dias firla

14.5K posts

dias firla banner
dias firla

dias firla

@juundip

#studyacc #collegetwt bocah dipo

infj-t Katılım Mayıs 2022
1.2K Takip Edilen1.3K Takipçiler
aninnanin🚨
aninnanin🚨@cherryberrykyuu·
WA TUH KENAPA ERROR SIH? gue pgn hapus wa aja sumpah
Indonesia
1
0
0
184
dias firla retweetledi
SiraitBatakDusun™️
SiraitBatakDusun™️@bachrum_achmadi·
Giliran KAI ada kecelakaan, itupun krn taksi, Dirut KAI diminta mundur oleh DPR. Ehh…pas MBG byk anak sekolah yg keracunan, kpl BGN malah tambah foya2 pake anggaran dibiarkan DPR. Bangke ga tuh! 🤣🤣🤣
Indonesia
119
18.2K
50.3K
399.4K
dias firla retweetledi
alfin rizal
alfin rizal@alfinrizalisme·
di hari buruh ia berjoget lepas baju. di hari pendidikan, udah tanggal 3, ia diam membisu.
Indonesia
108
6K
20.6K
178.7K
dias firla retweetledi
Ody Dwicahyo
Ody Dwicahyo@odydc·
Di lagu potong bebek angsa, kita ga pernah tau jumlah bebek/angsanya krn masaknya pake kuali... ... beda kalo pake kuanti.
Indonesia
867
11.8K
46.8K
820K
dias firla retweetledi
sevenzeroseven
sevenzeroseven@sevenoirs·
List harga yg naik: 1. Minyak 2. Aneka Plastik 3. Kopi 4. Sembako 5. SEMUANYAAAAAAAA Ada satu yg ga naik: ✨GAJI✨
Indonesia
152
16.5K
52K
402K
dias firla retweetledi
yogaa calon pustakawan²⁴🐈
di dunia lain ada orang sekali makan 10 juta, di lainnya ada yg harus kerja banting tulang sebulan baru dapet 10 juta, ada juga yg bahkan mimpi punya 10 juta pun ga berani
Indonesia
6
715
3K
27.1K
dias firla retweetledi
txtdaritaxpayer
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer·
Gw mau ngomel agak panjang. Monggo dibaca. Dalam supply-demand, ketika supply naik, harga jadi turun. Hal yang sama terjadi pada IPK tinggi dan cum laude. Kalau semua orang cum laude, maka cum laude berhenti jadi istimewa. Ketika terlalu banyak lulusan berpredikat cum laude, nilai IPK sebagai sinyal kualitas jadi turun "marwah"-nya. Gw pernah liat wisuda suatu kampus, rektornya dengan bangga mengumumkan rata-rata IPK adalah 3,65. Peserta sidang wisuda tepuk tangan. Gw bingung karena implikasinya jadi ada beberapa kemungkinan: 1. >50% mahasiswanya pintar sekali 2. Kurikulumnya super mudah 3. Dosen2nya mengamalkan hadits "Barangsiapa memudahkan urusan orang lain yang sedang kesulitan, Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat" di dunia perkuliahan alias Dosen Bonus Fenomena ini ga langka, malah cukup aman disebut "jamak", yaitu: Fenomena "false signalling" Semua orang tampak unggul di transkrip, tapi memble saat uji kompetensi di dunia nyata. Sama halnya di level wajib belajar 12 Tahun. Mulai jarang gw dengar cerita anak tidak naik kelas. Tapi justru makin sering terdengar berita anak SMA tidak bisa perkalian dasar. Balik lagi ke soal IPK. Kalau terlalu banyak orang cum laude, predikat itu berhenti jadi istimewa. Nilai IPK sebagai sebuah indikator sinyal : disiplin, kualitas kognitif, dan pencapaian akademik, jadi turun nilainya. Market akhirnya mencari sinyal lain yang relevan: portofolio, sertifikasi, prestasi, pengalaman, atau balik lagi dari mana kampus asalnya. Gw gatau bagaimana cara mengakhiri omelan ini, masih panjang sebenernya. Dan gw pun enggak tau solusinya mulai dari mana. Tapi gw cuma mau bilang: "Ketika sistem pendidikan berhenti menjadi juri yang jujur, Market menghukum dengan berhenti percaya" [Omelan ini terinspirasi setelah baca tulisan Guru Besar UGM Eduardus Tandelilin di bawah ini]
txtdaritaxpayer tweet media
Indonesia
61
1.9K
6.6K
129.7K
dias firla retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
JUST IN: LPDP Libatkan TNI dalam Pembekalan Penerima Beasiswa
Indonesia
1.7K
3.5K
16.2K
2.3M
dias firla retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Hari ini baca timeline isinya ngeri, karena gue sendiri juga ASN. Ada dosen PNS yang diancam pecat gara-gara ngritik kebijakan. Terus ada istri PNS diteror buzzer sampai WA-nya diserang karena bikin utas yang dianggap ngeluhin kebijakan. Abdi negara sekarang definisinya jadi hamba sahaya penguasa kah? Buka suara dikit langsung mau dikarungin. (1) Siang tadi hawanya lagi lumayan nyengat (meski sekarang mendung). Habis sholat Zuhur berjamaah, gue milih ngemper dulu di pelataran masjid. Niatnya nunggu agak adem dulu. Di sebelah gue ada Pak Trisno, tetangga beda blok yang baru pensiun. Tumben mukanya kusut. "Tumben Pak belum balik, nunggu agak ademan ya?" gue iseng buka obrolan. Dia cuma narik napas panjang, tangannya pelan-pelan mijit lutut kirinya yang kelihatannya mulai sering sakit karena faktor u. (2) "Panasnya nyengat betul. Tapi kepala saya rasanya lebih panas dari ini, Mas," balasnya pelan. Lalu sunyi lumayan agak lama. "Anak saya si Rini, semalem nelepon," dia mulai cerita. Rini ini baru sekitar setahun lalu sujud syukur abis lolos CPNS guru SMP di sebuah kabupaten pinggiran Jateng yang berbatasan dgn Jabar. Gue langsung benerin posisi duduk biar lebih enak dengerinnya. (3) "Dia cerita soal atap sekolahnya. Gentengnya udah bocor sebagian, balok kayunya keropos. Rini takut kalau pas lagi ngajar, atapnya ambruk nimpa anak murid di kelas," lanjutnya dengan mata berkaca-kaca. Gue ngangguk pelan. "Loh, kan tinggal lapor ke dinas atau minimal di-videoin aja biar viral, Pak. Sekarang kan eranya gitu," kata gue santai nyoba ngasih solusi. Pak Trisno senyum kecut dengernya, persis kayak orang yang lagi nahan getir melihat realita hidup orang kecil. (4) "Itu dia masalahnya, Mas. Rini pengen banget ngerekam terus di-upload ke medsos. Tapi dia takut ngeliat berita brlakangan ini." "Ada istri PNS yang cuma bahas kebijakan pemerintah di medsos, menurutnya standar aja, eh nomor WA-nya diserang, suaminya ikut diancam. Apalagi lihat dosen yang mau dipecat itu." Pak Trisno benerin kopiahnya. "Kepala sekolahnya juga udah wanti-wanti, nyuruh diem aja biar Pemda nggak malu. Nanti SK PNS seratus persennya malah bisa ditahan sama orang dinas lho." (5) Gue refleks mijit pelipis. Niat baik mau nyelamatin nyawa murid malah dipelintir jadi tindakan pembangkangan. Kejujuran ternyata mahal harganya. "Saya bingung, Mas. Dari Rini kecil, saya selalu ngajarin buat jujur. Tapi pas udah jadi abdi negara, kejujuran malah bikin dia terancam kehilangan kerjaan," suaranya makin pelan. Angin siang yang lewat di pelataran masjid bukannya bikin adem, malah kerasa makin pengap dan rasanya nyekik leher. (6) Gue ngeraih air mineral di sebelah gue, neguk isinya yang mulai anget. Tenggorokan ikutan kering denger curhatan bapak ini. "Bapak nggak salah ngajarin kejujuran. Rini juga nggak salah. Sistemnya aja yang udah kebolak-balik, Pak," jawab gue pelan mencoba menenangkan pikirannya yang lagi kalut. Sebagai sesama ASN, gue paham betul posisi Rini. Terjepit antara nurani dan urusan perut. Kadang milih diam itu bukan pengecut, tapi kalkulasi yang realistis demi bisa bayar tagihan. (7) "Terus Rini baiknya gimana, Mas? Kalau dibiarin, itu nyawa anak orang bisa melayang ketimpa genteng lho," tanyanya penuh harap menatap gue. Gue mikir bentar nyari celah aman. "Paling bener pakai jalur whistleblower aja, Pak. Rini fotoin diem-diem kondisinya dari akun anonim aja." "Atau kirim datanya ke akun publik yang biasa nerima aduan warga. Biar viralnya dari luar, bukan dari tangan Rini langsung. Jejak digital Rini bersih dan posisinya di sekolah tetep aman." (8) Pak Trisno manggut-manggut denger saran gue. Wajahnya lumayan mendingan dikit sekarang. "Bener juga ya, Mas. Biar orang luar aja yang ributin. Kasihan anak saya kalau harus maju ngelawan birokrasi pemda. Gaji PNS pertama Rini itu harapan besar buat keluarga kecilnya." Loyal ke negara mestinya ngelindungin rakyat, bukan nutupin aib pejabat. Tapi nyatanya, abdi negara selalu dipaksa merem tiap ada kebobrokan di depan mata mereka demi karir yang aman. (9) Kalau ketahuan bersuara di medsos, langsung dikerahkan barisan pendengung buat nyerang personalnya. Nomor keluarga diteror, dituduh macam-macam tanpa bukti. Ujung-ujungnya, pilihan paling masuk akal buat pegawai rendahan ya cuma diem. Nahan mual tiap ngantor demi bawa pulang beras buat nyambung hidup anak-istri. Azan Asar masih lama. Pak Trisno perlahan berdiri, nepuk-nepuk sisa debu yang nempel di sarung kotaknya sambil tersenyum pait ke arah gue. (10-End) "Saya duluan ya. Mau ngabarin ibunya Rini biar nggak kepikiran terus. Anak itu mending saya suruh ngajar biasa dan jadi peniup peluit aja, biar aman karirnya," ucapnya getir. Gue cuma ngangguk dan diam ngeliatin punggung bapak tua itu yang pelan-pelan menjauh. Matahari siang tadi emang cukup terik ngebakar kulit. Tapi ngeliat kejujuran abdi negara yang gampang dibungkam pakai teror picisan, rasanya negeri ini malah lagi di titik tergelapnya. cc:threads papaforplanet
Indonesia
31
617
1.8K
53.3K
dias firla retweetledi
Avelino Guido
Avelino Guido@AvelinoGuido28·
Dan ini, saudara-saudara, adalah bagian yang paling bikin gw pengen tidur sambil nangis. Januari 2026, Menkes Budi Gunadi Sadikin bicara di rapat DPR. Kemenkes tiap dua minggu kirim 700 sampai 800 relawan kesehatan ke Aceh untuk bantu korban bencana. Tapi tiket Jakarta-Aceh waktu itu bisa tembus Rp 10 juta. Solusinya? Para relawan itu diterbangkan ke Kuala Lumpur dulu. Baru dari sana lanjut ke Aceh. Total tiket via Malaysia lebih murah dari tiket domestik langsung. Relawan berseragam biru Kemenkes sempat dikira orang Malaysia karena mereka memang baru turun dari pesawat Malaysia. Relawan bencana Indonesia harus muter ke luar negeri dulu untuk masuk ke wilayah Indonesia sendiri. Karena tiket domestiknya tidak terjangkau. Gw minta lo duduk sebentar dan benar-benar merasakan betapa absurdnya kalimat itu.
Indonesia
3
316
1.6K
151.5K
dias firla retweetledi
Avelino Guido
Avelino Guido@AvelinoGuido28·
Adik-adik, kakak-kakak semuanya. Kali ini gw mau bicara tentang sesuatu yang sudah menyiksa rakyat Indonesia selama bertahun-tahun. Bukan korupsi. Bukan inflasi. Tapi sesuatu yang lo rasain setiap kali mau mudik atau liburan dan buka aplikasi Traveloka, lalu langsung menutup aplikasinya lagi karena tidak sanggup melihat angkanya. Yes. Tiket pesawat domestik Indonesia. Yang harganya bisa lebih mahal dari tiket ke luar negeri. Yang bikin relawan bencana harus muter lewat Malaysia dulu baru bisa ke Aceh. Yang udah dikeluhkan jutaan orang tapi tidak pernah beneran berubah. Gw udah baca risetnya. Gw udah cek datanya. Dan sekarang gw mau cerita ke lo semua, pelan-pelan, dengan bahasa yang bisa dimengerti semua orang, kenapa ini terjadi dan siapa yang sebetulnya diuntungkan dari penderitaan kita bersama. 🧵
Nathaniel Rayestu@rayestu

Kalau mau tau kenapa tiket pesawat domestik mahal, bisa baca paper LPEM ini lpem.org/repec/lpe/pape…

Indonesia
213
13.9K
30.8K
1.6M
dias firla retweetledi
The Kerupuk
The Kerupuk@TheKerupuk·
THAT WAS FUN WHILE IT LASTED 2026 is the New 1984.
The Kerupuk tweet media
English
181
6.9K
21.8K
998.3K
dias firla retweetledi
ٰ
ٰ@forsakendreads·
be mad. be angrier about it. negara kita udah ancur dan dipimpin dengan orang yang melanggar HAM, lebih marah, jangan pernah diem, jangan mau diinjek, lebih berisik. pilihan hidup lo cuma mau diinjek sampe kapan dan bisa mati kapan aja. inget hidup lo bergantung sama politik.
dokterbedahYK@DokterbedahYK

Kurang2i buka medsos yg berita negatif. Respon stres nya sama kayak manusia purba jaman dulu dikejar serigala. Dihantam stres kronis, daerah otak kita bernama hippocampus akan mengalami dendritik atrofi/cedera dan berakibat gangguan memori, emosi dan kecemasan

Indonesia
31
13.5K
27.5K
385.3K
dias firla retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Apa ketakutan terbesar Lo? Gua : Prabowo 2 periode. (Sumpah takut) Terus nanti bakal ada peraturan Buat bisa 3 periode Polanya udah keliatan Buruh di rangkul Parpol semua didalam Semua udah dikasih jatah Tiba tiba seumur hidupp
Indonesia
395
9.3K
32.2K
1.1M
dias firla retweetledi
ngomong apa sih?
ngomong apa sih?@geminijahat·
Selagi kalian sibuk gender war dan sibuk blocking2 orang, Perpres baru yang lebih nyeremin udah keluar. Perpres ini di kemudian hari nanti bisa aja bakalan jadi UU. Cluenya no 8 tahun 206. Be safe and keep protest!
Indonesia
9
921
3.1K
79.2K
dias firla retweetledi
ririz 🎀
ririz 🎀@pandafoxchoco·
Skripsi dihapus terus di DO karena dipenjara 1 tahun lah meanwhile pelaku kekerasan seksual terhadap perempuan diberi perlindungan dari kampus agar tidak di DO. Yap it's always double standard dalam pendidikan Indonesia
SERANGAN FISIK@seranganfisik

Ada Mahasiswa Ditangkap Oleh Aparat, Lalu Dikarenakan Sikap Politiknya Kemudian Seluruh Barang Pribadinya Disita Bahkan Skripsinya Dihapus, Apakah Kalian Menyetujuinya? Selamat Hari Pendidikan Ironis Nasional 😊

Indonesia
14
6.3K
17.7K
197.8K
dias firla retweetledi
Wisnu Suryaning Adji 🐈‍⬛
pemerintahan prabowo membawa duka sepanjang tahun. semoga Tuhan dan semesta membalas.
Indonesia
155
17.3K
40.4K
370.6K