kaensle ★

467 posts

kaensle ★ banner
kaensle ★

kaensle ★

@madrnid

꩜ ✉️❓️ keluh kesah kesal, isinya mostly k-pop dan politik.    德    📖 #markno 4ever 🙁🩶

markno, jaehyun. ♡ Katılım Mart 2025
22 Takip Edilen10 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
kaensle ★
kaensle ★@madrnid·
YAY! Aku lolos utul 🥹💙
kaensle ★ tweet media
Indonesia
3
0
5
461
kaensle ★ retweetledi
ash ❤︎ semi ia
ash ❤︎ semi ia@ashlxvess·
wdym i’m not gonna be a teenager forever reading fan fiction in my room all day
ash ❤︎ semi ia tweet media
English
183
28.2K
119.9K
6.4M
kaensle ★ retweetledi
jee
jee@mymahae__·
mark leaving nct was never in my own life expectations
English
0
2.2K
6.1K
56.6K
kaensle ★ retweetledi
Shimarkjiro
Shimarkjiro@shimarkjiro·
one of his best hair styles 🙇🏻‍♀️
English
0
2.5K
7.6K
103K
kaensle ★ retweetledi
ً
ً@wtffrio·
ً tweet media
ZXX
10
26.7K
57.7K
669.2K
kaensle ★ retweetledi
kaensle ★ retweetledi
재젠⸝‍⋆
재젠⸝‍⋆@Siwns_·
ʚ(❛ε❛)ɞ
3
4.2K
12.7K
141.7K
kaensle ★ retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
yang pengen bubarin mbg boleh retweet
Indonesia
192
69.9K
57.7K
1.1M
kaensle ★ retweetledi
BEBEL
BEBEL@pasifisstate·
Nah inilah putra terbaik bangsa kalo ngeroko
Indonesia
1.4K
17.6K
62.7K
2.1M
kaensle ★ retweetledi
yuppi
yuppi@markyuppi·
happy children's day, lee minhyung <3
yuppi tweet mediayuppi tweet media
English
1
1.1K
2.8K
27K
NO DM - KIRIM FESS CEK HIGHLIGHTS
halo guyss, untuk mahasiswi yang lagi nyari kos aku kebetulan abis survey, kira² kalau aku buat list nya gitu pada mau ga yaa? sekitar yujiem kokk dan survey sendiri ada beberapa fotonya aku ambil sendiri untuk range harga dari 600 - 1.2 jt minimal 20 like aku drop yaa
Indonesia
80
3
348
10.7K
kaensle ★ retweetledi
chuuje
chuuje@purrtopluto·
มองนานก็ไม่ได้ เดี๋ยวหายโกรธ มันหล่ออ่ะ
ไทย
1
489
758
12.8K
kaensle ★ retweetledi
.☘︎ ݁˖
.☘︎ ݁˖@tangerineloverz·
❤️‍🩹
QME
1
1.4K
4.3K
49.4K
kaensle ★ retweetledi
nikki.
nikki.@mfalpiece·
*cries*
English
2
2.3K
7.8K
92.9K
kaensle ★ retweetledi
Sisters in Danger x Simponi
Sisters in Danger x Simponi@SistersInDanger·
Kartini dipermasalahkan karena menjadi istri keempat. Kartini dipermasalahkan karena Jawa. Kartini dipermasalahkan karena hanya menulis surat-surat kepada seorang perempuan Belanda. Kartini dipermasalahkan karena tidak berjuang memegang pedang seperti Cut Nyak Dien dan Kristina Martatiahahu, atau membuat sekolah seperti Dewi Sartika, atau menerbitkan koran seperti Roehana Koedoes. Apakah kita pernah berdebat tentang Pangeran Diponegoro dan Teuku Umar terutama siapa yang paling pantas disebut pahlawan? Apakah kita pernah memperdebatkan mereka karena suku atau tipe perjuangan yang melekat pada mereka? Sejarah dipenuhi berbagai tokoh laki-laki. Pahlawan bangsa dikerubuti oleh laki-laki. Foto-foto pahlawan kita di sekolah-sekolah dipenuhi oleh foto laki-laki. Tetapi kita tak pernah memperdebatkan tokoh-tokoh itu satu dengan lainnya. Apa yang terjadi pada tokoh-tokoh perjuangan perempuan, pada setiap Hari Kartini: dipermasalahkan, diperdebatkan. Apakah kita tahu bahwa Kartini adalah anak perempuan yang dinikahi di usia belia, yang reproduksinya belum sempurna, dan mengalami kematian saat melahirkan? Tahukah bahwa masa itu menjadi seorang perempuan Jawa itu lebih mengerikan daripada menjadi seorang perempuan Minangkabau? Atau tahukah bahwa menjadi seorang perempuan bangsawan Jawa di masa feodal-konial abad ke-19 adalah tidak lebih baik daripada menjadi perempuan rakyat jelata ketika bicara soal kebebasan diri? Tahukah bahwa menjadi seorang kutu buku seperti Kartini, dengan wawasannya yang mendunia itu, dia tak bisa berbuat apa-apa karena posisinya waktu itu? Kartini ibarat hidup dalam penjara. Sebagaimana tahanan penjara politik macam Pramoedya Ananta Toer, Kartini hanya bisa melawan dengan menulis. Menulis surat adalah salah satu cara supaya pemikiran-pemikirannya tentang pembebasan didengar. Kartini bersuara lewat surat-surat, sebagaimana orang-orang tahanan politik yang dipenjara. Penyiksaan yang dialaminya adalah bagaimana kebahagiaan intelektualnya dipenggal. Bagaimana kecerdasannya dikerdilkan, karena dia seorang anak perempuan Jawa yang bangsawan, yang dipelihara di penjara bertembok keraton dan diharuskan berjalan dengan sangat pelan atau berjongkok-jongkok kepada yang lebih tua, atau bahkan kepada saudara laki-lakinya sendiri. Kartini sedemikian dibatasi karena dia seorang perempuan Jawa. Kartini demikian karena ia ingin menjaga Bapaknya. Bapaknya adalah pengantar kebebasannya pada apa yang disebut buku atau bacaan, wawasan, dan pendidikan. Kartini mengungkapkan ketakutannya yang amat sangat dalam hal poligami, dimana Hukum Islam mengijinkan laki-laki kawin dengan empat perempuan. Dan masa menikah inilah yang paling dibencinya. Apa yang dibencinya adalah ketika tradisi Islam bercampur dengan Jawa, bahwa Jawa mengharuskan anak gadis menikah dengan laki-laki yang dipilihkan ayahnya, dan Islam membolehkan laki-laki berpoligami. Kartini tidak punya pilihan apa-apa dan merasa perkawinan akan membunuh dia sedalam-dalamnya dan memang masa itu pun terjadi. “Aku tidak akan pernah, tidak akan pernah bisa mencintai. Bagiku, untuk mencitai, pertama kali kita harus bisa menghargai pasangan kita. Dan itu tidak kudapatkan dari seorang pemuda Jawa. Bagaimana aku bisa menghargai seorang laki-laki yang sudah menikah dan sudah menjadi seorang Ayah hanya karena dia sudah bosan dengan yang lama, dapat membawa perempuan lain ke rumah dan mengawininya? Ini sah menurut hukum Islam. Kalau seperti ini, siapa yang tidak mau melakukannya? Mengapa tidak? Ini bukan kesalahan, tindak kejahatan ataupun skandal; Hukum Islam mengizinkan laki-laki beristri empat sekaligus. Meski banyak orang mengatakan ini bukan dosa, tetapi aku, selama-lamanya akan tetap menganggap ini sebagai sebuah dosa. Bagiku semua benih perbuatan yang menyakitkan orang lain (termasuk menyakiti hewan) adalah dosa. Bisa kau bayangkan derita seorang istri yang melihat suaminya pulang membawa perempuan lain yang kemudan harus diakuinya sebagai istri sah suaminya? Sebagai saingannya? Jika demikian, suami itu bisa ‘membunuh’ istrinya... Mustahil rasanya sang suami memberi kebebasan padanya!” Kartini lahir sebagai feminis bukan dilahirkan dari teori-teori feminisme, karena seorang feminis adalah dilahirkan, bukan diciptakan. Kartini dan pikirannya bukan sesuatu yang terpisah, atau tidak memisahkan antara pengalaman dengan persepsi, pengalaman dengan diskursus. --- Tulisan di atas adalah cuplikan dari artikel yang sangat bagus & kuat dari mbak @marianamiruddin yang versi lengkapnya bisa dibaca di web @jurnalperempuan. Selamat Hari Kartini 21 April 1879–17 September 1904 Damai di surga, Perempuan yang mendahului zaman 🙏💜
Sisters in Danger x Simponi tweet media
Indonesia
90
3.6K
8.9K
354.3K
kaensle ★ retweetledi
yuppi
yuppi@markyuppi·
230422 mark bbl “wherever the babies go, they always think of me” “cuties babies” “chenle bought me that in paris and jeno bought me in LA” “aigo” “it's so cute right” “today I've finished the last US tour with my babies” “tell my babies that they've done a wonderful job 🥹🫶🏻
yuppi tweet mediayuppi tweet mediayuppi tweet media
English
10
2.5K
12.6K
167K