adisqt retweetledi
adisqt
1.8K posts

adisqt retweetledi
adisqt retweetledi
adisqt retweetledi
adisqt retweetledi
adisqt retweetledi
adisqt retweetledi

Etika Berkendara: Antara Ego dan Keselamatan.
Video ini menjadi potret nyata rendahnya kesadaran akan keselamatan dan etika di jalan raya. Kejadian ini menyoroti tiga kesalahan fatal yang dilakukan pengendara tersebut.
Bara dan abu rokok yang tertiup angin sangat berbahaya bagi pengendara lain, terutama jika mengenai mata. Selain melanggar hukum, ini adalah bentuk ketidakpedulian terhadap sesama pengguna jalan.
Membawa Bayi Tanpa Perlindungan Layak: Membonceng bayi di motor sudah memiliki risiko tinggi, apalagi jika dilakukan sambil merokok. Asap rokok sangat beracun bagi paru-paru anak yang masih berkembang.
Alih-alih meminta maaf saat ditegur, pengendara ini justru menunjukkan sikap galak dan defensif. Ini mencerminkan rendahnya kematangan emosional dan kurangnya pemahaman akan aturan yang berlaku.
Sudah saatnya kita berhenti menormalisasi kebiasaan buruk seperti ini. Menegur adalah bentuk kepedulian, dan menerima teguran adalah langkah awal menjadi manusia yang lebih beradab. Jangan biarkan ego di jalan raya membahayakan nyawa orang-orang tersayang.
Artikel. Sehatberkendara.co
Indonesia
adisqt retweetledi

Keributan terjadi di sebuah gerai Alfamart di Jalan A.H. Nasution, Cibiru, pada Rabu (7/1). Peristiwa ini bermula saat seorang lelaki diketahui menyembunyikan sejumlah makanan di dalam pakaiannya, yang kemudian memicu keributan hingga berujung penyerangan terhadap petugas keamanan setempat.
Awalnya, pelaku dipergoki menyembunyikan beberapa barang dagangan dan berdalih akan membayarnya. Namun setelah dilakukan pengecekan, uang yang dimilikinya diketahui tidak mencukupi untuk membayar seluruh barang yang disembunyikan tersebut.
Situasi semakin memanas ketika sejumlah petugas keamanan lingkungan dan anggota linmas datang untuk mengamankan pelaku. Bukannya bersikap kooperatif, pelaku justru melakukan perlawanan dan menyerang anggota linmas dengan tindakan keji. Sejumlah saksi menyebutkan pelaku diduga berada dalam pengaruh alkohol saat kejadian berlangsung.
Keributan tersebut menarik perhatian warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas di Jalan A.H. Nasution. Sejumlah kendaraan sempat berhenti, namun tidak ada warga yang berani mengamankan pelaku karena yang bersangkutan bersikap agresif, mengaku sebagai kerabat anggota kepolisian, serta mengintimidasi siapa pun yang berusaha menolong korban atau melerai kejadian.
Beberapa warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polsek setempat. Namun saat petugas kepolisian tiba di tempat kejadian perkara, pelaku justru semakin agresif. Ia menantang petugas, bahkan sempat mendorong tubuh anggota kepolisian yang berusaha mengendalikan situasi.
Indonesia
adisqt retweetledi
adisqt retweetledi
adisqt retweetledi
adisqt retweetledi
adisqt retweetledi

@shitlicious 1,2 triliun perhari. Libur dua minggu jadinya sekitar 16 triliun. Katakanlah 14 triliun untuk bencana, masih ada sisa 2 triliun utk beli Mbappe
Indonesia
adisqt retweetledi
adisqt retweetledi
adisqt retweetledi
adisqt retweetledi

🎙️ Arne SIot tentang goal Van Dijk yang dianulir :
🗣️"Sulit untuk memberikan pandangan saya. Saya pikir sudah JELAS DAN NYATA bahwa keputusan yang salah telah dibuat, setidaknya menurut pendapat saya."
Karena dia [Robertson] sama sekali tidak mengganggu apa yang bisa dilakukan oleh penjaga gawang.
Segera setelah pertandingan, seseorang menunjukkan kepada saya gol yang disahkan oleh wasit yang sama [untuk] City melawan Wolves musim lalu. Jadi, butuh 13 detik bagi hakim garis untuk mengangkat benderanya dan mengatakan itu offside, jadi jelas ada komunikasi.
Itu (goal Van Dijk) bisa memengaruhi permainan kami, karena di babak pertama kami bermain sangat buruk. Kami akan beruntung jika babak pertama selesai 1-0, apalagi jika 1-1. Jadi itu adalah keputusan yang berpengaruh."

Indonesia
adisqt retweetledi
adisqt retweetledi
























