Damian.
8.2K posts

Damian.
@ofShamash
One's so small and the world is so large.

menurut gw, guru kompeten adalah mereka yg punya passion (suka) ngajar, jd meski digaji kecil pun bakal ngajar dgn serius karena emg suka :)) atau, mereka digaji gede sehingga ttp ngajar dgn serius walau gasuka ngajar




Unpopular opinion tentang Guru yang bisa bikin Guru kamu bereaksi kayak begini:

💚 menurut kalian, anak kelas 5 sd belum hafal perkalian 1-10 tuh, karna kegagalan ortunya ngawasin anak itu saat belajar di rumah atau kegagalan gurunya saat belajar di sekolah?

jangan gitu bang. aku riset bolak-balik tentang sydney dan lingkungannya gimana, bahkan aku cari tau nama-nama toko swalayan di aussie, gimana cara jual beli di sana, cuma buat bikin 1 narasi karakterku mau beli anggur :3 aku juga riset banyak gimana culture hidup dan kerja di sana. bahkan aku belajar slang-slang aussie juga, compare antara inggris amerika sama aussie, buka kamus, ngutip satu-satu. juga riset soal penerbangan indo-aussie yang harus ini itu, sampai buka traveloka buat cari tau, tanya-tanya temenku yang pernah naik pesawat buat ke aussie. pun tentang salah karakterku yang jurusan teknik informatika, aku riset mendalam soal itu. coding, komputer, ini itu segala macam. (yang bikin aku sadar kalau ternyata coding bikin stress) meskipun hasil risetnya yang makan waktu itu cuma ditumpahkan untuk 1 narasi sekali baca, proses risetnya yang bolak-balik browsing, nyatet, browsing, nyatet, dan sekalian belajar itu seru banget.



Unpopular opinion about Indonesia Education System

Many Teachers Don't Deserve Tunjangan Profesi Guru (TPG) While everyone fights for teacher welfare, some argue that Tunjangan Profesi Guru should be strictly tied to student performance and classroom innovation, not just tenure or administrative tests. We are subsidizing a kind of "civil servant lifestyle" rather than professional excellence. That doesn't mean teachers deserve to be underpaid. But additional incentives should be merit-based.


Breaking News !!! Banyak Pemda akan merumahkan PPPK & PPPK PW, akibat kondisi keuangan Daerah yang memilukan. here we go !! CPNS tidak dibuka PPPK di rumahkan bayangkan ini terjadi di pada guru di provinsi dan Kabupaten. Siapa tuh yang bakal ngajar anak-anak kita. ABRI kah?

tapi apa enaknya deh nulis pake ai? apa enaknya nulis without bolak-balik nyari sinonim just to keep things from sounding repetitive. apa enaknya nulis without hitting up a fuckin dictionary/kbbi every 2 minutes just to double check satu kata yang aslinya sering digunain sehari2

Seolah-olah harus memilih: anak kenyang atau guru sejahtera. Narasi seperti ini menyesatkan. MBG tidak mengambil porsi 20% anggaran pendidikan yg diamanatkan konstitusi. Alokasi pendidikan tetap berjalan, termasuk untuk guru & sekolah. MBG justru melengkapi ekosistem pendidikan: anak datang ke sekolah tidak lapar, bisa fokus belajar, gizi terpenuhi. Jadi ini bukan “guru vs MBG”. Keduanya bagian dari investasi SDM bangsa.

bukannya diajari malah diganti😅
