forget me not 🍉

87.7K posts

forget me not 🍉 banner
forget me not 🍉

forget me not 🍉

@noonreader

midnight listener | a connoisseur of 銀河街 の 悪夢

Gdansk, Poland Katılım Mart 2011
1.7K Takip Edilen1K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
forget me not 🍉
forget me not 🍉@noonreader·
nikmat sekecil apapun wajib disyukuri, jgn kufur
Indonesia
1
1
2
0
forget me not 🍉 retweetledi
10N | Klp. Gading–Blok M
@Outstandjing @dafbur BTS-nya Pak, memang ini strategi komunikasi. Dibikin kusut, setting di kantin jam makan siang biar merakyat, narasi "tak tahu-menahu" dan memainkan sentimen perasaan prihatin.
10N | Klp. Gading–Blok M tweet media
Indonesia
11
255
810
92.6K
forget me not 🍉 retweetledi
forget me not 🍉 retweetledi
Txt Transportasi Umum
Txt Transportasi Umum@txttransportasi·
Alasan kenapa rak bagasi di KRL baru seri CLI-225 buatan INKA ukurannya pendek : "INKA awalnya memiliki persepsi KRL hanya digunakan sebagai mobilitas jarak pendek sehingga beranggapan rak bagasi bisa dikorbankan." Dari sini udah gak ngerti lagi dengan cara pikir manufaktur kereta api yang satu ini (termasuk desainernya). Di kontrak juga seharusnya sudah dijabarkan kebutuhan/permintaan dari pembeli (KAI) seperti apa. Ya kalaupun pakai persepsi gak gini juga deh mikirnya. Ambil contoh, jarak Jakarta Kota - Bogor aja udah lebih dari 40 km.
Tenno Heika@DaffaMa42357242

@DukuhAtasBSI Sebuah fakta bahwa PT INKA mengira bahwa KRL hanya digunakan sebagai mobilitas jarak pendek sehingga rak bagasi bisa dikorbankan adalah hal paling kocak. Truly mereka belum pernah ngeliat desain interior KRL eks Jepang atau bahkan CLI-125 yang jauh lebih superior.

Indonesia
53
188
675
53.5K
forget me not 🍉 retweetledi
We don't deserve cats 😺
We don't deserve cats 😺@catsareblessing·
How she tells the other cats "This is my hoomin! Go find your own!"🐈😺
English
11
747
13.9K
299.1K
forget me not 🍉 retweetledi
Satrio B Rahardjo
Satrio B Rahardjo@xathrya·
🇮🇩 🤝 🇲🇾 🤝 🇸🇬 Indoor waterfall inside main airport #SEAblings
Satrio B Rahardjo tweet mediaSatrio B Rahardjo tweet mediaSatrio B Rahardjo tweet media
English
67
4.4K
19.4K
660.5K
forget me not 🍉 retweetledi
Gumanti
Gumanti@syakib14·
Normalize Reading Book in Public. seru banget bang baca komiknya... hehehe
Indonesia
31
126
824
19.2K
forget me not 🍉 retweetledi
YoungCrew
YoungCrew@b0nnysidharta·
Harga bbm bisa diakal2in biar kesannya baek2 aja, tapi plastik gabisa bohong
Indonesia
132
4.3K
20K
325.3K
Yolanda
Yolanda@yolandaasmi·
prefer cat 1 daripada exol krn gw gamau ribet orangnya ((+takut beser))🙂‍↕️🙏🏻
Indonesia
1
0
1
979
forget me not 🍉 retweetledi
Marlistya Citraningrum
Marlistya Citraningrum@mcitraningrum·
Di luar estetikanya ya, aku lebih suka toko buku atau perpus atau reading room yang: 1⃣ Kategorisasi bukunya jelas dan user-friendly pencariannya 2⃣ Luas (tempatnya) optimal, kadang kalo gedhe banget malah capek duluan Jadi tobuk estetik seperti BookXcess di RexKL atau COEX Mall Starfield di Seoul itu not my favorite karena pusing duluan wkwk Ada satu book kafe di Denpasar yang aku suka vibes dan penataan bukunya, namanya Rumah Momo. Pemiliknya emang reader dan booklover jadi paham pembaca itu maunya gimana :)
Owliot Grey@OwliotGrey

Gue pikir awalnya ini untuk umum, ternyata nggak. Kudu nginep di sini dulu baru boleh masuk. Kasian yang udah dateng jauh-jauh pada well dress buat foto2 eh gabisa masuk. Yang sabar yak.

Indonesia
2
11
43
2.6K
forget me not 🍉 retweetledi
𝑝𝑢𝑟𝑒
𝑝𝑢𝑟𝑒@purelivn·
𝑝𝑢𝑟𝑒 tweet media
ZXX
9
961
6.3K
66.2K
forget me not 🍉 retweetledi
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
Bangsaaaaatt!!! 😭😭 Level koordinasi antar lembaga dan kementerian di jajarannya si tua bangka delusional itu kok bisa sebobrok ini sihh?? Kirain jumlah kementerian yang gendut secara kuantitas tuh bikin koordinasinya makin ciamik. Gak taunya malah 😭😭😭 Bangsatlah, celeng!
Indonesia
1.1K
10.5K
28.9K
1.2M
forget me not 🍉 retweetledi
ARES
ARES@RestuAwalliddin·
Ngomong-ngomong soal Franz Ferdinand, selain ke garut ternyata pernah juga ke Cianjur. Dan katanya jadi salah satu persinggahan paling lama pas ke Indonesia. Blio juga berteman dekat sama bupati ke 10 kabupaten Cianjur pada saat itu, R.A Prawiradireja II. Franz juga ngasih lemari ini (yang di foto) sebagai tanda terimakasih untuk bupati pada saat itu yang menyambut blio pas berkunjung ke pulau Jawa. It was soooooo unreal. Untuk bisa tau dan ngeliat langsung kalo ternyata ada potongan kecil yang jadi saksi bisu sejarah ada di kota kecil kaya Cianjur. Bahkan, ruangan yang jadi tempat Lemari ini disimpan, punya "Lore" nya tersendiri terutama di zaman kemerdekaan. Kadang jadi mikir kalo ternyata, sejarah besar nggak melulu ada di museum megah ato buku yang tebel (kaya utang negara) Kadang bisa sembunyi di sudut ruangan yang sepi, di benda yang kelihatannya biasa, dan nunggu buat diperhatiin. Ini lemari pada akhirnya ngingetin saya kalo dunia yang kadang kita anggep “jauh” tuh ternyata pernah sedeket itu. Duduk, ngobrol, dan ninggalin jejak di tempat yang sekarang kita pijak. Pertanyaannya jadi sederhana. Berapa banyak cerita penting lain yang kita lewatin cuma karena kita keburu nganggep sekitar tuh biasa-biasa aja?
ARES tweet media
Ratu Durotun Nafisah@ratudnafisah

Fun fact: apakah kalian tau kalau Franz Ferdinand (whose assassination triggered WWI), and Nicholas II (the last Russian tsar before the Bolshevik revolution) pernah ke Garut di tahun 1890an?

Indonesia
7
247
926
30.9K