𝓐𝓱𝓶𝓪𝓭 𝓑𝓪𝓼𝓽𝓱𝓸𝓶𝓲

36.6K posts

𝓐𝓱𝓶𝓪𝓭 𝓑𝓪𝓼𝓽𝓱𝓸𝓶𝓲 banner
𝓐𝓱𝓶𝓪𝓭 𝓑𝓪𝓼𝓽𝓱𝓸𝓶𝓲

𝓐𝓱𝓶𝓪𝓭 𝓑𝓪𝓼𝓽𝓱𝓸𝓶𝓲

@masbas90

MAS² BiASa yg Suka Kucing.

Orang dalam Katılım Mart 2010
274 Takip Edilen489 Takipçiler
𝓐𝓱𝓶𝓪𝓭 𝓑𝓪𝓼𝓽𝓱𝓸𝓶𝓲 retweetledi
Mohammad AR | 🇵🇸
netizen Twitter: belajar fikih secara bertahap ❌ "Allah maha pengertian dan tidak akan mempersempit hambanya" ✅
Indonesia
13
43
185
6.9K
Muaknyusss
Muaknyusss@antikadrun81·
@masbas90 @Stakof @strngrindacity Fiqih itu hanya mengatur...bukan penentu sah atau tidaknya...🤣🤣🤣 Mirip proposal yg sdh top dan bagus mau di ajukan ke presiden...di terima atau tidak..yaa tergantung presiden lah..🤣🤣bgtu aja repot
Indonesia
1
0
0
137
Tita
Tita@Tita83079013·
Ternyata satu perguruan @Kemenag_RI
Tita tweet media
Indonesia
77
68
166
4.2K
𝓐𝓱𝓶𝓪𝓭 𝓑𝓪𝓼𝓽𝓱𝓸𝓶𝓲 retweetledi
Info Jateng
Info Jateng@Jateng_Twit·
Terjadi Kembali, kali ini di Pekalongan Menu MBG ada BELATUNGNYA di salah satu sekolah di Pekalongan. Kejadian Seni 4 Mei 2026
Indonesia
169
2.2K
4.1K
223.6K
YAQUT MALING
YAQUT MALING@law20956·
@Stakof nah ini tumben benar hukum asal ibadah haram kecuali harus ada dalilnya Artinya segala sesuatu bntuk ibadah ya memang butuh nash dalil yg shahih Bukan dhaif apalg dalil palsu JD jika suatu ibadah tanpa dalil maka disebut bid'ah
Indonesia
5
0
3
1.1K
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀)
Tuhan sendiri yang ngatur ibadah, bukan saya. Karena hukum asli dari ibadah adalah haram, kecuali ada dalil sebaliknya. Dan ibadah dengan tata cara yang saya sebutkan tadi justru Tuhan sendiri yang menentukanya. 🙏
@AKF245@akf245

@Stakof Maaf cara beribadah mu ribet, orang solat seperti itu aja pake d comment. Allah maha tau kondisi hambanya. Bukannya Allah lebih senang jika keringanan dalam ber-agama nya di ambil/digunakan. Jgn terlalu ngatur akan ibadah seseorang

Indonesia
19
33
254
21.3K
Hafidz ALATTAS
Hafidz ALATTAS@HafidzAlattas·
Syukron Gus Mail. Boleh shalat fardhu seperti ini saat safar (bepergian); tanpa wudhu/tayamum, tapi dia wajib menggantinya setelah sampai tujuan. Ini namanya shalat Hurmatul Waqt (shalat menghormati waktu). Ini didasarkan pada prinsip shalat fardhu tidak boleh ditinggalkan,
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀)@Stakof

Halo. Saya sering memakai kereta api untuk perjalanan rutin Semarang-Jakarta, dan sebaliknya. Di kereta, saya sering mendapati contoh seperti ini. Dan salat seperti ini: tidak sah (jika yang dikerjakan adalah salat fardu). Pertama, semangat shalatnya patut diapresiasi. Tapi harus diketahui bahwa salat itu ada fikihnya, dan contoh di bawah ini bisa jadi melewatkannya. Berdiri (qiyam) adalah rukun salat fardu. Kecuali si Mas salat sunnah, maka tidak perlu berdiri (meski bukan di kereta, salat sunnah dengan duduk diperbolehkan). Maka berdiri, meskipun sedang di kendaraan apapun (termasuk kereta), masih menjadi wajib bagi orang salat. Fikih menjelaskan: jika kalian mampu berdiri, ya wajib berdiri. Ada pengecualian, tapi sempit: 1. Kalau kendaraannya terlalu bergoyan sehingga berdiri benar-benar membahayakan kalian, 2. Tidak ada ruang sama sekali untuk berdiri, atau 3. Khawatir waktu salatnya habis sementara turun tidak mungkin. Sebagai pengguna setia KAI, saya cukup tahu betul umumnya sudah ada musala yang bersih di gerbong dekat restoran. Kalau ada musala, dan fisiknya si Mas mampu berdiri, maka salat di kursi penumpang seperti ini: belum sah menurut kebanyakan ulama (jumhur). Sekali lagi, niat si Mas sudah benar, dan harus diapresiasi. Tinggal mengubah caranya saja. 🙏

Indonesia
18
22
152
18.5K
Vëe Kyoshi🀄
Vëe Kyoshi🀄@xquitavee·
Bener banget kata mbak nya 👍 Anak2 sekarang beruntung ada Program MBG 🥰 Kebutuhan Gizi 4 sehat 5 sempurna bisa tercapai Terimakasih Pak Prabowo 🙏🇮🇩
Indonesia
88
29
91
9K
Muaknyusss
Muaknyusss@antikadrun81·
@Stakof @strngrindacity Sah tidaknya tergantung Alloh..anda bilang keliru..?🤣🤣🤣 Broo...fikih itu harus sesuai zamannya... Dulu kayaknya kelompok elo pasti bilang..bawa keris itu haram..ziarah haram.. Yg bawa ATM atau HP kemana mana...gimana nasibnya..? Gak haram ? Ngaji Sono ke GUS BAHA🤣🤣
Indonesia
12
0
0
7.4K
niks
niks@cobalthydrides·
baca ini trs aku kyk ???? liat profilnya, langsung OH pantes wkwk. ytta intinya aku yakin Allah tuh Maha Baik, Maha Pengertian, dan Maha Memudahkan
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀)@Stakof

Halo. Saya sering memakai kereta api untuk perjalanan rutin Semarang-Jakarta, dan sebaliknya. Di kereta, saya sering mendapati contoh seperti ini. Dan salat seperti ini: tidak sah (jika yang dikerjakan adalah salat fardu). Pertama, semangat shalatnya patut diapresiasi. Tapi harus diketahui bahwa salat itu ada fikihnya, dan contoh di bawah ini bisa jadi melewatkannya. Berdiri (qiyam) adalah rukun salat fardu. Kecuali si Mas salat sunnah, maka tidak perlu berdiri (meski bukan di kereta, salat sunnah dengan duduk diperbolehkan). Maka berdiri, meskipun sedang di kendaraan apapun (termasuk kereta), masih menjadi wajib bagi orang salat. Fikih menjelaskan: jika kalian mampu berdiri, ya wajib berdiri. Ada pengecualian, tapi sempit: 1. Kalau kendaraannya terlalu bergoyan sehingga berdiri benar-benar membahayakan kalian, 2. Tidak ada ruang sama sekali untuk berdiri, atau 3. Khawatir waktu salatnya habis sementara turun tidak mungkin. Sebagai pengguna setia KAI, saya cukup tahu betul umumnya sudah ada musala yang bersih di gerbong dekat restoran. Kalau ada musala, dan fisiknya si Mas mampu berdiri, maka salat di kursi penumpang seperti ini: belum sah menurut kebanyakan ulama (jumhur). Sekali lagi, niat si Mas sudah benar, dan harus diapresiasi. Tinggal mengubah caranya saja. 🙏

Indonesia
18
0
0
5.5K
𝓐𝓱𝓶𝓪𝓭 𝓑𝓪𝓼𝓽𝓱𝓸𝓶𝓲 retweetledi
dino kecepit
dino kecepit@ripbotttt·
makan gratis jadi tai, pendidikan gratis jadi tau.
Indonesia
180
21.7K
59.8K
432.8K
𝓐𝓱𝓶𝓪𝓭 𝓑𝓪𝓼𝓽𝓱𝓸𝓶𝓲
@Stakof Palagi jaman 2010an mudik pake ekonomi yg msh kereta kyk warung berjalan. Solusi ya gampang bgt, gelar sajadah sholat di luar samping kereta, k musholla takut tiba² dtinggal kereta, jama' qashar singkat, ga bakal diusir orang toh ga ganggu orang. 🤣
Indonesia
0
0
0
46
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀)
Halo. Saya sering memakai kereta api untuk perjalanan rutin Semarang-Jakarta, dan sebaliknya. Di kereta, saya sering mendapati contoh seperti ini. Dan salat seperti ini: tidak sah (jika yang dikerjakan adalah salat fardu). Pertama, semangat shalatnya patut diapresiasi. Tapi harus diketahui bahwa salat itu ada fikihnya, dan contoh di bawah ini bisa jadi melewatkannya. Berdiri (qiyam) adalah rukun salat fardu. Kecuali si Mas salat sunnah, maka tidak perlu berdiri (meski bukan di kereta, salat sunnah dengan duduk diperbolehkan). Maka berdiri, meskipun sedang di kendaraan apapun (termasuk kereta), masih menjadi wajib bagi orang salat. Fikih menjelaskan: jika kalian mampu berdiri, ya wajib berdiri. Ada pengecualian, tapi sempit: 1. Kalau kendaraannya terlalu bergoyan sehingga berdiri benar-benar membahayakan kalian, 2. Tidak ada ruang sama sekali untuk berdiri, atau 3. Khawatir waktu salatnya habis sementara turun tidak mungkin. Sebagai pengguna setia KAI, saya cukup tahu betul umumnya sudah ada musala yang bersih di gerbong dekat restoran. Kalau ada musala, dan fisiknya si Mas mampu berdiri, maka salat di kursi penumpang seperti ini: belum sah menurut kebanyakan ulama (jumhur). Sekali lagi, niat si Mas sudah benar, dan harus diapresiasi. Tinggal mengubah caranya saja. 🙏
🍋Mama Lemon 🍋@MamaLemonmoh

Yang model begini jangan di simpen di gerbong belakang please 😭

Indonesia
866
1.6K
13.2K
2.6M
go mi fa
go mi fa@GroMisFans·
@Stakof @QueenImaIsBack Sok tau anda. Kerera guncangannya keras bos gak bakal bisa stabil. Jalan aja gak stabil
Indonesia
1
0
0
1.2K
Salima; Majene-Gane-Kaur 🌶️
Kok bisa bisanya bilang ga sah padahal jelas berdiri di beberapa kereta itu ga aman/ga stabil Ga semua kereta ada musholla
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀)@Stakof

Halo. Saya sering memakai kereta api untuk perjalanan rutin Semarang-Jakarta, dan sebaliknya. Di kereta, saya sering mendapati contoh seperti ini. Dan salat seperti ini: tidak sah (jika yang dikerjakan adalah salat fardu). Pertama, semangat shalatnya patut diapresiasi. Tapi harus diketahui bahwa salat itu ada fikihnya, dan contoh di bawah ini bisa jadi melewatkannya. Berdiri (qiyam) adalah rukun salat fardu. Kecuali si Mas salat sunnah, maka tidak perlu berdiri (meski bukan di kereta, salat sunnah dengan duduk diperbolehkan). Maka berdiri, meskipun sedang di kendaraan apapun (termasuk kereta), masih menjadi wajib bagi orang salat. Fikih menjelaskan: jika kalian mampu berdiri, ya wajib berdiri. Ada pengecualian, tapi sempit: 1. Kalau kendaraannya terlalu bergoyan sehingga berdiri benar-benar membahayakan kalian, 2. Tidak ada ruang sama sekali untuk berdiri, atau 3. Khawatir waktu salatnya habis sementara turun tidak mungkin. Sebagai pengguna setia KAI, saya cukup tahu betul umumnya sudah ada musala yang bersih di gerbong dekat restoran. Kalau ada musala, dan fisiknya si Mas mampu berdiri, maka salat di kursi penumpang seperti ini: belum sah menurut kebanyakan ulama (jumhur). Sekali lagi, niat si Mas sudah benar, dan harus diapresiasi. Tinggal mengubah caranya saja. 🙏

Indonesia
6
0
97
12.6K
Ed
Ed@EdSoekoco·
Dawuh Mbah Hasyim Asy'ari Rahimahullah
Indonesia
4
5
23
746
Ustadz Asbabul Kopi
Ustadz Asbabul Kopi@AsbabulKopi·
Dalam Qur'an, ada tertulis jika Auloh swt menciptakan sesuatu cukup bilang 'Kuun Fayakun' lalu Cling tiba² jadilah yg diciptakan itu.. Tapi di ayat lain Auloh Swt menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, ini kontradiksi, bagaimana Auloh tunduk sama waktu, kalah sama waktu?
Indonesia
102
6
36
4.8K