🥑 kerja lagi ya bar....
13.9K posts

🥑 kerja lagi ya bar....
@iyagitubar
Just a simple minded person, and mau jadi manusia multitalenan serta minimalis | INFORMATIKA'19 | Linux Enthusiast | Human Being | UX/UI Wannabe | Web Dev


Prabowo Subianto is too spendthrift and too authoritarian economist.com/briefing/2026/…

Berdasarkan putusan terbaru per 12 Mei 2026, Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa Jakarta Ibu Kota Negara Indonesia. FYI, anggaran untuk IKN per 2025 aja udah 75 triliun. Terus gak jadi apa-apa. Bisa bangun berapa sekolah itu harusnya😭😭😭








Satu inovasi tata negara LKY adalah perekrutan & kaderisasi politisi. Yang direkrut bukan modelan mahasiswa HM*I, tapi pakar. Profesor, bankir, direktur multinasional dibujuk resign dan masuk parpol. Digaji tinggi. Dilatih debat kusir, kampanye, menggerakkan ormas dan media. Dalam sistem pemerintahan Singapura yang diktator, nasib negara ditentukan politisi penguasa. "Negara diktator maju kalau diktatornya bagus". Konsekuensinya jelas. Berarti, para calon diktator dan anak buahnya harus dengan sengaja dibentuk dan dididik oleh *sistem* yang kuat dan ketat. Tidak ada yang namanya "nyalon" ngasal. Politisi itu harus dibentuk secara sistematis lewat jenjang karir, sebagaimana manajer dan direktur di perusahaan. Tugasnya ya berpolitik: kampanye, ormas, aspirasi, melobi, bikin kebijakan, viral masuk ke got. Karena betulan bisa berpolitik, orang-orang PAP mampu kampanye dan menang pemilu dengan adil tanpa perlu tirani yang parah-parah amat. Rakyat beneran suka sama mereka dan beneran milih mereka saat pemilu. "Politisi parpol" menjadi pekerjaan profesional yang tertata, dengan standar dan norma etika yang profesional, seperti dokter atau guru. Rezim LKY melancarkan perang perburuan bakat yang sadis sebagaimana Google vs Meta vs Amazon melakukan perang perburuan bakat. Bakat yang direkrut diberikan gaji, status sosial, dan kekuasaan yang besar. Monopoli bakat ini mengakibatkan kaum oposisi di Singapura tereduksi menjadi gerombolan badut bodoh. Bandingkan dengan Indonesia. Artis jadi politisi. Preman jadi politisi. Oligarki daerah jadi politisi. Bocil baru 3 tahun walkot jadi pejabat sangat tinggi negara. LKY sendiri adalah politisi lulusan Soshum yang tumbuh dari gerakan buruh, bukan "teknokrat". Ia ahli pidato dan ahli mengompori massa. Kebanyakan kebijakan bagus di Singapura itu adalah bikinan anak buahnya LKY dan merupakan produk kerja tim, bukan hasil pemikiran LKY pribadi. Karena teknokrat-politisi yang dikader LKY bisa ngomong sendiri dan bisa sat set sendiri seperti Bahlil, mereka mampu survive sendiri di medan persaingan politik yang sadis. Mereka tidak dilindungi dan dimanjakan kediktatoran militer seperti Mafia Berkeley atau Habibie di zaman Soeharto. Mereka mandiri, menguasai "ilmu lapangan", dan mampu berkuasa.




Sebenarnya ada masalah apa beliau dgn "orang pintar"? Sering banget nyindir orang pintar di pidatonya Kayak perasaan salah mulu jadi orang pintar di mata beliau Padahal kalo mau nyindir mah lebih jelas ditujukan ke orang kaya dan orang punya kuasa yg punya power dan resources


Prabowo: Orang-Orang Pintar di Jakarta Tak Peduli Nasib Nelayan kompas.tv/nasional/66793…

日本人男性らがインドネシアで児童買春し、未成年の少女にNN(生中出し)したと自慢している。少女を「生体オナホール」呼ばわりし、人間扱いしていない。「ヤバいだろ年齢」「16歳くらいに見えた」「17歳」などの記述から、少女らが未成年であることを明確に認識した上で、行為に及んだことがわかる。

Dulu penumpang kereta 100x lebih biadab dan liar dan bebal daripada orang-orang motor di QRT ini. Dalam 5 tahun beres. Secara behavior rakyat kita bahkan sudah lebih tertib dari Jepang, karena tidak ada orang mabuk. Kita cuma butuh sistem bagus.

Baca berita laki-laki bunuh diri karena batal nikah akibat dituntut terlalu berat sama pasangannya tuh sedih banget loh, padahal menikah dalam islam jangan sampai memberatkan, kalau mampu mewah silakan tapi jangan memaksakan.


Bens coffee di FIB, Tens Coffee di Balairung (soon Wangsa di FISIP?) nasibnya sama semua nih Kenapa tuh @univ_indonesia







