Mochamad Mukafi

64 posts

Mochamad Mukafi

Mochamad Mukafi

@m_kafi88

Katılım Eylül 2023
18 Takip Edilen0 Takipçiler
Mochamad Mukafi retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Felix Siauw baru ngomong sesuatu di podcast Helmy Yahya yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari seorang ustaz Indonesia dalam waktu lama. Dan intinya satu kalimat yang langsung dilontarkan: "Orang Indonesia tidak pernah menjadi Islam." Bukan karena KTP-nya. Tapi karena cara berpikirnya. Masalah pertama kita salah paham soal tawakal: Felix kasih contoh yang sangat konkret. Ada pesantren roboh. Respons orang Indonesia: "Qadarullah, ini takdir Allah." Felix langsung potong: itu bukan tawakal. Itu kebodohan yang dibungkus agama. Karena setiap insinyur teknik sipil yang melihat bangunan tiga lantai dengan pondasi yang salah sudah bisa prediksi itu akan roboh. Tidak perlu menunggu roboh untuk tahu. Dan kalau kita sudah tahu sebabnya tapi tidak dikerjakan lalu ketika roboh bilang qadarullah itu bukan pasrah pada Allah. Itu menyalahkan Allah atas kelalaian kita sendiri. Rasulullah memakai baju besi dua lapis di medan perang. Seorang sahabat tanya kenapa. Jawabannya sederhana: karena sebab akibat adalah bentuk tawakal yang sesungguhnya. Bekerja sekeras mungkin baru serahkan hasilnya. Masalah kedua "enggak apa-apa mereka ambil dunia, yang penting kita akhirat" Felix bilang dia ingin kritik keras kalimat ini. Karena logikanya terbalik total. Cara masuk surga menurut ulama ada empat: dengan ilmu, dengan kekuatan, dengan harta, atau dengan doa. Kalau kamu tidak punya ilmu, tidak punya kekuatan, tidak punya harta kamu hanya tersisa doa. Dan kalau kamu bilang "yang penting akhirat" sambil tidak mengerjakan satu pun dari empat jalan itu dengan serius kamu sedang tidak mengejar akhirat. Kamu sedang memakai akhirat sebagai alasan untuk tidak berusaha. Rasulullah miskin bukan karena tidak bisa kaya. Beliau miskin karena memilih memberi semua yang dimiliki kepada yang membutuhkan. Miskin by choice bukan miskin karena tidak punya pilihan. "Kalau dunia aja kamu enggak bisa nguasain, jangan ngomong akhirat. Akhirat itu lebih susah dari dunia." Masalah ketiga tidak ada critical thinking: Ini yang paling mendasar dan paling merusak menurut Felix. Ayat pertama yang turun kepada Rasulullah adalah iqra baca, berpikir, analisa. Di saat itu bahkan tidak ada buku. Tidak ada perpustakaan. Artinya perintah iqra bukan sekadar membaca teks tapi perintah untuk berpikir kritis terhadap segala sesuatu. Tapi apa yang terjadi di Indonesia? Pertanyaan dibungkam. Otoritas tidak boleh diganggu gugat. Santri yang dilecehkan menerima karena percaya itu "ritual penyucian." Orang tua yang anaknya diperlakukan tidak wajar diam karena takut melawan ulama. Felix bilang ini adalah abuse of authority yang masif dan akarnya adalah ketidakmampuan berpikir kritis yang sudah ditanamkan sejak kecil. Padahal bahkan Rasulullah sendiri melatih sahabat untuk tidak buta taat. Ada sahabat yang diperintahkan pemimpinnya masuk ke dalam api sebagai hukuman. Mereka ragu dan datang bertanya ke Rasulullah. Jawaban Rasulullah: "Untung kalian tanya aku. Kalau kalian masuk, kalian tidak akan keluar selamanya." Dari situ keluar hadis: taatlah kepada makhluk selama tidak bermaksiat kepada Allah. Artinya Islam dari awal mengajarkan untuk mempertanyakan bahkan otoritas. Masalah keempat faktor struktural yang sering dilupakan: Felix tidak hanya menyalahkan internal. Ada faktor eksternal yang sangat besar yang tidak boleh diabaikan. Di zaman kolonial Belanda, ada sistem pembagian kelas berdasarkan akta kelahiran STBL. Kelas pertama orang Eropa. Kelas kedua orang Arab, India, Cina. Kelas ketiga pribumi dan pribumi Muslim ada di posisi paling bawah. Akta kelahiran itu menentukan siapa yang boleh sekolah di mana, siapa yang boleh masuk restoran mana, siapa yang boleh masuk pemerintahan. Bukan soal kemampuan tapi soal sistem yang dirancang untuk memastikan satu kelompok tidak bisa mengakses kekayaan dan pengetahuan. Itulah mengapa sampai hari ini di daftar orang terkaya Indonesia dan dunia dominasi Muslim sangat kecil dibandingkan populasinya. Ini bukan semata karena etos kerja. Ini juga karena sistem yang dibangun ratusan tahun untuk menutup akses. Korelasi yang menarik antara keyakinan dan peradaban: Felix membawa temuan arkeologi di Gobeklitepe, Turki bangunan berusia 11.000 tahun yang mendahului rumah dan ladang pertanian. Para arkeolog menyimpulkan bahwa manusia tidak membangun keyakinan setelah perutnya kenyang. Justru sebaliknya keyakinan dibangun dulu, baru peradaban lain mengikuti. Ini membalik teori lama bahwa agama adalah produk kemakmuran. Ternyata keyakinan adalah fondasinya. Tapi ada yang salah kaprah. Felix memisahkan dengan jelas: bukan agamanya yang menentukan maju atau mundur suatu bangsa tapi kepedulian. Romawi maju bukan karena agama tertentu tapi karena mereka peduli pada kotanya, pada infrastrukturnya, pada warganya. Ketika kepedulian itu hilang Romawi hancur. Bukan karena Tuhannya berubah. Felix menyimpulkan dengan satu pertanyaan keras yang ditujukan kepada dirinya sendiri dan seluruh ulama Indonesia: "Rasulullah bilang ilmu dicabut dengan wafatnya para ulama. Ketika ulama pergi tanpa meninggalkan warisan berpikir yang benar yang terpilih adalah pemimpin-pemimpin bodoh. Dan pemimpin bodoh membuat kebijakan bodoh yang menghancurkan umatnya." Artinya yang paling bertanggung jawab atas kondisi umat bukan politisinya. Bukan penjajahnya. Tapi mereka yang seharusnya mendidik cara berpikir dan memilih untuk tidak melakukannya. ⚠️ Disclaimer: Berdasarkan podcast Helmy Yahya bersama Felix Siauw. Semua pandangan adalah pendapat pribadi narasumber dalam konteks diskusi keagamaan dan peradaban. Pembaca dianjurkan untuk memverifikasi referensi sejarah dan hadis dari sumber primer.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
169
3.3K
8.1K
278K
Mochamad Mukafi
Mochamad Mukafi@m_kafi88·
@GIBOLofficial Udah baca berita terbaru belom? Karawang itu bukan bobotoh, dan juga meninggal bukan karena bentrokan suporter, murni kriminal dendam sama temen sekolahnya
Indonesia
0
1
0
1.3K
GIBOLofficial
GIBOLofficial@GIBOLofficial·
Ahhh ternyata ada beberapa kejadian dibeberapa daerah yang ada kaitannya dengan pertandingan Persija dan Persib. Dari perusakan resto Sunda di Samarinda sampai meninggalnya satu Bobotoh di Karawang. Rivalitas cukup 2x45 menit, diluar ya selow aja persib.co.id/article-detail…
GIBOLofficial tweet mediaGIBOLofficial tweet mediaGIBOLofficial tweet media
Indonesia
38
56
319
76.8K
Mochamad Mukafi
Mochamad Mukafi@m_kafi88·
@Kabar_Persib Gak yang nyerang kang, memang benar anak Jak nyanyi2 dan yang memulai, tapi percobaan penyerangan justru terlihat dari pemain persib sendiri
Indonesia
1
0
0
58
PERSIB
PERSIB@Kabar_Persib·
Kalau sudah nyerang official team Persib di fasilitas umum mah beda cerita euy
Indonesia
23
68
784
31.5K
Mochamad Mukafi
Mochamad Mukafi@m_kafi88·
@MediaPersija Kesulitan cara nyetak gol di babak pertama udah sering banget waktu putaran pertama, tapi gak evaluaai dan cara maen nya ya gitu aja, baru respon klo udah diatas menit 60 an
Indonesia
0
0
0
1.2K
Media Persija
Media Persija@MediaPersija·
Jujur gue sering kritik Mauricio Souza, entah soal pergantian pemain yg lamban atau soal gak punya plan B. Tp doi bales komentar yg intinya jangan bisanya kritik doang. Wkwk lah kita suporter kan tujuannya mendukung dan mengkritik kalo ada yg salah 😅
Media Persija tweet media
Indonesia
118
37
560
66.3K
Mochamad Mukafi
Mochamad Mukafi@m_kafi88·
@2ndlinesquad Gw ngerasa ada yang aneh, bisa2 nya di malang menang, pas di GBK maen loyo gak kaya biasanya, settingan football family kah
Indonesia
2
0
0
3.1K
Secondline Squad
Secondline Squad@2ndlinesquad·
Bisa bisanya tim settingan, tim apbd anak papah, anak gubernur kalah di GBK 0-2 wkwkwkwkwkwkwkwk. Gimanaaa ini yang nyetinggg ah! Payahhhh
Indonesia
197
77
559
138.6K
Mochamad Mukafi
Mochamad Mukafi@m_kafi88·
@Bola_Jakarta Gw ngerasa ada yang aneh, bisa2 nya di malang menang, pas di GBK maen loyo gak kaya biasanya, settingan football family kah?
Indonesia
0
0
0
126
Mochamad Mukafi
Mochamad Mukafi@m_kafi88·
@FaktaSepakbola @Persija_Jkt Mauro proyek masa depan, karna akhir musim alaeddin kemungkinan out, termasuk Gustavo, mumpung bisa diambil sekarang daripada keburu diambil tim lain
Indonesia
1
0
0
1K
FaktaBola
FaktaBola@FaktaSepakbola·
🟠🇮🇩 Striker Persija Jakarta musim ini: • Gustavo Almeida • Eksel Runtukahu • Alaeddine Ajaraie • Mauro Zijlstra Melihat persaingan di lini depan, menurut kalian kepindahan Mauro Zijlstra ke Persija sudah tepat nggak demi menit bermain? Let’s see👀 📝@Persija_Jkt
FaktaBola tweet mediaFaktaBola tweet mediaFaktaBola tweet mediaFaktaBola tweet media
Indonesia
69
47
985
90.2K
Media Persija
Media Persija@MediaPersija·
Mauro Zijlstra kemungkinan akan menjadi rekrutan terakhir Persija Jakarta di bursa transfer periode ini. #Mediapersija
Indonesia
31
16
328
61.3K
👽
👽@floadhy_·
@MediaPersija Saingan sama Gustavo dan Eksel nih. Menurut saya kalau memang mau memanfaatkan Zijlstra mesti ada yang out salah satu striker. Entah di loan atau di jual.
Indonesia
3
0
0
2.6K
Mochamad Mukafi
Mochamad Mukafi@m_kafi88·
@labiebsadat Proyeksi musim depan, mumpung bisa diambil sekarang ya ambil, nunggu ntar ya keburu diambil yang laen
Indonesia
0
0
0
122
L. Musaddad A. Sadat
L. Musaddad A. Sadat@labiebsadat·
IMO, sepertinya Persija Jakarta seharusnya sudah cukup dengan roster centre-forward yang mereka miliki. Tapi kalau boleh milih, dari pada Mauro Zijlsta, better Mauro Icardi atau Mauro Zarate deh gapapa 🫸🏼🫷🏼
The Wall Pass Journal@wallpassjournal

🚨BREAKING NEWS: Timnas Indonesia striker, Mauro Zijlstra is EXPECTED TO LEAVE FC VOLENDAM IN THE COMING HOURS as the player is CLOSE TO SIGNING WITH PERSIJA JAKARTA 😳 [ @TransfersNNL ]

Indonesia
68
37
297
37.8K
Mochamad Mukafi retweetledi
S.V.B 23
S.V.B 23@svb_firm·
S.V.B 23 tweet media
ZXX
98
2.8K
9.8K
519.1K
Mochamad Mukafi
Mochamad Mukafi@m_kafi88·
@Bola_Jakarta Diaspora striker/winger Rafael, Ragnar, & Ole, si Rafa udah ke dewa, target managemen melesetkah atau ada alternatif lain
Indonesia
0
0
0
729
VAMOS PERSIJA 🇮🇩🇧🇷🇲🇦
🔴 Ada dua pemain diaspora yang ditargetkan #Persija untuk bergabung di musim depan. Nama Jordi Amat sudah bisa dipastikan berseragam Persija. Satu lagi, pemain diaspora yang berposisi striker atau winger yang akan didatangkan. ⌛
VAMOS PERSIJA 🇮🇩🇧🇷🇲🇦 tweet media
Indonesia
37
31
293
20.5K
Mochamad Mukafi retweetledi
AbdillahHNS
AbdillahHNS@Yogyakasta·
Kritikan Untuk Orang-orang NU Oleh: Gus Baha NU itu terlalu banyak pengajian umum. Tradisi ngaji (kitab) mulai hilang. Itu lampu merah. Orang kaya suka ulama. Suka kiai. Tapi maunya ngatur ulama, tidak mau diatur ulama. Saya ga mau ngaji yang ribet itu. Harus pasang panggung, sound system, yang penting bupati datang. Ribet. Mereka habis 50 juta, 100 juta tidak masalah. Tapi sesuai mau mereka, yang datang jamaahnya banyak. Coba, kalo nuruti maunya kiai, ulama, ngajinya menganalisa kitab, uangnya buat mencetak naskah, pasti tidak mau. Saya ingin kebesaran ulama itu kembali, yaitu bisa mengatur orang kaya. Bukan seperti sekarang, diatur orang kaya. Banyak yang datang minta pengajian umun, bawa alphard, saya jawab kalo mau ngaji datang ke sini saja. Kalo kiai diatur-atur, kan ribet. Bukan saya anti. Dan itu perlu. Tapi sudah over. Tapi tradisi ngaji yang sebenarnya, yang jadi standar NU, sudah mulai ditinggalkan. Ditambah, kiai yang kedonyan, cinta dunia. Klop. Yang kaya, tahunya memuliakan kiai dengan uang, kiainya juga senang. Musibah. Terutama di Jawa Timur. Saya keluar dari kantor PWNU Jawa Timur, langsung dikasih voucher umroh. Saya jawab, tidak, saya kiai Jawa Tengah. Makanya saat saya diundang di Tebu Ireng, Pondok Syaikhona Kholil, Termas … Saya mau asal, disediakan naskahnya Mbah Hasyim Asy’ari, Mbah Kholil, Syaikh Mahfudz Termas. Ya, saya ngajinya kitab para pendiri pesantren itu. Bukan ngaji Gus Baha tapi ngaji Mbah Hasyim Asy’ari, dll. Ini kan musibah. Selama ini dzurriyah, para cucu tidak peduli dengan naskah pendiri. Padahal ada ahli filologi, pengumpul naskah. Naskah masyayikh kita ada di luar negeri, cucunya ga punya. Saya punya naskahnya Syaikh Mahfudz yang tidak ada di Termas. Saya dikasih Mbah Moen. Akhirnya, para cucu ngaji ke sini. Coba, Sirojut Tholibin di cetak di mana-mana, termasuk Yaman. Namun, kita tahu nasibnya di Jampes. Kiai-kiai NU itu sudah alim. Ngerti hukum secara tafsil, kok malah hobi bicara yang mujmal. Ini kan sudah mau pinter, di suruh goblok lagi. Anda itu ngaji, sampai buka kamus, meneliti tiap kata, harusnya ngajarnya seperti itu. Agar tetap alim. Ada kiai yang sehari manggung 3 kali. Padahal, pasti dia tidak paham problem dakwah di setiap tempat itu. Dia tidak tahu objeknya, tidak tahu obatnya. Pasti bicaranya standar, itu-itu saja, yang penting lucu dan menarik. Mana ada waktu untuk belajar lebih dalam? Akhirnya ada orang ceramah ditambahi musik macam-macam. Karena dia tidak alim. Tidak terkontrol, yang penting menarik. Akhirnya ya goblok beneran. Pondok NU juga ikut-ikutan tren. Bikin acara, ya pengajian umum. Yang datang banyak. Masak, pondok NU mengundang Ustad/Kiai yg tidak jelas. Karena ikut tren tadi. Tidak tahu, keduanya itu kategorinya apa, detailnya mereka. Musibah lagi, warga NU membaca tulisan Gus Ulil, Nusron bahkan Abu Janda tapi tidak tahu naskahnya Mbah Hasyim Asy’ari. Saya hanya ingin, tradisi ilmiah di NU itu kembali. Kiai tidak boleh diatur orang kaya. Jika tidak, NU bisa habis (orang alimnya). Saya di NU ditugasi ini, bukan yang lain. Maka, saat saya di Lirboyo, saya bilang ‘Gus Kafa, saya lebih senang disambut 4 santri yang benar-benar niat ngaji, daripada banyak santri yang niatnya tidak jelas’. Kemudian, setiap kali saya ke Lirboyo, anak, mantu, cucu dikumpulkan dulu ngaji sama saya. Jika, kita 5 tahun saja memulai. NU akan hebat. Jika bukan anak kita yang jadi alim, cucu kita akan jadi ulama. Itulah NU. NU itu harusnya melahirkan kiai – allamah, bukan kiai-mubaligh seperti sekarang. Dan saya melihat sudah lampu merah. Padahal di zaman kakek saya, bahasa Arab itu seperti bahasa Jawa. Saya punya tulisannya Mbah Hasyim Asy’ari yang surat-suratan dengan kakek saya dengan bahasa Arab. Keilmuan, kealiman ini jangan habis. Dulu para pendiri, kakek kita, allamah, punya naskah. Jika kita terus begini, bisa habis. Copas FB Samsul Arifin
Indonesia
412
5.6K
13K
957.8K
Mochamad Mukafi retweetledi
Chusnul ch💞timah
Chusnul ch💞timah@ch_chotimah2·
Daftar prestasi belum 100 hari rezim @prabowo. Presiden jadi jurkam boneka Mulyono. Menyalahgunakan kop surat menteri unk acara keluarga. Menteri baru dua hari dilantik minta anggaran 20 triliun. Menteri sebut Peristiwa 98 bkn pelanggaran HAM berat. Golkar dapat 8 menteri Krn beri kursi menteri ke Gerindra. Mau jadi wakil menteri biar bisa jalan-jalan. Utusan khusus presiden bikin acara unk cagub Jakarta. Wapres bagikan bantuan dari APBN cantumkan nama pribadi. Menteri ajak kader halalkan segala cara unk menang pilkada. Menteri lakukan politik identitas di Pilgub Jakarta. Utusan khusus presiden bidang kerukunan viral merendahkan penjual es teh. Apa lagi ya?
Indonesia
185
396
1.6K
135.3K
Mochamad Mukafi retweetledi
Fiersa Besari
Fiersa Besari@FiersaBesari·
Kita bisa melihat sebenar-benarnya sifat manusia bukan dari caranya memperlakukan kawannya, melainkan dari caranya memperlakukan orang-orang di bawahnya
Indonesia
173
9.5K
29.6K
1.2M
Mochamad Mukafi retweetledi
😶‍🌫
😶‍🌫@ibnu_ard·
@detikcom Ada 17 partai yang terdaftar. PDIP vs 16 partai. Dibilang curang. Jakarta tingkat IPM tertinggi BOS. 🔥
😶‍🌫 tweet media
Indonesia
15
20
253
31.2K