pote best
2K posts

pote best
@nton1173
beatles, coffee, honey, spicy eggplant, books
wakanda Katılım Eylül 2016
282 Takip Edilen43 Takipçiler

@abu_waras 👆nah kan..terjadi seketika.. maksudnya "send", taunya jadi sendiri 😭
Indonesia

@abu_waras unpredictable predictive text .. abis kelar ngetik, langsung sendiri, taunya dia berubah sendiri 😓
Indonesia

Tulisan typo itu kadang sangat mengganggu, karena tulisan jadinya engga enak buat dibaca, karena kata yang salah terkadang jadi berbeda arti, sehingga maknanya bisa berbeda, jadinya bisa salah paham.
Pertanyaanya, Apa ysng menyebavkam typo saat lagi ngetik selain jempol tangan ysng kegedean?.
🫣
Indonesia

@IRT_Comel Mgkn niat baiknya adalah memberi makan (berupa kepiting) kpd apa itu... ikan ato ular ya?
Indonesia

@Isaiah_LXX @wasalive22 Just make it viral so it's clear to everyone. The story of the Prophet Muhammad and Aisha is fodder for modern Western hypocrisy to discredit Islam. Many Muslims are ready to expose the hypocrisy of Islamophobes.
English


@noopiieeeeee @kautulistawa Lake wealth: Situbondo
Big oasis: kedungombo
Wife country: bojonegoro
Indonesia

@xpeacessea Xaverius (biasanya nama baptis setelah Fransiskus)
Xenia (nama tipe mobil)
Xerxes (Koresh/Cyrus= Raja Persia/Dzulkarnayn))
Indonesia

@xpeacessea Xanana (presiden pertama Timor Leste).
Xpeng (nama/merek mobil)
Xerox (nama perusahaan produsen mesin fotocopy)
Indonesia

@abu_waras dulu ada yg namanya Xanana, tapi pas Timor Timur lepas jadi Timor Leste, dia bukan orang Indonesia lagi
Indonesia
pote best retweetledi

Surat Asy-Syu'ara — Ketika Kata-Kata Bisa Menyelamatkan atau Menghancurkan
Asy-Syu'ara adalah surat kedua puluh enam dalam Al-Qur'an. 227 ayat — menjadikannya salah satu surat terpanjang. Dan namanya berarti *para penyair.*
Tapi surat ini bukan tentang puisi. Ia adalah tentang kekuatan kata-kata — bagaimana kata yang sama bisa menjadi cahaya di tangan yang benar dan racun di tangan yang salah, bagaimana retorika bisa membebaskan jiwa atau memperbudaknya, bagaimana bahasa adalah senjata paling dahsyat yang pernah dipegang manusia.
Di zaman ketika penyair adalah *opinion leader* tertinggi dalam budaya Arab — setara dengan media massa, akademisi, dan politisi sekaligus dalam satu orang — Al-Qur'an turun menegaskan: ada bahasa yang melampaui puisi terbaik manusia. Dan ada tanggung jawab yang tidak bisa dilepaskan dari setiap kata yang diucapkan.
---
Dibuka dengan kesedihan Rasulullah SAW — *la'allaka bakhi'un nafsaka* — seolah-olah engkau akan membunuh dirimu sendiri karena mereka tidak mau beriman. Kalimat pembuka yang langsung menyentuh kemanusiaan Rasulullah SAW yang paling dalam: ia begitu ingin keselamatan umatnya hingga dirinya sendiri yang terancam hancur.
Lalu kisah Musa dan Firaun — dengan fokus pada konfrontasi verbal, pada argumen, pada bagaimana Musa menjawab setiap tuduhan Firaun dengan ketenangan dan ketepatan yang tidak bisa dimentahkan.
Kemudian parade kisah para nabi — Ibrahim, Nuh, Hud, Shalih, Luth, Syu'aib — masing-masing dengan satu pola yang berulang: nabi menyampaikan, kaum menolak, nabi berlepas diri, azab datang. Pola yang berulang tujuh kali seolah Al-Qur'an ingin menanamkan satu kesadaran: *ini bukan pertama kalinya. Dan bukan terakhir kalinya.*
Dan kemudian — tiba-tiba — beralih ke penyair.
---
Setelah tujuh kisah nabi yang panjang — Al-Qur'an menutup surat ini dengan tiga ayat tentang penyair yang menjadi salah satu kritik sastra paling tajam dalam sejarah:
"Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat. Tidakkah kamu melihat bahwa mereka berkelana di setiap lembah? Dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan?"
— QS. Asy-Syu'ara: 224-226
Tiga tuduhan kepada penyair yang buruk: diikuti oleh orang yang sesat, berkelana tanpa tujuan dari satu tema ke tema lain, dan mengatakan apa yang tidak mereka lakukan sendiri.
Ini bukan larangan berpuisi. Ini adalah standar integritas tertinggi bagi setiap orang yang menggunakan kata-kata sebagai profesinya.
Dan kemudian langsung dikecualikan: "Kecuali orang-orang yang beriman, mengerjakan kebajikan, banyak menyebut Allah, dan membela diri setelah dizalimi."
Penyair yang beriman, yang hidupnya sesuai kata-katanya, yang lisannya basah dengan dzikir, dan yang menggunakan kemampuan verbalnya untuk membela kebenaran — mereka bukan hanya diizinkan, tapi dipuji.
Hassan ibn Tsabit, penyair Rasulullah SAW, adalah bukti hidupnya: bahwa kata-kata yg diletakkan di jalan yang benar bisa menjadi salah satu bentuk jihad yg paling efektif.
--
Kisah Musa dan Firaun dalam Asy-Syu'ara memperlihatkan dua gaya komunikasi yg bertolak belakang dan konsekuensinya:
Firaun berkomunikasi dgn aku lebih besar, aku lebih kaya, aku yg membesarkanmu, siapa kamu berani menentangku?
Setiap argumennya bukan tentang kebenaran tapi tentang dominasi.
Musa berkomunikasi dgn truth ,apakah tidak lebih baik aku tunjukkan kepadamu sesuatu yang jelas?
Setiap responnya bukan tentang ego tapi tentang bukti.
Psikolog komunikasi modern membedakan antara positional bargaining bernegosiasi dari posisi kekuasaan dan principled negotiation bernegosiasi dari prinsip dan fakta.
Roger Fisher dan William Ury dalam Getting to Yes menyimpulkan bahwa negosiasi berbasis prinsip selalu menghasilkan solusi yang lebih baik dan lebih berkelanjutan daripada negosiasi berbasis kekuasaan.
Musa menang bukan karena ia lebih kuat dari Firaun. Ia menang karena ia berpegang pada kebenaran sementara Firaun berpegang pada ego dan ego selalu lebih rapuh dari kebenaran.
Indonesia

@tjakeus @Dandhy_Laksono Justru salah satu hikmah diharamkannya adalah karena perilakunya
Indonesia

@Dandhy_Laksono Babi itu yang haram cuma dagingnya-bukan perilakunya
Indonesia

@Hnirankara "Janganlah merasa bisa, tapi bisalah merasa"
(Kalijogo)
Indonesia

@RagilSemar @Jabreak_Yudha01 udah bukan SKM lagi Gong, skrg cuma dicantumkan Kental Manis aja (gula), karena sudah ketahuan embel² (S)usu nya sbg pembohongan publik
Indonesia

@Jabreak_Yudha01 Lha iya itu.
Tapi SKM itu gula tok.
Sayang ginjal sama pankreas
Indonesia

Ngopi ribed itu..
Biji kopinya identitas jelas.
Alamat kebun asal, ketinggian dari permukaan laut, dari varietas apa, proses pasca panen-nya apa, disangrai seberapa, rasa-rasanya nanti bagaimana. Semua ditulis.
Bijinya coklat muda, utuh, cakep,
terus digiling sendiri kalau pas mau diseduh.
Sungguh perbuatan sangat ribed untuk secangkir kopi
#NgopiYuk



Indonesia

@mattdilaga @RagilSemar Kopi saset nya baru bisa diseduh setelah ditambahi MK (manis kental)
Indonesia

@RagilSemar Asal usul jelas, diproses jelas walau ribet, sehingga menghasilkan rasa yg punya identitas jelas, beda dengan sasetan tinggai seduh... Minum.
Jika dianalogikan kopi ibarat sang mantan dan putra mahkota.
Semoga faham.
Indonesia





















