
man behind
840 posts





Ada yg ke Paris, Prancis. Ini malah ke Rote, NTT. Di alam demokrasi, susah ngalahin yg begini. Bahkan diadu sm bapaknya aja kalah bapaknya. Gila emank ini org..




Kasus nadiem efek dominonya besar banget loh. Akhirnya orang yg bener-bener punya kapasitas intelektual takut dan ogah buat terlibat dalam tata kelola pemerintahan Indonesia. Dampaknya pejabat kita ke depannya diisi sama orang-orang yg ga kompeten.









dulu kakek nenekku ngapain aja semasa mudanya kok w ga punya warisan kayak orang2 :(







Ekonom sekelas Adam Smith dan David Ricardo pun nyerah bang. Menurut gw solusinya cuma satu: Dukun Penggandaan Uang.

Jerome ketipu bandit franchise 38 Miliar Jadi Jerome Polin pernah kerjasama dengan sesepuh bisnis fnb buat bikin brand Menantea, Jerome fokus di konten, si partner pegang operasional dan keuangan. Si partner rutin kasih laporan keuangan dalam bentuk excel, dari data itu kondisi keuangan Menantea kelihatan profitable, Jerome ga pernah beneran cek mutasi bank, dia percaya sama data di excel. Tahun 2023, tiba2 si partner bilang kalo kondisi keuangan menanti kurang bagus dan saldo di rekening habis, Jerome ngerasa janggal karena cabang Menantea udah banyak dan rame, selain itu laporan keuangan sebelum2nya juga kelihatan baik baik aja. Ternyata uang dari pembeli hak franchise dan keuntungan Menantea dipake oknum itu buat kepentingan pribadi, total 38 miliar dana dari rekening Perusahaan dipindahkan ke rekening pribadi oknum sejak Menantea berdiri. Jerome tadinya mau bawa ini ke meja hijau, tapi belum jadi karena biaya audit forensik ternyata mahal banget (sampai Rp500 juta), prosesnya juga lama dan ga jaminan uang kembali. Jerome ga menyebut si oknum ini siapa, tapi dia orang yang sama yang nipu Alm. Babe Cabita. Si oknum juga rajin banget bikin franchise abal2 buat narik duit mitra di awal, padahal bisnisnya blm kebukti bagus.



Jerome ketipu bandit franchise 38 Miliar Jadi Jerome Polin pernah kerjasama dengan sesepuh bisnis fnb buat bikin brand Menantea, Jerome fokus di konten, si partner pegang operasional dan keuangan. Si partner rutin kasih laporan keuangan dalam bentuk excel, dari data itu kondisi keuangan Menantea kelihatan profitable, Jerome ga pernah beneran cek mutasi bank, dia percaya sama data di excel. Tahun 2023, tiba2 si partner bilang kalo kondisi keuangan menanti kurang bagus dan saldo di rekening habis, Jerome ngerasa janggal karena cabang Menantea udah banyak dan rame, selain itu laporan keuangan sebelum2nya juga kelihatan baik baik aja. Ternyata uang dari pembeli hak franchise dan keuntungan Menantea dipake oknum itu buat kepentingan pribadi, total 38 miliar dana dari rekening Perusahaan dipindahkan ke rekening pribadi oknum sejak Menantea berdiri. Jerome tadinya mau bawa ini ke meja hijau, tapi belum jadi karena biaya audit forensik ternyata mahal banget (sampai Rp500 juta), prosesnya juga lama dan ga jaminan uang kembali. Jerome ga menyebut si oknum ini siapa, tapi dia orang yang sama yang nipu Alm. Babe Cabita. Si oknum juga rajin banget bikin franchise abal2 buat narik duit mitra di awal, padahal bisnisnya blm kebukti bagus.












