kar ᵕ̈

34.2K posts

kar ᵕ̈ banner
kar ᵕ̈

kar ᵕ̈

@lattexmatcha

˚🦋₊✧

Katılım Ekim 2019
848 Takip Edilen1.5K Takipçiler
kar ᵕ̈ retweetledi
Soft Petals
Soft Petals@softpetalview·
Soft Petals tweet media
ZXX
7
149
501
7.6K
kar ᵕ̈ retweetledi
꣑ৎ
꣑ৎ@kislifess·
every girl wishlist: got thumbelina bouquet like this 🥺🫶🏻
꣑ৎ tweet media꣑ৎ tweet media
English
265
14.2K
58.4K
1.1M
Viiikrz
Viiikrz@kdfck01·
Nasi goreng tanpa kecap adalah salah satu makanan paling enak, siapa yang setuju?
Viiikrz tweet media
Indonesia
879
2K
8.5K
475K
Chelz 🌷🦩
Chelz 🌷🦩@ccrdagbok·
Women to women. Cowo2 yg mapan, kerjaannya keren jarang yg mau maen dating apps krn tmn2ku cowo yg kerjaannya keren (jadi engineer di perusahaan minyak norway, researcher dll) gamau maen dating apps ntah napa. Caranya kalo mau kenal cowo2 kyk gini harus masuk ke circle mereka 😌
sandy@xzabiruw

love scamer di bumble pada ngga kreatif banget dah, udah pasti nipunya kerja di batubara duh komediiii WKWKWK ditanya linkedIn malah unmatched😭

Indonesia
208
659
8.3K
1.7M
kar ᵕ̈
kar ᵕ̈@lattexmatcha·
@yoogiiss tante aku punya banyak bangett, sampe pindahan kosan pun dia selamatin itu😭😭
Indonesia
1
0
0
12
kar ᵕ̈
kar ᵕ̈@lattexmatcha·
@beautiaf aku beli dari harga 18 deh klo gak salah kyknya pernah segitu
Indonesia
0
0
0
24
Mumut. ☽
Mumut. ☽@beautiaf·
ES KOPI SUSU TETANGGA TUKU HARGANYA NAIK JADI 25RIBU💔💔
Mumut. ☽ tweet mediaMumut. ☽ tweet media
Indonesia
757
849
10.3K
1.3M
yogis
yogis@yoogiiss·
gaes janji kita main x sampe kakek nenek
Indonesia
215
39
263
14.8K
kar ᵕ̈ retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Update guysss..... Hari ini suster natalia sudah terima uang 28 M dari BNI Akhirnya setelah 2 bulan uang nya kembali Terima kasih netizen semuanya yang mengawal kasus ini ucap beliau
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
616
7.5K
38.8K
858.5K
sea'26
sea'26@linlinaleister·
CURANG UTBK PAKE ALAT BANTU DIMASUKIN KE DALEM TELINGA, HAMPIR KE GENDANG TELINGA HSHS, ADA ADA AJA SI 😩😭
sea'26 tweet media
Indonesia
1.5K
2.7K
47K
2.4M
𝚁𝙰𝚈 ⋆.˚🦋༘⋆
Kalo di kasih kesempatan untuk liburan 1 bulan dari 2 kota ini mau pilih yang mana BANDUNG apa JOGJA ?
𝚁𝙰𝚈 ⋆.˚🦋༘⋆ tweet media𝚁𝙰𝚈 ⋆.˚🦋༘⋆ tweet media
Indonesia
1K
105
2.2K
190K
dit.
dit.@ijigamijigo·
Tangan gw reflek bgt keplek-keplek pas kicau mania lewat tl jirrr🥴
Indonesia
2
0
1
131
kar ᵕ̈
kar ᵕ̈@lattexmatcha·
kicauuuu kicauuuu kicauuu mania
Indonesia
1
0
1
39
kar ᵕ̈ retweetledi
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Baca dan mengikuti berita mengenai Suster Natalia ini, terkesan BNI seperti ingin lepas tangan, padahal pelaku (Andi Hakim) merupakan salah satu pejabat di bank tersebut. Ini bisa jadi preseden buruk untuk BNI. Bukan tidak mungkin sentimen negatif ini berubah menjadi seruan memindahkan rekening dari BNI ke bank lain.
Indonesia
247
4.9K
8.3K
2M
kar ᵕ̈ retweetledi
Mac Karyo
Mac Karyo@Makaryo0·
Yang dicuri 28 Miliar, ditawarin balik cuma 7 miliar. Btw yang dicuri ini bukan uang gereja, tapi uang tabungan 1.900 umat yang backgroundnya macam2, ada yang buruh, petani, dll. Suster Natalia cerita kalau dia sampai utang kesana sini buat nalangin umat yang butuh dana mendesak karena berobat atau sekolah anak. Kita bantu viralin biar BNI ga ngeles mulu.
SobatMiskinTV@MiskinTV_

Baca dan mengikuti berita mengenai Suster Natalia ini, terkesan BNI seperti ingin lepas tangan, padahal pelaku (Andi Hakim) merupakan salah satu pejabat di bank tersebut. Ini bisa jadi preseden buruk untuk BNI. Bukan tidak mungkin sentimen negatif ini berubah menjadi seruan memindahkan rekening dari BNI ke bank lain.

Indonesia
385
17.5K
36.8K
1.8M
kar ᵕ̈ retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
47.1K
102.4K
11M
kar ᵕ̈ retweetledi
August
August@AnakLolina2·
Teman-teman mohon bantuannya bersuara agar kasus uang jemaat sebesar 28 miliar yang raib di tipu oknum BNI bisa selesai. Kasus ini sudah berlangsung lama namun tak ada itikad baik,. @DivHumas_Polri @KejaksaanRI @prabowo No viral no justice kata @mohmahfudmd Bantu RT 🙏
August tweet media
Indonesia
480
20.9K
40.1K
1.4M