I L M I retweetledi
I L M I
13.3K posts

I L M I retweetledi

Halo teman teman, perkenalkan saya Arya Nayaka keponakan dari Arya Daru Pangayunan diplomat muda yang meninggal secara tidak wajar di kostannya pada hari selasa kemarin (08/07/2025) saya disini ingin mengajak kalian semua untuk bersama sama meramaikan tagar #JusticeforDaru


Indonesia
I L M I retweetledi
I L M I retweetledi

BESOK IMAM INI DIEKSEKUSI M@TI
Ramai di influencer berbagai negara mengingatkan bahwa besok warga muslim AS yang terbukti tidak bersalah tetap akan dieksekusi m@ti hari ini
.
Melalui tes dna Beliau terbukti tdk bersalah tetapi tetap dilanjutkan proses. Speak up yuk Bisa ikutan petisi di action.cqir.com dan orang yg akan mengeksekusinya adalah gub missouri @GovParsonMO
Indonesia

Mari bantu ratna ayu yang sedang berjuang pulih dari kecelakaan motor. Setiap donasi Anda sangat berarti untuk biaya perawatan dan pemulihannya.
Terima kasih. Bantu Donasi dengan klik kitabisa.com/campaign/bantu…
Indonesia
I L M I retweetledi
I L M I retweetledi
I L M I retweetledi

*take a deep breath*
Bismillahirrahmanirrahim..
Bestie, awalnya kalian memfitnah soal Pak Prabowo menggunakan Kemenhan untuk bayar influencer.
Saya informasikan bahwa ini misi kemanusiaan dan tidak ada bayaran. Jadi influencer yg berkenan hadir untuk ikut menyebarkan kebaikan ini, silakan datang.
Lalu kalian marah lagi kenapa bukan Mensos atau Menlu yg kasih bantuan?
Saya jelasin kalo kapal RS itu milik TNI AL yg secara administrasi ada di bawah naungan Menhan.
Lalu, kalian munculkan permasalahan baru lagi “kenapa harus undang influencer kan cukup pake media nasional.” 🫠
Gini Bestie, beberapa event pemerintahan sebelum pemilu ini udah sering kok undang temen-temen influencer.
Salah satu contoh waktu pak Sandiaga Uno sbg Kemenparekraf kunjungan wisata ke Bima, beliau mengajak Atta, Aurel, dan Rigen kesana. Melalui sosial media mereka, masyarakat awam jadi lebih banyak yg tau tentang program desa wisata ini.
Jadi kalo aku telaah, kalian tuh emang udah ketutup sama kebencian aja jadi sekalipun yg dilakukan adalah kebaikan, akan selalu terlihat salah.
Indonesia
I L M I retweetledi

BREAKING NEWS :
Kebiadaban diluar batas, Zionist IsraHell menembak kepala seorang anak berusia 15 tahun, Basil Sulaiman Abu-Elwafa di Jenin.
Apakah PBB akan terus menutup mata terhadap dendam kesumat tanpa batas para kriminal kemanusiaan IsraHell dengan anak-anak Palestina..?!
8200 anak-anak Palestina terbunuh di Gaza dalam waktu kurang dari satu setengah bulan.
Saya harus mengulangi ini, bayangkan.., 𝗸𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝟭,𝟱 𝗯𝘂𝗹𝗮𝗻 𝟴𝟮𝟬𝟬 𝗻𝘆𝗮𝘄𝗮 𝗮𝗻𝗮𝗸-𝗮𝗻𝗮𝗸 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗿𝗲𝗻𝗴𝗴𝘂𝘁..?
Bagaimana jika ini menimpa para anak-anak di Amerika Serikat, Inggris, Italia..?, apakah PBB tetap bungkam..?
Indonesia
I L M I retweetledi

ZERO METER STRATEGY
Berbeda dengan tentara Zionis Israel yg bisa dengan mudahnya menghambur-hamburkan amunisi senjatanya. Para pejuang Palestina yg tergabung dalam Brigade Izzuddin Al Qassam-nya Hamas, Brigade Saraya Al Quds-nya PIJ, dan Brigade Syahidin Fil Quds-nya Fatah (terkait sayap militer kelompok pembebasan Palestina dibahas pada kesempatan lain), menerapkan strategi zero meter atau jarak sangat dekat atau akurat. Sehingga penggunaan amunisi sangat efektif dan tentunya diperlukan skill individu yg sangat mumpuni.
Apa sebab? Pertama dan utama, tentunya terkait dengan larangan pemubadziran. Bagaimana pun, pemubadziran adalah larangan dari Allah yg sudah ditetapkan.
Kedua, terkait dengan efisiensi. Amunisi yg dimiliki oleh para pejuang itu ‘terbatas’ dan diperoleh dengan cara yg sulit. Palestina adalah negara yg tidak memiliki angkatan bersenjata karena tidak diperbolehkan. Sehingga tidak bisa membeli alutsista (alat utama sistem senjata) secara resmi. Butir per butir itu adalah amanah dari saudara Muslim lainnya yg bahu membahu mengadakannya. Bayangkan saja, bantuan sosial kemanusiaan saja begitu sulit masuk perbatasan Rafah dan Gaza. Apalah lagi bantuan ‘dalam bentuk’ lainnya.
Ditambah lagi, negara dan atau pihak lain tidak bisa mengirimkan alutsista dengan ‘legal’. Setiap butir peluru adalah amanah yg dipertanggungjawabkan. Maka sedari ‘latihan’, para pejuang Palestina memiliki dipaksa sedemikian rupa untuk akurat, terarah, terukur.
Tak heran jika skill dan mentalitas pejuang Palestiba begitu istimewa. Mereka tak digaji bulanan sebagaimana ‘militer’ konvensional. Mereka betul-betul mengabdi pada Allah dan ibu pertiwi mereka: Palestina.
Itulah kenapa seringkali Panglima Abu Ubaidah acapkali menyampaikan bahwa tujuan mereka merekam dan mengupload strategi Zero Meter ini adalah untuk ‘pelaporan’ kepada mereka yg telah mewakafkan hartanya untuk menyediakan peralatan perang. Selain itu juga adalah untuk pembelajaran. Walau memang pembelajaran yg cukup sulit untuk ditiru sepertinya. Karena beda ‘mentalitas’. Karena bagaimana pun, Zero Meter Strategy ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yg ketika berperang memiliki tujuan yg ‘bukan’ saja tentang kemenangan. Melainkan juga kemuliaan di akhir kehidupan.

Indonesia
I L M I retweetledi
I L M I retweetledi
I L M I retweetledi
I L M I retweetledi
I L M I retweetledi

HENDRA SETIAWAN
"Saya sendiri harus realitis ini jadi Kejuaraan Dunia terakhir. Tahun 2025 saya sudah berusia 41 tahun. Harusnya yang junior yang gantian maju menggantikan saya."
MOHAMMAD AHSAN
"Ini merupakan Kejuaraan Dunia yang terakhir bagi saya. Banyak kenangan indah. Ada menang dan kalah. Bersyukur bisa melewati dan bisa selesai.
"Sebenarnya ada target tahun ini bisa bawa medali. Tetapi hari ini kami kalah. Ya harus diterima. Dulu saat kecil, cita-cita saya ingin jadi juara dunia. Alhamdulillah bisa tercapai. Tampil di Kejuaraan Dunia itu akan jadi kenangan indah bagi saya."
"Untuk pemain-pemain ganda putra Indonesia, memang harus kerja keras lagi. Cuma yang harus diingat, pemain muda itu butuh proses. Semua pemain ganda putra Indonesia itu pekerja keras. Saya yakin junior saya ini akan bisa bangkit."
Hendra/Ahsan terhenti di perempat final Kejuaraan Dunia 2023. Mereka dikalahkan Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae 🇰🇷 19-21 dan 17-21.
Hendra dan Ahsan mengatakan ini adalah kejuaraan dunia terakhir bagi mereka.
Sepanjang kariernya, Hendra menjadi juara dunia 4 kali yakni pada 2007 (bersama mendiang Markis Kido), lalu bersama Ahsan juara lagi pada 2013, 2015, dan 2019.
Terima kasih, legenda!
🎙️via PP PBSI

Indonesia
I L M I retweetledi
















