTUKAN SEJARAH AMERIKA DAN IRAN: PERANG ATAU DAMAI? Jenewa kota yang indah, damai dan saat ini hawanya sejuk. Namun, jam-jam ini, hari-hari mendatang, kota yang penuh legenda ini bisa menjadi saksi sejarah. Bisa melahirkan sebuah “game change” yang berimplikasi besar pada perkembangan dunia. Di penghujung Februari 2026 ini, tengah berlangsung sebuah perundingan dan negosiasi yang sangat penting. Juru runding Amerika Serikat tengah melakukan pertemuan tidak langsung (melalui mediator) dengan juru runding Iran. Banyak kalangan yang tengah menunggu hasil negosiasi itu, utamanya bangsa-bangsa di kawasan Timur Tengah. Sukses atau gagal? Bawa kedamaian, atau sebaliknya menyulut terjadinya peperangan yang dahsyat? Semua tahu bahwa negosiasi, utamanya menyangkut masa depan proyek nuklir Iran itu sesuatu yang sangat rumit dan tidak mudah untuk membangun opsi yang bisa diterima kedua belah pihak. Kepentingan kedua negara sangat berbeda. Ketika perundingan tengah berlangsung, di kawasan Timur Tengah sedang berhadap-hadapan dua negara yang siap berperang. Para juru runding juga harus cerdas membaca pikiran kedua pemimpin yang memberikan mandat pada mereka, Presiden Trump dan Ayatullah Khamenei. Membangun “harmoni” antara juru runding dengan para bosnya mungkin juga sesuatu yang tidak mudah. Sebagai seorang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam resolusi konflik, baik pada tingkat nasional maupun internasional, saya mesti mengatakan bahwa sebuah negosiasi itu sangat melelahkan. Perlu kesabaran, kecerdasan, dan keuletan. Siap untuk berkompromi serta bersedia untuk sebuah “take and give”. Keinginan dan sasaran yang digariskan oleh kedua pemimpin negara juga harus sangat dimengerti. Khusus negosiasi Amerika-Iran ini, saya mengamati bahwa kedua pemimpin mereka, Donald Trump dan Ali Khamenei memiliki “uniqueness”. Keduanya memiliki ego, ambisi dan juga “personal interest”. Trump khawatir kalau sampai gagal, reputasi serta “legacy” indah yang ingin diraih bisa hancur berantakan. Ali Khamenei juga khawatir kalau sengketa sengit dengan Amerika ini, jika nasibnya naas, bisa berakhir dengan pergantian rezim dan “he must go”. Berarti, ini merupakan “survival interest” buat pemimpin Iran itu. Banyak pihak yang memprediksi atau menyimpulkan jika perundingan ini gagal, maka perang besar pun akan segera meletus. Ibaratnya kondisi sudah matang. Tinggal menunggu komando Trump dan Khamenei. Pendapat saya, terjadinya perang yang seolah diniscayakan itu, bisa iya, bisa tidak. Apalagi kalau para jenderal di kedua belah pihak, terus mengawal pengambilan keputusan para pemimpinnya. Trump dan Khamenei tidak akan gegabah dalam memerintahkan tentaranya untuk berperang. Terlalu tinggi risiko dan harga yang harus mereka bayar kalau keputusannya salah. Ada catatan penting bagi seorang “commander-in-chief” untuk mengambil jalan perang guna memenuhi kepentingan nasionalnya. Pertama, apakah perang itu harus dilaksanakan atau masih ada opsi yang lain? Inilah yang sering disebut “war of necessity” dan “war of choice”. Pada akhirnya, kedua belah pihak akan menentukan berperang atau menempuh jalan lain. Kedua, negara siap berperang kalau kalkulasi rasionalnya menjamin bahwa perang dapat dimenangkan. Baik Trump maupun Khamenei harus bisa meyakinkan dirinya sendiri, dengan menggunakan logika dan akal sehatnya, bahwa perang yang ia pilih memang akan bisa dimenangkan. Karena perang terkait dengan nasib dan masa depan rakyat yang dipimpinnya, yang memberikan mandat dan kepercayaan, suara mereka mesti didengar. Pertimbangan dan saran para jenderal dan petinggi militer juga mesti diindahkan, jangan terkubur dengan ego pemimpin yang kelewat tinggi. Bagi Amerika yang boleh dikatakan terus sesumbar untuk menghancurkan Iran (meskipun belakangan Iran juga mengobarkan dan menjanjikan ancaman), perlu dipikirkan dalam-dalam sebelum mengambil keputusan untuk berperang. Maksud saya, jangan-jangan bagi Amerika menang perangnya sulit dicapai, kemudian “exit” atau mengakhiri peperangan juga tidak mudah dilakukan. Ingat kembali pengalaman pahit ketika melakukan peperangan di Vietnam, Irak dan Afghanistan. Ingat, Iran adalah Iran. Iran bukan Irak dan bukan Afghanistan. Terakhir, ada pesan dari seorang warga Indonesia dan juga warga dunia melalui media ini. Bukan hanya untuk Presiden Trump dan Ayatullah Khamenei, tetapi juga untuk seluruh pemimpin politik di dunia yang di tangannya ada sebuah tombol untuk memulai peperangan. Begini pesan saya. Para perwira dan para prajurit itu juga punya jiwa, punya keyakinan, punya akal sehat, dan tentunya punya harapan. Kalau soal berkorban untuk nusa dan bangsa, tentara selalu siap mengorbankan jiwa dan raganya. Hal itu tidak perlu diragukan. Selama 30 tahun saya mengabdi di dunia militer, lima tahun saya pernah bertempur untuk Sang Merah Putih. Namun, sukses sebuah peperangan juga ditentukan oleh apa yang ada dalam hati dan pikiran para prajurit. Ada kalimat indah yang mesti diingat oleh para pemimpin politik – presiden atau perdana menteri – “Soldiers will not fight and die, unless they know what they fight and die for” (Prajurit tidak bertempur dan siap untuk mati, kecuali mereka tahu untuk apa mereka bertempur dan mati) *SBY*
Indonesia
731
7.3K
30.1K
2M
Haniful Hakim retweetledi
Claude
Claude@claudeai·
🎨 Creative Exploration of Opus 4.6 - Conductr by Asep Bagja Priandana Play chords on a MIDI controller and Claude follows along, directing a four-track generative band around you. Runs on a C/WASM engine at ~15ms latency.
English
33
221
1.9K
322.2K
Catholic 𐕣
Catholic 𐕣@myshawti·
Sementara aku baru mengokang senjata, bripda Joni mempersiapkan peralatan perang. Seperti granat, peluru dan tak lupa menambahkan rompi supaya aku tetap safety. Bripda Joni: Ndul ini granatnya sudah siap! Gundul: oh iya bripda Joni (mendengar itu lantas aku kembali ke mobil mengambil granat untuk hidangan penutup)
Indonesia
60
988
5.7K
430.7K
Haniful Hakim retweetledi
Patra Gumala
Patra Gumala@patragumala·
Pak Prabowo ponakannya banyak amat ya ga abis2 perasaan dah
Indonesia
190
4.4K
21K
484.9K
Haniful Hakim retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Penjual Es Kue di Kemayoran Dianiaya Polisi dan Tentara “Ini di dada, sampai bahu. Saya ditonjok, disabet pakai selang, ditendang pakai sepatu, disuruh ngaku. Saya bilang ini es beneran, tapi tetap dipukul,” ucapnya.
tempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
1.2K
15.3K
53.2K
2.4M
Humas Polri
Humas Polri@DivHumas_Polri·
Dapur di cek dari subuh 🌅 Bahan di tes, menu diawasi 🍽️ Anak-anak kita diperlakukan seperti VIP 👶✨ SPPG Polri Cipinang dapat nilai A+ dari BPOM ✅ Bukan cuma tersedia, tapi aman, bergizi, dan layak. Karena masa depan bangsa dimulai dari isi piring hari ini 🇮🇩💪 Polri hadir, bekerja nyata untuk generasi unggul. #PolriHadir #SPPGPolri #MakanBergiziGratis #PelayananUntukMasyarakat #PolriPeduli #GenerasiEmas2045 #BPOMAPlus #KerjaNyataPolri
Indonesia
1.3K
82
330
484.7K
Haniful Hakim retweetledi
TxtdariHI
TxtdariHI@TxtdariHI·
Resmi! Presiden Prabowo menandatangani Piagam Dewan Perdamaian untuk Gaza di sela-sela WEF 2026. Menurut Prabowo ini sebagai wujud komitmen Indonesia dalam memperjuangkan solusi dua negara bagi Palestina.
TxtdariHI tweet mediaTxtdariHI tweet mediaTxtdariHI tweet media
Indonesia
1.8K
3.3K
13.7K
3.7M
Haniful Hakim retweetledi
mardial
mardial@_mardial_·
Setiap kali ada dokter yang ngasih saran "jangan stres ya" gw cuma bisa bilang dalam hati "bagimana caranya nggak stres in this economy dawg??"
Indonesia
179
14.7K
46.5K
715.6K
Haniful Hakim retweetledi
terminally onλine εngineer
software engineers after automating software engineering and having no jobs
terminally onλine εngineer tweet media
English
71
324
5.7K
144K
Haniful Hakim retweetledi
Salim A. Fillah
Salim A. Fillah@salimafillah·
Tolong bagikan postingan ini ya 🙏🏽🙏🏽
Salim A. Fillah tweet mediaSalim A. Fillah tweet mediaSalim A. Fillah tweet mediaSalim A. Fillah tweet media
Indonesia
53
9.3K
9.8K
370.8K
Haniful Hakim retweetledi
jordi
jordi@jordienr·
remember to update your footer
jordi tweet media
English
199
356
7K
354.9K
Haniful Hakim retweetledi
:)
:)@Outstandjing·
@nahla_widia Beliau adalah anggota Kabinet Merah Putih Bersama Mendagri dan Menhan menjadi Triumvirat, benteng penjaga kelanjutan penyelenggaraan Negara Ujung tombak, arsitek kebijakan, dan penjaga ideologi Bangsa di kancah dunia Kita adalah bangsa yang besar!
Indonesia
22
23
193
12.5K
Haniful Hakim retweetledi
kumparan
kumparan@kumparan·
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkap beratnya perjuangan prajurit dan relawan dalam menangani bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia meminta publik melihat kerja di lapangan secara utuh, bukan hanya dari sisi kekurangannya. Maruli menilai para petugas telah bekerja siang dan malam dalam kondisi ekstrem, namun kerap dinilai lambat. Ia berharap kekurangan yang ada disampaikan langsung kepada pihak terkait, bukan hanya diekspos di media. Dalam penanganan bencana ini, TNI juga mengalami duka. Maruli menyebut tiga anggotanya gugur, bahkan ada prajurit yang keluarganya menjadi korban bencana, sehingga dukungan moral sangat dibutuhkan oleh petugas di lapangan. Ia menegaskan penanganan bencana tidak akan selesai jika semua pihak saling menyalahkan. Menurutnya, kekompakan dan empati penting, baik untuk para korban maupun petugas yang bekerja dalam keterbatasan dan risiko tinggi. 📸: Dok. Sekretariat Presiden. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. #newsupdate #update #news #vidol #kumparan
Indonesia
148
25
66
47.8K
Haniful Hakim retweetledi