funtake retweetledi
funtake
1.1K posts


@epandyanvl @andrean_desma @nuggarpriantoro @chrome27 Ini yg akmil kan y, gimana dah kabarnya skrg videonya kesebar gini
Indonesia

@andrean_desma @nuggarpriantoro @chrome27 Bukan itu mah wahyu, klo ini dia abdi negara lagi pendidikan taruna
Indonesia
funtake retweetledi

@LalinNews Miris bgt, yok kalian klw nemu teman/kerabat yg lg gak baik2 aja seperti depresi, strugle tolong dibantu, dirangkul nyawa setiap org itu berharga bgt gk ada yg namanya ini itu. Selagi mampu yuk saling menjaga aku yakin hal baik itu akan balik kekalian lagi 🥹
Indonesia
funtake retweetledi
funtake retweetledi
funtake retweetledi

Rp28 miliar uang jemaat gereja raib. Dikumpulkan selama 45 tahun, habis karena satu orang.
Pelakunya? Andi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Kantor Kas BNI Unit Aek Nabara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Korban? 1.900 anggota Credit Union (CU) Paroki St. Fransiskus Assisi Aek Nabara. Mayoritas petani dan pedagang kecil. Dana ini dikumpulkan selama lebih dari 40 tahun.
Modusnya? Sejak 2019, Andi menawarkan produk “BNI Deposito Investment” dengan bunga 8% per tahun, dua kali lipat bunga deposito normal. Produk ini tidak pernah ada di sistem resmi BNI. Andi memalsukan bilyet deposito, memalsukan tanda tangan nasabah, lalu mengalihkan dana ke rekening pribadinya. Agar korban tidak curiga, ia rutin mentransfer “bunga” palsu ke rekening CU. Total bunga palsu yang diterima gereja selama bertahun-tahun mencapai Rp3 miliar.
Pada Februari 2026 perlahan terbongkar, saat itu gereja minta pencairan Rp10 miliar untuk pembangunan sekolah. Andi terus mengulur waktu. Pada 23 Februari 2026, Kepala Cabang BNI Rantauprapat datang langsung dan menyampaikan bahwa Andi sudah tidak bekerja di BNI dan produk deposito itu bukan produk resmi bank.
Suster Natalia, bendahara CU yang selama ini memegang kepercayaan umat, langsung pingsan di tempat.
“Dari tangan saya, yang seorang suster ini, uang umat hilang. Inilah yang membuat saya syok.”
Dua hari setelah kasus dilaporkan ke Polda Sumut pada 26 Februari 2026, Andi kabur ke Australia bersama istrinya. Interpol menerbitkan red notice. Pada 30 Maret 2026, keduanya menyerahkan diri di Bandara Kualanamu. Dalam pemeriksaan, Andi mengakui seluruh perbuatannya.
BNI baru menyalurkan dana talangan Rp7 miliar. Sisa Rp21 miliar lebih belum ada kejelasan. Somasi dari CU Paroki masih menunggu respons resmi BNI.
“Uang yang dikumpulkan selama 40-45 tahun oleh umat yang sangat sederhana. Ini masa depan anak-anak mereka. Tapi semua itu hilang. Saya mohon, BNI kembalikan uang kami.” Kata Suster Natalia Situmorang pada Konferensi Pers Gereja Katedral Medan, 10 April 2026
Ini bukan soal satu oknum aja sih, tapi soal sistem pengawasan perbankan yang memberi ruang praktik ini berjalan selama tujuh tahun tanpa terdeteksi. Tersangka sudah ditangkap dan mengaku. Uang umat yang hilang belum kembali.
BNI harus segera memberikan kepastian dan mengembalikan seluruh dana sebesar Rp28 miliar kepada jemaat yang telah puluhan tahun menaruh kepercayaan mereka.
August@AnakLolina2
Teman-teman mohon bantuannya bersuara agar kasus uang jemaat sebesar 28 miliar yang raib di tipu oknum BNI bisa selesai. Kasus ini sudah berlangsung lama namun tak ada itikad baik,. @DivHumas_Polri @KejaksaanRI @prabowo No viral no justice kata @mohmahfudmd Bantu RT 🙏
Indonesia
funtake retweetledi

Guys, ini gilaa sihh
Suster Natalia.
Perempuan yang tidak menikah.
Tidak punya harta pribadi.
Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri
tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya.
bahkan dia bilang
ke teman dia yang suster juga
dia akan masuk penjara.
dia cerita
Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu,
saya selalu katakan:
mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung.
Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya.
Kronologi yang perlu semua orang pahami:
Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah.
Umat menabung perak demi perak.
Untuk sekolah anak.
Untuk biaya sakit.
Untuk masa depan.
Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota.
Di 2019 Andi Hakim Febriansyah
Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara
mendatangi pengurus CU.
Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment
dengan bunga 8% per tahun.
Lebih tinggi dari deposito biasa.
Pengurus percaya.
Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015?
Tujuh tahun berjalan.
Bunga masuk rutin setiap bulan.
Tidak ada masalah.
Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh:
CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota.
Bertahap minta Rp2 miliar dulu.
Januari 2026 tidak cair.
Februari 2026 tidak cair.
5 Februari Suster Natalia panggil Andi.
Andi bilang besok.
Besok tidak cair.
Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya.
Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti.
Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang.
Tapi kepala kas baru.
Dengan kalimat yang mengubah segalanya:
Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi.
Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI.
Suster Natalia pingsan lima menit.
Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu:
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti.
Tapi Andi salah hitung.
Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan.
Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata.
Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand.
Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster."
Masih janjikan pencairan.
Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu.
Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya.
Uangnya?
Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU.
Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan:
BNI melakukan verifikasi internal sendiri.
Tanpa transparansi.
Tanpa melibatkan korban dalam proses.
Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar.
Dari Rp28 miliar lebih.
Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak.
Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai.
Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras.
Karena:
Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya.
Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun.
Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban.
POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya.
Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal.
Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban:
Enam kali mediasi.
Satu kali aksi damai.
Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban.
Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung.
Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri.
Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI.
Bukan di tangan korban.
Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin.
Satu hal yang tidak bisa diabaikan:
Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang.
Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses.
Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya.
"Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak."
BNI adalah bank BUMN.
Bank milik negara.
Diawasi oleh OJK.
Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia.
Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka.
BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya.
Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim.
Korban menyimpan uang kepada BNI.
Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian.
Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa.
Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
funtake retweetledi

Min, mau lapor yaaa. Tadi aku sama anak ku ke Indomaret Kusumanegara mau beli jajan dan tarik tunai di ATM yg ada disana. Pas mau tarik tunai ATM sebelah kok bunyi-bunyi trus (kebetulan ada 2 ATM disana min) aku lihat min ternyata ada uang keluar dari mesinnya. Aku sempat lapor ke kasir Indomaret, kata mbak kasir mereka gak bisa buka CCTV klo tanpa atasan mereka dan mba kasir minta uangnya dititipkan aja di Indomaret. Aku tadi tanya, klo uang tsb dititipkan ke Indomaret aku minta tanda terima / laporan bahwa uang tsb sudah aku titipkan di Indomaret tapi mereka gak bisa ngasih tanda terima tersebut min, trus mbak nya bilang “yaudah ibu bawa aja uang itu klo gak mau dititipkan disini, atau ibu kembalikan ke bank”. Aku bilang “iyaaa mbak, saya bawa aja”. Aku juga ninggal no hp ku min ke kasir itu. Maaf ya min, aku kurang percaya klo harus menitipkan uang tsb. Min, minta tolong info ini di posting yaaa. Jika ada yg merasa kehilangan wajib menunjukan mutasi rekening min.
Mutasi rekening harus sesuai dengan tgl / waktu / jumlah uang yg ditemukan ya min.
( destyalubis )

Indonesia
funtake retweetledi
funtake retweetledi

funtake retweetledi
funtake retweetledi

kalo mau first meet & have fun pastiin:
1. sikat gigi (who wanna kiss someone smelly sorry 😭)
2. pake parfum (kalo bisa yg rada intens biar brutal bergairah)
3. mandi dulu klo emg abis kerja/keringetan
kalo hosting
1. sprei wangi jgn pake sprei bau daki
2. ada reed diffuser biar harum
3. pintu GAUSAH dikunci, biar gaberasa mau dimutilasi
Indonesia
funtake retweetledi

Kecelakaan maut melibatkan iring-iringan lima truk TNI pengangkut pelajar terjadi di Jalan Hutan Jati, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (3/4/2026). Seorang ibu rumah tangga bernama Ani tewas setelah sepeda motor yang ditumpanginya tersenggol rombongan tersebut. Korban terjatuh ke sisi kanan jalan dan terlindas ban truk kedua yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Petugas Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Tangerang. Polisi masih mendalami unsur kelalaian dalam insiden tragis ini dengan memeriksa saksi-saksi. Suasana duka pecah saat suami korban tiba di lokasi dan menangis histeris melihat istrinya terbujur kaku.
Simak berita selengkapnya di BeritaSatu.com, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #Kalideres #TrukTNI #KecelakaanTrukTNIKalideres
Indonesia
funtake retweetledi

Kasih tau kekuatan netizen
Guys, lu pada tau gak ini kejadian bener-bener bikin miris…
Seorang ibu meninggal dunia setelah terserempet iring-iringan truk TNI di jalan.
Dari kesaksian warga di lokasi, kronologinya cukup jelas dan bikin geleng kepala.
Awalnya korban lagi naik motor seperti biasa.
Tiba-tiba dari belakang ada iring-iringan truk tentara (sekitar 3 sampai 5 unit) yang melaju cukup cepat sambil klakson terus.
Korban sudah berusaha minggir ke pinggir jalan, bahkan saksi bilang posisi mereka sudah ngalah.
Tapi masalahnya, iring-iringan ini seperti lagi ngebut atau ngejar kendaraan di depan.
Salah satu truk akhirnya nyenggol motor korban dari samping/belakang, bukan sekadar mepet tapi sampai bikin korban jatuh.
Begitu jatuh:
Korban langsung terpental dan nyungsep di jalan
Posisinya masih dekat motor
Kondisinya langsung mengenaskan di tempat
Saksi yang juga ikut jatuh bilang kalau kejadian itu cepat banget mereka udah minggir tapi tetap kena.
Yang bikin makin nyesek:
- Ini bukan satu kendaraan, tapi iring-iringan besar (beberapa truk sekaligus)
- Korban itu cuma pengendara biasa yang udah berusaha ngalah
- Tapi tetap jadi korban karena situasi di jalan yang nggak terkendali
Kalau ditarik garis besar:
Ada iring-iringan kendaraan besar (militer)
Jalan dipakai dengan kecepatan tinggi
Pengendara sipil sudah mengalah
Tapi tetap terjadi senggolan fatal
Dan sampe sekarang belum ada kejelasan kasusnya gimana
media juga kagak ada yang beritain
cuma liputan 6 doang nih yang angkat

Indonesia
funtake retweetledi

Seorang Mahasiswa UNAND Hilang 4 Bulan Lebih Belum Diketahui Keberadaannya Seorang Mahasiswa Universitas Andalas (UNAND) Padang dilaporkan hilang sejak 17 November 2025 dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Mahasiswa yang bernama RYAN AL GHIFARI (21), mahasiswa Fakultas Teknik Informatika angkatan 2022.
Ryan terakhir kali diketahui keluar dari rumah sekitar pukul 2.00 Wib.
Kepergian Ryan tanpa pamit, yang tidak pernah selama ini dilakukannya.
Orang tua sangat khawatir, ponsel, dompet (identitas diri), kendaraan milik Ryan ditinggal di rumah.
Ryan pergi hanya pakaian di badan saja. Sejak hari itu orang tua sudah melapor ke Polresta Padang, namun hingga saat ini orang tua Ryan tidak mendapatkan kabar ataupun petunjuk keberadaan Ryan.
Saat ini kondisi kesehatan orang tua (ibu) Ryan sangat memprihatinkan, setiap saat memanggil Ryan pulang dengan derai air mata.
"Kami orang tua Ryan sangat berharap bantuan teman-teman Ryan dan masyarakat, jika melihat atau mengetahui informasi terkait Ryan Al Ghifari, mohon segera menghubungi: 082385450101 /08126795850 / 082385449993 Mohon bantuan untuk menyebarkan informasi ini agar Ryan segera ditemukan dan dapat berkumpul dengan keluarga".

Indonesia
funtake retweetledi
funtake retweetledi

Tragedi Alfin Maksalmina, Lapor Penipuan mobil ke Polisi militer 3 Hari Kemudian Hilang, Ditemukan T3was Terkubur di Cikeas
Sebuah kisah tragis dan penuh teka-teki mengakhiri hidup Alfin Maksalmina Windian (28). Pria asal Cibubur, Jakarta Timur ini dilaporkan hilang sejak 11 maret 2026. Dua pekan kemudian tepatnya Rabu (25/3), jasadnya ditemukan dalam kondisi mengemaskan terkubur sedalam tiga meter dilahan kosong kawasan Cikeas, Bogor.
Sebelum hilang, Alfin sempat membeli mobil dari TNI. Namun surat-surat kendaraan itu diduga palsu. Alfin merasa yang ditipu pun melapokan kasus ini ke Polisi Militer. tiga hari setelah laporan itu, alfin pun menghilang, Keluarga pun panik dan akhirnya melaporkan hilangnya Alfin ke Polres jakarta Timur. Selama 14 hari keluarga dan aparat mencari keberadaannya, melibatkan tim Resmob Polda Metro Jaya,upaya membuahkan hasil. Rabu 23/3 malam jenazah alfin ditemukan disebuah lubang sedalam 3 meter diwilayah Cikeas bogor jawa Barat

Indonesia
funtake retweetledi



















