Niniek retweetledi
Niniek
17.4K posts

Niniek retweetledi
Niniek retweetledi
Niniek retweetledi

Prof. Dr. Romli Atmasasmita, yang dikenal sebagai ahli hukum pidana sekaligus pernah memimpin tim perumus UU Tipikor, menilai jaksa salah menerapkan pasal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menyeret Nadiem Makarim. Menurut dia, perkara ini mestinya masuk ranah administrasi negara, bukan pidana korupsi, karena tidak ditemukan unsur niat jahat (mens rea) maupun aliran dana.
Indonesia
Niniek retweetledi
Niniek retweetledi

HUTAN LINDUNG DIJADIKAN HAK MILIK, KOK BISA?
Kasus di Bengkulu Selatan ini bukti, Laporan warga itu penting.
Warga lapor, Ada dugaan alih fungsi lahan hutan jadi milik pribadi.
Padahal hutan itu harusnya dilindungi.
Kejari Bengkulu Selatan bergerak Penyidikan langsung jalan.
Hasilnya, 6 tersangka.
Ada mantan Kepala BPN Bengkulu Selatan, Oknum BPN, pejabat daerah dan mantan kades.
Mereka Mainin dokumen administrasi.
Hutan disulap jadi tanah biasa, lalu terbit sertifikat.
Yang rugi, Negara & lingkungan.
Kejari tegas, Ini belum selesai. Bukti baru terus dicari. Pengembangan terus jalan.
Pesan buat mafia tanah, kalau warga sudah buka suara terbongkar jaringan kalian.
Indonesia
Niniek retweetledi
Niniek retweetledi
Niniek retweetledi

Di era Orde Baru, Menteri Penerangan Harmoko masyhur sebagai sosok di balik gelombang pembredelan yang menyasar media massa nasional. Namanya bahkan dipelesetkan sebagai singkatan dari “Hari-hari Omong Kosong”.
Kini, saat Prabowo Subianto ada di kursi presiden, Harmoko seakan terlahir kembali. Ia ada dan berlipat ganda, mewujud di sosok-sosok di lingkar utama kekuasaan yang rajin menekan pers dengan cara-cara baru yang sekilas tak kasatmata, tapi tak kalah mematikannya.
Hingga April 2026, Project Multatuli telah berbincang dengan 70 pekerja dan eks pekerja dari 37 media berbeda untuk mengungkap bagaimana tekanan terhadap pers bekerja di balik layar.
Nantikan serial reportase terbaru kami.
#5TahunProjectMultatuli

Indonesia
Niniek retweetledi
Niniek retweetledi

Breaking news...
Perwakilan 40 ormas Islam resmi melaporkan PELAKU FITNAH POTONGAN CERAMAH Jusuf Kalla KE POLISI.
Mereka menganggap perbuatan Ade Armando dkk telah mengancam kerukunan antar umat beragama.
#TangkapAdeArmando
Indonesia
Niniek retweetledi
Niniek retweetledi
Niniek retweetledi
Niniek retweetledi

Tiga pertanyaan untuk Mendikti soal LPDP digembleng TNI:
1. Sejak kapan warga sipil yang lolos IELTS, esai, dan wawancara LPDP dianggap kurang disiplin?
Mereka bahkan menghitung sendiri pajaknya tiap tahun di SPT, sesuatu yang (mungkin) prajurit tidak diwajibkan lakukan dengan kerumitan yang sama.
2. Sejak kapan warga yang pajaknya dikorupsi bertahun-tahun tapi tetap bayar PPN setiap belanja dianggap kurang berkebangsaan?
3. Kalau tujuannya supaya awardee balik ke Indonesia, kenapa solusinya pelatihan baris-berbaris dan bukan perbaikan ekosistem riset, gaji dosen, dan kepastian karier akademik di dalam negeri?
Yang bikin doktor enggan pulang itu bukan kurang nasionalisme. Tapi karena kurang lab, kurang dana riset, dan kurang penghargaan.
Kalau pemerintah serius ingin awardee pulang dan berkontribusi, cobah perbaiki ekosistem akademik dalam negeri.
Itu jauh lebih sulit, dan jauh lebih dibutuhkan.
Menurut saya, mengirim calon master dan doktor ke barak untuk diajari “kebangsaan” itu membalik logika.
Yang lazim di banyak negara: kadet militer yang dikirim ke kampus, bukan sebaliknya.
Jangan remehkan warga sipil yang duitnya bocor terus tapi masih setia bayar pajak.
Lagian, tokoh-tokoh kebangsaan terbesar republik ini sebagian besar sipil. Hatta, Sjahrir, Sukarno muda, Kartini, Tan Malaka, Agus Salim.
Tidak satu pun dari mereka yang nasionalismenya dibentuk di barak.
Mereka jadi nasionalis karena membaca, berdebat, hidup di pengasingan, dan berhadapan dengan ketidakadilan kolonial.
Bukan karena baris-berbaris.
😬

Indonesia
Niniek retweetledi
Niniek retweetledi

nasionalisme indonesia itu dilahirkan en dikembangkan oleh para intelektual bukan tentara, sebab itu menjadikan tentara sbg rujukan pemahaman nasionalisme bkn saja gagal paham sejarah, tetapi juga mengerdilkan pemahaman nasionalisme indonesia
antaranews.com@antaranews
ANTARA - ANTARA - Purbaya: Pembekalan TNI di LPDP untuk tingkatkan nasionalisme dlvr.it/TSMGLw
Indonesia
Niniek retweetledi
Niniek retweetledi
Niniek retweetledi

Ibu Megawati Soekarnoputri mempertanyakan mengapa kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dibawa ke Pengadilan Militer bukan Pengadilan Sipil atau Umum?
Belum apa-apa Hakim Militer sudah berkata akan memanggil paksa (Andrie Yunus) dgn penetapan.
Andrie Yunus dizalimi dua kali: disiram air keras dan pengadilan ini tampaknya tidak berpihak kepadanya sebagai korban.
#andrieyunus #megawatisoekarnoputri
Indonesia
















