Sabitlenmiş Tweet
marif
795 posts


@JLoweSnipes22 @albert8768 @acmilanchampo21 What do you mean by the club with the chicken on the ball?
English

@albert8768 @acmilanchampo21 Because no one watches or cares and it’s a shit product
English

Being a non-Inter Miami MLS fan is so dead man.
99% of the teams aren’t allowed more than one big European, but Miami gets whoever they want.
Fabrizio Romano@FabrizioRomano
🚨🔜 Inter Miami have been at final stages of deal to sign Casemiro for months, as reported since March. Casemiro wants Miami as next destination, with clear expectation to sign soon. The Brazilian wanted to finish season at Man Utd then sign with Inter Miami.
English

maraphton udah kelar.
dan ini adalah set up dibalik layarnya.
udah mirip broadcast tv nasional ini kalo diliat liat.
katanya budget pemasukan juga ga cukup buat pengeluaran di sepanjang livenya.
melihat tamu undangan yang datang sebanyak itu setiap harinya jadi ga aneh lagi sih.
apa momen yang paling memorable sepanjang live maraphton selama ini guys?


Indonesia

@barcastuff_idn Jersey home-nya tuh yang simple2 aja bisa ga si? Makin dimacem2in tuh malah makin aneh. Bandingin sama jersey2 2010 ke bawah dah malah lebih enak diliat
Indonesia

Bocoran keempat jersey Barca musim depan.
Kalian suka yang mana?
Futbol_Basico@Futbol_basico
🚨💣 | ESTAS SON LAS 4 EQUIPACIONES QUE USARÁ EL BARÇA - Para la 26/27 el Barça lucirá estas 4 equipaciónes - Les gustaron? Y cuál es la mejor?
Indonesia

@iniborisssferd @Indo_Gunner Aku ngefans sejak tendangan kalajengking Giroud 🗿🗿
Indonesia

@Indo_Gunner masalahnya ada yg fans arsenal padahal umurnya bru belasan tahun, secara dia juara terakhir 22 thun yg lalu, trus yg buat dia ngefans apa dah
Indonesia

Arsenal will bottle the league to man city on the last day. Bookmark it 🤔
Marcel@UTDMarcel
Marcus rashford will score first against Real Madrid tonight. Bookmark it
English

Dek yanti
cdn2.uddoy.ink/3Z4a7TNd1.mp4
cdn3.online/aagerwwqy7a.mp4
Tni kita anak sekolah papua bangkit seorina

Indonesia

@LambeSahamjja Kebanyakan nonton BKP. Nasionalisme nya kagak adaa..
Indonesia

Guys, ada kasus yang menurut gue perlu lo dengar karena ini bukan cuma soal satu anak di satu sekolah di Pemalang. Ini adalah cerminan dari sesuatu yang jauh lebih besar.
Seorang orang tua di Randudongkal, Kabupaten Pemalang sebut saja Bapak ini memposting sesuatu di media sosialnya.
Isinya dua hal: kritik terhadap implementasi MBG dan pengingat bahwa sekolah negeri dilarang memungut biaya LKS dan infak berdasarkan aturan pemerintah yang sudah berlaku.
Dia tidak menyebut nama sekolah anaknya.
Tidak menyebut nama kepala sekolah.
Tidak menyebut nama guru siapapun.
Tapi anaknya Mas Azhim, siswa SD N 01 Banjarayar dikeluarkan dari sekolah.
Yang terjadi secara kronologis:
Bapak ini memposting kritik soal MBG dan pungutan liar di sekolah negeri di akun media sosialnya.
Kepala sekolah memanggil dia.
Dan setelah pertemuan itu anaknya diberhentikan secara sepihak.
Tidak ada surat resmi pemberhentian yang prosedural.
Tidak ada proses klarifikasi yang fair.
Tidak ada mekanisme banding.
Satu pertemuan dan anak itu tidak boleh masuk sekolah lagi.
Dua bulan lebih Mas Azhim tidak mengikuti pelajaran. Dua bulan lebih seorang anak SD kehilangan haknya atas pendidikan bukan karena dia berbuat salah, tapi karena bapaknya berani bicara.
Dan di atas itu semua Mas Azhim juga mengalami bullying.
Bukti percakapan yang beredar dan ini yang paling mengejutkan:
Ada screenshot percakapan WhatsApp yang beredar. Pihak sekolah melalui salah satu guru membalas pesan si Bapak dengan kalimat yang menurut gue sangat mengungkapkan segalanya:
Meskipun njenengan tidak menyebutkan identitas sekolah, tapi kan masyarakat tahu kalau Mas Azhim sekolah di SD N 01 Banjarayar, jadi menggiring opini publik ke SD kami.
Berhenti sebentar di sini.
Pihak sekolah sendiri yang mengakui bahwa yang jadi masalah bukan tindakan si Bapak secara hukum tapi dampak reputasi ke sekolah.
Bukan soal anak yang melanggar aturan. Bukan soal proses belajar yang terganggu.
Tapi soal opini publik yang mengarah ke SD mereka.
Artinya anak ini dikeluarkan bukan karena dia salah. Tapi karena bapaknya membuat sekolah tidak nyaman di mata publik.
Apa yang dilakukan si Bapak itu sebenarnya?
Dia mengingatkan bahwa sekolah negeri tidak boleh memungut biaya LKS dan infak.
Ini bukan opini.
Ini fakta hukum.
Permendikbud dan berbagai regulasi turunannya sudah jelas melarang pungutan di sekolah negeri yang sudah mendapat BOS Bantuan Operasional Sekolah.
Sekolah negeri mendapat dana BOS dari APBN untuk membiayai operasional sekolah.
Dana itu sudah termasuk untuk pengadaan buku, alat tulis, dan kebutuhan belajar siswa.
Memungut LKS tambahan di atas BOS adalah pelanggaran regulasi.
Si Bapak tidak mengarang.
Dia mengingatkan aturan yang memang ada.
Dan untuk itu anaknya dikeluarkan.
Soal kritik MBG yang dia sampaikan dan ini relevan dengan konteks yang lebih besar:
Kita sudah bahas panjang lebar soal MBG dari Rp340 miliar yang menurut Mahfud MD hanya sampai ke makanan dari total triliunan yang dianggarkan, sampai 33.000 kasus keracunan, sampai 1.720 SPPG yang tutup tapi tetap dibayar Rp6 juta per hari.
Orang tua yang kritis terhadap MBG bukan musuh program. Mereka adalah orang-orang yang paling langsung terdampak ketika program itu tidak berjalan dengan baik.
Anak-anak merekalah yang makan makanan dari program itu. Anak-anak merekalah yang keracunan ketika standar sanitasinya tidak terpenuhi.
Mengkritisi MBG bukan kejahatan.
Mengkritisi sekolah yang memungut biaya ilegal bukan kejahatan.
Tapi di Banjarayar Pemalang melakukan dua hal itu ternyata cukup untuk membuat anakmu kehilangan akses pendidikan.
Ini bukan hanya masalah satu sekolah ini adalah masalah sistemik:
Yang terjadi di sini adalah penggunaan kekuasaan institusional untuk membungkam kritik warga.
Dan yang dikorbankan bukan si orang tua tapi anaknya yang tidak berdaya.
Ini adalah bentuk intimidasi yang sangat kejam justru karena targetnya bukan si pengkritik secara langsung. Targetnya adalah orang yang paling dicintai oleh pengkritik itu anaknya sendiri.
Kalau lo mau membungkam seseorang tanpa kelihatan melanggar hukum secara terang-terangan sakiti anaknya.
Itu yang terjadi di sini.
Dan kalimat dari guru itu tadi "menggiring opini publik ke SD kami" menunjukkan bahwa ini adalah keputusan yang diambil secara sadar untuk melindungi reputasi institusi, bukan untuk kepentingan terbaik anak didik mereka.
Apa yang seharusnya terjadi secara hukum:
Pertama — sekolah tidak punya kewenangan hukum untuk mengeluarkan siswa secara sepihak hanya karena orang tuanya mengkritik di media sosial.
Ini melanggar hak anak atas pendidikan yang dijamin Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan UUD 1945 Pasal 31.
Kedua — pungutan LKS dan infak di sekolah negeri yang sudah menerima BOS adalah pelanggaran regulasi yang seharusnya dilaporkan dan diinvestigasi oleh Dinas Pendidikan dan inspektorat daerah.
Ketiga — bullying terhadap anak karena tindakan orang tuanya adalah pelanggaran serius yang masuk dalam kategori kekerasan berbasis relasi kuasa.
Kasus ini sudah masuk ke Polres Pemalang.
Dan si Bapak memohon agar Kapolres mengawal proses penyidikan ini agar berjalan sesuai hukum bukan sesuai keinginan pihak tertentu.
Yang paling menyentuh dari seluruh cerita ini:
Si Bapak menulis: "Saya tidak mampu membayar pengacara untuk mencari keadilan."
Dan di sisi lain dia bilang: "Tidak apa-apa, saya bisa mendidik anak-anak walaupun tanpa ada ijazah."
Ini adalah seorang ayah yang sudah pasrah dengan sistem tapi belum menyerah pada kebenaran.
Yang tahu dia mungkin tidak punya kekuatan finansial untuk melawan.
Tapi tetap berjalan karena dia yakin masih ada orang-orang baik yang bisa membantu.
Dan si Bapak menutup pernyataannya dengan kalimat yang menurut gue harus diingat oleh setiap pejabat dan kepala sekolah di Indonesia:
"Jangan semena-mena dengan jabatan yang kau sandang karena itu semua hanya titipan."
Kalau kita bisa marah pada triliunan rupiah MBG yang tidak sampai ke makanan anak-anak kita juga harus bisa marah ketika satu anak SD kehilangan haknya atas pendidikan hanya karena bapaknya berani mengingatkan aturan.
Keduanya adalah wajah dari sistem yang sama sistem di mana institusi lebih sibuk melindungi dirinya sendiri daripada melayani mereka yang seharusnya dilayani.
Mas Azhim berhak atas pendidikannya.
Dan bapaknya berhak atas keadilannya.


Indonesia

@pembelaemyu7 @idextratime Besar banget malah sampai di knock out piala dunia belum ngegolin
Indonesia

@idextratime Ronaldo mungkin sudah tua, tapi pengaruhnya di lapangan akan selalu memberikan dampak besar dalam kerja sama tim portugal.
Indonesia

Depannya agak meragukan jujur 🙏

Extra Time Indonesia@idextratime
Timnas Portugal punya trio gelandang dengan form terbaik di dunia saat ini. 🇵🇹
Indonesia

@psg_chief more European trophies than your boring shit sextuple club
English

@ag_fazleen476 @idextratime bruntung aja ga ktmu sesama club arab itu al ahli di play offs liat aja history nya wkwkwk
Indonesia
marif retweetledi

@idextratime kalo dari pihak liga yang buat peraturan sih masih masuk akal ya soalnya kan biar negaranya bisa regen pemain buat timnas, ini FIFA buat aturan kayak gini urgensinya apa ya?
Indonesia

🚨 BREAKING : FIFA sedang mempertimbangkan aturan radikal yang mewajibkan semua tim senior klub untuk selalu memiliki setidaknya satu pemain homegrown U-21 (atau U-20) di lapangan sepanjang pertandingan.
Aturan ini bertujuan mendorong pengembangan pemain muda dan mencegah klub hanya membeli bintang-bintang mahal tanpa memberi kesempatan kepada akademi.
Proposal masih dalam tahap konsultasi dengan berbagai stakeholder (konfederasi, asosiasi, liga, serikat pemain). Proposal resmi baru akan diajukan ke FIFA Council dalam 12 bulan ke depan.
📝 @martynziegler
Thoughts? 🤔

Indonesia

@xendless_s ya kalo jatuhnya sebanyak itu dari jarak setinggi itu ditambah efek gravitasi dan perlajuan kecepatan ya wajar aja hancur itu kan mobil biasa bukan tank lapis baja atau vibranium
Indonesia

@ChiHilari43559 @Joshua__Ubeku You talked about Cristiano's penalty in alnaser
English

@Joshua__Ubeku Not a new thing.
Barcelona pays referees well, the referees would be stupid not to make sure barcelona doesnt win. Amd there are too many ways to do it
Yellow cards
Reds
Giving barca soft penalties.
We've seen it all
English

This free-kick landed on a bird. Ronaldo lost the game 5-0 and Messi was the Man of the Match.
Surely I C O N I C
Menaj Sports@MenajSports
Iconic from Cristiano Ronaldo 💥
English

@jlamprung @erlanishere Itu bukan keyakinan itu fakta ilmiah..
Indonesia

Karena jauh 😭
Bintang terdekat kita, Proxima Centauri jaraknya 4.3 tahun cahaya. Pake teknologi sekarang, mau ke sana tuh minimal 40 ribu tahun lagi baru nyampe.
Lw mau nyamperin bintang tetangga aja nunggu puluhan ribu tahun. Keburu Nabi Isa turun.😭
Bahkan untuk bisa mendekati kecepatan cahaya aja energi yang digunakan itu mendekati tak hingga. Energi darimana?
Curiosity@CuriosityonX
If aliens exist, why haven’t they visited Earth?
Indonesia













