Intan Mei

32.1K posts

Intan Mei banner
Intan Mei

Intan Mei

@intmei

Thank God for paracetamol.

Jakarta Katılım Mayıs 2009
283 Takip Edilen512 Takipçiler
Intan Mei retweetledi
𝕷𝖚𝖈𝖎𝖋𝖊𝖗
𝕷𝖚𝖈𝖎𝖋𝖊𝖗@LucifersTweetz·
The difference between humans and animals is that animals won’t let the dumbest ones lead the pack.
English
501
34.7K
161.9K
3M
Intan Mei retweetledi
Bivitri Susanti
Bivitri Susanti@BivitriS·
ASN=Aparatur Sipil NEGARA, mengabdi ke negara, bukan ke pemerintah, apalagi presiden. Stop berpikir negara = pemerintah. Stop feodalisme. Presiden bukan raja, tidak perlu disembah, sangat boleh dikritik, tmsk oleh ASN. Indonesia republik.
Indonesia
244
11.3K
21.6K
393.9K
Intan Mei retweetledi
Eve
Eve@claaudyf·
rezeki dipatok ayam tuh gada sebenernya, yang ada tuh rezeki dipatok pemerintah
Indonesia
181
12.9K
28.9K
304.2K
Intan Mei retweetledi
ᗰ ᘔ K ᑌ ᑎ
ᗰ ᘔ K ᑌ ᑎ@KuntoAjiW·
Ngucapin lebaran kaga, puasa kaga, berduka kaga. Malah bikin ucapan ulang tahun mantan.
Indonesia
674
19.9K
60K
2.2M
neohistoria Indonesia
neohistoria Indonesia@neohistoria_id·
Ayo, pelan-pelan... Sedikit lagi. Sedikit lagi kamu akan menyadari bahwa dunia begitu menguntungkan pria... hehe
Abyou@Abyou17

@neohistoria_id Apalah... Kmrn gw baca soal hp misoginis krna semakin besar ukurannya, dan cewek ga bisa megang pake satu tangan.... Skrng toilet.... Bsk2 setang motor misoginis..... Centong nasi dah sekalian misoginis....

Indonesia
22
2.1K
9.6K
228.3K
Intan Mei retweetledi
Teh Nita
Teh Nita@tehnit4·
the other day i stumbled upon a meme that said: do you know why female ghost always walks alone at night? because now she’s safe. harus jadi hantu dulu, baru perempuan bisa jalan sendirian dengan aman.
Winnie M Li@winniemli

18 yrs ago, I was violently assaulted & raped while walking alone. Every year on the anniversary of that day, I go on a solo hike to remind myself that there is still beauty in this world & I can enjoy it. This yr, I pushed myself & did a few days of the Southwest Coast Path…

English
4
679
2K
41.7K
Intan Mei retweetledi
كريم ناس | Karim Nas
كريم ناس | Karim Nas@karimnas_·
Saat negara-negara lain berusaha menjaga jarak dari Amerika Serikat,— karena jelas-jelas fasis, zionis, dan teroris, bahkan negara-negara NATO enggan berurusan dengan mereka—, eh rezimnya Prabowo malah bermesraan. NB. Hegseth bangga punya tato bertuliskan "KAFIR" di lengannya.
Secretary of War Pete Hegseth@SecWar

It was an honor to host Indonesian Defense Minister @sjafriesjams at the Pentagon today. I was proud to announce that we are elevating our relationship to a Major Defense Cooperation Partnership, in recognition of the strength and potential of our bilateral defense ties.

Indonesia
23
302
614
9.7K
Intan Mei retweetledi
Iim Fahima Jachja
Iim Fahima Jachja@iimfahima·
“Para bapak, sudahi prinsip: mendidik anak laki-laki itu mudah. Turun tangan, didik anak laki-lakimu” Semalam 16 mahasiswa FH UI disidang sampai jam tiga pagi, sidang terbuka, disaksikan secara live oleh ribuan orang. Kejadian ini tidak tiba-tiba. Ini akumulasi. Terlalu lama society menelan mentah-mentah prinsip: “mendidik anak laki-laki itu mudah.” TIDAK. Justru karena dianggap mudah, banyak hal yang tidak diajarkan. Lihat saja pola yang sering diremehkan: Berawal dari obrolan santai yang melecehkan, jadi kebiasaan, jadi cara pandang, lalu jadi perilaku nyata (liat gambar piramida perkosaan) Tidak semua langsung jadi pelaku kekerasan seksual. Tapi hampir semua berangkat dari titik yang sama: normalisasi. Society sibuk mendidik anak perempuan: jaga diri, jaga batas, jaga perilaku. Tapi kendor pada anak laki-laki. “Namanya juga laki-laki.” “Cuma bercanda.” “Nanti juga ngerti sendiri.” "Boys will be boys" Tidak. Karakter tidak tumbuh sendiri. Ia dibentuk. Dilatih. Ditegaskan. Orang tua, perhatikan obrolan anak laki-lakimu. Kalau sudah mulai ada convo yang melecehkan: Tegur. Luruskan. Jangan ditertawakan atau dianggap enteng. Karena di situlah fondasi dibangun. Terutama para bapak. Anak laki-laki belajar bukan dari teori, tapi dari contoh. Bagaimana kamu bicara tentang perempuan. Bagaimana kamu memperlakukan pasanganmu. Bagaimana kamu menempatkan perempuan sebagai manusia, bukan objek. Semua itu direkam. Dan akan mereka ulang. Ketika seorang bapak menganggap mendidik anak laki-laki itu mudah, dia sedang memilih untuk menjerumuskan anak dengan tidak hadir secara penuh, tidak waspada, hingga di satu titik si anak bisa jadi pelaku ataupun korban. Anak kemudian dibesarkan oleh algoritma, oleh teman, oleh budaya yang seringkali permisif terhadap pelecehan dan standar moral yang yang tidak sehat. Kalau kita tidak serius mendidik anak laki-laki hari ini, jangan kaget dengan realitas besok. Karena pelaku tidak lahir tiba-tiba. Mereka dibentuk pelan-pelan, dari hal-hal yang selama ini dianggap “sepele.” Just incase ada yang komen: "emang siapa yang bilang mendidik anak laki-laki itu mudah? Saya dididik dengan sangat keras" Oh well, cara pandang itu sudah mengakar sejak lama di masyarakat.
Iim Fahima Jachja tweet mediaIim Fahima Jachja tweet media
Indonesia
34
6.7K
11K
211.1K
Intan Mei retweetledi
D.
D.@Lush_Beauty1·
Sometimes as a woman you don't understand whether you are hormonally sad, menstrually sad, ovulationally sad, seasonally sad or actually sad
D. tweet media
English
233
15.3K
42.7K
884.1K
Intan Mei retweetledi
The Spectator Index
The Spectator Index@spectatorindex·
BREAKING: Indonesia's rupiah falls to record low of 17,100 per US Dollar
English
383
4.7K
12.9K
1.6M
Intan Mei retweetledi
h
h@haritstoteles_·
Industri Kreatif diludahi Industri Game diblokir Yang jalan Industri Makan yang bikin orang keracunan,
Indonesia
67
12.7K
31.3K
298.4K
Intan Mei retweetledi
Nicki 🫧🪷
Nicki 🫧🪷@nickimoraa·
"but but men aren't allowed to cry..” do it anyway?? you're not allowed to beat women either but nothing seemed to stop you from doing that
English
31
2K
13.3K
103.5K
Intan Mei retweetledi
Softboy
Softboy@softboywin·
My contribution to society is I don’t speak when I’m not educated enough on a topic
English
346
23.8K
87.9K
993K