@worksfess 1x sengaja ngelanggar ajaran agama, ke depannya bakal lebih gampang terjerumus kehidupan penuh dosa
Lo udh dewasa, pasti bisa mikir mau milih jalan hidup kyk mana yg lo mau
Aku hijabers. Tapi ada tawaran kerja dijakarta yg mengharuskan lepas. This is economy, menurut kalian tetep aku ambil dg konsekuensi itu apa engga work! ?
@worksfess maksudnya pindah domisili apa pindah tempat kerja??
hal seperti itu bukan sesuatu yg gk bikin si kandidat pantas dicap pemalas deh
IMHO, problemnya ada di recruiter yg kurang pengalaman dan/ atau user yg rewel 🙏
Work! Sedih banget kemarin abis OJT dan katanya kalau lolos bakal dikabarin lagi buat ttd kontrak kerja, tapi 6 jam setelah OJT company nya malah posting loker posisi yang sama dengan posisi yang aku apply
Work! Kalau kalian posisi A tapi dimasukin divisi yg anggotanya job drsc nya ga relate sm kalian. Semisal job kalian di posisi A belum ada, apa kalian ikutan join project divisi kalian yg ga relate? Takut dikira ga ngapa2 in pdhl ga relate & ga di ajak jobdesc 😭😭
INI TIDAK DIBENARKAN😤
Mocking Disability kayak gini Bukan Hal yg Lucu!
Baru-baru ini ramai seorang influencer yang menggunakan ekspresi berlebihan dan gerakan aneh untuk menirukan penyandang disabilitas demi konten hiburan.
1. Dilihat dari segi manfaatnya.. gak ada.
Memang, konten ini memberi hiburan sesaat bagi sebagian penonton. Tapi dampak negatifnya jauh lebih besar:
- Penyandang disabilitas merasa terhina, cemas, dan semakin menarik diri
- Stigma di masyarakat semakin kuat
- Empati publik justru menurun
Total penderitaan yang dihasilkan jauh lebih besar daripada kesenangan. Secara moral, ini salah cuy.
2. Kita ini sama2 manusia..
Dalam konten ini, kondisi disabilitas orang lain dijadikan “properti” untuk mendapatkan like dan views. Penyandang disabilitas direduksi menjadi bahan lelucon, bukan manusia yang punya martabat.
3. Karakternya jelek, orang yg bikin konten kayak gini..
Membuat konten mocking justru melatih sifat tidak empati, oportunis, dan kejam. Kebajikan yang seharusnya kita kembangkan adalah belas kasih, hormat, dan keadilan bukan sebaliknya.
4. Menunjukkan ketidakpedulian
Ketika kita mengejek disabilitas, kita merusak ikatan sosial dan empati antar sesama manusia. Masyarakat yang baik adalah yang melindungi yang lemah, bukan menjadikannya bahan tertawaan. Harusnya kita sepakat untuk hal satu ini.
Dari berbagai sudut pandang moral apapun.. mocking disability secara etis tidak dapat dibenarkan.
Ini bukan soal “baper” atau “nggak bisa bercanda” yaa..
Tapi soal martabat manusia dan dampak nyata terhadap jutaan penyandang disabilitas.
Terus, Yang Bisa Kita Lakukan tuh apa??
- Tidak like, share, atau engage dengan konten ableist
- Dukung kreator yang inklusif dan edukatif
- Tag brand yang masih mensponsori konten semacam ini
Humor boleh. Tapi bukan dengan menginjak martabat orang lain kayak gini cuy!
work! misal di CV udah ada pengalaman intern beberapa yg relate sm kerjaan yg kita lamar, kalo kita apus pengalaman organisasi di kuliah boleh gak sih? soalnya biar ga menuh2 in cv huhu jadi full pengalaman intern ajaa gitu, atau baiknya tetep cantumin yaa?