The creation of a new state entity to oversee Indonesia’s exports and undermine the nation's tycoons sent panic through its companies and shock waves around global markets. Here's how Prabowo's plan unfolded. bloomberg.com/news/articles/…
Prabowo Subianto is centralising power, marginalising opposition and spending beyond Indonesia’s means. He could undo 20 years of economic and political progress economist.com/briefing/2026/…
A new Amnesty International report details how the administration of Indonesia's Prabowo Subianto launches coordinated disinformation campaigns and frames civil society actors as ‘foreign agents’ to muzzle critics.
occrp.org/en/news/amnest…
Pak anies menang pilkada tapi dapet cap politik identitas sampe sekarang.
Padahal yg maju paling depan nuntut Ahok juga prabowo wkwk
sini gw jelasin satu satu:
1. Sejak 2012 ahok udah sering singgung masalah politik identitas (anies masih rektor), puncaknya ya pas penistaan agama 'al maidah'
2. Yang menunggangi demo, prabowo sama jokowi
3. Yang ikut laporin itu habiburrahman dari gerindra.
4. Yang memberatkan di persidangan, kesaksian dari ma'ruf amin yg kemudian diangkat jadi wapres (politik identitas??)
5. Cuma karna Anies lawannya dan menang, celakanya dia yg harus menanggung semua tuduh2an itu sampe sekarang wkwkwk
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths economist.com/leaders/2026/0…
Prabowo Subianto is centralising power, marginalising opposition and spending beyond Indonesia’s means. He could undo 20 years of economic and political progress economist.com/briefing/2026/…
Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. ebx.sh/zikbcA
Kemarin, @TheEconomist mempublikasikan dua artikel soal Indonesia
Judul artikel pertama: Presiden Indonesia sedang membahayakan ekonomi dan demokrasi
Subjudulnya: Prabowo Subianto terlalu boros dan terlalu otoriter
Perlu diketahui, Spendthrift artinya orang yang menghamburkan uang secara tidak bijak. Diksi ini lebih keras dari sekadar “boros”. Dalam konteks negara, ada kesan ceroboh dan tidak bertanggung jawab secara fiskal.
========
Judul artikel kedua: Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar, sedang menempuh jalur yang berisiko
Subjudulnya: Prabowo Subianto sedang menggerogoti keuangan negara—dan demokrasinya.
Di artikel ini, pemilihan diksi “Eroding” rasanya memperkuat artikel lainnya. Jeopardising (membahayakan) masih bicara soal risiko ke depan. Eroding (menggerogoti) berarti prosesnya sudah berlangsung. Rasanya pelan, diam-diam, tapi nyata. Bagaikan batu yang berlubang oleh tetesan air.
Amien Rais siap hadapi Teddy di Pengadilan: Saya akan bawa dokter Spesialis
"Saya diberitahu ahli-ahli hukum itu, Komdigi tidak berhak. Jadi yang berhak itu si Teddy, nah itu baru akan dibawa ke pengadilan. Dan di pengadilan saya akan yakin sekali, tunjukkan! Saya minta beberapa dokter spesialis apakah betul dia itu gay atau bukan."
news.detik.com/berita/d-84720…
SNIPER ADA DI PULLMAN , MEMBIDIK KE ARAH GEDONG SATE ITU SANGAT MUDAH.... Haluuuuuu sia mah Dedi @DediMulyadi71 VETERAN PUBG ge hese ngajedor ti Pullman ka Gesat mah. Kahalangan tatangkalan!🤣🤣🤣
@pikiran_rakyat Orang yang ngetawain & ngejokes tentang KDM mungkin dia belum ketemu langsung. Sebaik dan sehumble itu dia sama orang baru, salah satunya gw. Gw yg awalnya ga kenal, sekarang malah jadi fans KDM. Semua yang udah ketemu dia juga pasti setuju sama pendapat gw.
KDM Soal Penyatuan Gedung Sate-Gasibu: Intinya Aspal Diganti Jadi Batu
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akrab disapa KDM kembali menegaskan revitalisasi penyatuan Gedung Sate dan Gasibu menjadi satu kesatuan ruang publik yang terintegrasi.
"Sebenarnya kan bukan dihilangkan, yang digeser itu adalah jalannya. Nanti tinggal apakah jalan termasuk bangunan heritage? Gitu lho, tinggal dicek aja," ujar KDM usai menghadiri Kick Off West Java Economic Society (WJES) 2026 di Kantor BI Jabar, Bandung, Senin, 27 April 2026.
Dedi menyebut "penyatuan", bukan berarti taman Gasibu dan halaman Gedung Sate akan melebur secara fisik tanpa batas. Fokus utama adalah perubahan aspal menjadi batu seperti yang ada di Jalan Braga.
Julkifli/PRMN
#dedimulyadi#gedungsate#gasibu#jabar
Kebayang ga lo jadi menantunya si Bude Wellness ini.
Vaksin ga boleh.
Obat ga boleh.
Sufor ga boleh.
Entah kenapa gue yakin dia juga berprinsip kalo Sectio Caesarea bukan lahiran normal.
Atau
Obat obatan rutin PASTI bikin rusak ginjal.
Konservatif keras kepala. Kolot.
HADUH! ANEH-ANEH AJA NIH!
Susu formula itu gak bisa asal kontra-kontra aja.
Ada indikasi di mana susu formula dibutuhkan loh, misalnya di kondisi ASI gak cukup atau berisiko berbahaya untuk bayi dan anak.
Izin gue jelaskan ya!
(Maaf sambil marah-marah, karena bisa berisiko untuk anak kalau pernyataan kontra sufor ini ditelan mentah-mentah!)
Jadi ada kondisi di mana penggunaan susu formula itu diindikasikan loh. Panduannya juga ada, salah satunya adalah "𝗔𝗰𝗰𝗲𝗽𝘁𝗮𝗯𝗹𝗲 𝗠𝗲𝗱𝗶𝗰𝗮𝗹 𝗥𝗲𝗮𝘀𝗼𝗻𝘀 𝗳𝗼𝗿 𝗨𝘀𝗲 𝗼𝗳 𝗕𝗿𝗲𝗮𝘀𝘁-𝗠𝗶𝗹𝗸 𝗦𝘂𝗯𝘀𝘁𝗶𝘁𝘂𝘁𝗲." Kondisi tersebut antara lain:
1. 𝗕𝗮𝘆𝗶 𝗯𝘂𝘁𝘂𝗵 𝘀𝘂𝘀𝘂 𝗳𝗼𝗿𝗺𝘂𝗹𝗮 𝗸𝗵𝘂𝘀𝘂𝘀 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗱𝗶𝗴𝗮𝗻𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗔𝗦𝗜
- Galaktosemia klasik, di mana bayi butuh formula bebas galaktosa. Kalau dipaksakan diberikan ASI, maka bayi bisa mengalami berbagai kondisi meliputi gagal hati, kerusakan otak, bahkan kematian dalam hitungan hari, dengan angka kematian tinggi mencapai 75% tanpa terapi.
- Maple syrup urine disease, dimana bayi butuh formula bebas asam amino leusin, isoleusin, valin.
- Fenilketonuria (PKU), dimana bayi butuh formula bebas fenilalanin.
2. 𝗕𝗮𝘆𝗶 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗯𝘂𝘁𝘂𝗵 𝗳𝗼𝗿𝗺𝘂𝗹𝗮 𝘀𝗲𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 𝘀𝘂𝗽𝗹𝗲𝗺𝗲𝗻 𝗔𝗦𝗜
- Bayi berat badan lahir sangat rendah (BBLSR) (<1500 g) atau prematur <32 minggu.
- Bayi risiko hipoglikemia yang tidak respons ASI optimal
- Bayi dengan dehidrasi berat, hiperbilirubinemia berat, atau penurunan BB >8-10% yang tidak teratasi dengan ASI.
3. 𝗞𝗼𝗻𝗱𝗶𝘀𝗶 𝗶𝗯𝘂 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗵𝗮𝗿𝘂𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗮𝗻 𝘀𝘂𝘀𝘂 𝗳𝗼𝗿𝗺𝘂𝗹𝗮
-Ibu sakit berat, misalnya sepsis atau penyakit lain yang tidak memungkinkan menyusui)
-Ibu yang konsumsi obat atau dalam terapi tertentu (kemoterapi, radioaktif, psikotropika tertentu)
-Ibu HIV+ tanpa ARV pada konteks di mana formula AFASS (aman, feasible, affordable, sustainable, safe) — rekomendasi WHO
-Ibu HTLV-1/2 positif
INGAT! Ada perbedaan fundamental antara "mengutamakan ASI " dengan "menolak sufor pada bayi yang butuh secara indikasi medis".
Ibu yang milih ASI eksklusif itu hebat.
Ibu yang memilih sufor karena indikasi medis juga sama hebatnya.
Dua-duanya adalah ibu yang berjuang buat anaknya.
Yang gak hebat cuma satu yaitu orang yang menyebarkan framing tanpa bukti ilmiah terus bikin ibu-ibu lain merasa bersalah padahal anaknya memang butuh susu formula karena kondisi tertentu.
Charlie Chaplin??
Wkwkwk
Inilah Termul
Udah nuduh ngawur kasih julukan Tokoh Senior gak ada Sopan2nya.
Gak ada adab
Mungkin Pak JK Marah juga karena julukan itu
Yang boleh lapor dan melaporkan hanya kubu Termul, pak JK harus nya jangan asal Lapor 🤗🤗
Mentang2 ya semua lini serasa dikuasai dan dikendalikan sama PADUKA nya. 👊👊