Nandi S.C. retweetledi
Nandi S.C.
14.3K posts

Nandi S.C.
@nandi_sch
#FreePalestine🇵🇸 #Genksi14 #FollowBack #Payakumbuh #Jakarta
Indonesia Katılım Mart 2010
2.9K Takip Edilen2.9K Takipçiler

@AntoniusCDN @nadiemmakarim Rezim Prabowo ini kan identik dengan Rezim Jokowi, Nadiem menteri pendukung Jokowi, benarkah kasus korupsi laptop ini karena kebencian negara (Probowo) terhadap Nadiem? Tak mungkin.
Indonesia

Edyannnnn....
Dari awal persidangan sejak Januari kmrn tak ada bukti kuat kalau @nadiemmakarim korupsi lha lgsg di tuntut 27.5 tahun...
Yg nuntut dendam apa lagi kesambet ya...❓❓

Indonesia
Nandi S.C. retweetledi
Nandi S.C. retweetledi
Nandi S.C. retweetledi
Nandi S.C. retweetledi

WORLD RECORD 🇮🇩
Asian Beach Games 2026. Duo atlet putri asal Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih, sukses mempersembahkan medali emas pertama bagi Indonesia di nomor estafet putri. Tak hanya itu, keduanya juga mencetak rekor dunia di nomor tersebut menegaskan dominasi Indonesia di cabang olahraga panjat tebing di kancah internasional.
PPKn Monas
Indonesia
Nandi S.C. retweetledi

@msaid_didu Sy waktu kampanye 2024 sdh yakin soal itu. Makin yakin ketika dia dijemput dg pesawat kepresidenan ke.Bemgkulu. dan yakin sekali ketika bikin acara ultah di hotel di Perancis. Kalau cowo tulen mana pula merayakan ultah. Paling traktir makan saja, atau ngopi sambil ngudut.
Indonesia
Nandi S.C. retweetledi
Nandi S.C. retweetledi

@bima_ynwa_92 @inilahdotcom Sholat Tahajud 8 rakaat dan Witir 3 rakaat
हिन्दी

Sebuah video percakapan hangat antara Mr. Komang dan seorang wisatawan bernama Peter mendadak viral.
Dalam dialog tersebut, Mr. Komang menjelaskan bahwa shalat bukan sekadar rutinitas, melainkan momen sakral untuk melepas beban duniawi dan berserah diri kepada Sang Pencipta.
Peter tampak terkesan dengan penjelasan logis mengenai filosofi gerakan ibadah tersebut.
Aksi Mr. Komang ini pun banjir pujian warganet karena dinilai berhasil memperkenalkan wajah Islam yang damai sekaligus mempererat toleransi antarbudaya di Pulau Dewata.
-
Selengkapnya kunjungi website dengan klik link di bio atau download aplikasi di AppStore dan Google Play Store.
#inilahNews #Bali #Inilahcom #TitikTengah #titikcerah
Indonesia
Nandi S.C. retweetledi

Teman-teman mohon bantuannya bersuara agar kasus uang jemaat sebesar 28 miliar yang raib di tipu oknum BNI bisa selesai.
Kasus ini sudah berlangsung lama namun tak ada itikad baik,.
@DivHumas_Polri @KejaksaanRI @prabowo
No viral no justice kata @mohmahfudmd
Bantu RT 🙏

Indonesia
Nandi S.C. retweetledi

🚨🇮🇩🇺🇸 EXPOSED: US seeks blanket overflight access via Indonesia. Defence Minister Sjafrie Sjamsoeddin to sign deal in Washington. No case-by-case approval. Just notification.
The empire expands. Indonesia opens its skies. The resistance watches. One deal at a time. one truth at a time. one empire exposed.
Prabowo approved. Sjafrie signs. The US gains. Indonesia loses sovereignty. The resistance asks why. One why at a time. one truth at a time. one free future at a time.
Blanket overflight. No approval needed. The US military moves freely. The resistance objects. One object at a time. one truth at a time. one justice at a time.
Classified document. Now public. The empire's plans exposed. The resistance's work continues.

English
Nandi S.C. retweetledi
Nandi S.C. retweetledi
Nandi S.C. retweetledi
Nandi S.C. retweetledi

Kasus Viral: Bayi Hampir Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sang Ibu Ngamuk ke Perawat
Berikut saya coba terjemahkan dari Bahasa Sunda. Punten kalau ada salah mengartikan...
Saya mah tidak terima ya ke perawat yang ada di RS Hasan Sadikin. Tega ya, anak saya dikasih ke orang lain. Terus orang lainnya itu bego gitu ya.
Sudah tahu saya memandikan anak sejak subuh, terus bawa baju anak, kan RS menyarankan untuk membawa baju bayi.
Terus Teteh (ibu lainnya) itu kan datangnya siang. Saya sudah menunggu di RS. Tapi saya kok tidak dipanggil-panggil, tapi Teteh yang itu kok udah dipanggil.
Kan anak saya itu jadwalnya kembali (dibawa pulang), karena dibilangnya sudah sehat. Sedangkan, anaknya Teteh itu harusnya pulang, ternyata tidak jadi. Katanya, ada kebocoran di paru-parunya.
Saya sudah lama menunggu, tapi tidak dipanggil-panggil. Ya sudah, saya ke bawah karena sudah lapar. Lalu ada feeling, seperti ada yang kasih tahu, "segera ke atas, lihat anaknya, ayo!"
Ketika di atas, apa (yang saya lihat)? Anak saya ada di tangan orang. Syukurnya belum jauh. Coba kalau sudah jauh.
Saya pun nanya: 'Teteh, mau pulang?'
Dijawab: 'Iya'
Saya tanggapi: 'Ih, kenapa itu bajunya sama selimutnya itu kayak anak saya.'
Dijawab: 'Iya gitu, teh?'
Malah dijawab gitu. Lah memang tidak tahu muka anaknya sendiri? Dia yang melahirkan? Atau kalau tidak, bapaknya gitu? Masa tidak tahu anak sendiri?
Terus Suster itu beloon gitu. Saya kejar: 'Sus, itu anak saya, kenapa dikasih ke orang?'
Terus jawabnya apa? 'Oh ya, tadi saya panggil-panggil ibu Nina Salehah, kenapa tidak ada?'
Lah terus kalau tidak ada, kenapa anak saya harus dikasih ke orang lain? Bego enggak? Coba bayangkan jika kamu berada di posisi saya? Terus seandainya anak saya sudah dibawa jauh? Gimana rasanya? Marah enggak? Iya marah atuh~ Ini mah bukan barang. Barang mah biarin saja. Lah ini mah anak manusia. Anak darah daging saya.
Terus apa kata susternya? “Oh iya, maaf, dari tadi, Ibunya dipanggil-panggil tidak ada. Ya udah, saya kasih ke Teteh itu.”
Goblok enggak? Apa maksudnya itu? Kamu dibayar bukan sih gitu? Dibayar berapa jika menjual anak saya? Lah, anak saya itu sehat. Kamu pikir enggak sih?
Terus apa lagi? Gelang RS-nya kenapa sampai dilepas? Saya tanya: 'kenapa gelang RS-nya sampai dilepas?' Dijawabnya 'Iya, takutnya banyak virus di dalam.'
'Di mana-mana juga di rumah sakit takut tertukar anak, sebelum keluar, gelang nggak akan dilepas.' Saya marah, saya tidak terima. Kalau dilaporkan juga, saya viralkan sekalian. Pak Dedi (Gubernur) tahu, itu RS bagaimana, pegawainya bagaimana, banyak yang teledor.
Bagaimana itu kalau kejadian anak saya tidak ketemu? Silakan bayangkan! Malah bilangnya: 'Sttt, bu, jangan teriak-teriak!' Goblok enggak? Pikir, anjing! Marah saya. Untung anak saya… karena feeling, firasat, intuisi, 'segera ke atas, lihat anak'
Coba kalau sudah jauh, bayangkan! Malah susternya cuma bilang maaf, maaf saja. Cukup dengan maaf? Kalau jadi susternya, kenapa sampai dikasih ke orang yang bukan ibunya?
Terus Teteh yang itu beloonnya itu kenapa sampai diterima? 'Kan kamu tuh belum kasih baju. Kalau memang belum bawa baju, kenapa sampai diterima?'
Untungnya saya hafal (baju yang dibawa untuk anak). Coba jika saya telat beberapa menit, mungkin anak saya sudah tidak tahu dibawa ke mana. Goblok enggak? Marah saya, sekalian saja diviralkan.
Bukannya saya… maaf... Tidak terima saya mah. Cukup dengan maaf, maaf, tetapi dengan watados (wajah tanpa dosa). Satpamnya juga sama saja.

BELL🚫@mudahtertawa_
curiga ada sindikat jual beli bayi di rumah sakit hasan sadikin bandung. ditinggal 30 menit, anaknya udah ada di tangan orang lain. pas di tanya jawabannya: "soalnya kamu lama, dipanggil gak ada, jadi aku kasih ke teteh itu" sumber: nindy5760
Indonesia
Nandi S.C. retweetledi

Pernyataan Presiden Republik Indonesia
Dengan hati yang berat dan penuh kesedihan, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh bangsa Indonesia, khususnya kepada keluarga para pahlawan yang gugur dalam tugas.
Hari ini, kita kehilangan tiga putra terbaik bangsa: Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Ikhwan, beserta rekan-rekan prajurit TNI lainnya yang mengalami luka-luka dalam menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon melalui Satgas Garuda UNIFIL.
Mereka gugur saat menjalankan tugas suci menjaga perdamaian dunia, di tengah eskalasi konflik yang seharusnya tidak menyentuh pasukan penjaga perdamaian yang netral dan humaniter.
Saya sangat kecewa dan marah atas terjadinya serangan ini. Sebagai prajurit perdamaian yang bertugas di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa, mereka seharusnya dilindungi oleh hukum internasional dan prinsip kemanusiaan. Namun, nyawa mereka direnggut dalam insiden yang tidak dapat diterima. Tindakan ini bukan hanya melukai Indonesia, tetapi juga merusak semangat perdamaian global yang selama ini kita perjuangkan bersama.
Kepada keluarga para pahlawan yang gugur: Ibu, Bapak, istri, anak-anak, dan seluruh kerabat yang ditinggalkan, saya merasakan kesedihan yang sama seperti yang Anda rasakan. Mereka bukan hanya prajurit TNI, melainkan juga ayah, suami, anak, dan saudara yang penuh cinta dan tanggung jawab. Pengorbanan mereka adalah bukti tertinggi dedikasi untuk bangsa dan kemanusiaan. Negara Republik Indonesia tidak akan melupakan jasanya. Kami akan terus mendampingi keluarga dengan seluruh dukungan yang diperlukan, baik secara moril maupun materiil.
Kepada seluruh prajurit TNI yang sedang bertugas di berbagai misi perdamaian dan operasi di dalam maupun luar negeri:
Kalian adalah benteng terakhir kedaulatan dan kehormatan bangsa. Pengorbanan saudara-saudara kalian semakin menguatkan tekad kita untuk menjaga marwah Indonesia di mata dunia. Tetaplah teguh, profesional, dan humanis dalam menjalankan tugas.
Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras serangan yang menyebabkan gugurnya prajurit-prajurit kita ini. Kami menuntut penyelidikan menyeluruh dan pertanggungjawaban yang tegas dari pihak-pihak terkait, sesuai dengan hukum internasional. Indonesia sebagai negara yang berkomitmen pada perdamaian tidak akan tinggal diam terhadap setiap bentuk kekerasan yang merenggut nyawa pasukan perdamaian.
Terakhir, Dan, dengan tegas saya atas nama bangsa Indonesia menyatakan keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace) dan berada di garis depan untuk melawan siapa pun yang merusak tatanan peradaban dunia.
Semoga Allah SWT memberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya bagi para syuhada kita. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Dan semoga pengorbanan ini menjadi cahaya yang menerangi perjuangan kita untuk perdamaian yang adil dan abadi.
Pesawat Kepresidenan, 31 Maret 2026
Pelayan dan Penjaga Rakyat Indonesia
Prabowo Subianto
(demikian draft pernyataan sikap untuk dipergunakan sebagaimana mestinya)
Indonesia
















