sya #lancar smt 6

19.2K posts

sya #lancar smt 6 banner
sya #lancar smt 6

sya #lancar smt 6

@leowonism__

⭐️

Katılım Eylül 2020
273 Takip Edilen93 Takipçiler
sya #lancar smt 6
sya #lancar smt 6@leowonism__·
@collegemfs aamiinn nder semoga lancarr, bisa jawab semua pertanyaan dan minim revisi semangatt
Indonesia
0
0
0
43
COLLE
COLLE@collegemfs·
[cm] teman teman boleh tolong bantu doanya? senin aku sidang, doain semoga lancar, dimudahkan, dan bisa jawab pertanyaan dosen penguji. semoga kalian yg lagi skripsian juga dilancarkan ya🥹
Indonesia
12
1
44
2.1K
sya #lancar smt 6
sya #lancar smt 6@leowonism__·
MUAK BGT SM SEMPRO YAALLAH MUDAHKAN LANCARKAN SECEPATNYA
Indonesia
0
0
0
16
sya #lancar smt 6
sya #lancar smt 6@leowonism__·
yaallah tolong permudah segalanya
Indonesia
0
0
0
8
COLLE
COLLE@collegemfs·
[cm] minta do'anya besok aku sidang skripsi,semoga nggak dibantai sama penguji dan di beri kelancaran selama sidang,terimakasih semuanya
Indonesia
35
0
132
4.2K
sya #lancar smt 6 retweetledi
Ayshatou🥀🥀
Ayshatou🥀🥀@rukks90·
Normalise reading “Bismillah, tawakkaltu 'ala Allah, wa la hawla wa la quwwata illa billah” before you leave the house, we live in crazy world.
English
64
25.4K
72.4K
939.5K
sya #lancar smt 6 retweetledi
sya #lancar smt 6 retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
420
20.8K
51.6K
1.4M
sya #lancar smt 6 retweetledi
haru 🚥
haru 🚥@harumanyogi183·
before eating after eating sweet potato sweet potato
haru 🚥 tweet mediaharu 🚥 tweet media
English
118
9.2K
37.7K
349K
sya #lancar smt 6
sya #lancar smt 6@leowonism__·
demi dah hariini tembalang panasnya gila2an mnyettt menghitam lah gua
Indonesia
0
0
0
16
sya #lancar smt 6 retweetledi
August
August@AnakLolina2·
Teman-teman mohon bantuannya bersuara agar kasus uang jemaat sebesar 28 miliar yang raib di tipu oknum BNI bisa selesai. Kasus ini sudah berlangsung lama namun tak ada itikad baik,. @DivHumas_Polri @KejaksaanRI @prabowo No viral no justice kata @mohmahfudmd Bantu RT 🙏
August tweet media
Indonesia
478
20.8K
39.9K
1.5M
sya #lancar smt 6 retweetledi
BTS Charts News
BTS Charts News@btschartsxdaily·
Omg CRYSTAL SNOW IN 2026 😭💜
English
663
60.8K
181.1K
2.3M
sya #lancar smt 6
sya #lancar smt 6@leowonism__·
foto seonghyeon kutangan banyak bgt dimasak di au kan gua jdi keenakan
Indonesia
0
0
0
85