naramasista

1.4K posts

naramasista

naramasista

@naramasista

Please read my mind.

Jakarta Capital Region Katılım Ağustos 2018
162 Takip Edilen555 Takipçiler
naramasista
naramasista@naramasista·
@Luzrov_ @pedas__manis Siapa bilang saya belum pengalaman? 🤣 mansplaining sekali, merasa laki2 lebih tahu dari perempuan atas segalanya.
Indonesia
0
0
0
23
Luzrov
Luzrov@Luzrov_·
@naramasista @pedas__manis Padahal kalau kau sudah pengalaman ke obgyn pasti tau bedanya obgyn cowok dan cewek. Obgyn cewek kurang berempati karena merasa telah melalui itu semua, sedangkan obgyn cowok lebih empati karena ga tau sampai batas mana rasa sakitnya. Tapi kau geser subyeknya ke perang gender.
Indonesia
1
0
0
27
naramasista
naramasista@naramasista·
@Luzrov_ @pedas__manis Kl utk ketahanan fisik jd obgyn, or bidang kerja intelektual lain, kemampuan fisik prmpuan setara dg laki sih. Buktinya saat ini makin bny obgyn prmpuan, krn sistem dukung makin besar, bukan krn fisiknya makin kuat. Alasan fisik ini kynya hny spy laki2 ttp merasa superior 😌
Indonesia
1
0
0
38
Luzrov
Luzrov@Luzrov_·
@naramasista @pedas__manis Berat banget ya mengakui kalau secara fisik perempuan ketahanannya ga sekuat laki? Malah digeser ke kerja domestik dan keluarga.
Indonesia
1
0
0
21
naramasista
naramasista@naramasista·
@pedas__manis Kesenjangan ini tentu bukan krn kemampuan dokter perempuan yg kurang, tp krn tgg jwb dokter kandungan yg besar, jam kerja yg panjang & kerap mendadak2, yg sulit dipenuhi o/ sebagian dokter perempuan yg jg dibebani kerja2 domestik rumah tangga & pengasuhan keluarga.
Indonesia
2
0
0
141
naramasista
naramasista@naramasista·
@pedas__manis 1. Dokter kandungan laki2 saat ini jumlahnya lebih bny dari perempuan 1:3. 2. Kesenjangan makin terasa di dokter2 senior yg sdh ternama, jauh lbh bny yg laki2 dr yg perempuan. 3. Kesenjangan ini tentu bukan krn kemampuan dokter perempuan yg kurang…. Lanjut….
Indonesia
1
0
2
2.3K
naramasista
naramasista@naramasista·
Salah satu (dr sekian bny) bias gender di dunia sekolah: berasumsi bhw pihak ibu adl default parent/kontak utama pihak sekolah dg keluarga murid. Semestinya pihak sekolah bs tanyakan dl hal ini. Dan jika sdh diinfo kl kontak utama adl ayah, ya berkomunikasilah dg si ayah.
Indonesia
0
0
0
48
naramasista
naramasista@naramasista·
Semoga ada yang punya cukup waktu dan energi menjelaskan ke si OP betapa biasnya dan diskriminasi dr proses penetapan Nobel prize. Sudah banyak kritik yg dilontarkan. Pentingnya kritik angkat re ketimpangan ini ya biar ada perbaikan, bukan malah orang kritik dipermasalahkan.
resonance@phosphenol

@jorgianaaa ada ketimpangan gender & ras dalam akses/performa akademik itu bener. tapi bukan berarti Nobel prize nya yg bias, ya karena academia frontier research disirkel itu itu aja. ya emang Nobel gak blind selection, tapi ngapain liat gender sama ras author buat nentuin siapa yg dapet?

Indonesia
0
0
0
63
naramasista
naramasista@naramasista·
Bukan hanya akses pendidikan atau beban ganda yg dialami perempuan. Penelitian terbaru juga menunjukkan, bahwa bahkan ketika perempuan berperan besar dalam sebuah penelitian, ada kecenderungan hasil penelitian didaftarkan atau dicuri oleh lelaki.
7Dream Forever@nanadream00

Eh perempuan baru bisa akses pendidikan formal itu baru abad 20 awal dan lu kaget yg megang nobel mostly cowok. Nah sekarang lu liat statistik gender mana yg mendominasi pendidikan formal sekarang

Indonesia
0
3
21
747
naramasista retweetledi
Sisters in Danger x Simponi
Sisters in Danger x Simponi@SistersInDanger·
Menteri @kpp_pa spontan/refleks keluarin ide gerbong perempuan pindah ke tengah, ya udah bener dong, sudah jadi tugasnya dia melindungi perempuan. Masa dia ngomong soal palang kereta, dll. Itu tugas menteri yang lain, yang kuasai soal itu. Tapi timingnya ga tepat. Loh, 16 perempuan meninggal & puluhan cedera karena gerbongnya di belakang, ya ga ada momentum yang lebih tepat selain saat ini. Ide Menteri KPPPA harus diletakkan bersama dengan ide2 dari Menteri @kemenhub151 @KemenkoInfra @KAI121 & stakeholder yang lain. Maka jadilah ide atau solusi yang komprehensif sesuai bidang masing2. Pindah gerbong perempuan bukan satu2nya ide/solusi, tapi salah satu dari sekian banyak yang harus diperbaiki dalam sistem yang bermasalah. Semua harus dilakukan paralel. Jangan bully idenya, karena fakta gerbong ujung paling bahaya itu ilmiah. Kan bisa tambahkan dengan ide lain setelah dipindah ke tengah, gerbong ujung jadi khusus barang, bumper, dll aja supaya semua selamat. Gerbong khusus itu tindakan afirmatif, terjadi di isu2 lainnya, juga di negara2 lain. Apa karena yang usulin perempuan? untuk selamatkan perempuan? Seksisme.
Indonesia
8
41
467
30.9K
naramasista
naramasista@naramasista·
@dekiikantata @nabiylarisfa Kl agama kembali ke kepercayaan & kesepakatan masing2 pasangan. Kl secara budaya, sudah jelas hasil penelitian ilmiah tunjukkan pernyataan Mas dr awal salah. Masih ngeyel & ngeles. Budaya jg hasil buatan manusia, bs selalu berubah. Sdh ya Mas, gpp anggap aja Mas yg tahu semua.
Indonesia
1
0
0
31
Mr. X
Mr. X@dekiikantata·
@naramasista @nabiylarisfa Ya itumah saya juga tau mbak kalau ada perempuan ikut membantu mencari buruan, zaman skrg juga begitu dan agama tidak melarang. Inikan pertanyaan sender "bagaimana kalau dibalik laki-laki yang full keeper", ya jawabannya secara budaya dan agama bertentangan
Indonesia
1
0
0
40
Mr. X
Mr. X@dekiikantata·
@naramasista @nabiylarisfa Oke, sekarang tolong tunjukkan dari zaman prasejarah, pria yang full sebagai keeper sedangkan perempuan sebagai hunter. Kalau hanya membantu, di agama pun tidak masalah.. tapi membalikkan pria menjadi sepenuhnya di rumah tangga, si perempuan pencari nafkah adalah tidak benar.
Indonesia
2
1
2
213
naramasista retweetledi
ismi 𐙚˙⋆.˚ ᡣ𐭩
ismi 𐙚˙⋆.˚ ᡣ𐭩@glowinbeautyy·
Sbg seorang ibu yg pny anak asi, ini beneran merinding bgt. YaAllah that ‘cooler bag’…..
ismi 𐙚˙⋆.˚ ᡣ𐭩 tweet media
Indonesia
297
6.3K
25.9K
548.4K
naramasista
naramasista@naramasista·
Salah satu berkah kehidupan yg paling saya syukuri adl dibesarkan o/ perempuan (& laki2) karier sbg orang tua, & skrg saya jg jd perempuan bekerja yg didukung keluarga. Hati saya penuh. Salut utk para perempuan yg memilih fokus jd ibu rumah tangga, saya tidak akan pernah bisa.
Indonesia
0
0
0
81
naramasista
naramasista@naramasista·
@dekiikantata @nabiylarisfa 1. Berarti pernyataan Anda sebelumnya tidak tepat kan? Jangan diulang lagi ya. 2. Penelitian fokus kpd pembagian peran hunter vs gatherer vs mengelola campsite & asuh anak. Hasil penelitian tunjukkan laki2 & perempuan purbakala sama2 lakukan peran2 tsb —> Pria pun jadi “keeper”.
Indonesia
2
0
12
216
naramasista
naramasista@naramasista·
@dekiikantata @nabiylarisfa Salah! Fakta penelitian arkeologis terbaru banyak mengungkap bukti bahwa pada masa purbakala, perempuan juga ikut berburu. Tolong diperbaharui rujukan informasinya ya.
Indonesia
2
0
11
259
Mr. X
Mr. X@dekiikantata·
@nabiylarisfa Mau pake jawaban agama apa budaya? kalau pakai agama jelas memang tanggung jawab laki-laki mencari nafkah, pakai budaya dari zaman prasejarah alias berburu, laki-laki yang berburu sementara wanita sebagai keeper.
Indonesia
1
0
5
1.3K
naramasista retweetledi
Video & Arsip Sejarah
Video & Arsip Sejarah@VideoSejarah·
Mirip dengan pemerintah kolonial Belanda ketika memutuskan mendirikan sekolah kedokteran dan teknik di Hindia Belanda: untuk menyediakan tenaga kerja murah. Pemerintah kolonial sangat membatasi ilmu-ilmu sosial, hukum, atau politik pada masa awal karena dianggap berbahaya. Ilmu sosial dapat memicu pemikiran kritis tentang kesetaraan, hak asasi, dan kedaulatan negara. Membangun infrastruktur (jalan, jembatan, pelabuhan) dan menjaga kesehatan masyarakat membutuhkan tenaga ahli. Mendatangkan ahli dari Eropa sangatlah mahal. Oleh karena itu, Belanda mendirikan sekolah seperti STOVIA (kedokteran) dan Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang ITB) untuk mencetak tenaga 'tukang' dan 'asisten' tingkat tinggi dari kalangan pribumi yang bisa digaji lebih rendah daripada tenaga kerja berkulit putih. Pendirian sekolah kedokteran diawali oleh maraknya wabah penyakit seperti cacar dan pes di abad ke-19. Wabah ini tidak hanya menyerang pribumi, tetapi juga mengancam populasi orang Eropa dan produktivitas perkebunan yang menjadi sumber kekayaan Belanda. Para 'dokter Jawa' awalnya dilatih khusus sebagai mantri cacar untuk menjaga stabilitas kesehatan buruh di sektor-sektor ekonomi penting. Setelah diberlakukannya UU Agraria 1870, modal swasta asing masuk besar-besaran ke Hindia Belanda. Muncul pabrik gula, perkebunan teh, tembakau, dan pertambangan yang membutuhkan penerapan teknologi. Sekolah teknik didirikan untuk memastikan mesin-mesin industri dan jalur kereta api tetap beroperasi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pengiriman teknisi dari Belanda. Inilah pendidikan yang relevan dengan industri pada masa kolonial. 📷 KITLV / Leiden University Libraries
Video & Arsip Sejarah tweet mediaVideo & Arsip Sejarah tweet media
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
63
503
1.2K
34.8K
naramasista retweetledi
BlackSword
BlackSword@Blacksword011·
BlackSword tweet media
ZXX
78
1.6K
5.3K
38.8K
naramasista retweetledi
Tad Ghostal
Tad Ghostal@poe_collector·
Birth rates in the US are falling because men won’t give up their careers to be stay at home dads. Women graduate college at higher rates, women are outperforming men in the workplace. Men are avoiding their biological purpose of watching over kids while women hunt and gather.
English
84
1.1K
12.1K
164.9K