hazel
257 posts


halo👋🏻 ada yang mau barter kuesioner sama aku? aku butuh 30 responden lagi
kriteria:
1. Berusia Minimal 17 tahun
2. Pernah menggunakan Garuda Indonesia rute domestik dari tahun 2020-2025.
Yang mau barter boleh banget rep link/dm yaa, thankyou🌟
forms.gle/mqh2Jnbo7GKLoC…
Indonesia

halo semuanya! 👕🌿
ada yang mau barter kuesioner ga? aku masih butuh 50 responden lagi
forms.gle/AkH6EsHq2iKk6d…
kriteria : pernah membeli atau menggunakan produk uniqlo
rep di bawah ya link kalian ^___^
Indonesia

@pikapikukonyaku Hii kak, ini kuesioner punyaku yaa🙌🏻 boleh tolong diisi dengan teliti dan sesuai keadaan yang dialami ya!
forms.gle/mqh2Jnbo7GKLoC…
terimakasih atas bantuan dan partisipasinya🌟🙌🏻☺️
Indonesia

@rOsiethexplorer hi udah aku isi yaa, barangkali kamu sesuai kriteria responden aku boleh bantu isi yang aku yaa
forms.gle/mqh2Jnbo7GKLoC…
Indonesia

halooo guisyy, apakah ada yang mau barter kuesioner sama akuu?? Aku masih butuh 71 responden 🥹🥹. Berikut kriteria nya :
1. Mahasiswa
2. Aktif menggunakan QRIS
Link kuesioner :
docs.google.com/forms/d/1SKN3B…
Indonesia
hazel retweetledi

@iPopBase “kalo ga suka, tolak aja” 😅 this is another example of how obsession and unhealthy attachment can turn into violence against women. i truly hope men understand that they’re not entitled to any reciprocal attention or feelings from women. manage your emotions for god’s sake!!
English
hazel retweetledi
hazel retweetledi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Jumlah korban meninggal mencapai 1.016 orang, Senin (15/12/2025), pukul 10.00 WIB.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, per Minggu (14/12), korban meninggal dunia di Sumatera bertambah 10 orang.
“Sementara itu, jumlah korban hilang menurun dari 217 orang menjadi 212 orang, seiring proses identifikasi dan sinkronisasi data kependudukan lintas daerah,” kata Abdul saat konferensi pers Update Penanganan Bencana Hidrometeorologi Aceh di Pusat Informasi dan Media Center, di Kantor Gubernur Aceh di Banda Aceh, Minggu(14/12).
Abdul bilang operasi search and rescue (SAR) korban bencana hidrometeorologi di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat, dilakukan secara terukur dan terkoordinasi.
“Operasi SAR kami sesuaikan dengan data korban hilang yang dilaporkan di masing-masing kabupaten/kota,” kata dia.
Menurut Abdul, dalam kurun waktu sepekan terakhir, jumlah korban hilang berkurang 58 orang, seiring temukan sejumlah korban yang sebelumnya dilaporkan hilang. Penurunan ini juga dipengaruhi oleh hasil verifikasi ulang berbasis kecamatan yang dilakukan pemerintah daerah.
“Proses identifikasi di lapangan sangat dinamis. Ada kasus khusus, misalnya jasad yang ditemukan di area pemakaman dan ternyata merupakan warga yang telah meninggal sebelum bencana. Setelah diverifikasi, data korban akan disesuaikan,” ucapnya.
| Narasi Daily

Indonesia
hazel retweetledi
hazel retweetledi

Jumlah korban meninggal dunia dalam banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat telah menembus 1.006 jiwa, Sabtu (13/12) petang. Adapun jumlah pengungsi nyaris menembus angka satu juta di tiga provinsi. bbc.com/indonesia/arti…

Indonesia
hazel retweetledi

Satu juta. Angka itu bukan statistik. Itu adalah 1.057.482 tatapan kosong di tenda pengungsian, bau basah dari pakaian yang tak sempat diselamatkan, dan 961 kursi kosong di meja makan yang takkan pernah terisi lagi.
Kau tahu apa yang paling menjijikkan dari data 961 nyawa melayang dan hampir seribu orang hilang ini? Estimasi biaya pemulihan.
BNPB bilang, butuh Rp51,82 triliun untuk memulihkan Aceh, Sumbar, dan Sumut. Bayangkan. Kerugian yang disebabkan oleh kelalaian sistematis pembalakan liar, tata ruang abal-abal, dan penegakan hukum tumpul terhadap korporasi perusak kini harus ditanggung negara. Uang kita.
Pejabat datang, pasang wajah prihatin di depan kamera, bilang "Indonesia Mampu Atasi Musibah". Mereka memastikan APBN cukup (Kata Mensesneg 3 Des 2025). Tentu saja cukup! Anggaran untuk event pencitraan, studi banding, atau food security project yang tiba-tiba muncul, angkanya jauh lebih berani.
Lihat kontrasnya:
Biaya pemulihan: Rp51,82 Triliun.
Bantuan yang diserahkan Menag tahap awal: Rp155 Miliar (fakta, 2 Des 2025) – mayoritas dari donasi Baznas dan lembaga lain, bukan murni kucuran APBN Penuh.
Korban meninggal hampir 1.000 jiwa, tapi Pemerintah Pusat TIDAK MAU menetapkan status Bencana Nasional (fakta, dikritik ekonom karena membatasi ruang fiskal darurat - 1 Des 2025). Kenapa? Karena menetapkan Bencana Nasional berarti pejabat harus kerja, bukan pencitraan. Itu berarti membuka dompet sebesar-besarnya, bukan sekadar mengirim 3-4 pesawat Hercules berisi mi instan.
Sementara anak-anak di pengungsian merindukan satu piring nasi hangat, elite di Jakarta sibuk berdebat: Apakah lebih penting kerja lapangan atau administrasi? (fakta, alasan belum ditetapkan Bencana Nasional - 3 Des 2025).
Jutaan nyawa terancam. Ribuan hilang. Puluhan triliun rupiah ludes karena keserakahan yang dilegalkan. Dan kita, yang kehilangan saudara, hanya bisa melihat mereka beradu argumen di podium.
Kita menabur kemanusiaan, yang kita tuai hanya lip service dan angka kerugian yang membengkak.
Kitabisa - Aplikasi Warga Bantu Warga@kitabisacom
🥀 Data Korban Bencana di Aceh, Sumbar, Sumut, hingga 8 Desember 2025 pukul 20.00 WIB 🥀 Total Korban - 961 orang meninggal dunia - 293 orang hilang - 5.000 orang luka-luka - 1.057.482 pengungsi Detail Korban per Wilayah Sebagai Berikut 📍 Aceh - 389 orang meninggal dunia - 62 orang hilang - 4.300 orang luka-luka 📍 Sumatera Barat - 234 orang meninggal dunia - 95 orang hilang - 113 orang luka-luka 📍 Sumatera Utara - 338 orang meninggal dunia - 136 orang hilang - 650 orang luka-luka Data mengutip BNPB pada 8 Desember 2025 pukul 20.00 WIB Deretan angka ini bukan sekadar statistik. Di balik tiap angkanya ada sosok manusia. Sosok yang dicinta keluarganya sepenuh hati. Sosok yang tak akan pernah terganti. Lukanya abadi 🥀
Indonesia











