Panggil Saja Iway

19.5K posts

Panggil Saja Iway banner
Panggil Saja Iway

Panggil Saja Iway

@iwwp_

Pelihara mah kucing, bukan kebiasaan buruk.

Jakarta Selatan, DKI Jakarta Katılım Mayıs 2012
302 Takip Edilen287 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Panggil Saja Iway
Panggil Saja Iway@iwwp_·
[ JANGAN DIBACA ] [ THREAD KATANYA ] Akhir2 ini banyak yang nanya, film apa yang bagus ya Yan? Bosen nonton yang gitu2 terus. Biar anti mainstream nih beberapa film yang ga banyak orang tahu tapi bagus, kocak, bikin mewek, plus mengesankan.
Indonesia
4
26
81
0
Panggil Saja Iway retweetledi
Catatan Dosen Hukum
Catatan Dosen Hukum@dosenhukumnotes·
seorang perempuan, yang sudah tiga kali melahirkan dengan operasi, kembali datang ke dokter yang sama. Ia yakin bahwa semuanya akan baik-baik saja. tapi beberapa jam setelah anaknya lahir, ia meninggal. dan dari kematian itu, lahir satu perkara hukum.
Indonesia
48
334
2.1K
211.1K
Panggil Saja Iway retweetledi
Panggil Saja Iway retweetledi
Panggil Saja Iway retweetledi
邸珥菲
邸珥菲@SAIBdelvi·
Sering bgt nemu orang menang dalam hidup bukan karena berambisi mengalahkan orang lain, tapi karena sangat menikmati prosesnya. For the love of the game. Dan itu keliatan bgt dari sorot matanya. Michael Jackson, Alysa Liu, Cr7, you name it.
Garis Tengah@garistengah_id

Inilah kenapa saya mengagumi dia. His passion, his love for the game…. second to none🥹 Dia udah punya harta melimpah, bergelimang trofi. Namun ia masih ngasih segalanya. Usahanya, emosinya, semuanya. Cristiano Ronaldo, ladies and gentleman👏

Indonesia
45
410
2.6K
97.4K
Panggil Saja Iway retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
BOCOR, PRABOWO KETAHUAN BUAT KEBIJAKAN TANPA KONSULTASI MENTERI DAN KABINETNYA SENDIRI, TRUS DAPAT MASUKAN DARIMANA? BAU BUSUK DIMANA-MANA The Straits Times dan Bloomberg menyebut langkah ini sebagai "crackdown terbesar" Prabowo terhadap para konglomerat Indonesia. Dan yang paling mengejutkan bukan hanya isi kebijakannya, melainkan caranya: tanpa sepengetahuan kabinetnya sendiri. RAPAT RAHASIA DI RUMAH PRIBADI Pada awal Mei, Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah kecil penasihat terdekatnya ke kediamannya di Jakarta Selatan untuk membahas cara menambah penerimaan negara di tengah lonjakan harga minyak yang mulai membebani keuangan Indonesia. Dari pertemuan tertutup yang sangat terbatas itu, lahirlah keputusan besar. Dari pertemuan tertutup tersebut lahir gagasan yang berpotensi mengubah secara fundamental sektor komoditas Indonesia: pembentukan entitas negara baru di bawah sovereign wealth fund Danantara untuk mengawasi ekspor minyak sawit, batu bara, ferro-alloy, nikel, dan komoditas strategis lainnya. Yang luar biasa adalah: hampir tidak ada pejabat, menteri, maupun pelaku industri yang tahu sebelum pengumuman resmi dibacakan. Kebijakan sebesar ini diputuskan dalam lingkaran sangat kecil, lalu langsung diumumkan ke muka publik di sidang paripurna DPR. Prabowo menyatakan bahwa ekspor komoditas strategis seperti minyak kelapa sawit (CPO), batu bara, dan ferro alloy akan secara bertahap diintegrasikan ke dalam sistem tata kelola ekspor terpusat yang dikoordinasikan melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), sebuah perusahaan negara khusus yang dibentuk di bawah struktur investasi berdaulat Indonesia Dengan kata sederhana: para pengusaha swasta, konglomerat sawit, dan taipan batu bara tidak lagi bisa langsung mengekspor sendiri. Mereka harus melalui BUMN yang ditunjuk negara sebagai satu-satunya pintu ekspor. Inilah yang membuat berita ini viral di media internasional. Kebijakan ini memicu kepanikan di kalangan pengusaha, investor, hingga pejabat internal pemerintah karena dinilai sangat mendadak dan sulit diterapkan. Pelaku usaha mengaku tidak dilibatkan sama sekali. Pelaku usaha batu bara dan petani sawit mengaku tidak dilibatkan pemerintah dalam penyusunan draf regulasi ekspor komoditas. Para menteri pun baru tahu saat Prabowo sudah bicara di podium DPR. Ini bukan gaya pemerintahan biasa, ini gaya komando militer: keputusan diambil di puncak, lalu diperintahkan ke bawah tanpa konsultasi panjang. REAKSI PASAR: SAHAM DAN RUPIAH LANGSUNG TERDAMPAK Pasar bereaksi cepat dan negatif. Jakarta Stock Exchange langsung turun hampir 1,5 persen sesaat setelah pengumuman tersebut. Investor khawatir kebijakan ini menandai babak baru intervensi negara yang makin agresif terhadap ekonomi. Rupiah melemah hingga kisaran Rp 17.700 per dolar AS. Kepercayaan pasar terhadap kepastian hukum dan iklim investasi Indonesia kembali dipertanyakan. Ada masa transisi tiga bulan di mana eksportir dan pembeli masih dapat melanjutkan bisnis seperti biasa, tetapi entitas yang ditunjuk pemerintah akan memantau transaksi ekspor. Pada akhir masa transisi, semua ekspor harus dilakukan melalui perusahaan yang ditunjuk negara, yang akan diawasi oleh Danantara. Cara pelaksanaannya menjadi sorotan serius. Kebijakan ekonomi berskala ratusan miliar dolar tidak boleh diputuskan dalam pertemuan rahasia beberapa orang, lalu dikejutkan kepada semua pihak. Kebijakan tentang industri sawit jangan sampai dibuat secara serampangan karena berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Pemerintah jangan mengambil kebijakan strategis tanpa mendengarkan pendapat dan kondisi dunia usaha. Niat baik saja tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah eksekusi yang terencana, transparan, dan melibatkan semua pemangku kepentingan. Pertanyaannya, apakah ini akan berhasil memulihkan kebocoran devisa yang selama puluhan tahun menggerus kekayaan negara, atau justru menambah deretan kebijakan yang bagus di atas kertas namun berantakan di lapangan?
Hidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
308
8.5K
20.2K
330.6K
Panggil Saja Iway retweetledi
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
BREAKING: media Jepang menyebut pemerintah Indonesia memakai buzzer untuk membungkam publik dengan cara menuduh warga yang kritis sebagai "antek-antek asing" --- Antek-antek asing mendunia guys.
The Japan Times@japantimes

Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. ebx.sh/zikbcA

Indonesia
443
42.5K
95.6K
1.3M
Panggil Saja Iway retweetledi
Panggil Saja Iway retweetledi
marioo
marioo@bukanmarioo·
Dibalik rupiah yang semakin melemah, terdapat satu faktor yang menyebabkan rupiah melemah, yaitu MBG (Makan Bergizi Gratis) Rp1,2 Triliun per hari untuk MBG, tapi tidak ada undang-undang yang mengaturnya. Feri Amsari menyebut program ini dijalankan tanpa dasar hukum yang jelas. Niatnya terlihat mulia, namun secara konstitusi berbahaya karena minim regulasi dan pengawasan. Program besar tanpa payung hukum berpotensi melanggar UUD 1945. Apakah negara boleh menjalankan program sebesar ini tanpa aturan yang kuat?
Indonesia
193
5K
10.1K
164.8K
Panggil Saja Iway retweetledi
txtdaritaxpayer
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer·
Bolehkah rakyat bertanya balik? Komandan-komandan hartanya puluhan miliar di LHKPN ga match sama penghasilan sebagai tentara: "Duitnya dari Mana?"
Jejak digital.@ARSIPAJA

Indonesia
507
9.6K
20.3K
563.7K
Panggil Saja Iway retweetledi
Abul Muzaffar
Abul Muzaffar@abulmuzaffar10·
Barusan gw nonton podcast yang bilang rupiah akan nyentuh 22.000-25.000, pas bulan Juli-Agustus 2026 Itu kata Prof. Ferry Latulihin. Ekonom dan Mantan Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran. Loh kok bisa? Alasan Prof Ferry: - Efek krisis Hormuz, harga minyak sekarang di atas 100 dolar AS, bahkan otw 120 USD. - Karena masih impor BBM dan subsidi ditahan, beban APBN makin berat. - MBG sebagai the root of all evil. Bikin APBN boros karena memakan hampir 300 T - Efek MBG => Defisit fiskal membengkak sekitar Rp240 triliun Gara-gara ini kata Prof Ferry: - Pasar takut sama APBN Indo. Bisa jebol ga ni anggarannya? - Indonesia bisa turun rating menjadi non-investment grade - Ujung-ujungnya, pasar makin tidak percaya. Tapi ada lagi yang lebih seram..
Abul Muzaffar tweet media
Gopal@MYasfika

Kirain yang bullish porto kita ternyata malah Rupiah yang to the moon.

Indonesia
318
9.9K
30.9K
1.8M
Panggil Saja Iway retweetledi
۟
۟@arianasffh·
there will never be a shot i enjoy more
English
3
78
1.9K
70.1K
Panggil Saja Iway retweetledi
Karima A
Karima A@karimakayyim·
The Economist tumben banget dari kemaren memasak soal Indonesia terus. Dari awal jd jurnalis suka bgt sama media ini, karena kebijakan redaksinya cukup unik & sangaaat kritis. Ciri khasnya, kebanyakan artikel di The Economist gak nyantumin nama penulis (biar tulisan diwakili institusi), mereka jg konsisten dukung free trade (pasar bebas), kebebasan individu & pemerintahan yg ramping. Bagus lah kalo Indo disenggol terus sama nih media buat digampar soal kebijakan Prabowo ttg stabilitas keuangan dan kemunduran demokrasi. Nah, terus ada bagian “thin-skinned” yg ditulis di sini (mudah tersinggung), merujuk ke gaya kepemimpinan Prabowo yg dianggap kurang nerima kritik, dan rekam jejak masa lalu yg memicu kekhawatiran kembalinya gaya otoriter yg memusatkan kekuasaan pada satu sosok. Dari style dan isi pidatonya Prabowo dari kemaren, emang Indonesia ini lagi ngeri2 sedep ya.
The Economist@TheEconomist

Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images

Indonesia
73
3.2K
12.8K
319K