eyis

2.5K posts

eyis banner
eyis

eyis

@maltheyaa

┊͙✧˖*°࿐{🥀}~;• lovs to rant abt my shitty life || she/they

21+ Katılım Kasım 2021
79 Takip Edilen43 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
eyis
eyis@maltheyaa·
pokoknya mulai sekarang satu hari satu tweet
Indonesia
2
0
0
1.6K
eyis retweetledi
Billy
Billy@Billy_Naravit·
Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
530
6K
21.6K
959.5K
eyis
eyis@maltheyaa·
jahat banget yaampunnnnnnn... Tuhan mampukan dan kuatkan suster natalia dan seluruh umat:(
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
0
0
0
1
eyis
eyis@maltheyaa·
pagi-pagi sdh menghadapi situasi awkward ini🤷🏻‍♀️🤷🏻‍♀️
Indonesia
0
0
0
2
eyis retweetledi
BBC News Indonesia
BBC News Indonesia@BBCIndonesia·
Badan Gizi Nasional (BGN) belanja tablet, motor, kaos, sampai semir sepatu dengan total triliunan rupiah pada 2025. Apa saja rinciannya dan kenapa pengadaan ini dikritik sebagai "alarm serius bagi tata kelola keuangan negara"? bbc.com/indonesia/arti…
BBC News Indonesia tweet mediaBBC News Indonesia tweet mediaBBC News Indonesia tweet mediaBBC News Indonesia tweet media
Indonesia
897
11.6K
16.7K
542.1K
eyis
eyis@maltheyaa·
@tanyakanrl kalo km udah mulai questioning apapun itu yg sedang terjadi, then u have to nder. pasti km jg udh melakukan banyak pertimbangan kan? yauda bulatkan lg tekadnya utk makin logis pertimbangannya mana yg lebih beneficial for u. kalo itu baik utkmu, gamungkin km bakal mikit stay/leave
Indonesia
0
0
0
64
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 kira-kira mending tetep stay atau gmn ya?
Indonesia
22
0
8
5.3K
eyis
eyis@maltheyaa·
@tanyarlfes -balik lagi itu karena patriarki yg mengunggulkan maskulinitas yg lekat dgn laki-laki. makanya kasian laki-laki hrs dituntut "maskulin" terus padahal semua org punya sisi maskulin dan feminin masing-masing. tp karna budaya patriarki sdh mengakar makanya ada stereotip gender itu
Indonesia
0
0
0
25
eyis
eyis@maltheyaa·
@tanyarlfes iya itu ada hubungannya sama patriarki. dlm teori gender itu masuk kategori ekspresi gender. terbentuklah feminin itu lemah dan maskulin itu kuat. karena patriarki itu mengunggulkan maskulinitas, jadi perempuan yg maskulin cenderung dipuji (walopun realitanya ga juga sih) dan -
Indonesia
1
0
3
252
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 diskusi yuk sender kepikiran dari kemrin
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
59
5
163
11.1K
eyis retweetledi
ウィヴヴ
ウィヴヴ@ketumbarbubuck·
Ini twit serius. Buat ciwi2, gapapa bgt nemenin cowo dari 0, tapi kalian juga harus liat dia bisa berkembang atau engga. Pinter2 lah kalian liat potensi cowo. Aku dulu pernah pacaran sama 1 cowo, gaji dia masih UMR Jakarta. Pas ketemuan pertama aku yg bayarin makan, jalan2 ke luar kota kita split bill, nonton kita split bill. Pernah dia kehahabisan duit terus minjem ke aku buat makan. Aku gapapa. Sampe akhirnya dia bisa punya gaji yang bagus, aku dikasih iwatch, hp aku mati langsung dibeliin iPhone 13 waktu itu baru bgt release. Skrg dia jadi suami aku. 😋
Indonesia
104
506
4.4K
152.4K
eyis retweetledi
𐬑𐬀𐬭𐬆𐬥𐬀
𐬑𐬀𐬭𐬆𐬥𐬀@purebprince·
Kita punya berjuta cerita dan kesaksian kasus KS yang gak pernah cukup untuk menjadikan laki-laki percaya, tapi cukup satu cerita soal tuduhan palsu buat laki-laki percaya dan lantang bela korban tuduhan tersebut sampe menegasi sekian banyak korban.
Indonesia
3
176
448
5K
eyis retweetledi
Asura 🔥
Asura 🔥@Asura0599·
Tau gak seberapa sistemik nya Patriarki di Indonesia? Di orde baru bahkan ada pelembagaan patriarki di Indonesia yaitu panduan resmi dari pemerintah berupa Panca Dharma Wanita? Pada era Orde Baru, kedudukan sosial seorang perempuan dalam organisasi seperti Dharma Wanita mutlak ditentukan oleh pangkat suaminya di pemerintahan, bukan oleh kapasitas, pendidikan, atau kecerdasannya sendiri. Budaya "ikut suami" ini diwajibkan secara nasional. Artinya, patriarki di Indonesia bukan sekadar kebetulan budaya yang terjadi secara organik, tapi udah jadi proyek politik yang didesain dan direkayasa oleh negara untuk menjinakkan separuh dari populasinya agar rezim tetap stabil.
Asura 🔥 tweet mediaAsura 🔥 tweet media
neohistoria Indonesia@neohistoria_id

Laki-laki Indonesia, bahkan yang progresif sekalipun rentan terjebak dengan penyamarataan suatu kondisi: tit for tat. Jika laki-laki melakukan A, maka perempuan melakukan A juga melakukan A. Pada akhirnya, mereka mengabaikan masalah sistemik yang sudah mengakar ribuan tahun, yakni patriarki dan penjajahan tubuh perempuan oleh mata laki-laki. Terlalu dangkal kalau hanya sekadar direduksi menjadi "bayangin kalo kejadiannya dibalik"... Pelecehan perempuan terhadap laki-laki itu adalah kesalahan individual, sementara pelecehan laki-laki terhadap perempuan itu sistemik (bandingkan jumlah komentar di Instagram Jefri Nichol dengan kasus catcalling di seluruh penjuru negeri)... Indonesia sepertinya akan lebih maju jika banyak orang lebih memahami apa itu relasi kuasa...

Indonesia
13
954
2.3K
50.2K
eyis retweetledi
dr. Gia Pratama
dr. Gia Pratama@GiaPratamaMD·
Obat sakit hati 💔? Move on. Sadari apapun yang terjadi, Bumi tetap berputar. Sadari sakit hati hanya titik singgah diri untuk kebahagiaan yang haqiqi.
Indonesia
175
2.3K
7.7K
114.9K
eyis
eyis@maltheyaa·
gue stress bgt tp gue bisa laluin semuanya for fck sake
Indonesia
0
0
0
4
eyis retweetledi
zhil
zhil@zhil_arf·
Mumpung isu KS lagi panas, ada baiknya kita mengingat lagi kejahatan seksual terbesar di sejarah Indonesia. Kejahatan itu ialah Pemerkosaan Massal Mei 1998. Pada Mei 1998, AsiaWeek melaporkan suatu mobilisasi preman yang raksasa. Gerombolan-gerombolan preman, bandit, rampok, dan penyamun dari hutan-hutan Lampung dan Timor Timur didatangkan dalam jumlah besar pakai pesawat kargo dan kereta ke Jakarta. Secara terencana, gerombolan preman dalam jumlah sangat besar digerakkan di seluruh wilayah Jakarta untuk menciptakan bencana kemanusiaan masif dan meluas. Hasilnya sangat ekstrem. Selama tiga hari nonstop, terjadi perburuan manusia di Jakarta. Gerombolan preman dalam jumlah besar menyerbu kampung yang didiami mayoritas suku Tionghoa, mengepung gang, memasuki rumah orang random, memukuli ibu-ibu random penghuninya dengan sadis sampai mati, menelanjanginya, memerkosanya, membakarnya, membakar rumahnya, mencuri sofa dan kulkas dan TV dan lemari bajunya. Seluruh keluarga si ibu-ibu juga mati dibantai. Kemudian gerombolan preman itu pindah ke rumah sebelah. Lalu setiap rumah di situ. Lalu ke kampung sebelah. Ribuan orang mati dibantai. Di jalanan Jakarta, perempuan diperkosa bergilir oleh massa dan dipukuli dengan sadis sampai mati dan rusak dengan mengerikan. Gerombolan pencuri, penyamun, pemerkosa, dan pembunuh dalam jumlah sangat besar merongrong dan meneror seluruh wilayah Jakarta selama tiga hari nonstop. Tidak ada aparat. Tidak ada kabar tentang apakah besok pemerkosaan massalnya sudah selesai atau masih lanjut. Soeharto lagi entah di mana di luar negeri. Orang capek. The Rape of Jakarta. Inilah "KS" terbesar di sejarah Indonesia. Ketika Nanking diperkosa penjajah, Jakarta malah diperkosa bangsanya sendiri, secara harfiah. Siapapun yang bertugas melindungi Jakarta saat itu jelas gagal total. Ternyata, di Jakarta saat itu ada tiga pasukan aktif yang besar: 1. Kostrad 2. Kodam Jaya 3. Kopassus Pertahanan Jakarta praktis menjadi tugas mereka yang sama sekali tidak boleh gagal. Kalau Jakarta sampai jatuh ke tangan musuh, merekalah yang tanggung jawab, karena gagal dalam tugasnya. Kalau bukan mereka, siapa lagi yang bisa melindungi Jakarta dari musuh? Oleh karena itu, semua anggota ketiga pasukan ini sudah bersumpah prajurit untuk melindungi rakyat tanpa gagal, bahkan jika harus mati sekalipun. Selama tanggal 13-15 Mei 1998, ketiga pasukan ini ngapain aja? Apa yang saat itu mereka lakukan untuk melindungi rakyat? Selama tiga hari, para tentara ini nggak cuma gabut nontonin ratusan perempuan diperkosa bergilir dan dipukuli sampai rusak dan mati oleh massa, kan? Tentu, tentara hanya mengikuti perintah. Apa yang komandan-komandan ketiga pasukan lakukan selama 13-15 Mei? Apakah mereka memerintahkan pasukannya untuk melindungi rakyat? Siapa sih komandan-komandannya saat itu? Oh, berarti muncul 3 nama: 1. Pangkostrad saat itu 2. Pangdam Jaya saat itu 3. Pangkopassus saat itu Tiga manusia inilah yang bertugas melindungi Jakarta selama 13-15 Mei 1998. Merekalah yang pegang pasukan. Siapakah nama-nama ketiga orang yang spesifik itu? Tentu saja tidak boleh gw sebut. They-Who-Must-Not-Be-Named. Ikan busuk dari kepala. Kalau Kostrad, Kodam Jaya, dan Kopassus entah mengapa bisa-bisanya kompak gagal bersamaan, tiga orang inilah yang harus minta maaf sebagai pemimpin. Tiga orang inilah yang harus minta maaf karena kicep gagal mencegah pemerkosaan dan pembantaian di Jakarta oleh gerombolan preman, termasuk oleh gerombolan preman dari hutan Timor Timur.
tempo.co@tempodotco

Terima Hercules di Kantornya, Seskab Teddy: Kawan Lama

Indonesia
96
10.7K
22.5K
841K
eyis retweetledi
Maryam
Maryam@hell_line0·
This is it. This. Right here...
Maryam tweet media
English
509
43.2K
276.3K
2.7M
eyis retweetledi
Catholic 𐕣
Catholic 𐕣@myshawti·
Kenapa kasus seperti ini sulit naik di media? Padahal ini kasus tidak kalah pentingnya juga Nih awak test, pasti sulit naiknya
Catholic 𐕣 tweet media
Indonesia
280
18.4K
42.4K
1.3M
eyis retweetledi
neohistoria Indonesia
neohistoria Indonesia@neohistoria_id·
Laki-laki Indonesia, bahkan yang progresif sekalipun rentan terjebak dengan penyamarataan suatu kondisi: tit for tat. Jika laki-laki melakukan A, maka perempuan melakukan A juga melakukan A. Pada akhirnya, mereka mengabaikan masalah sistemik yang sudah mengakar ribuan tahun, yakni patriarki dan penjajahan tubuh perempuan oleh mata laki-laki. Terlalu dangkal kalau hanya sekadar direduksi menjadi "bayangin kalo kejadiannya dibalik"... Pelecehan perempuan terhadap laki-laki itu adalah kesalahan individual, sementara pelecehan laki-laki terhadap perempuan itu sistemik (bandingkan jumlah komentar di Instagram Jefri Nichol dengan kasus catcalling di seluruh penjuru negeri)... Indonesia sepertinya akan lebih maju jika banyak orang lebih memahami apa itu relasi kuasa...
SobatMiskinTV@MiskinTV_

Bayangin kalo kejadiannya dibalik:

Indonesia
59
414
1.5K
101K
eyis retweetledi
Langit Amaravati
Langit Amaravati@eLAmaravati·
Apakah kalian pernah mendengar Robot Gedek? Salah satu rapist dan pembunuh berantai paling sadis di Indonesia. Ia menyodomi paling sedikit 12 anak laki-laki dan memutilasinya. Apakah kalian pernah mendengar Reynhard Sinaga? Disebut-sebut sebagai rapist paling "produktif" dalam sejarah kejahatan Inggris. Reyhnhard memperkosa 48 remaja laki-laki (yang terbukti di pengadilan). Disinyalir, korbannya mencapai ratusan. Itu baru 2 kasus. Ada ribuan kasus lain yang gampang saja di-googling kalau Anda mau. Jadi, anggapan bahwa lelaki tidak bisa menjadi korban kekerasan seksual adalah ahistoris sekaligus TOLOL. Sekali lagi saya ingatkan, perempuan dan lelaki bisa menjadi korban kekerasan seksual. Satu hal lagi, kurang-kurangilah menggoreng narasi bahwa perempuan tidak akan membela bila korbannya laki-laki karena buktinya, kalian para lelakilah yang justru mengerdilkan pengalaman korban dari kaum kalian sendiri.
King's Hand@WitchKingsHand

@Putra914483182 @hansdavidian bahkan menurut gue cowo ga bisa jadi korban KS

Indonesia
39
1.7K
5.2K
173.7K