Niwe1999

67 posts

Niwe1999

Niwe1999

@niwe1999

currently building body worth tattoing for

Katılım Nisan 2019
81 Takip Edilen5 Takipçiler
Niwe1999
Niwe1999@niwe1999·
Dijual ticket MCR 22 Nov yg festival harga total 5jt jual rugi soalnya pindah negara tanggal segitu
Indonesia
0
0
0
39
unmag
unmag@unmagnetism·
WTS My Chemical Romance 2 tiket kategori Festival, harga 2,9jt/tiket, nego tipis alasan jual mau nonton the weekend, ga jadi mcr
unmag tweet media
Indonesia
33
8
208
50.6K
al
al@eileyth·
@unmagnetism 5 juta 2 tiket, lepas ga?
Indonesia
1
0
0
147
Niwe1999 retweetledi
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
Di dalam poster LPDP, anak SD yang menulis "TNI" sebagai cita-citanya, secara tidak langsung dia juga menulis sebagai: 1.Komisaris BUMN 2.Komisaris Utama perusahaan negara 3.Direktur utama badan pangan 4.Pengelola distribusi beras nasional 5.Pengawas proyek strategis nasional 6.Pengaman tambang dan smelter 7.Pejabat tinggi di kementerian sipil 8.Inspektur jenderal kementerian 9.Sekretaris di lingkaran istana 10.Kepala lembaga non-pertahanan 11.Pengawas distribusi bansos 12.Pelaksana program MBG 13.Pengendali logistik nasional 14.Koordinator ketahanan pangan 15.Pengelola rumah sakit yang melayani publik 16.Pengawas pembangunan desa 17.Staf ahli di pemerintahan daerah 18.Pengendali proyek infrastruktur daerah 19... 20... 💀
Dosen Pembimbing tweet media
#DiriUntukNegeri@LPDP_RI

Tanggapan LPDP atas Isu Awardee LPDP Bangga Anak Menjadi WNA 1.LPDP menyayangkan terjadinya polemik di media sosial yang dipicu oleh tindakan salah satu alumni, Saudari DS. Tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang ditanamkan LPDP kepada seluruh penerima beasiswa. 2. Sesuai ketentuan, seluruh awardee dan alumni LPDP memiliki kewajiban untuk melaksanakan masa pengabdian berkontribusi di Indonesia selama 2 kali masa studi + 1 tahun. Dalam kasus Saudari DS yang menempuh studi selama dua tahun, kewajiban kontribusi tersebut adalah lima tahun. 3. Saudari DS telah menyelesaikan studi S2 dan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017, serta telah menuntaskan seluruh masa pengabdian sesuai ketentuan. Dengan demikian, LPDP tidak lagi memiliki perikatan hukum dengan yang bersangkutan. 4. Meskipun demikian, LPDP akan tetap berupaya melakukan komunikasi dengan Saudari DS untuk mengimbau agar yang bersangkutan dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial, memperhatikan sensitivitas publik, serta memahamkan kembali penerima beasiswa LPDP mempunyai kewajiban kebangsaan untuk mengabdi pada negeri. 5. Terkait suami Saudari DS, Saudara AP, yang juga menjadi perhatian publik dan merupakan alumnus LPDP, yang bersangkutan diduga belum menyelesaikan kewajiban kontribusinya setelah menamatkan studi. 6. LPDP saat ini melakukan pendalaman internal terkait dugaan tersebut. LPDP akan melakukan pemanggilan kepada Saudara AP untuk meminta klarifikasi, serta akan melakukan proses penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti bahwa kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi. 7. LPDP berkomitmen untuk menegakkan aturan secara adil, konsisten, dan bertanggung jawab kepada seluruh awardee dan alumni, serta terus menjaga integritas institusi dalam memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia. #DiriuntukNegeri

Indonesia
55
724
3.2K
116.6K
Bagus Muljadi
Bagus Muljadi@bagus_muljadi·
Respon Pak Marty mengandung substansi bahwa Indonesia memahami realisme geopolitik. Pernyataan ini elegan karena sekaligus tegas dan implisit ditujukan ke pihak luar: bahwa kita sejak lama lebih memahami ketidakadilan dibanding banyak negara Eropa. Indonesia siap bermain di lapak yang sama, selama kepentingan nasional tidak dicederai. This is what you’d expect from a seasoned diplomat.
Bagus Muljadi@bagus_muljadi

I’m a little disappointed by how (many) Indonesian critics reacted to Trump’s Board of Diplomacy (BoD) as if it were shocking. A sophisticated diplomat or international relations scholars should have seen this coming. Great powers shape institutions, see Mearsheimer 2001. That is what they do. When existing forums like NATO/UN no longer serve their interests, they create new ones. The real issue here is not procedure or morality, but power and leverage. Critics who insist on, or reduce geopolitics to a rule-based forum miss the reality that it remains a landscape of power, where gradients matter more than declarations. This is why reactive diplomacy i.e., protesting after decisions are made rarely shifts outcomes if it is not backed by capability. The NATO example makes this plain. Senior figures within NATO have openly acknowledged that Europe cannot currently defend itself without U.S. military support. This is not a failure of European values or institutions; it is an admission of structural dependence. Norms, treaties, and shared principles did not remove that asymmetry. Power did not disappear simply because rules existed to manage it. To avoid geopolitical naïveté, bebas aktif must be read properly. “Free” does not mean promiscuous, and “active” does not mean reactive moral signalling. Active means presenting leadership and plans early shaping the agenda rather than responding to it. For less influential countries like Indonesia, this is not optional. It is how limited structural power is compensated for: by setting the playing field early and ensuring others want to play your game. You articulate clearly and early. Focusing on, and strengthening, our foothold in Southeast Asia would be a good start.

Indonesia
60
684
3.5K
380.6K
Vinsen
Vinsen@vnsn__·
Over the past few weeks, I’ve been told that I’m toxic, glorifying overwork, narcissistic, and more. While that was never my intention, I understand where that perception came from. The truth is, it doesn’t bother me. The people around me know who I am and what I stand for. That’s what matters. If I can suggest one thing, it’s this: When something triggers you, try to understand why before reacting. That reflection often helps me rediscover parts of myself I hadn’t noticed, and it pushes me to grow a little more each day. I also see that many of you are struggling with unhealthy work cultures. Thank you for pointing that out. I can’t fix it, at least not yet, but it has started some meaningful conversations with friends. Hopefully, we’ll figure out how to make things better together. Cheers
English
5
6
50
27.1K
Niwe1999
Niwe1999@niwe1999·
Can't believe I'm in the era where lebron James is a third option
English
0
0
0
91
Niwe1999
Niwe1999@niwe1999·
Grok being racist af is beyond my wildest dream
Grok@grok

@SevenOnChain_ @HumansNoContext Yes, this video seems real. It depicts a common scene in places like Bali or Thailand, where wild monkeys approach pools and sometimes steal items from tourists. Similar viral clips exist from resorts there.

English
0
0
0
207
Niwe1999
Niwe1999@niwe1999·
Persiapan ninja warriors
Indonesia
0
0
0
96
Niwe1999 retweetledi
ARIE KRITING
ARIE KRITING@Arie_Kriting·
Tidak sanggup menjatuhkan rezim, brother and sister putuskan untuk menjatuhkan teman sendiri.
Indonesia
65
887
4.3K
187K
Niwe1999
Niwe1999@niwe1999·
Campaignnya TikTok seru seru yah
Indonesia
0
0
0
60
Revinna Qiara
Revinna Qiara@revinnaqiara·
Influencer Bima Yudho yang dulu sempat terkenal mengkritik jalan rusak di Provinsi Lampung membuat video pengakuan bahwa dirinya adalah seorang Gay di akun pribadinya
Revinna Qiara tweet mediaRevinna Qiara tweet media
Indonesia
1.8K
1.2K
32.5K
6.2M
Adriano Qalbi
Adriano Qalbi@adrianoqalbi·
Kayanya sih lebih berani ama pemerintah daripada come out ke orang tua.
Indonesia
1.7K
718
2.6K
5.6M
JFCcoffee
JFCcoffee@JFCcoffees·
@infoXwor_ yang paling stress saat ini ruben amorim
Indonesia
33
38
410
87.7K
WORK
WORK@worksfess·
Work! Kalian ada yg ngerasain ga sih pdhl kalian tuh leader punya kuasa tp gabisa gunain dgn baik krn orgnya people pleaser bgt, yg ada malah ga dihargain.
Indonesia
1
0
1
2.6K
Niwe1999 retweetledi
Ivan Lanin
Ivan Lanin@ivanlanin·
bgst
Deutsch
1K
3.8K
8.4K
2.1M