Kalamullah Ramli

5.5K posts

Kalamullah Ramli

Kalamullah Ramli

@kalamullahramli

a lecturer and a learner at once ... :)

Katılım Nisan 2009
352 Takip Edilen1.4K Takipçiler
Kalamullah Ramli retweetledi
Bacot Bola
Bacot Bola@bacot_bolaa·
Gw suka banget cara penulisnya ngulas soal Arteta: 1. Hanya garis tipis antara kepala batu dan keyakinan teguh 2. Ini bukan hanya taktik, tapi mahakarya yang ga mau instans. 3. Arteta akhirnya ngalahin gurunya, Pep. 4. Arteta pecah ruang ganti 5. Dia singkirkan Auba dan Ozil
Bacot Bola tweet media
Indonesia
3
19
136
7.3K
Kalamullah Ramli retweetledi
🍋Mama Lemon 🍋
🍋Mama Lemon 🍋@MamaLemonmoh·
Bangun pagi untuk dunia itu biasa.
Bangun pagi untuk Allah itu luar biasa.
Indonesia
45
1.1K
6.5K
161.5K
Kalamullah Ramli retweetledi
EBL
EBL@EBL2017·
One of the biggest pre-match themes centred around how Simeone would set Atleti up from Arsenal's goal kicks. Would he lock on man-to-man, defend passively, or press zonally? Turns out Atleti pressed zonally in a diamond. But Arteta masterminded it with TOP detail. THREAD! 🚨
EBL tweet media
English
14
108
1.1K
109.2K
Kalamullah Ramli retweetledi
Alma ☾⋆⁺₊🎮✩°。
Alma ☾⋆⁺₊🎮✩°。@alsjournall·
Keren banget intel warga. Ternyata kejadian tabrakan antara KRL arah Jakarta dan taksi tuh estimasinya sekitar jam 20.46 - 20.47. Sedangkan kejadian tabrakan antara KJJ dan KRL sekitar 20.52. Posisi KRL arah Cikarang masih distasiun, gabisa gerak karena insiden taksi didepannya. Posisi KJJ pukul 20.45.50 - 20.46.10 ngelewatin stasiun Cakung, KJJ ngelewatin stasiun Kranji pukul 20.49.10 - 20.49.30. Jadi disaat waktu kejadian tabrakan taksi terjadi, posisi KJJ ada diantara stasiun Cakung dan Kranji. Setelah gue hitung, disaat bersamaan terjadi tabrakan taksi, KJJ posisinya udah 0.75KM (20.46) atau 1.5KM (20.47) diluar stasiun Cakung. Total jarak antara KJJ ke stasiun Bekasi Timur ada 5.5KM. Tiap 1 KM ada blok sinyal. Total 5 blok sinyal. Tapi yang efektif cuma 3 blok sinyal terutama di stasiun Kranji karena kereta butuh jarak 1 KM kurang lebih buat ngerem aman. Jarak antara tiap blok sinyal cuma satu menit. Overall KAI cuma dikasih 3 menit yang efisien sejak detik pertama tabrakan taksi buat ngabarin KJJ. When it’s A RACE AGAINST TIME. Human often lot. Baca ini bikin gue ngeri banget sama yang namanya WAKTU, in a matter of minutes, dari menit ke 47 ke menit 52, 14 nyawa bertaruh 😭 YAALLAH
jul, ジュール, ᮏᮥᮜ᮪ 🧪💛@bsahsawth

Min, hasil crosscheck video live YT dan foto dari pengguna KRL itu kek gini:

Indonesia
247
22K
65.6K
2.2M
Kalamullah Ramli retweetledi
Friday7th
Friday7th@Friday_SOL·
Hari ini gw hampir kena scam kartu kredit UOB senilai Rp 3 juta. Tapi gw malah balik ngerjain mereka, sampe mereka yang ngamuk ke gw 😂 ini pengguna-an vibe coding ga baik Ini kronologi lengkapnya + bukti teknisnya. Baca sampe abis, bisa selamatin kamu atau orang terdekat. 🧵
Friday7th tweet media
Indonesia
60
832
1.6K
156.1K
Kalamullah Ramli retweetledi
Mas Pur
Mas Pur@rasjawa·
Ingat kasus Leony Vitria Hartanti (eks Trio Kwek Kwek)? Ayahnya meninggal 2021. Rumah sudah lunas dari dulu. PBB dibayar rajin tiap tahun. Pas Leony mau balik nama sertifikat, dia kena tagihan PULUHAN JUTA. Reaksi Leony sama seperti semua org: "Kan bukan jual beli? Ini kan WARISAN?" Ternyata ada prosedur yang bisa bikin biaya balik namanya jadi 0 rupiah. Tapi banyak yang gak tau. Simak screenshot cara2nya dari akun thread @nafkahnation.dx
Mas Pur tweet mediaMas Pur tweet media
Indonesia
288
7K
25.6K
1.4M
Kalamullah Ramli
Kalamullah Ramli@kalamullahramli·
Be careful
tito alba@groobaag

🚨 WASPADA MODUS "CALL HENING" 2026! 🚨 Hot, baru-baru ini lagi marak banget modus penipuan baru bernama Call Hening atau Telepon Hening. Ceritanya jika kamu dapat telepon dari nomor tidak dikenal, pas diangkat... hening total. Tidak ada suara, tidak ada orang bicara, lalu putus sendiri setelah beberapa detik. Banyak yang mengira salah sambung atau gangguan sinyal. Padahal, ini jebakan berbahaya! ⚠️ Kenapa Call Hening Sangat Berbahaya? Pelaku sengaja diam supaya kamu spontan bicara. Saat kamu bilang "Halo?", "Iya?", "Siapa ini?" atau kalimat pendek lainnya, suara kamu langsung terekam. Dengan teknologi AI Voice Cloning, rekaman singkat itu bisa diubah jadi suara yang sangat mirip dengan suaramu. Suara palsu ini kemudian dipakai untuk menipu keluarga atau teman kamu dengan cerita darurat, contohnya: - "Aku kecelakaan, butuh uang cepat!" - "Aku ditahan polisi, tolong transfer jaminan sekarang!" - "HP aku hilang, ini nomor baru, kirim dana!" Satu kata "Halo" saja sudah cukup buat mereka mulai bikin kloning suara. Kasus seperti ini sudah banyak terjadi dan merugikan puluhan hingga ratusan juta rupiah. ⚠️ Ciri-ciri Call Hening: - Datang dari nomor asing atau nomor lokal tidak dikenal - Saat diangkat → hening total (tidak ada suara, tidak ada napas) - Biasanya putus sendiri setelah 3-10 detik - Kadang muncul berulang dari nomor berbeda ⚠️ Cara Aman Menghadapi Call Hening: 1. Jangan angkat sama sekali kalau nomor tidak dikenal 2. Kalau sudah keangkat dan hening → langsung matikan tanpa mengucapkan apa pun 3. Jangan pernah telepon balik nomor tersebut 4. Segera blokir nomornya 5. Aktifkan fitur Silence Unknown Callers di HP (iPhone) atau fitur blokir spam di Android 6. Gunakan aplikasi seperti Truecaller atau Whoscall untuk deteksi spam 7. Kalau ada panggilan "darurat" dari keluarga, verifikasi dulu lewat WA, video call, atau nomor cadangan. Jangan langsung percaya! Pakar dan bank seperti BCA sudah mengingatkan: jangan respons, jangan call back, langsung blokir. Modus ini semakin canggih karena pakai AI. Jangan anggap remeh hanya karena "cuma hening". Lindungi suara dan keluarga kamu mulai sekarang. Pernah dapat call hening belum? Kamu langsung angkat atau matiin? Ceritain di komentar biar temen-temen lain juga lebih waspada! Stay safe dan sebarkan info ini ke keluarga & teman ya! 🛡️ #CallHening #TeleponHening

English
0
1
1
64
Kalamullah Ramli
Kalamullah Ramli@kalamullahramli·
A business lesson .....
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, lu pada tahu Bluebird kan? Taksi biru yang sering ada di bandara, di mal, yang sering bokap nyokap kita pakai dulu sebelum era Gojek dan Grab meledak. Nah, gue mau cerita sesuatu yang bikin gue kaget waktu pertama kali dengar ini. Bluebird harusnya sudah bangkrut dari 5 tahun lalu. Tapi kenyataannya? Mereka baru saja cetak rekor pendapatan tertinggi sepanjang sejarah mereka Rp5,7 triliun di 2025. Profit 600-an miliar. Gimana bisa? Dulu waktu Gojek dan Grab masuk semua orang pikir Bluebird tamat. Dan wajar. Karena yang terjadi di seluruh dunia pola yang sama. Startup masuk dengan satu strategi sederhana tapi mematikan: bakar duit, kasih harga murah, curi customer sebanyak mungkin. Tujuannya bukan cuma dapetin customer. Tujuannya membunuh kompetitor lama yang asetnya berat bayar gaji driver, maintain armada, sewa kantor sampai mereka kehabisan nafas duluan. Habis tidak ada yang bisa melawan baru harga dinaikkan pelan-pelan. Ini yang terjadi sama Yellow Cab di Amerika. Bangkrut. Terjadi sama banyak perusahaan taksi di Eropa. Bangkrut. Di Indonesia banyak perusahaan taksi lokal yang tidak bisa bertahan. Tapi Bluebird masih ada. Dan malah makin besar. Keputusan pertama yang kelihatannya bodoh tapi ternyata genius: Ketika semua kompetitor panik turunkan harga Bluebird tidak ikut perang harga. Mereka tetap 20-30% lebih mahal dari taksi online. Tidak ada diskon gede-gedean. Tidak ada promo bakar duit. Yang mereka lakukan malah kolaborasi armadanya bisa dipesan lewat Gojek. Bikin aplikasi sendiri. Dan tetap jaga standar. Waktu itu banyak yang bilang ini keputusan bodoh. Kelihatannya mereka ngalah. Tapi ternyata tidak. Lalu COVID datang dan ini harusnya jadi pembunuh terakhirnya: Pendapatan turun dari Rp4 triliun ke Rp2 triliun dalam satu tahun. Rugi hampir Rp200 miliar. Jalanan sepi. Orang tidak kemana-mana. Tapi gaji driver tetap jalan. Armada tetap harus dimaintenance. Di titik ini logikanya perusahaan tutup. Tapi dua hal yang selamatkan mereka: Pertama — karena tidak ikut perang harga, mereka tidak punya utang besar hasil bakar duit. Kondisi keuangan mereka jauh lebih sehat dari perusahaan yang ikut perang. Kedua — sesuatu yang tidak ada yang prediksi sebelumnya: Tech Winter. Tiba-tiba investor startup mulai tarik duit. Startup yang selama ini bakar duit kehabisan bahan bakar. Dan begitu mereka tidak bisa subsidi harga lagi harga naik. Kualitas mulai tidak terjaga. Driver mulai sembarangan. Mobil mulai tidak terurus. Dan customer yang selama ini pindah ke taksi online mulai sadar ada tradeoff yang mereka bayar. Dan inilah momen Bluebird masuk dan pukul balik: Selama kompetitor sibuk perang harga dan akhirnya longgarkan standar Bluebird justru perketat SOP lebih ketat dari sebelumnya. Driver tetap rapi. Mobil tetap bersih. Tidak ada rokok. Tidak ada sembarangan. Mereka sasar market yang tidak mau kompromi soal kenyamanan. Dan market itu ternyata besar dan loyal. Hasilnya: okupansi armada balik ke 79-81%. Tanpa bakar duit. Tanpa diskon gila-gilaan. Tapi ini bukan yang bikin revenue mereka meledak sampai Rp5,7 triliun. Yang paling mengejutkan: Bluebird sekarang bukan perusahaan taksi. Bisnis terbesar mereka sekarang justru bukan taksi biasa. Golden Bird — sewa Alphard dan Denza lengkap dengan sopir untuk perusahaan korporat. Big Bird — sewa bus untuk acara atau rombongan. City Trans — perjalanan antar kota. Bluebird Kirim — logistik pengiriman barang. Bisnis-bisnis ini sekarang menyumbang hampir Rp2 triliun 30% dari total pendapatan. Kenapa bisnis korporat ini jauh lebih menguntungkan dari taksi biasa: Kalau taksi kalau tidak ada penumpang ya mobil muter-muter bakar bensin. Rugi. Kalau bisnis korporat tinggal tunggu telepon dari perusahaan klien, baru deploy mobil. Tidak ada pemborosan. Dan yang lebih penting: kontrak jangka panjang. Eksekutif perusahaan bolak-balik kantor setiap hari. Pendapatan bisa diprediksi. Tidak ada bulan sepi, tidak ada bulan ramai yang tidak terduga. Dan satu fakta soal bisnis B2B yang sering dilupakan: banyak perusahaan lebih memilih bayar lebih mahal ke vendor yang sudah dipercaya daripada coba-coba yang lebih murah. Trust tidak bisa dibeli dengan promo diskon. Ancaman yang masih ada Sun SM dari Vietnam: Taksi listrik Vietnam ini masuk dengan harga murah dan sering promo. Tapi ada hal menarik: Sun SM satu grup dengan brand mobil VinFast. Kemungkinan besar tujuan utama mereka bukan membunuh Bluebird tapi mempromosikan VinFast agar orang Indonesia familiar dengan brand-nya. Mereka rela bakar duit untuk itu. Kalau Bluebird tidak salah kelola obsesi mereka pada kualitas plus kontrak panjang dengan perusahaan-perusahaan besar itu tidak mudah direbut hanya dengan harga lebih murah. Tiga pelajaran yang bisa diambil: Satu — perang harga itu jebakan. Kalau modal tidak sepanjang kompetitor ikut perang harga artinya bunuh diri. Cari medan pertarungan yang berbeda. Dua — revenue tidak ada artinya tanpa profit. 10 customer dengan profit besar lebih baik dari 100 customer dengan profit tipis. Dan yang lebih penting dari profit: cash flow. Perputaran uang yang sehat yang bikin bisnis bisa napas panjang. Tiga — jangan bergantung pada satu produk. Bisnis yang monolit rentan. Yang survive jangka panjang selalu yang punya beberapa lini bisnis yang saling menopang. Bluebird tidak menang karena lebih besar dari startup. Mereka menang karena tidak mau main di medan yang dibuat startup untuk membunuh mereka. Ketika semua orang perang harga mereka jaga kualitas. Ketika core business mereka diserang mereka bangun lini bisnis baru yang tidak bisa diserang dengan cara yang sama. Dan itu yang bikin perusahaan setengah abad ini justru cetak rekor di tengah industri yang sudah membunuh hampir semua perusahaan sejenis di seluruh dunia.

English
0
0
0
43