lovy

29.8K posts

lovy

lovy

@malovy_ta

Katılım Aralık 2021
2.2K Takip Edilen212 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
lovy
lovy@malovy_ta·
@zona_ngeluh @tanyakanrl Keep in mind that wanting validation is not a bad thing in life. It only becomes problematic when it starts affecting your everyday choices and escalate to become your NEED. Sesimpel pengen dapetin validasi 'pengen deh dipuji cantik, keren, dll' Ga ada masalah kok, selama mencari
English
10
551
4.7K
0
lovy retweetledi
Alvincia L Wijaya
Alvincia L Wijaya@vincanyoo·
kemarin dr tempat treatment, ditawarin treatment seharga 330k, aku iyain pas sampe kasir ditagih 715k wkwkw Aku : "kok harganya berubah kak" Kasir : "oh tadi harganya berapa kak?" Aku : "300an sih tadi.." Kasir : (ngubah harga jd 330k) bs gt ya wkww
Indonesia
161
591
25.7K
1.4M
lovy retweetledi
Info Jateng
Info Jateng@Jateng_Twit·
Kasus Daycare Little Aresha, Yogyakarta (per 28 April 2026). • Sebelum 20 April 2026: Kekerasan fisik, verbal, dan penelantaran terhadap anak-anak sudah berlangsung lebih dari 1 tahun. Total ada sekitar 103 anak terdaftar, 53 di antaranya menjadi korban. Daycare ini berada di bawah Yayasan Aresha Indonesia Center. • Latar Pemilik dan Pengurus Yayasan: Pemilik utama / Ketua Dewan Pembina adalah RIL (lulusan Sarjana Hukum UGM). Ketua Yayasan adalah DK (salah satu tersangka). Kepala Sekolah adalah API (juga tersangka). Ada penasihat, bendahara, sekretaris, dan pengurus lain dalam struktur yayasan. •Sekitar 20-23 April 2026: Seorang mantan pengasuh melihat perlakuan tidak manusiawi terhadap anak-anak. Ia mengundurkan diri dan melaporkan ke Polresta Yogyakarta serta Komisi Perlindungan Anak Daerah. • Jumat, 24 April 2026: Polisi menggerebek daycare di Sorosutan, Umbulharjo. Mereka menemukan anak-anak dalam kondisi mengenaskan: diikat tangan dan kaki, hanya pakai popok, tidur di lantai, serta ada tanda kekerasan. Polisi mengamankan 30 orang untuk diperiksa. • Sabtu, 25 April 2026: Polisi melakukan pemeriksaan maraton terhadap 30 orang tersebut sepanjang hari. Malam harinya digelar perkara untuk tentukan status hukum. •Sabtu malam / Minggu, 26 April 2026: Polisi menetapkan 13 orang sebagai tersangka: 1 kepala yayasan (DK), 1 kepala sekolah (API), dan 11 pengasuh. Mereka diduga terlibat penganiayaan dan penelantaran anak. Lokasi daycare disegel. Semua tersangka ditahan. •27-28 April 2026: Penyidikan masih berjalan. Banyak orang tua melaporkan anak mereka mengalami trauma dan luka. Pemerintah kota, KPAI, dan dinas sosial memberikan pendampingan psikologis. Daycare ini beroperasi tanpa izin resmi sebagai tempat penitipan anak. Kasus ini disebut sebagai gunung es dan polisi masih bisa tambah tersangka. Sc. info.co_ #daycare #yogjakarta
Indonesia
86
473
1.5K
243.7K
lovy retweetledi
lovy retweetledi
gil.
gil.@SahabatPlastik·
Oh to grow older like Diana Punky and Indra Bruggman… What do u mean Jinny Oh Jinny was first aired in 1997 and almost 30 years later they still looking so DAMN FINE
gil. tweet mediagil. tweet media
WatchmenID@WatchmenID

Sebuah Reuni

English
106
3.2K
13.4K
888.7K
lovy retweetledi
lorem ipsum🍉
lorem ipsum🍉@berlarian·
Almarhummah adalah pelanggan di penitipan motor bapak ku, dan dia selalu nitipin motor beserta kuncinya karena udah langganan dari lama. Ini aku sama bapak lagi anter motornya pulang.
lorem ipsum🍉 tweet medialorem ipsum🍉 tweet medialorem ipsum🍉 tweet medialorem ipsum🍉 tweet media
Bella Hadiprajitno@Allebbellaa

Gue nangisin semua korban MD tragedi KRL di Bekasi Timur. Tapi yg "hits close to home" personally itu almh Mbak Arinjani Novita Sari. Blio anak Bekasi yg ga mau nyusahin ortu dgn kuliah di President Uni beasiswa full (gratis & deket), one of IPK tertinggi. Skrg auditor di big 4

Indonesia
265
5.4K
37.7K
2.2M
lovy retweetledi
데먄
데먄@jjini2711·
하루 만이천보씩 걸으면서 살 뺐는데 허벅지가 아파서 초음파 봤더니 근육이 하나도 없다고;;;;;;;; 그 없는 근육에 염증까지 생겼다며............ 걷기는 근육을 쓰는 운동이지 근육이 늘지 않는다고 근력 운동을 하라심........... 걸으면 허벅지 근육 생기는 거 아니었어❓️😱
한국어
56
3.5K
12.9K
5M
lovy retweetledi
drès
drès@LECR0ISSANT·
Akhirnya ada yg paham juga, sebelumnya aku uda pernah bahas ttg ini😅. Selain karbo jangan lupa perhatikan asupan mikronutrisinya (mineral/elektrolit) dan minum air yg banyak
gregg@bill_qw

ini yg gw bilang. protein itu overrated! 0.8-1 gr/kg BB aja tetep bisa bangun otot. yg paling krusial adalah KARBO. klo karbo di-cut, ya ototmu juga di-cut. [pnting utk pilih karbo yg kompleks, supaya tidak mempengaruhi gula darah secara signifikan]

Indonesia
3
65
880
31.4K
lovy retweetledi
Nur Ayu
Nur Ayu@nurayuofficial·
Lebih paham dijelasin sama ibunya, daripada berita dimedia
Indonesia
20
1.4K
9.2K
228.8K
lovy retweetledi
keritingrambut 𐂂
keritingrambut 𐂂@bgkiting·
Bukan sekali dua kali, ini taksi hijau kenapa ya⁉️
keritingrambut 𐂂@bgkiting

Harus berapa kali kecelakaan terjadi baru ini dianggap serius⁉️ Insiden tabrakan kereta sama taksi listrik hijau ini bukan yang pertama loh. Belakangan juga udah ada beberapa kejadian lain yang melibatkan armada serupa, bahkan masih kejadian di 2026. Jadi… ini masih mau dibilang kebetulan terus? Atau emang belum ada yang mau bener-bener ngecek? Kayaknya Xanh SM emang perlu dievaluasi lagi soal: • Kelayakan kendaraan • Standar & pelatihan driver • SOP operasional, dll @kemenhub151 @KNKT_RI Kalau satu-dua kejadian sih oke, masih bisa disebut insiden. Tapi kalau udah kejadian terus kayak gini, masa iya cuma didiemin? Ini bukan soal ngejatuhin brand atau mutusin mata pencaharian. Ini soal KESELAMATAN. Karena yang dipertaruhin di jalan itu bukan cuma kendaraan, tapi nyawa orang.

Indonesia
158
2.5K
8.9K
496.6K
lovy retweetledi
Dapsy𓃵
Dapsy𓃵@symplyDAPO·
This is the video of the Horrific daycare abuse in Yogyakarta: 53 toddlers tied up, drugged & neglected. 13 suspects arrested. x.com/VikirBaskervl/…
Dapsy𓃵@symplyDAPO

This video I just watched is beyond disturbing and disgusting. How could anyone do this to babies.... Dozens of toddlers, many barely 2 years old were found lying lifeless on the floor like discarded dolls at Little Aresha daycare in Yogyakarta, Indonesia. Their hands and feet were tied up. Some were completely naked or left in just diapers. No beds, no comfort, just cold foam mats. The children were so drugged or broken that many could barely move or cry. Parents dropped their babies off thinking they’d be cared for while they worked. Instead, they were systematically neglected, restrained, and abused day after day. Out of 103 children at the center, police have confirmed at least 53 victims. A leaked video prompted a raid, leading to the shutdown of the facility. So far, 13 suspects have been named, including the head of the foundation, the principal, and multiple caregivers. This wasn’t one bad apple. It was routine: - Staff tying up little kids so they wouldn’t “bother” them - Stripping them - Leaving them to lie on the floor for hours The children are now receiving medical and psychological help, but the damage is irreversible. I have kids and this made my blood boil. No parent should ever have to see their baby like this. Justice for these babies. Maximum charges. No excuses. As every single person involved needs to rot in prison.

English
1.5K
14.3K
38.9K
3.9M
lovy retweetledi
ALAM
ALAM@thehot_man·
RESTO KONTOL.... 20 NAMA RESTO, 1 RESTO ± 5 MENU, PEGAWAI 5 ORANG..... REAL KAPITALIS JEMBUT
ALAM tweet media
Indonesia
1.2K
7.4K
69.7K
5.7M
lovy retweetledi
Alma | Games & Lifestyle
Alma | Games & Lifestyle@alsjournall·
“Mogok udah lama” tapi mau dibantu derek sama warga gamau, SOP perusahaan harus diderek sama derek milih perusahaan sendiri. Kalo pake derek umum, misal ada kerusakan di tanggung driver. INGIN BERKATA KASAR. Ini perusahan koar koar taksi listrik pertama, tapi sendirinya ga paham kalo mobil listrik mogok, didorong pun gabisa, ban kekunci. Harus diderek. Tapi mau diderek yang cepet, malah dipersulit. MINGGAT AJA DARI INDO PLEASE, ga butuh butuh amat juga taksi kaya lo. Driver yang terdampak kalo perusahaan ini kabur, semoga bisa join perusahan yang lebih waras kaya Blue Bird deh ya.
Tanyarlfes@tanyarlfes

💚 tampang sopir taxi hijau yang diduga pemicu tabrakan KRL bekasi timur. masih sempetnya ngerokok si ajg. "Taksi itu mogok sudah lama (mau melintas) itu tuh mengunci (saat palang pintu tertutup) didorong percuma. (Akhirnya tabrakan)," ujar sopir taxi Vinfast.

Indonesia
218
7.2K
36.7K
1.4M
lovy retweetledi
Tukang Mobil Mobilan
Tukang Mobil Mobilan@MasMasBiassaa·
Pengakuan sopir taksi : "pas lewat rel kebetulan ada kereta lewat & tiba² mobilnya mati lalu ngunci steering & roda ditengah rel" Sesuai sama yg saya bilang semalam, defaultnya EV ketika ada trouble itu memang dia lock roda & steering yang mana mengakibatkan mobilnya emang gabisa diapa²in, dan dari kejadian ini bisa dijadiin pelajaran & awareness lagi nih terutama buat pengguna EV, inget mobil lu itu isinya 90% listrik doang jadi lebih hati² & jangan serampangan di jalan Sama yg terpenting, kenali sama pelajari dulu lu punya mobil mau EV ataupun ICE sebelum turun ke jalan, tuh buku panduan penggunaan mobil dibaca bukan cuman buat pelengkap sewaktu² mobil kalian mau dijual lagi
BELL🚫@mudahtertawa_

sopir taksi yang menyebabkan kecelakaan di stasiun bekasi timur, terlihat sedang menangkan diri, dengan menghisap rokok. sopir berhasil selamat, sebab langsung keluar dari mobil pas mobil mogok di rel.

Indonesia
301
3.3K
12.2K
1M
lovy retweetledi
Han🍀
Han🍀@0xhanyfa·
gue suka banget kalimat ini: “Orang yang gak terbiasa komunikasi sehat, tiap masukan kerasa kayak sindiran. Orang yang kurang tanggung jawab, tiap kritik kerasa kayak disudutkan.” Ego itu harus dikontrol, bukan diturutin. Karena kalau ego yang selalu pegang kendali, semua hal bakal diputer jadi soal harga diri. Dikit-dikit ngerasa diserang, dikit-dikit pengen ngebela diri, padahal belum tentu orang lain punya niat seburuk itu. Ego bikin kita susah denger, susah nerima, dan akhirnya susah berkembang. Padahal gak semua masukan itu jatuhin kadang itu cara orang lain biar kita bisa jadi versi yang lebih baik. Kalau ego terus diturutin, yang ada kita bakal stuck di situ-situ aja. Gak belajar, gak berubah, cuma makin pinter ngehindar dan nyalahin keadaan.
Indonesia
112
12.1K
33.2K
481.8K
lovy retweetledi
Anish Moonka
Anish Moonka@anishmoonka·
Botox was invented by accident. In 1987, a Vancouver eye doctor was treating a woman for eyelid spasms with a tiny dose of a paralyzing toxin. The patient kept complaining that her forehead wasn't being injected too. "When you inject my forehead," she said, "my wrinkles go away." The doctor, Jean Carruthers, told her dermatologist husband that night. They started experimenting. Their first cosmetic volunteer was Jean's receptionist. When they showed their results to other dermatologists in 1991, people called it a crazy idea that would go nowhere. That same year, a small eye care company named Allergan bought the rights to the drug for $9 million. They figured it might do $10 million a year selling to people with crossed eyes. The FDA approved Botox for wrinkles on April 15, 2002. The timing was almost too good. HDTV was just being rolled out across America. Suddenly every actor's pores, every fine line, every shadow on a face was visible to millions of people. The old fuzzy broadcasts had been hiding all of that. If you were over 35 and you made your living with your face, your career math just changed. Then came social media. Instagram launched in 2010. Front-facing phone cameras got sharper every year. The pandemic put millions of Americans on Zoom for hours a day, staring at their own face in the corner of the screen. Botox use among 20 to 29 year olds jumped 28 percent between 2019 and 2022. Younger patients started calling it "preventative." Allergan rode all of it. By 2018, Botox was a $2 billion drug. In 2020, AbbVie bought Allergan for $63 billion, mostly because of Botox. Last year the cosmetic version pulled in $2.6 billion. The medical version, used for migraines, sweating, bladder issues, and other things, brought in another $3.8 billion. One drug that started as a tiny eye treatment now generates roughly $6.4 billion a year. Allergan's original $10 million sales projection now gets earned every 14 hours. The two doctors who actually figured out the cosmetic use never patented it. Alastair Carruthers, who died in 2024, said he was taught in medical school that good ideas should be given away. Alan Scott, the surgeon who first developed the drug and sold it to Allergan, said later that if he'd kept the rights he could have been making a billion a year. So when you see a Hollywood actress who looks suspiciously smooth at 40, that's the end of a 35 year chain that runs from one accident in a Vancouver clinic to 9.88 million Botox-style injections a year in the US. The frozen forehead is what happens when a drug becomes this profitable.
mary morgan@maryarchived

the difference here is striking. actresses without botox are quickly becoming an endangered species

English
9
101
3K
671.4K
lovy retweetledi
Johan
Johan@mocimacamoci·
Birokrasi kaku tuh emang beneran bisa bikin orang crash out sampe ke level yg di luar nalar. Kalian pernah ngerasa urusan bank ribet banget? Bapak yg satu ini level protesnya beda lagi. Gara-gara disuruh bawa pemilik tabungan yg udah meninggal, dia beneran bawa kerangkanya ke bank! Jadi ada kejadian miris di Odisha. Namanya Jeetu Munda. Dia lagi butuh uang dan mau narik saldo sekitar 3,8 juta Rupiah dari rekening kakaknya, Kalra Munda, yg udah meninggal Januari lalu. Pas Jeetu dateng ke bank buat urus pencairan, petugasnya malah kekeuh bilang kalau pemilik akun harus datang langsung buat tanda tangan. Padahal udah dijelasin klo kakaknya udah gak ada, tp pihak bank tetep saklek sama prosedurnya. Saking frustrasinya, Jeetu akhirnya nekat gali lagi makam kakaknya yg udah dikubur 2 bulan, terus dia bawa kerangka itu ke depan pintu bank sebagai bukti. Geger itu satu warga sama polisi. Ternyata Jeetu ini buta huruf dan gak paham soal istilah hukum kayak ahli waris. Di sisi lain, bank juga dianggap gagal jelasin prosedur yg bener buat kasus nasabah meninggal. Ujungnya baru pemerintah sibuk bantuin pas udah viral begini. Kasus ini jadi pengingat keras kalau birokrasi yg kaku dan minim empati bisa bikin orang kecil nekat ngelakuin hal yg gak terbayangkan.
Woke Eminent@WokePandemic

A man in Odisha dug up his deceased sister’s grave and brought her skeleton to the bank Just to prove she had died. He had been trying to withdraw ₹20,000 from her account, but bank officials kept insisting he bring the account holder in person. Despite repeatedly telling them she had passed away, they didn’t listen. Frustrated and unaware of the legal process, he took this extreme step. This incident shows not just a lack of awareness, but also a failure of basic human understanding in the system.

Indonesia
38
1.3K
8K
212.7K