Mokhamad Nurul `Izza

11.1K posts

Mokhamad Nurul `Izza banner
Mokhamad Nurul `Izza

Mokhamad Nurul `Izza

@kangizza

Sudah Menikah | Indonesia 🇲🇨🇲🇨🇲🇨

Katılım Nisan 2010
1.8K Takip Edilen1.3K Takipçiler
Mokhamad Nurul `Izza retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Cuma 20 menit jalan kaki bisa bikin otak lebih “nyala” dibanding duduk diam! Penelitian ini menunjukkan bahwa setelah 20 menit jalan kaki dengan kecepatan sedang (bikin keringetan tapi masih bisa ngobrol santai), aktivitas otak meningkat signifikan dibanding pas duduk istirahat. Hasilnya? Warna biru (aktivitas rendah) berkurang, diganti warna merah dan kuning (aktivitas tinggi) di area otak yang penting buat fokus, kreativitas, dan pemrosesan informasi. Jadi kalau mau ide lancar dan otak lebih segar, coba deh selipin sesi jalan kaki singkat di tengah aktivitas! Sumber: Hillman (2009). THE EFFECT OF ACUTE TREADMILL WALKING ON COGNITIVE CONTROL AND ACADEMIC ACHIEVEMENT IN PREADOLESCENT CHILDREN.
Nicholas Fabiano, MD@NTFabiano

You are one walk away from a better day.

Indonesia
35
752
3.4K
51.7K
Mokhamad Nurul `Izza retweetledi
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
yang masih bingung kenapa IRAN masih menahan kapal berbendera Indonesia, tolong cari orang ini, beliau tau betul seluk beluk sejarah dan konspirasi dunia:
Indonesia
160
691
2.9K
130.8K
bapak libur
bapak libur@sabtudepan·
Yang rekomendasiin football manager, makasih banyak. Tapi saya udah belasan tahun terjerat game setan itu. Justru sekarang saya lagi mencoba keluar dari jerat setan 😭
Indonesia
9
2
38
11.1K
bapak libur
bapak libur@sabtudepan·
Rekomendasi Game mobile untuk Bapak-bapak Umur 30++ Udah install game dari kompetitif, simulasi sampai story gampang bosen 😁
Indonesia
605
158
1.1K
128.1K
Mokhamad Nurul `Izza retweetledi
MARKET INSIGHTS!
MARKET INSIGHTS!@IManghaila·
BUY & SELL SIGNALS.
MARKET INSIGHTS! tweet media
English
10
417
2.1K
84.3K
Mokhamad Nurul `Izza retweetledi
Mokhamad Nurul `Izza retweetledi
Denni Sauya
Denni Sauya@denni_sauya·
📷📸 Keren 👍 cara menjalankan pompa air tanpa BBM dan tanpa listrik PLN. Inovasi sederhana ini jadi harapan baru bagi petani untuk menghemat biaya dan tetap produktif.
Indonesia
188
823
2.6K
168.6K
Mokhamad Nurul `Izza retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Lo Kheng Hong investor yang pernah ubah Rp1,5 miliar jadi Rp90 miliar dari pasar saham Indonesia punya satu pengamatan yang bikin gue diem sejenak. Katanya kebanyakan investor pemula itu bukan kalah karena marketnya jahat. Tapi karena dua kesalahan yang sebenernya bisa dihindari. Kesalahan 1 Beli saham tanpa tau apa yang dibeli. Ini yang paling umum. Dan gue yakin banyak yang relate. Baru buka rekening saham, langsung semangat beli. Nggak tau analisa fundamental, nggak tau valuasi, nggak tau perusahaannya jualan apa. Yang ada cuma satu kata di kepala cuan. Terus dapet rekomendasi dari grup WhatsApp, grup Telegram, artikel random di internet langsung beli tanpa pikir panjang. Dan ini kombinasi yang berbahaya. Modal pas-pasan ilmu, semangat cuan maksimal. Yang sering dilupain orang yang rekomendasiin saham itu ke lo belum tentu beli saham yang sama. Se-simple itu. Solusinya? Bikin Jurnal Investasi. Sebelum beli saham apapun, tulis dulu alasannya. Perusahaan ini bergerak di bidang apa? Cara mereka dapet uang gimana? Penjualan naik dari tahun ke tahun? ROE-nya berapa? PBV-nya wajar nggak? Arus kasnya sehat? Nggak perlu jadi analis profesional. Tapi minimal lo harus bisa jelasin ke diri sendiri kenapa lo beli saham itu. Analoginya simpel beli HP aja lo riset dulu. Nonton review, tanya temen yang udah pake. Masa beli saham yang risikonya jauh lebih gede, lo nggak riset sama sekali? Kesalahan 2 Nggak sabaran. Ini yang bikin investor pemula rata-rata gagal meskipun pilihan sahamnya udah bener. Mindsetnya salah dari awal "Kalau bisa untung sehari 1%, ngapain nunggu setahun cuma dapat 12%?" Terus kerjaannya tiap hari liatin harga saham naik turun. Was-was. Gelisah. Dan akhirnya jual di harga yang salah biasanya pas lagi turun karena panik. Padahal dalam jangka pendek semua saham bagus pun pasti naik turun. Itu bukan tanda bahaya. Itu normal. Dan ini yang Lo Kheng Hong buktiin dengan nyata: Tahun 1998 dia beli saham United Tractors di harga Rp250 per lembar. Dia pegang. Sabar. Nggak panik meski market naik turun. Tahun 2004 6 tahun kemudian dia jual di harga Rp15.000 per lembar. 60 kali lipat dalam 6 tahun. Rp1,5 miliar jadi Rp90 miliar. Bukan karena dia punya insider info. Bukan karena dia trader handal yang bisa baca chart. Tapi karena dia pilih perusahaan yang bener dan sabar nunggu. Dua hal ini harus jalan bareng. Pilih saham yang bener tapi nggak sabaran hasilnya nggak maksimal. Sabaran tapi pilih saham ngasal sama aja rugi tapi lambat. Keduanya harus dilakukan sekaligus — riset yang cukup, dan kesabaran yang bener-bener dijalanin. Sebelum beli saham apapun, tanya satu pertanyaan ini ke diri sendiri "Gue siap pegang saham ini 3 tahun nggak?" Kalau jawabannya nggak jangan dibeli. Sesimpel itu. Tapi sesusah itu juga dijalanin.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
17
197
1K
81.1K
Agus Sunyoto
Agus Sunyoto@AgusSunyoto·
Ini waktu beliau dibully mahasiswa terkait outfit waktu ngajar.Tanggapan beliau saat itu cuma 1 : "Nanti makin lama namanya didikan sekolah ga akan dapat pelajaran Etika Belajar seperti Ta'lim Muta'alim di pesantren. Ya kudu adaptasi dengan perubahan adab dan akhlak gen ke depan"
Agus Sunyoto tweet mediaAgus Sunyoto tweet media
Indonesia
58
123
1.3K
177K
Phuong Pankey
Phuong Pankey@PankeyPhuo30085·
@MurtadhaOne1 Sepinya satu cabang di Blok M tidak mencerminkan keberhasilan di 79.999 titik lainnya. Fokus kebijakan ini adalah menjangkau daerah pelosok yang selama ini terlupakan oleh swasta. Pemerintah sedang membangun keadilan akses, bukan sekadar mengejar profit di pusat kota.
Indonesia
7
0
0
1.3K
ꦩꦸꦂꦠꦝ
ꦩꦸꦂꦠꦝ@MurtadhaOne1·
Koperasi Merah Putih di Blok M ini sudah beroperasi 9 bulan ... SEPI! Hanya 30 pengunjung per hari Hanya di Indonesia, ketika sebuah model bisnis belum jelas hasilnya, FS nya nggak ada, mereka langsung hajar blas buka 80.000 cabang. Menggelontorkan triliunan. Beli puluhan ribu mobil pick up dari India.
ꦩꦸꦂꦠꦝ tweet media
Indonesia
660
1.3K
4.3K
293K
Mokhamad Nurul `Izza
Mokhamad Nurul `Izza@kangizza·
bahlil maha benar
Dede Budhyarto@kangdede78

Pernyataan Menteri ESDM @bahlillahadalia soal mematikan kompor saat masakan sudah matang mungkin terdengar sederhana. Bahkan bagi sebagian netizen, dianggap “nyeleneh” dan jadi bahan bullyan. Padahal kalau kita tarik sedikit ke konteks yg lebih luas, justru di situlah letak masalahnya: kita sering meremehkan hal kecil yg berdampak besar. Faktanya, konsumsi LPG di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Sebagian besar digunakan oleh rumah tangga, dan mayoritas masih disubsidi negara. Artinya, setiap pemborosan kecil di dapur sebenarnya ikut membebani anggaran negara yg seharusnya bisa dialokasikan ke sektor lain seperti pendidikan, kesehatan, atau bantuan sosial. Di sisi global, dunia sedang menghadapi tekanan energi akibat konflik geopolitik, termasuk di kawasan Timur Tengah. Ketika suplai energi terganggu, harga bisa melonjak dan negara-negara harus melakukan penyesuaian. Dalam kondisi seperti ini, efisiensi bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Jadi ketika pemerintah mengajak masyarakat untuk hemat energi, bahkan lewat cara yg sangat sederhana seperti mematikan kompor setelah masakan matang, itu bukan sekadar himbauan receh. Itu bagian dari strategi menjaga ketahanan energi nasional. Sayangnya, di media sosial, narasi sering dibalik. Yang sederhana dianggap konyol, yg logis dianggap bahan ejekan. Padahal negara-negara maju justru menekankan efisiensi energi dari level paling kecil: rumah tangga. Kalau mau jujur, ini bukan soal siapa yg bicara. Ini soal apakah kita mau jadi bagian dari solusi atau justru ikut memperbesar masalah. Kadang, langkah besar memang dimulai dari kebiasaan kecil. Dan dalam konteks krisis energi global, mematikan kompor tepat waktu bukan hal sepele—itu bentuk kesadaran.

Indonesia
0
0
0
15