Ifa Zulfa

14.7K posts

Ifa Zulfa banner
Ifa Zulfa

Ifa Zulfa

@ifazulfa_

Mors ultima linea rerum est || Spikolog - Tukang sepik

Katılım Şubat 2013
150 Takip Edilen456 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Ifa Zulfa
Ifa Zulfa@ifazulfa_·
Rekomendasi buku bagus buat dibaca di tahun 2020 🙂 Monggo ditambahin yaaa kalau ada
Indonesia
1
14
25
0
Ifa Zulfa retweetledi
kale
kale@kalistohenituse·
BJ Habibie Butuh 35 Menteri buat bikin rupiah dari 16.800 ke 6.550. Sedangkan Prabowo butuh 48 Menteri, 5 Pejabat Sekelas Menteri, 56 Wakil Menteri untuk membuat rupiah dari 16.000 ke 17.400
folkative@insidefolkative

Dolar AS tembus 17.404

Indonesia
451
23.2K
55.2K
936.5K
Ifa Zulfa retweetledi
sumi🌽
sumi🌽@yiqiyisu_sumi·
🍠🍙👀🧑‍🍳
sumi🌽 tweet media
QME
2
196
2K
33.5K
Ifa Zulfa
Ifa Zulfa@ifazulfa_·
Nggak bisa tidur karena kepikiran teman-temanku yang sedang menjalani hal-hal berat di hidupnya saat ini. Semoga kalian dikuatkan, dimudahkan, dan diberikan kesehatan dan hati yang lapaaaaaangggggggg kaya lapangan bola
Indonesia
0
0
1
20
Ifa Zulfa retweetledi
エビバディ動画
エビバディ動画@buzz_video_buzz·
セリアで買ったドラえもん薄すぎるw
エビバディ動画 tweet mediaエビバディ動画 tweet media
日本語
24
71
2.7K
748.5K
Ifa Zulfa
Ifa Zulfa@ifazulfa_·
@vyowiz_ Ya ada. Buanyak. Ya dijalani sedetik demi sedetik aja, ga punya tutorial bertahan, karena tiap saat berasa survival mode. Kesepian itu ada, pasti ada. Tapi kan ini bagian dari risiko. Lagipula, kesepian terasa lebih mudah buatku drpd berelasi atau bergantung pd org yg salah.
Indonesia
0
0
0
4
vyooo
vyooo@vyowiz_·
Ada nggak di sini yang bener-bener menjalani hidup sendirian? Bukan cuma soal status, tapi memang nggak punya tempat pulang secara emosional. Nggak ada orang yang bisa diajak cerita tanpa takut jadi beban. Nggak ada bahu buat bersandar saat capek sama hidup. Semuanya dipikul sendiri, diproses sendiri, disembuhkan sendiri. Kalau iya, gimana cara kalian bertahan?
Indonesia
185
330
1.3K
65.3K
Ifa Zulfa retweetledi
Kukuh Adi D.
Kukuh Adi D.@kukuhya·
Ga menyedihkan sama sekali kok. Jadi ga mesti dirayakan sebegitunya. Orang sistem dan stigma aja lebih banyak banyak berpihak ke laki-laki. Makanya penting perempuan dapet hak-haknya. Karena kebanyakan hak-hak basic, yang dengan mudah didapetin laki laki, gak didapetin perempuan.
Indonesia
56
590
2K
277.8K
Ifa Zulfa retweetledi
Ifa Zulfa retweetledi
Geger Riyanto
Geger Riyanto@gegerriy·
Ada hari-hari di mana seseorang cuma ingin berfungsi dan tidak ingin banyak merasakan
Indonesia
5
2.8K
6.3K
122.1K
Ifa Zulfa retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
sedih keinget ini:
muklas tweet media
Indonesia
25
248
1.1K
14.1K
Ifa Zulfa retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
420
20.8K
51.7K
1.4M
Ifa Zulfa retweetledi
M
M@nocturama_·
The final stage of grief is doing a master’s degree actually
English
860
31.1K
196.8K
4.9M
Ifa Zulfa retweetledi
Mohamad Fuad
Mohamad Fuad@_BangFu·
Ada donks. Karena gak ada di program 01 dan 03 bikin MBG Sampe sini faham nggak?
IndraS77@Indra77Sahaja

@_BangFu Emangnya ada jaminan klo 01 atau 03 yg menang, harga harga gak akan naik? 😏

Indonesia
219
14.9K
55K
974.3K
Ifa Zulfa
Ifa Zulfa@ifazulfa_·
Manggil diri sendiri pake nama, kaya tokek 😭🙏🏻
Indonesia
0
0
0
13
Ifa Zulfa retweetledi
Dai メ𝟶 (ia)
Dai メ𝟶 (ia)@_afterpartyguy·
kejatuhan negara dimulai dari direndahkannya pendidikan
Indonesia
50
24.7K
58.6K
565.5K