🍀

929 posts

🍀

🍀

@moodtalkz

Katılım Mayıs 2024
49 Takip Edilen5 Takipçiler
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Untuk pertanyaan tersebut ya jawabannya gaada. Kalau dipaksakan dikaitin, itu jatuhnya menilai preferensi org lain dgn standar sendiri. Padahal preferensi itu batas personal. Jadi ya balik lagi. Pahami konteks aja sih. Di sini i disagree dgn cara lo memaksa mengaitkan hal ini
Indonesia
0
0
0
3
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Ilmu ga otomatis lebih benar di konteks ini. Ini soal preferensi, dan dari awal yg namanya preferensi itu nggak bisa dinilai dengan penjelasan sebab krn subjektif. Bukan cuma case gue aja. Jadi penjelasan tidak jadi keharusan di konteks ini. Di sini awal konteksnya mulai geser
🍀 tweet media
Indonesia
1
0
0
4
(Bukan) Dosen Killer
(Bukan) Dosen Killer@buburrkacangg·
Matematika itu bukan ilmu berhitung, tapi ilmu bernalar. Hitung2an hanyalah bagian kecil dari Matematika. Anak2 lemah hitung2an karena langsung diberikan pengetahuan prosedural tanpa pemahaman konseptual. Ada gap yang besar di sini, yg semakin terlihat di masa post-covid. Jadi gpp kalo orng ga bisa hitung, krn ada yg namanya alat bantu hitung. Yg bahaya itu orng ga bisa bernalar, shg dia ga tau hitungan dia (atau alat bantu hitung tsb) benar atau salah.
jakartalk@Jakartalk

Fakta yang paling gak bisa lo terima

Indonesia
164
5.9K
22.8K
642.8K
🍀
🍀@moodtalkz·
@baseconvo Aku suka mie ayam krn bisa dimakan tiap hari, kalo mie instan ga boleh. Karena aslinya aku suka miee!!!
Indonesia
0
0
0
1
💭 baseconvo
💭 baseconvo@baseconvo·
💙 orang-orang yang suka mie ayam cuma fomo, aslinya rasa mie ayam gak seenak itu
💭 baseconvo tweet media
Indonesia
602
39
546
71.5K
🍀
🍀@moodtalkz·
@IniBudi_08 @SarjanaEksu Ya terus pikiran siapa pak? Pikiran bapak? Ya bapak tulis sendiri laah, emg dia cenayang bisa baca dan tulis pikiran bapak, ada ada aja
Indonesia
0
0
0
8
Sarjana Eksu
Sarjana Eksu@SarjanaEksu·
Lah ini gw mengedukasi dengan bilang nangkepin ikan sapu2 aja gak cukup kalau mau benerin ekosistem sungainya. Gini deh. Itu abang somay pada make daging sapu2. Klo ditangkep semua, gw yakin nanti ada aja orang yg naro ikan sapu2 di sungai lagi karena itu yang menjadi sumber pendapatan mereka. Isu lingkungan approachnya ya gak bisa cuma satu solusi doang. Harus nyentuh behavior, regulasi, dan ekonomi masyarakat jg. Jadi kalau emang serius ya harus ada lanjutan kebijakan yg seirama dengan sapu2 ini. Gw rebahan tp logika gw dipake gak selalu setuju “itu yg viral itu lah yang paling benar”. Gw kritik bukan berarti gw gak mau sungai jadi bagus ya.
꧋ꦆꦤꦶꦧꦸꦢꦶ꧇꧐꧘꧇@IniBudi_08

Nder, mending kamu ikut nangkepin tuh ikan terus bikin kegiatan edukasi ke masyarakat untuk menjaga sungai Bukan cuma rebahan sambil bergaya sok paling ngerti

Indonesia
2
0
12
2K
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Ya memang, dan gue pun merespon dari posisi gue. Mau gue jelasin 100x dan lo jelasin 100x gaakan ketemu, let's agree to disagree
Indonesia
1
0
0
10
Kamisama
Kamisama@Skuttas69·
@moodtalkz @surtianah1n @buburrkacangg Itu sekedar pov gua bahwa lu tidak memasukkan variabel background kemalasan. Masalah kebenarannya ya relatif lu liat dari pov lu, gua dari pov gua
Indonesia
1
0
0
16
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Dan dr awal gue blg gue ga perlu tau alasan dibalik malas mikirnya seseorang. Itu hidup orang, dia yg pilih malas tsb. Jadi mau lo jelasin malasnya orang krn a-z, gue akan tetap percaya omongan dia kalo dia malas mikir until he says otherwise. Kenapa? Krn itu hidup dia, bukan lo
Indonesia
1
0
0
5
Kamisama
Kamisama@Skuttas69·
@moodtalkz @surtianah1n @buburrkacangg Iya gua tau lu ga mengecilkan tapi kayanya lu ga nangkep nih, sejak awal permainan nya udah beda. Standar kemalasan nya pun gak bisa disamakan. Maka nya balik ke awal tweet gua harus tau dulu alasan di balik malasnya
Indonesia
1
0
0
9
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Yg dibahas kan ttg preferensi. Tolak ukur gue lo anggap kurang eksplor dan gue merespon. Tapi lo tetap menarik gue untuk seolah harus liat backgroundnya, sedangkan gue punya alasan tersendiri. Gue melihat accountability bukan reasoning. Kacamata lo beda
🍀 tweet media
Indonesia
2
0
0
13
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Terus lo nyuruh gue cari tau di belakang malas ada faktor lain. Kalo cara pandang lo orang malas harus diliat sampe backgroundnya dan merasionalisasikan hal eksternal dll yaudah, tapi di sini lo berharap gue sepakat dengan rasionalisasi tsb, sedangkan gue punya pemikiran sendiri
Indonesia
2
0
0
11
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Siapa gue ngubah pikiran orang untuk gak ngomong malas. Dan statement gue jg jelas, faktor eksternal memengaruhi, internal yg ambil keputusan. Kalo emg mau stay nyalahin pihak luar pdhl punya privilege saat dewasa, ya silakan tetap dengan external locus of control itu
Indonesia
1
0
0
8
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Terus tweet bahas "lu bilang orang begini ga usaha?" Lah siapa yg bilang orang gaada usaha. Lagian arahnya kemana coba? Ke orang yg malas? Kan mereka yg state malas. Malas = tidak mau mengerjakan sesuatu. Sedangkan hal kayak gini datangnya harus dari diri sendiri
Indonesia
2
0
0
23
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Terus yg mengecilkan usaha orang yg less privilege di sini juga siapa? Kan gaada. Emang gue bilang "semua orang yg less privilege itu malas" kan engga? Gue bilang "orang yg nganggap dirinya malas, ya malas" masa gue bilang "engga kok dia ga malas" lah dia yg labelin dirinya malas
Indonesia
3
0
0
10
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Loh? Kan mereka yg sudah state malas. Ya mereka yg berhenti usaha. Emang arti malas tuh apa sih? Arti malas kan tidak mau bekerja atau mengerjakan sesuatu. Emang dianggapnya malas tuh artinya apa deh?
Indonesia
2
0
0
25
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Kalo masalah di lingkungan gue mah bukan anomali, emg variable alami kali. Ada kok penelitian even di lingkungan less privilege, anak masih tetep punya cognitive yg lebih tinggi krn stimulus otak. Lagian kan lo sendiri yg blg multifaktor, kenapa malah membantah kalo itu anomali
Indonesia
2
0
0
4
Kamisama
Kamisama@Skuttas69·
@moodtalkz @surtianah1n @buburrkacangg Ya itu semuanya itu selera lu aja. Tapi oversimplifikasi faktor eksternal dan glorifikasi kejadian anomali di lingkungan lu itu yg gua bantah bukan selara lu.
Indonesia
1
0
0
13
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Ya justru itu kan argumen lo yg terbantahkan. Ga semua orang yg punya privilege itu punya keuntungan berpikir logis dan sebaliknya. Karena gue tau di sana ada usaha. Lo yg melupakan itu, bukan gue. Gue udah bilang kl perubahan otak itu krn latihan. Latihan = usaha.
Indonesia
3
0
0
32
Kamisama
Kamisama@Skuttas69·
@moodtalkz @surtianah1n @buburrkacangg Dari kalimat awal lu itu kalau sesederhana itu ... Privilege jago logika sebenarnya lu udah melupakan satu hal penting. Usaha pribadi. Lu secerdas apapun kalo ga dilatih menyelesaikan masalah ya lu cuma jadi orang yang cerdas aja tapi ga bisa solving problm
Indonesia
1
0
0
31
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Loh yaudah karena gue memang ga butuh alasan lain. Ini beda dgn gue nuduh dia malas, sama dia yg mengakui dia malas. Kalo gue yg ngatain dia malas, itu bisa dibantah, bahkan gue sendiri yg akan bantah lewat alasan multifaktor, tp kalo dirinya sendiri yg bilang malas, yaudah?
Indonesia
1
0
0
18
Kamisama
Kamisama@Skuttas69·
@moodtalkz @surtianah1n @buburrkacangg Masalah respon, nanya dll kan selera lu ya, ini pov lain ttng faktor eksternal yg menyebbkan kemalasan. Bahwa malas itu bisa karena faktor individu dan eksternal yg bermacam2. Gua ga mengglorifikasi sifat malasnya. Gua cm kasih pov dlm melihat faktor eksternal gabisa sesimpel itu
Indonesia
1
0
0
22
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Ya emang ga simple, tapi bukan berarti ambil sikap malas. Fokus gue bukan soal jadi jenius, tapi soal responnya. Gue balikin lagi ke realitas sosial, seberapa banyak orang yg ngomong malas itu bener2 merhatiin gurunya, actively nanya, dan looking for it sblm mutusin berhenti
Indonesia
1
0
0
20
Kamisama
Kamisama@Skuttas69·
@moodtalkz @surtianah1n @buburrkacangg Gak sesimpel hanya dengan latihan lu bisa jadi jenius begitu aja, neuroplastisitas otak itu terbatas. Faktor utamanya itu komposisi otaknya itu sendiri prefrontal cortex dan amigdala nya
Indonesia
1
0
0
20
🍀
🍀@moodtalkz·
@Skuttas69 @surtianah1n @buburrkacangg Kalau sesederhana itu, harusnya semua orang dari privilege jago logika, dan yang dari kondisi sulit lebih emosional. Tapi realitanya banyak counterexample, termasuk di lingkungan gue. Pengaruh lingkungan emg ada, tapi gak bisa dijadiin penentu kemampuan berpikir
Indonesia
3
0
0
37
Kamisama
Kamisama@Skuttas69·
@moodtalkz @surtianah1n @buburrkacangg Ada yg tumbuh di keluarga privilege, prefrontal cortexnya berkembang sgt baik sehingga secara alami sejak lahir diuntungkan dan punya privilege untuk berpikir logis. Ada jg yg tumbuh di kehidupan yg suffering, amigdala nya yang dominan, lebih emosional
Indonesia
2
0
0
89