Sabitlenmiş Tweet
Lucas
23.8K posts

Lucas
@lucasstephen
occasionally tweet a line of lyric or two, here to express and not to impress.
Indonesia Katılım Ağustos 2009
517 Takip Edilen522 Takipçiler
Lucas retweetledi

Dari pernyataan ini,
Kemudian dari acara Kejagung yang dimulai sejak periode Prabowo bikin teaterikal duit ditumpuk banyak jadi piramida raksasa.
Harusnya kita sudah bisa menangkap motif politiknya.
Ini sangat mudah dibaca.
tempo.co@tempodotco
Satgas PKH Serahkan Uang Rp 10,2 Triliun ke Negara, Prabowo: Saya Senang Kalau Diundang Terus Acara Begini
Indonesia

@CineCelebsPulse Jujur aje season ini kyk too much steroid in a bad way.
Indonesia
Lucas retweetledi

“Terkagum dengan om ipang”

Kaiju 08@kafkah1bino
@blank0429 17. Fanbul Prabowo - Infipop orang ini di depan DPR pas 17+8 24. Firdza Radiany - Pandemic Talk memonetisasi gerakan era covid, sekarang ratecardnya mahal bgt. orang ini juga bangga folls jadi 1 juta gara2 17+8 mereka cari engagement ke massa kritis, monetisasinya ke rezim, tai!
Indonesia
Lucas retweetledi

Lucas retweetledi

Dear teman-teman Indonesia New Media Forum alias Homeless Media,
Jujur, saya kecewa berat sama cara main kalian.
Kalian selalu riding the wave isu yang lagi jadi keresahan publik, bahkan terkesan berpihak. Sampai pasang avatar hijau-pink itu, sampai beberapa dari kalian muncul di depan DPR waktu 17+8. Tapi ternyata semua itu cuma modal cari engagement, yang kemudian dimonetisasi dengan mengkhianati ekspektasi audiens kalian: merapat ke rezim.
Kalian sudah kasih bantahan, sampai Tempo merevisi beritanya. Tapi siaran pers istana tak bisa dibendung. Dan tidak ada satupun fakta yang berubah, kalian tetap sudah merapat.
Mau berdalih cover both sides pun tidak akan mengubah kenyataan bahwa pada 10 Maret lalu jauh sebelum Qodari bicara ke publik, kalian sudah duluan ketemu Gibran. Mau diklarifikasi kayak apapun pertemuan ini jadi bukti:
KALIAN SEBENERNYA GA PUNYA MASALAH SAMA REZIM INI.
Dan Qodari melihat celah itu. Menurut saya tujuan Qodari bukan sekadar mau kasih proyek kalian. Tapi mau ngancurin kredibilitas media alternatif yg dianggap pro publik. Dia tau kalian sering pake angle kritis, apalagi pas 17+8. Semua media mainstream sudah dikooptasi rezim, tinggal homeless media. Sekarang tanpa kooptasi, hanya pake sekali siaran pers. hancurlah harapan kami pada kalian. Sekarang coba jelasin, gimana kami masih harus percaya sama kalian?

Indonesia

@NarasiVisual @Dospemz Udah kliatan kok dr Q3/Q4 tahun lalu.
Suka ada konten2 titipan yg berasa bgt beda tone sendiri sama yg ‘dulu’ big alpha bangun.
Indonesia
Lucas retweetledi

Ghost in the Cell buat saya jelas lebih baik dan lebih menghibur dari karya terakhir Joko Anwar; Pengepungan di Bukit Duri. Keliatan banget kalo seorang Joko Anwar coba lebih lepas dan having fun banget dengan mainan favoritnya: darah dan horor yang kali ini dicampur kental dengan humor absurd. Bayangin aja: segerombolan napi dari blok C di sebuah lapas berantem sembari joget-joget demi rebutan “aura positif” biar gak dimutilasi sama hantu. Premis Konyol memang, tapi sekaligus menarik karena bisa bekerja berkat timing-nya pas dan chemistry solid dari cast yang separuhnya diisi sama wajah-wajah familiar aktor favorit Joko Anwar.
Di sini, Joko Anwar lebih berani dalam kritik sosialnya. Gak lagi pakai metafora halus-halusan biar semua penontonnya bisa langsung nangkep, termasuk yang paling bodoh sekalipun, termasuk dengan lantang nyebut “ Indonesia “ sembari majang bendera merah putih di depan gedung lapas.
Joko Anwar langsung ngegas buat lepasin unek-unek dan keresahannya buat nyinyirin pemerintah tanpa ampun, nyebut-nyebut politisi busuk yang jadiin agama buat nafsu pribadi, eksploitasi para napi sebagai komoditas, termasuk sentilan sospol, lingkungan dan ketidakadilan sistemik yang disampaikan lantang. Nah! Masalahnya sangking terlalu latangnya, ini udah kayak iklan layanan masyarakat mahal yang efeknya bisa bikin sebagian penontonnya jadi eneg karena terus disuapi sama kritik sosial di hampir tiap dialognya.
Penjara di sini gak cuma tempat tahanan doang, ini juga playground yang brutal sekaligus miniaturnya Indonesia di mana Abimana Aryasatya Endy Arfian, Bront Palarae, Morgan Oey, Lukman Sardi—semuanya dilempar ke dalam penjara sempit, lembap dan kotor, sebagai perwakilan dari kehidupan masyarakat kita yang kejepit di ruang sempit bau keringat, darah, dan korupsi. Di sini, mereka saling sikut, saling tusuk, tapi juga dipaksa berkolaborasi karena punya musuh bersama yang gak kasat mata.
Selain teknis dan visual Ical Tanjung yang udah pasti ok, dinamika antar karakter ini juga jadi jantung Ghost in the Cell. Tek-tokanya asik, humornya cukup banyak yang kena, kata-kata dan umpatan kotor keluar tanpa filter pun terasa natural dari jajaran para pemainnya yang juga tampil solid. Kudos terutama buat Aming, bintang Ghost in the Cell yang sayangnya terlalu cepat meredup, padahal karakter Tokek-nya bisa seru tuh kalau dieksplorasi lebih jauh.
Selain kritik sosial yang terlalu ‘berisik ’, di 20-25 menit terakhir, momentumnya mulai kedodoran. Seperti penyakit Joko Anwar di banyak filmnya, ia gak mampu nutup filmnya sebaik ia ngebukanya. Bos terakhir seperti terlalu bodoh, cepat dan mudah dikalahin cuman karena trik berulang dari panggilan telepon tanpa nama yang konyol. Banyak plot thread yang mau ditutup sekaligus. Beberapa twist yang seharusnya bisa powerful jadi melempem karena udah terlalu banyak masuk angin dari awal.
Tapi dibalik segala kekurangannya, kali ini saya bisa maafkan karena energi liar, brutal dan kebebasan yang dikasih sama Joko Anwar yang lagi having fun ini bisa nular ke penontonnya yang menikmati tiap kematian, tiap humor, teror dan tiap jogetan absurd-nya. Meski ya, mestinya penonton kita bisa diajari satir yang lebih cerdas, gak perlu kelewat cerewet seperti ini. Sisanya, Ghost in the Cell udah berhasil menunaikan tugasnya jadi film horor-komedi Indonesia yang paling berani dan paling entertaining tahun ini.
3,5/5

Indonesia
Lucas retweetledi

@horas_bright Bang, udh bang, jgn terlalu bener banget klo kasih opini
Indonesia

@jokoanwar Masa 1 orang bisa nirukan vocal 3 orang tanpa ada kurangnya
Lalu kenapa pakai model Shinichi Kudo?
Indonesia
Lucas retweetledi
Lucas retweetledi
Lucas retweetledi
Lucas retweetledi

📹 VIDÉO - #Insolite : Pendant la coupe des griffes, une marmotte semble avoir déjà accepté son destin… tandis que l’autre panique à chaque coup de coupe. Une scène aussi drôle que totalement théâtrale.
Français

Warga @DKIJakarta ada yang lapor masalah parkir sembarangan di JAKI status laporannya selesai. Pas di-check ternyata hasil fotonya editan pake AI wkwk..
Bang nyari gawean lagi susah jangan neko-neko please 🤣🤣🤣


Indonesia
Lucas retweetledi

Adult film star Callmesloo, 23, was arrested in Bali and faces up to 10 years in prison for filming an explicit video.
The video went viral online, triggering a police investigation after authorities recognized the luxury villa used in it.
Indonesia has very strict anti-p*rn laws. She was arrested while attempting to fly to Thailand on March 13.


English
Lucas retweetledi

Same old trick:
"bocoran" dilempar dulu lewat buzzer.
Kalau rame, tinggal cuci tangan dan teriak hoaks.
Kalau pada diem, nanti tinggal disahkan.
Negara yang kerja dengan cara begini pantas disebut negara kampungan, nggak ada tata kelola blas 😒
ꦩꦸꦂꦠꦝ@MurtadhaOne1
BREAKING Beredar di group2 market perkiraan harga pertamax di bulan april akan mencapai sekitar 17 ribuan per liter
Indonesia














