Ayas ⋆。˚𓇼 ⋆。˚
147K posts

Ayas ⋆。˚𓇼 ⋆。˚
@lrstdw_
-fortis fortuna adiuvat-

Kalau sumbernya dari rakyat, jangan gaya seakan itu milik pribadi. Kritik itu wajar, karena itu bukan uang pribadi Mu.





Orang Jakarta, ada kah rekomendasi pempek yang enak? Online/offline boleh.



Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Niatnya flexing biar keliatan asik, malah dapurnya ditutup seketika. Dapurnya kena tutup sementara gais, tapi emang aneh sih dia. Minta maaf ke netizen, katanya "saya ga masalah dikatain2in netizen bowtie atau apa, tapi karena hujatan netizen berakibat dapur saya ditutup" 🤣 Yang joget dia, yg bikin rame dia, yg bikin disidak ya dia sendiri juga tapi tetep nyalahin netijen. Katanya "bagai mana nasib 150 relawan saya?" Mbuh 🙄

Kok banyak yg ilang? Itu Cilandak sampe tembus 300, trus siangnya ga ilang titiknya cc: @piotrj

Prabowo Tak Akan Hentikan MBG: Uang Kita Ada

Nanik BGN Geram Pria Joget di Dapur Punya 7 SPPG: Ini Bukan Bisnis cnnindonesia.com/nasional/20260…


Porsi ini ga layak untuk anak SD. Yuk sini saya kasih liat itung2annya kenapa saya bilang ga layak. Anggaplah anak umur 7 tahun BB 25 kg, TB ideal untuk usianya, kebutuhan kalori sesuai RDA 70-80 kkal/kg. Total kebutuhan kalori= 70 kkal x 25 kg =1.750 kkal, anggaplah ini anak cuma makan utama aja ga pake snack. Artinya 1750 kkal dibagi 3 = ~ 580 kkal Jadi sekali makan dia musti dapet 580 kkal Sementara, kebutuhan AKG protein untuk anak 7 tahun 40 gram/hari. Sekarang mari kita analisis dari rincian makanan yg dikasih Potato wedges 4 biji, 1 dimsum, 1 tempe ungkep dan susu indomilk. Asumsi susu indomilk yg kecil sesuai foto yg sering beredar maka perkiraan kalori yg didapat kira2 ~ 300 kkal dan protein ~ 10 gram Kesimpulannya Makanan yg disajikan jauh di bawah kebutuhan nutrisi anak. Bila diteruskan asupan nutrisi ini anak akan berisiko mengalami malnutrisi alias kurang gizi. Jadi alih2 memperbaiki atau memenuhi gizi anak, makanan yg diberikan justru berisiko membuat anak gagal tumbuh






Ini ngawurnya aseli "keterlaluan". Masa setiap menu mewakili setiap zat gizi? Ga sabar nunggu habis lebaran gimana nanti...

Ini satu lagi, pengawasan semacam ini, kedepannya berpotensi pemalakan oleh oknum di BGN sendiri. Karena dari awal sistemnya memang dirancang bermasalah, asumsi yg dipakai manusia = malaikat. Memang sistem yg dibuat BGN ini berbahaya, potensi BOCOR nya luar biasa, ujungnya malah fatal sekali, dimana beban fiskal negara makin besar setiap tahun, tapi kedaulatan negara pada programnya malah makin mengecil.
















