Rizky Ramdhani

11.5K posts

Rizky Ramdhani banner
Rizky Ramdhani

Rizky Ramdhani

@mrizkyramdhani_

Ka-Me-Ha-Me-Ha

Katılım Şubat 2010
259 Takip Edilen375 Takipçiler
Rizky Ramdhani retweetledi
Kementerian Meme
Kementerian Meme@kementerianmeme·
fun fact, kunjungan negara yg tiba-tiba dibatalkan biasanya karena : > Ada krisis domestik yang butuh kehadiran langsung > Tekanan politik dalam negeri yang memanas > Informasi intelijen soal kondisi keamanan > Ada manuver koalisi yang perlu di-handle cepat > Ekonomi bergejolak & butuh respons sigap Nah diliat dari kondisi indonesia, kayaknya sih karena... Buna tedi ngambek 🙂
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62

BREAKING NEWS !!! PRABOWO JADI BALIK KE INDONESIA GUYS !! HUNGARIA, AUSTRIA CANCEL. KENAPA YA? SIAP-SIAP +62, KIRA2 YAPPING APA LAGI !!!

Indonesia
90
763
3.9K
302K
Rizky Ramdhani retweetledi
Pangeran
Pangeran@pangeransiahaan·
Gak ada yang nanya ke TVRI kenapa hak siar Piala Dunia untuk OTT dikasih ke pihak yang bahkan sebelumnya ga punya OTT?
Indonesia
123
303
2.1K
466.1K
Rizky Ramdhani retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Izinkan ikut berpendapat tentang situasi belakangan ini…
Indonesia
3.4K
65.7K
160.9K
11.6M
Rizky Ramdhani retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Jika kalian dapat ancaman seperti ini, apa yang harus kalian lakukan?
Sumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
442
1.4K
6K
462.3K
Rizky Ramdhani retweetledi
Hunterbrook
Hunterbrook@hntrbrkmedia·
Republikorp's chairman, Norman Joesoef, is the son of Indonesia's former ambassador to Slovakia. He went to college in Prague — the same years CSG's CEO Michal Strnad was building his career at the family business. In 2018, Strnad named Joesoef CEO of "Czechoslovak Group Indonesia." That entity has since vanished from public materials. Republikorp took its place.
Hunterbrook tweet media
English
24
537
1.3K
1.1M
Rizky Ramdhani retweetledi
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
Dear pak @prabowo, saya warga desa. Tinggal di desa Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Saya menggunakan USD secara langsung untuk expense pekerjaan (langganan SaaS, biaya token, business travel). Secara tidak langsung, kami juga terdampak dengan biaya yang nantinya akan naik seperti tempe & tahu (kedelai impor), BBM, elektronik, obat2an. Semua barang juga harganya akan naik karena biaya logistik naik. Emang anda kira semua warga desa itu kemana mana naik babi dan berburu rusa?
Hanif | AI For Productivity tweet mediaHanif | AI For Productivity tweet mediaHanif | AI For Productivity tweet mediaHanif | AI For Productivity tweet media
tempo.co@tempodotco

Rupiah Anjlok ke Level 17.600 per Dolar AS, Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar AS "Rupiah begini, dolar begitu. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan?"

Indonesia
327
7.7K
26.6K
712.1K
Rizky Ramdhani retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images
The Economist tweet media
English
496
26.8K
40.6K
3.6M
Rizky Ramdhani retweetledi
Never
Never@neVerAl0nely___·
Sebuah video viral mengejutkan publik, menunjukkan dugaan infiltrasi oleh oknum aparat dalam aksi unjuk rasa massa di Pati. Dalam rekaman tersebut, seorang pria terlihat jelas melakukan tindakan provokatif dengan menuliskan kata-kata kasar "POLISI ASU" menggunakan cat di aspal jalan. Tindakannya semakin menuai kontroversi karena ia mengenakan kaus bertuliskan kalimat ancaman yang sangat tidak pantas: "DARAH POLISI ITU SEGAR". Namun, kejutan sesungguhnya muncul di akhir video. Pria yang sama, masih dengan kaus provokatif tersebut, terlihat berpose di depan logo resmi "UNIT INTEL KODIM 0718/PATI". Tindakan ini memicu spekulasi kuat di kalangan netizen mengenai keterlibatan pihak intelijen militer dalam memprovokasi atau menunggangi aksi demonstrasi sipil. "Siapa sebenarnya yang mencoba membuat kerusuhan dan mendiskreditkan gerakan massa? Apakah ini bentuk penyusupan untuk mengadu domba polisi dan rakyat?" tanya seorang netizen. Video ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai netralitas aparat dalam menangani demonstrasi dan peran provokator yang diduga disusupkan untuk menciptakan kekacauan. Kasus ini kini menjadi sorotan dan publik menuntut penjelasan resmi dari pihak terkait.
Indonesia
153
812
1.8K
801.3K
Rizky Ramdhani retweetledi
Cinta Laura Kiehl
Cinta Laura Kiehl@xcintakiehlx·
18 tahun. Itu tuntutan jaksa buat seseorang yang udah ngabisin waktu bertahun-tahun mencoba memajukan negara ini. Terlepas dari kamu setuju atau gak sama pandangan politiknya, coba deh renungin baik-baik angka itu. Ini bukan kejadian yang pertama kali. Indonesia itu punya pola yang diam-diam menghancurkan: orang-orang pinter, kompeten, dan punya niat tulus masuk ke pemerintahan, tapi ujung-ujungnya malah dihancurin sama sistem. Gak selalu karena mereka bersalah, tapi seringnya cuma karena kehadiran mereka "dianggap mengganggu". Tapi anehnya, kita terus-terusan nyuruh anak-anak muda terbaik kita: "Masuk dong ke pemerintahan. Mengabdi dong buat negara. Bawa perubahan." Siapa juga yang mau kalau mereka ngelihat langsung kejadian kayak gini di depan mata? Siapa pun dalang di balik semua ini, mereka sama sekali gak lagi ngelindungin Indonesia. Mereka justru lagi ngajarin satu generasi orang-orang berbakat kalau jalan paling aman itu ya mending diam aja. Atau sekalian pergi ke luar negeri. Buat yang suka nyinyir, "Ya udah, pergi aja sana!", tolong berhenti nutupin ego kalian dari kenyataan. Banyak kok orang Indonesia yang super cerdas dan bener-bener cinta sama negara ini. Mereka tetap stay di sini. Mereka ngebangun sesuatu. Mereka nyari cara lain buat berkontribusi di luar pemerintahan, karena masuk ke dalam sistemnya itu terlalu bahaya. Tapi ini realita yang lebih pahit: sehebat apa pun startup, kreator, atau inovator kita di kancah dunia, KALAU pemerintahnya tetap korup dan gila kuasa, KALAU aturannya gak ngelindungin rakyat atau gak ngasih ruang buat industri berkembang dengan sehat, terus kita sebagai masyarakat bisa berharap apa? Ini momen yang sedih banget buat Indonesia. Bukan cuma karena ada satu orang yang lagi diadili, tapi karena pesan yang ditangkap sama semua orang pintar dan idealis yang lagi ngelihatin kasus ini: bahwa negara ini sepertinya belum siap buat ngelindungin orang-orang yang berani membawa perubahan.
Indonesia
265
12.9K
28.8K
449.2K
Rizky Ramdhani retweetledi
Redaksi Lain
Redaksi Lain@redaksilain·
Kasus Chromebook Nadiem ini sebenernya gimana sih, kok bisa dituntut 18 tahun? Gue coba jelasin pake bahasa bayi, tanpa istilah hukum yang ribet, Versi Jaksa vs Pembelaan Nadiem ⬇️⬇️
Redaksi Lain tweet media
Indonesia
258
8.9K
31.3K
1.2M
Rizky Ramdhani retweetledi
NBA
NBA@NBA·
🏆 PLAYOFF BRACKET 🏆 ▪️ @DetroitPistons win Game 7, advance to ECSF for the first time since 2008 ▪️ @cavs win Game 7, advance to ECSF for the third straight season The NBA Playoffs presented by @Google continue Monday with two Conference Semifinal games on NBC, Peacock, and NBCSN.
NBA tweet media
English
93
652
2.6K
228.6K
Rizky Ramdhani retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
JUST IN: 3.823 guru honorer di Jawa Barat belum digaji selama dua bulan
Indonesia
533
17.5K
34.2K
1.1M
Rizky Ramdhani retweetledi
Rizky Ramdhani retweetledi
Rumail Abbas
Rumail Abbas@Stakof·
Sewaktu nge-tag BNI, status saya akhirnya direspon oleh BNI lewat akun resminya. BNI bilang mereka "juga pihak yang terdampak" dalam kasus Rp28 miliar dana umat Paroki Aek Nabara. Secara teknis benar. Tapi kan ada jurang besar antara "terdampak" dan "bertanggung jawab". Apakah mereka sedang coba menyamarkan dua kata itu jadi satu? BNI memang keluar Rp7 miliar talangan pada 26 Maret 2026. Reputasi mereka tergerus di mana-mana (lihat saja di X). OJK dan BI sedang mengawasi ketat, dan bisa saja ada sanksi kalau terbukti lalai awasi internal. Secara bisnis, ya, mereka rugi. Tapi "terdampak" bukan sinonim "korban", bukan? Benarkah klaim BNI, yaitu "ada oknum di luar sistem resmi"? 1. Andi Hakim Febriansyah bukan tukang sapu. Dia Kepala Kantor Kas BNI Unit Aek Nabara resmi. 2. Selama 7 tahun (2019 sampai 2026), dia memakai fasilitas resmi BNI sepenuhnya: layanan pick-up service untuk jemput uang, bilyet deposito BNI, rekening koran BNI, seragam, kartu identitas pegawai. 3. Suster Natalia dan pengurus Credit Union tidak menyerahkan uang ke "Andi pribadi". Mereka menyerahkannya ke BNI sebagai institusi, lewat mekanisme yang BNI sendiri sediakan. 4. Semua data transaksi tercatat di sistem BNI. Tapi yang lucu, BNI justru meminta CU menyediakan "bukti pendukung" berulang kali. Padahal catatannya ada di server mereka sendiri. Kalau seorang pegawai bank memakai jabatan, fasilitas, dan dokumen resmi bank untuk menipu 1.900 umat selama 7 tahun tanpa terdeteksi audit internal, itu bukan "oknum di luar sistem". Itu namanya kegagalan sistem! Secara hukum, ada prinsip tanggung gugat pengganti (Grok bilang, istilah ini disebut: vicarious liability). Bank wajib bertanggung jawab atas tindakan pegawainya yang dilakukan dalam kapasitas jabatan. Ini bukan opini saya, Gais. Ini ada di UU No. 10/1998 tentang Perbankan dan POJK tentang perlindungan nasabah. Di satu sisi, BNI adalah Bank BUMN, dengan aset triliunan rupiah, punya tim hukum dan tim humas korporat yang sibuk membangun narasi "kami juga korban". Di sisi lain, ada 1.900 umat Paroki Aek Nabara. Mayoritas dari mereka adalah petani dan buruh kecil. Mereka menabung selama lebih dari 40 tahun, rupiah demi rupiah, untuk biaya sekolah anak, dan biaya sakit. Rencana masa depan yang sederhana, bukan? Jawaban BNI sah secara korporat. Strategi "oknum dan tunggu dokumen" itu klasik. Tapi dari sisi keadilan, ini sangat miskin empati. Uang itu tabungan umat kecil yang dikumpulkan selama 40 tahun, bukan duit korporasi yang bisa dihitung ulang di pembukuan kuartal berikutnya. Kalau setiap kali ada pegawai berulah, jawaban resmi bank selalu "itu oknum, bukan kami", lalu kepada siapa nasabah harus percaya? Besok saya mau menutup rekening saya. Kalau masih antre, ya, saya tarik semua uang saya dari sana. Kalian sendiri gimana baca sikap BNI sejauh ini?
Rumail Abbas tweet media
Indonesia
289
2.9K
6.4K
605K
Rizky Ramdhani retweetledi
Mac Karyo
Mac Karyo@Makaryo0·
Yang dicuri 28 Miliar, ditawarin balik cuma 7 miliar. Btw yang dicuri ini bukan uang gereja, tapi uang tabungan 1.900 umat yang backgroundnya macam2, ada yang buruh, petani, dll. Suster Natalia cerita kalau dia sampai utang kesana sini buat nalangin umat yang butuh dana mendesak karena berobat atau sekolah anak. Kita bantu viralin biar BNI ga ngeles mulu.
SobatMiskinTV@MiskinTV_

Baca dan mengikuti berita mengenai Suster Natalia ini, terkesan BNI seperti ingin lepas tangan, padahal pelaku (Andi Hakim) merupakan salah satu pejabat di bank tersebut. Ini bisa jadi preseden buruk untuk BNI. Bukan tidak mungkin sentimen negatif ini berubah menjadi seruan memindahkan rekening dari BNI ke bank lain.

Indonesia
383
17.4K
36.6K
1.8M
Rizky Ramdhani retweetledi
Bang opik
Bang opik@kipo_opik·
Dulu paling inget pas kampanye pillress pak @aniesbaswedan pernah bilang: kelas menengah adalah kelompok yang sering "terlupakan" oleh kebijakan sosial, krna ga dapet bantuan atau tunjangan Dari pemerintah, padahal mereka rentan terhadap gejolak ekonomi Dan pak anies memaparkan ide - ide nya untuk mendukung kelas menengah ini, tapi Yaa sayang yang menang yg joget-joget 😌
Proxy~@cemungutkitaa

Opini kalian tentang kelas menengah

Indonesia
245
10.7K
37.6K
966.5K
𝟎𝐡𝐭𝐣𝐢𝐭
BBM yang naek itu bahan bakarnya mobil2 kayak mekleren, lamborgini, porse. Solarnya juga buat mobil portuner, palisade. Mereka orang-orang kaya. Kalo lu naeknya agya, ayla, senia BBM lu masih "patungan" sama pemerintah, ya ga usah marah2 kan harganya ga berubah.
Indonesia
169
152
881
223.9K
Rizky Ramdhani
Rizky Ramdhani@mrizkyramdhani_·
@SarjanaTukangST @0htjit Non subsidi user yg punya mobil diharga 500jt itu rata-rata yg kasih/buka lapangan kerja buat menengah kebawah. In this economy, kita jg udah engap. Pemasukan stabil tetap, tapi pengeluaran gede bahkan nambah gara-gara bbm non subs naek ini
Indonesia
1
0
1
88
Kepala Desa Jengguar
Kepala Desa Jengguar@SarjanaTukangST·
@0htjit Jujur aku sih setuju naik yg non subsidi (perta turbo dan dexlite) yg make RON minyak tinggi itu sudah pasti kualitas mobil dan harganya diatas 500 jt an, kalo kalian bisa beli mobil 500 jt an keatas kenapa masih ngeluh harga BBM yg cuma 20 rebuan, asal jangan Pertalite yg naik
Indonesia
1
0
0
1.1K