Dar Nusaiti

502 posts

Dar Nusaiti banner
Dar Nusaiti

Dar Nusaiti

@memorisiam

red line Katılım Ekim 2024
81 Takip Edilen1 Takipçiler
Dar Nusaiti retweetledi
Bambang
Bambang@sibambaang·
Paradoksnya adalah, jika standar hidup rendah namun teknologinya tinggi, beberapa studi bilang populasi di bumi bisa lebih dari 8–10 miliar. Tapi jika standar hidup tinggi seperti negara maju saat ini dan tanpa merusak alam, angka malah turun ke 1–4 miliar. Studi ini menggunakan model ekologi (seperti Ricker logistic) dan menekankan konsumsi per kapita serta overshoot ekologis (kita saat ini menggunakan sumber daya setara 1,7–1,8 Bumi). Bayangkan Bumi punya "kue" sumber daya terbatas yang bisa diperbarui setiap tahun (tanah subur, air bersih, hutan, ikan, mineral, energi terbarukan, dll.). Kapasitas dukung adalah berapa banyak orang yang bisa makan kue itu secara berkelanjutan tanpa menghabiskannya lebih cepat daripada yang Bumi bisa buat ulang. Kalau setiap orang makan sedikit (standar hidup rendah seperti makan cukup kalori dasar, rumah sederhana, transportasi minim, sedikit barang konsumsi, hampir tidak ada energi fosil atau barang mewah), maka satu kue bisa dibagi ke banyak orang. Kalau setiap orang makan banyak (standar hidup tinggi seperti di negara maju yang mengonsumsi daging setiap hari, mobil pribadi, AC, ponsel ganti tiap tahun, penerbangan, rumah besar, banyak plastik/kemasan, konsumsi energi tinggi), maka kue yang sama hanya cukup untuk sedikit orang. Ilmuwan biasanya pakai ukuran ecological footprint (jejak ekologis) seperti berapa "hektar Bumi" yang dibutuhkan satu orang untuk hidup. Rata-rata di dunia saat ini adalah sekitar 2,6–2,8 global hektar (gha) per orang. Negara maju (AS, Eropa, Australia) bisa sampai 5–8 gha per orang atau lebih (karena konsumsi tinggi). Sedangkan Negara berkembang miskin (beberapa di Afrika atau Asia Selatan) bisa kurang dari 1–2 gha per orang. Bumi total punya biocapacity (kemampuan regenerasi) sekitar 1,5–1,7 gha per orang kalau dibagi rata ke 8 miliar orang. Karena itu kita sudah "overshoot" (pakai 1,7 Bumi). Kalau semua orang hidup seperti rata-rata Amerika/Eropa, kita butuh 3–5 Bumi atau lebih untuk sustain. Maka populasi maksimal yang sustainable jauh lebih rendah (banyak studi bilang 1–3 miliar orang). Kalau semua orang hidup dengan konsumsi sangat rendah (hampir vegetarian, transportasi umum/minim, energi dasar saja), bumi bisa sustain 8–12 miliar orang atau bahkan lebih dalam skenario ekstrem (tapi dengan kualitas hidup yang rendah, dan sering tanpa ruang untuk kota, hutan lindung, dll.). Beberapa studi lama bahkan bilang kalau pakai seluruh lahan untuk tanaman pangan ekstrem (tanpa hutan, tanpa kota), secara teori bisa sampai puluhan atau ratusan miliar, tapi itu skenario "hanya bertahan hidup", bukan hidup layak. Makanya ada teori yang bilang, sebelum semua negara jadi maju dan semua orang jadi kaya, bumi sudah hancur duluan. Jadi, barangkali bumi masih bertahan sampai sekarang berkat negara berkembang dan penduduk miskin. Barangkali juga elit global tahu sehingga tetap memelihara negara miskin dan berkembang.
kumparan@kumparan

Populasi manusia saat ini dinilai sudah melampaui kemampuan Bumi untuk menopang secara berkelanjutan. Studi di jurnal Environmental Research Letters menunjukkan jumlah manusia kini jauh di atas batas ideal ekologi. Dalam konsep carrying capacity, Bumi diperkirakan hanya mampu menopang sekitar 2,5 miliar manusia. Sementara itu, populasi global saat ini sudah mencapai 8,3 miliar jiwa, didorong oleh lonjakan sejak era bahan bakar fosil. Kondisi ini disebut sebagai “fase demografis negatif”, ketika pertumbuhan populasi tak lagi seimbang dengan ketersediaan sumber daya. Jika tren berlanjut, populasi dunia diproyeksikan memuncak hingga 12 miliar jiwa pada 2060–2070. Jika ini dibiarkan terus berlanjut maka krisis global akan terjadi, seperti kelangkaan air bersih, penurunan populasi hewan karena kalah bersaing dengan manusia, hingga perubahan iklim yang lebih parah. 📸: Dok. Reuters. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ 📝: newsupdate | update | teknosains | oneliner | R061 | E004 #bicarafaktalewatberita #kumparan

Indonesia
21
312
1.2K
86.6K
Dar Nusaiti retweetledi
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
@kompascom Jurnalisme Kompas menulis "Motif Terungkap" seolah medianya sendiri yang mengungkap. Ternyata bacotan oditur. Dan "dendam pribadi" disebut hasil pengungkapan. Padahal inilah justru yang harus diungkap dan diinvestigasi. Narsum busuk, jurnalisme busuk.
Indonesia
59
1K
3.2K
83.3K
Dar Nusaiti retweetledi
Video & Arsip Sejarah
Video & Arsip Sejarah@VideoSejarah·
Bukan hanya tokoh-tokoh di Jawa, Hamka di Sumatra pun mengambil sikap kooperatif terhadap Jepang. "Hiduplah Dai Nippon, hiduplah Islam, amin", kata Hamka menutup pidatonya di rapat besar umat Islam Sumatra Timur di Medan tahun 1943.
Video & Arsip Sejarah@VideoSejarah

Majalah propaganda Jepang, Djawa Baroe, edisi 1 Januari 1943 memuat foto tokoh-tokoh Indonesia yang diklaim mendukung pemerintah pendudukan Jepang dan mempersiapkan pembentukan Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA), untuk menggantikan Gerakan 3A yang dianggap gagal.

Indonesia
25
196
518
57.7K
Dar Nusaiti retweetledi
escha🌐🪬🌌🏙️
escha🌐🪬🌌🏙️@ekstasis_crane·
@antaranirnama "In Central Javanese villages 0–15% of the people prayed; in 1967 only 14% of the people of Yogyakarta paid zakat and in Central Java only 2% observed the fast. [..] between 10-40% of Javanese were observant santris in the mid-1950s and about 60–90% were abangans."
escha🌐🪬🌌🏙️ tweet mediaescha🌐🪬🌌🏙️ tweet mediaescha🌐🪬🌌🏙️ tweet mediaescha🌐🪬🌌🏙️ tweet media
English
3
30
114
32.5K
Dar Nusaiti retweetledi
Dar Nusaiti retweetledi
ann
ann@anhtiss·
Orang dewasa punya standar tinggi kalau ketemu anak kecil. Di mata orang dewasa, anak harus ceria, harus mau respon segala pertanyaan, harus mau salim, harus mengikuti norma sosial dengan perfect. Anak kecil teriak dikit "Gak diajarin ortunya ya?" Anak kecil nangis "Kok cengeng sih?" Anak kecil slow to warm up "Masih kecil udah introvert ya" Anak kecil ikut ortu nongkrong, bosen, butuh input stimulus lain "Rewel ya ternyata" Kata gw mah elu yg rewel. Udah dewasa tapi judgemental banget ke anak-anak. Anak kecil tuh sedang belajar memahami dirinya sekaligus memahami dunia yang semua isinya tuh besar-besar. It gets too overwhelmed sometimes. It's a part of the growth process. Mari kita jadi orang dewasa yg wajar gitu lho.
JazEe | Web 3 Thinker@JazEWeb3

Unpopular opinion about child ?

Indonesia
222
7.6K
23.7K
959.6K
Dar Nusaiti retweetledi
Gump n Hell #gumpnhell
Gump n Hell #gumpnhell@gumpnhell·
Wow. Medellin, kota terbesar kedua Kolombia (penduduk 2,6 jt jiwa) berhasil menurunkan suhu 2-2,22° C. Lokasi deket khatulistiwa & laut, negara berkembang, kondisi poleksosbudhankam 11-12 dgn RI (bahkan lebih parah), tp bisa bikin kota lebih humanis. Memang soal mindset. 👌
Gump n Hell #gumpnhell tweet mediaGump n Hell #gumpnhell tweet mediaGump n Hell #gumpnhell tweet mediaGump n Hell #gumpnhell tweet media
Benji Backer@BenjiBacker

Medellín, Colombia dropped its city's warming temps by a whopping 4 degrees Fahrenheit. How? They created "green corridors" of trees and plants throughout the built city. It cost $6.50 per resident, and will save the city millions of dollars each year. We need more of this!

Indonesia
24
1.5K
4.7K
137.5K
Dar Nusaiti
Dar Nusaiti@memorisiam·
@MeeRebus11 Nama Dayak itu netral dan tidak terikat dengan satu agama saja. Sesimpel itu.
Indonesia
0
0
9
621
Dar Nusaiti retweetledi
indic mawnteé
indic mawnteé@indicmawntee·
13 WHlTE AUSTRALlANS were arrested on SEXUAL CHARGES against 92 underaged KlDS in Manila, Philippines 🇵🇭 WHlTE tourists for y’ll 🤮
indic mawnteé tweet media
English
741
11.7K
47.2K
1.2M
Dar Nusaiti retweetledi
Iim Fahima Jachja
Iim Fahima Jachja@iimfahima·
Saya pernah ngobrol dengan konglo, salah satu syarat CEO atau direksi yang dia pilih adalah: loyal pada keluarga dan pasangan. Bukan ngurusin moral orang, lebih ke: memastikan energi dan fokus orang yang dipilih ndak bocor kemana-mana Nasehat untuk sexually discipline ini bagus for both laki-laki dan perempuan. Supaya hidup adem tanpa drama. Karena setiap interaksi seksual itu bukan cuma soal fisik. Ada energi yang keluar, ada ikatan yang terbentuk, ada ruang mental yang kebagi. Dan itu semua kalau ngga dikelola dengan sadar, fokus dan energy-nya akan bocor kemana-mana. Belum lagi potensi kena penyakit, keluarga berantakan dll. Kalo orang begini mengelola bisnis, bisnisnya ikut berantakan 😅 Buat orang-orang yang hidupnya pengen efektif, minim distraksi, dan penuh arah, sexual discipline itu bukan tentang jadi alim, tapi strategi menjaga clarity dan ritme hidup. Tubuh itu rumah. Energi itu aset. Dan orang yang punya kendali yang baik, akan sangat selektif pada siapa yang dia izinkan masuk. Bukan karena sok suci, tapi karena tahu, nggak semua orang pantas mendapatkan energi, waktu dan personal space kita. Ujung dari disiplin ini bukan kesempurnaan. Tapi ketenangan. Clarity. Dengan clarity, seseorang bisa membangun hidup tanpa drama, tanpa keruwetan yang ndak perlu. Dengan clarity, hidup lebih tenang, terarah, rejeki finansial meningkat, bisnis moncer.
folkative@insidefolkative

News: Istri Boss Summarecon larang karyawannya selingkuh, masuk pasal korupsi di perusahaannya.

Indonesia
84
4.1K
14K
641.4K
Dar Nusaiti retweetledi
Adriansyah Yasin Sulaeman
Adriansyah Yasin Sulaeman@adriansyahyasin·
“Keliatan kayak” itu sebetulnya ya hasil dari perencanaan kota kita yang apa-apa cuman pengen keliatan bagus dari atas atau foto bird-eye viewnya Brasilia Syndrome atau Helicopter Urbanism ini yang sering dikejar sama pemangku kebijakan kita. Hanya bagus dari bird’s eye view tapi fungsi dari sudut pandang mata manusianya pada abrut2an
Adriansyah Yasin Sulaeman tweet media
Raskha@RashkaLLC

Keliatan kayak negara maju lohhh :( Kok gini bgt ya nasib kita ges…tolong di inikan dulu biar ga apa kali apa itu :(

Indonesia
4
123
523
20.6K
Dar Nusaiti retweetledi
Anas
Anas@oianas_·
Jawaban pendeknya: ada banyak. Jawaban jujurnya: pertanyaannya kurang tepat. Karena 45jt/bulan itu bukan milik satu profesi tertentu. Jawabannya bukan cuma "dokter spesialis", "senior software engineer", "banker", atau "manager di big company". Yes, profesi2 itu memang banyak yang bisa sampai segitu, bahkan lebih. Tapi angka itu biasanya bukan datang dari label pekerjaannya. Yang bikin orang digaji segitu adalah seberapa besar value yang dia ciptakan, seberapa besar risiko yang dia tangani, dan seberapa besar leverage yang dia punya. In other words, itu adalah market value untuk problem tertentu, di sistem ekonomi tertentu, dengan level tanggung jawab tertentu. Dan yang dibayar mahal sebenarnya bukan "kerjaannya", tapi kombinasi dari hal-hal ini: → masalah yang lo selesaikan → seberapa mahal masalah itu → seberapa langka orang yang bisa menyelesaikannya → dan seberapa jelas value hasil kerja lo Itu sebabnya dua orang yang sama-sama pintar, sama-sama rajin, sama-sama lulusan bagus, bisa punya jarak penghasilan yang sangat jauh. Karena mereka bermain di economic game yang beda. Ada kerja yang secara sosial kelihatan keren dan terhormat, tapi secara bisnis margin-nya kecil. Ada juga kerja yang dari luar kelihatan biasa aja, tapi ternyata dekat banget ke revenue, efisiensi, atau keputusan berisiko tinggi. Dan itu yang bikin dibayar mahal. Karena pada akhirnya, job market nggak membayar niat baik, kerja keras, atau kepintaran dalam bentuk abstrak. Market membayar leverage. Leverage itu apa? Simpelnya: ketika satu keputusan lo, satu skill lo, atau satu output lo bisa ngasih hasil dalam skala besar. Contohnya: ✅ seorang software engineer bisa menulis sistem yang dipakai ribuan atau jutaan orang ✅ seorang salesperson enterprise bisa close deal bernilai ratusan juta atau miliaran ✅ seorang operator yang oke bisa bikin perusahaan hemat biaya besar setiap bulan ✅ seorang legal lead bisa mencegah kerugian yang jauh lebih mahal daripada gajinya ✅ seorang manager yang bagus bisa membuat 20 orang kerja lebih efektif Di situlah angka seperti 45jt ke atas jadi makes sense. Karena secara matematis, kehadiran orang itu menghasilkan atau melindungi value yang jauh lebih besar dari kompensasinya. Jadi, kalau mau naik income, jangan cuma upgrade diri. Upgrade juga market tempat lo menjual skill lo. Ini berlaku untuk banyak hal: - pindah dari industri margin tipis ke margin besar - pindah dari perusahaan lokal kecil ke perusahaan global - pindah dari role support ke role dengan ownership - pindah dari kerja yang output-nya susah diukur ke kerja yang impact-nya kelihatan jelas - pindah dari "dikerjakan manual terus-menerus" ke "membangun sistem yang bisa diulang" Lompatan penghasilan terbesar most likely bukan datang dari lo jadi 2x lebih hebat. Tapi dari lo masuk ke arena yang menghargai skill lo 2x lebih tinggi. Semakin mahal masalah yang bisa lo tangani dengan tenang, semakin mahal market value lo.
unmag@unmagnetism

pertanyaan serius, pekerjaan apa di indo yg gajinya 45jt/bulan

Indonesia
33
563
3K
236.9K
Dar Nusaiti retweetledi
China pulse 🇨🇳
China pulse 🇨🇳@Eng_china5·
A Chinese student built an interesting app using vibe coding that visualizes nearly 5,000 artifacts in the British Museum from 99 countries around the world. The app shows: • When these artifacts arrived • Which country they came from • And how the distribution would look if all artifacts were returned to their countries of origin.
English
606
7.4K
26.4K
2.2M
Dar Nusaiti retweetledi
Ganta Semendawai
Ganta Semendawai@rgantas·
Bayangin ada orang-orang yg ampe harus ngubah logat secara sengaja ato ga sengaja, cmn karna didrive oleh rasa insecure. Kalo kata Fanon bahasa itu alat kekuasaan. Orang ngadopsi logat Jakarta supaya terlihat modern. Orang dari daerah harus mengubah cara bicaranya untuk bisa diterima di level nasional. Mereka seolah merasa identitas aslinya adalah "kekurangan" yang harus ditutupi.
Indonesia
62
1K
3.8K
200.2K
Dar Nusaiti retweetledi
Craig Murray
Craig Murray@CraigMurrayOrg·
Despite there being no threat of any kind, the US submarine sailed away with no attempt to pick up survivors, leaving them to drown. Breaking the first and holiest unwritten law amongst mariners.
MintPress News@MintPressNews

US Submarine Attacks An Iranian Frigate Uninvolved In The War 148 Iranian sailors are now missing in the surprise attack, in Intl Waters, thousands of kilometres from Iran. A rather embarrassing cowardly attack for the world’s most powerful military to claim as a victory.

English
7.6K
19.9K
63K
3.9M