Sabitlenmiş Tweet
라마 노비타
23.4K posts


@ihacomingyu @baseconvo Kek nya pada gk paham deh sama mksdnya. Lu semua semua baca kronologi pelan2 dulu. Dan yg bilang gw cweknya, sorry bukan gw org biasa yg liat menfes ini, ga usah lu fitnah2 gw
Indonesia

@tanyarlfes Gak semua orang harus ngertiin bad mood lo! Lo yang gak mood, tapi orang yang didamprat. Apasih?!!!
Indonesia

@baseconvo Kak aku udah bersuami anak 2, terang2an fan girling depan suami sama anak2 ku dia cuma bilang “kasian mana udah tua” 😩😩😩
Tapi gak pernah larang aku nonton konser, beli album merch dan lain2.
Jadi coba kamu pikirkan baik2 hubungan mu dengan cowok mu itu 😮💨
Indonesia

@LambeSahamjja Kayanya banyak yang comment disini gak terlalu baca utasnya. Uang 25k itu “hanya uang jajan/uang saku” -bensin motor terpisah- “suami dibawain bekal” sama istrinya. Jadi 25k itu pure uang jajan or means nya si suami punya uang pegangan disamping uang 25k perhari itu
Indonesia

@accholate @LambeSahamjja Tapi itu diluar uang bensin dan lain2. Jadi emang pure uang jajan aja. Dan juga suaminya dibekelin sama istrinya
Indonesia

@LambeSahamjja tapi ya maaf nih, anak sma aja skrng jajannya 50k/hari itu belum include bensin uang main dll, soalnya saya juga segitu jajannya pas sma. kalau menurutku untuk gaji 11juta, kpr, les anak dan sekolah, itu kurang sopan kalau “uang saku” suami anda cuma 25k
Indonesia
라마 노비타 retweetledi

Guys aku saranin ya kalau Data Pribadi kalian udah disebar luaskan seperti ini, Tagihannya jangan dibayar sepersen pun ya! Mereka sudah melunaskannya dengan cara seperti itu!
Penyebaran data pribadi tanpa izin di Indonesia diatur dalam UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dan UU ITE. Pelaku dapat dipidana penjara hingga 10 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar (Pasal 65, 67 UU PDP) atau denda hingga Rp2 miliar (Pasal 32 UU ITE). Data yang disebarkan mencakup KTP, data biometrik, keuangan, dan data spesifik lainnya.
Penyebaran Data Pribadi yang dilakukan oleh pihak DC pinjol sudah bukan hal tabu yang harus ditakuti, saya sudah menjumpai banyak postingan di Facebook.
Mostly reaksi orang yang melihatnya bukan sesuatu yang memalukan, justru orang-orang akan bereaksi ke akun si DC nya karena dianggap tidak beretika melakukan penagihan dan kebanyakan akan mengolok-olok akun si DC nya.
Jadi jangan merasa takut atau malu karena data kalian disebar ya, penyebaran data pribadi dianggap lunas.
Indie@halfofindie
aw ada dc ngepoin tiktok akuw nich
Indonesia

@tanyarlfes Gw makan dua2nya, ada namanya makan siang dan makan sore yes!!!
Indonesia

@MsPiazon Aku bayaran doang yg masih diurus sama orang tua waktu awal2 sebelum kerja. Jadi bilyet pembayaran nya aku minta ke sekre terus aku kasih mama aku buat bayar di bank, tapi urus matkul dan kelas ya aku sendiri
Tapi setelah kerja, aku bayar kuliah sendiri jadi aku sendiri yg urus
Indonesia

@HIDUPFUFUFAFA @sandyastina @angga_fzn Lah itu udh tau kalau salah pilih suami resiko sendiri makanya dia kerja dan pilihan titip anak di daycare. Emang sodara gak punya kehidupan sendiri? Klo keluarganya deket? Klo gak? Lu mending diem deh, klo gak bisaa berempati, gak usah komen apa2!
Indonesia

@sandyastina @angga_fzn Suami gk ada? Janda ditinggal meninggal apa cerai? Klu cerai kan masih tanggung jawab bapaknya, klu bapaknya gk mau tanggung jawab ya resiko sendiri milih suami kek gtu, apalagi sampek punya anak, trus emang gk punya keluarga atau saudara yg bisa dititipin?🥱🥱🥱
Indonesia
라마 노비타 retweetledi

@tanyarlfes Baru pacaran mba, gw udah nikah love lang gw juga gak semua terpenuhi. Tapi ada yg namanya komunikasi, akhirnya gw sering ngomong sama laki gw kalau bisa gak bengini, aku mau deh kamu begini. Walaupun dilakuin pas gw minta tapi dia lakuin itu pointnya
Indonesia
라마 노비타 retweetledi

Teman-teman mohon bantuannya bersuara agar kasus uang jemaat sebesar 28 miliar yang raib di tipu oknum BNI bisa selesai.
Kasus ini sudah berlangsung lama namun tak ada itikad baik,.
@DivHumas_Polri @KejaksaanRI @prabowo
No viral no justice kata @mohmahfudmd
Bantu RT 🙏

Indonesia
라마 노비타 retweetledi

Guys, ini gilaa sihh
Suster Natalia.
Perempuan yang tidak menikah.
Tidak punya harta pribadi.
Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri
tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya.
bahkan dia bilang
ke teman dia yang suster juga
dia akan masuk penjara.
dia cerita
Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu,
saya selalu katakan:
mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung.
Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya.
Kronologi yang perlu semua orang pahami:
Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah.
Umat menabung perak demi perak.
Untuk sekolah anak.
Untuk biaya sakit.
Untuk masa depan.
Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota.
Di 2019 Andi Hakim Febriansyah
Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara
mendatangi pengurus CU.
Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment
dengan bunga 8% per tahun.
Lebih tinggi dari deposito biasa.
Pengurus percaya.
Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015?
Tujuh tahun berjalan.
Bunga masuk rutin setiap bulan.
Tidak ada masalah.
Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh:
CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota.
Bertahap minta Rp2 miliar dulu.
Januari 2026 tidak cair.
Februari 2026 tidak cair.
5 Februari Suster Natalia panggil Andi.
Andi bilang besok.
Besok tidak cair.
Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya.
Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti.
Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang.
Tapi kepala kas baru.
Dengan kalimat yang mengubah segalanya:
Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi.
Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI.
Suster Natalia pingsan lima menit.
Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu:
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti.
Tapi Andi salah hitung.
Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan.
Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata.
Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand.
Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster."
Masih janjikan pencairan.
Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu.
Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya.
Uangnya?
Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU.
Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan:
BNI melakukan verifikasi internal sendiri.
Tanpa transparansi.
Tanpa melibatkan korban dalam proses.
Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar.
Dari Rp28 miliar lebih.
Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak.
Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai.
Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras.
Karena:
Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya.
Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun.
Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban.
POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya.
Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal.
Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban:
Enam kali mediasi.
Satu kali aksi damai.
Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban.
Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung.
Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri.
Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI.
Bukan di tangan korban.
Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin.
Satu hal yang tidak bisa diabaikan:
Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang.
Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses.
Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya.
"Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak."
BNI adalah bank BUMN.
Bank milik negara.
Diawasi oleh OJK.
Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia.
Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka.
BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya.
Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim.
Korban menyimpan uang kepada BNI.
Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian.
Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa.
Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia

@Alqadriwahyu14 @LyannaMais44347 @seijhu @SosmedAnu Lah sama ras mu juga sebagian ada yg mokondo, malas kerja, main judol, sewa pelacur, tukang selingkuh, morotin harta mertua, patriarki, KDRT, tdk menghormati mertuanya yg notaben adalah orang tua dari istrinya, gak mau ngurus anak. Mau kau bilang apa ras mu yg seperti itu, benalu
Indonesia

@LyannaMais44347 @seijhu @SosmedAnu Memang ada sebagian laki2 seperti itu, itu produk gagal, tapi wanita juga banyak banget yg kerjanya melorotin suami, selingkuh, hamburkan uang, menyerang secara verbal mertuanya, yg notaben adalah orang tua dari lakinya, apa yg mau kau bilang sama Ras mu yg seperti itu, jual diri
Indonesia

@tanyakanrl Nder, aku aja pakai uang lebaran anak ku aku izin dulu. Walau dia jg blm ada yg mau dibeli tapi itu tetap hak anak ku.
Makasih ya sudah menjadi kakak yg bela adiknya, nextnya kayanya orang tua mu gak ush dikasih tau kalau adik mu mau beli apa (selama bukan hal negatif)
Indonesia

@yappingfess Jahat banget ya Allah. Siapapun kamu yang punya utas, peluk jauuhh!! Ada banyak alasan kenapa kamu ada didunia kak, mungkin salah satunya bukan ibu kamu, tapi yakinlah banyak yang sayang sama kamu. Semangat ya kak!!! Allah maha melihat semuanya dan gak akan ninggalin kamu!! 🩷🩷
Indonesia

@annadmaya2 @rnadhirad @AymanAlatas Mending belajar deh mba, capek banget ngeladenin orang yang sekolah cuma buat dapet ijasah bukan ilmu
Indonesia

@rnadhirad @AymanAlatas Pdhl dokter jg sdh di vaksin kan? Knp bisa kena n parah juga? Vaksin jg ada masa kadaluarsanya di badan, trus mau dicucuk berapa ratus kali spy kebal bos???
Trus kamu pasti nanya...knp bukan yg antivaks yg kena n mati ya kan? Heran kan? Artimya apa??
PIKIR!!!
Indonesia
라마 노비타 retweetledi

Jin
BTS THE COMEBACK LIVE | ARIRANG. March 21 8pm KST / 4am PT. LIVE worldwide exclusively on Netflix. #BTSLiveonNetflix #BTS_ARIRANG

English
























