
Observer
205 posts


@koutaa_ro @subagje Sama kak aku juga begitu, mknya masih ketar ketir wkwk, tpi katanya sih pengumumannya serentak di tanggal 7-8
Indonesia

Temen-temen maganghub yang udh keterima di akunnya berubah ga? #maganghub
Indonesia

@lovestudydesk @clynopheli Liat2 di tweet sih ktnya disini kak tracerstudy.kemdiktisaintek.go.id/kuesioner coba isi data2 kakak ny, klo namanya muncul brrti data Nim sama Nik nya dah valid kak
Indonesia

@clynopheli Cek data semua itu dimana? Di akun siapkerja atau di ijazah kak?
Indonesia
Observer retweetledi
Observer retweetledi
Observer retweetledi
Observer retweetledi

@ousibalsundae Speakeu engliseu, pleaseu. I donteu understandeu abouteu whateu you saideu.
English
Observer retweetledi

RT @sendal_ipin: @tanyarlfes GUYS ADA KORBAN LAGI DI JATINEGARA
JAKARTA TIMUR
DI TEMBAK POLISI GUYSS
#polisipembunuh
#PolisiMusuhBersama #…
Indonesia

@tanyarlfes Bilang temen lu bacot gitu, kalo negara ini jadi lebih baik juga yang ngerasain dia2 juga, kok bacot sih. Kalo gamau bantu suruh diem aja jangan kebanyakan nyocot
Indonesia
Observer retweetledi
Observer retweetledi

TOO LITTLE, TOO LATE!
Ingat, dia minta maaf bukan karena merasa bersalah. Karena dia mulai takut powernya goyah.
Kita butuh lebih dari sekadar maaf. Kita butuh Polri direformas atau dibubarkan. Cabut Kapolri dari jabatannya, adili Kapolri dan jajarannya.
Narasi Newsroom@NarasiNewsroom
Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan pernyataan terkait tewasnya Affan Kurniawan, pengendara ojol yang dilindas mobil rantis dalam aksi demonstrasi kemarin (28/08/2025). "Kami meminta kepada Kapolri dan seluruh jajaran agar mengusut tuntas dan transparan atas kejadian yang terjadi dan kami akan mengawal proses penyelidikannya sampai selesai," ujar Puan dalam video yang dibagikan kepada media pada Jumat, 29 Agustus 2025. Puan Maharani juga menyampaikan permintaan maaf atas nama DPR RI, "Atas nama seluruh anggota dan pimpinan DPR RI, kami meminta maaf apabila belum sepenuhnya dapat menjalankan tugas kami sebagai wakil rakyat," sambungnya. | Narasi Daily
Indonesia
Observer retweetledi

@draftanakunpad4 Keluarga lo yang polisi suruh pulang aja makanya, ngopi di rumah, jangan mau jadi kacung pejabat
Indonesia










